Berita Terkini
Trending Tags

Ratusan Warga Sayutan Geruduk DPRD Magetan, Tuntut Tambang Galian C Ditutup

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
  • visibility 134
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Warga geruduk DPRD Magetan tuntut tambang ditutup. (3/6/2026), Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – Ratusan warga Desa Sayutan, Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan menggeruduk kantor DPRD Magetan pada Rabu (3/6/2026). Mereka menyampaikan penolakan terhadap aktivitas tambang galian C yang beroperasi di wilayah Sayutan. Massa yang berasal dari Dukuh Jejeruk, Dukuh Geluk, dan Dukuh Meluk itu menilai keberadaan tambang telah menimbulkan berbagai dampak negatif bagi lingkungan dan kehidupan masyarakat.

Aksi yang berlangsung di halaman kantor DPRD Magetan tersebut diikuti sekitar 300 warga. Menariknya, tidak hanya orang dewasa yang turut hadir, sejumlah anak-anak juga ikut dibawa dalam aksi sebagai bentuk simbol kekhawatiran masyarakat terhadap masa depan lingkungan di wilayah mereka.

Perwakilan warga, Dakun, mengatakan masyarakat sejak awal berupaya menjaga kelestarian lingkungan. Menurutnya, dampak aktivitas tambang mungkin belum dirasakan secara langsung saat ini, namun kerusakan yang ditimbulkan berpotensi terjadi dalam jangka panjang.

“Jalan yang ada sekarang dibangun secara gotong royong oleh warga. Mulai dari pembangunan awal, perbaikan, hingga pengecoran dilakukan bersama-sama dengan swadaya masyarakat. Karena itu kami tidak ingin jalan tersebut rusak akibat dilalui kendaraan tambang,” ujarnya.

Ia menjelaskan, jalan yang menjadi sorotan warga merupakan akses alternatif yang selama ini digunakan masyarakat umum, termasuk pelajar yang berangkat ke sekolah. Apabila kendaraan tambang melintas setiap hari, warga khawatir keselamatan pengguna jalan akan terganggu dan kondisi infrastruktur desa semakin memburuk.

Image Not Found
Ratusan warga Sayutan demo tolak tambang galian C. (3/6/2026), Foto : Kus-Sinergia

“Kendaraan tambang banyak yang melintasi jalan umum. Kami meminta perusahaan mencari jalur lain yang tidak mengganggu aktivitas warga,” tegasnya.

Namun demikian, sebagian besar warga yang hadir dalam aksi tersebut menginginkan langkah yang lebih tegas, yakni penghentian seluruh aktivitas tambang galian C di kawasan tersebut. Mereka menilai keberadaan tambang berisiko merusak ekosistem serta mengancam keberlanjutan sumber daya alam di sekitar lereng Gunung Bligo.

“Keinginan mayoritas warga sebenarnya tambang ditutup. Alasannya untuk menjaga kelestarian lingkungan hidup demi masa depan anak cucu kami. Lokasi tambang berada di kawasan pereng Gunung Bligo sehingga kami khawatir dampaknya akan semakin besar jika aktivitas terus berlangsung,” kata Dakun.

Selain persoalan jalan, warga juga menyoroti dugaan kerusakan lingkungan lain yang mulai muncul di sekitar area tambang. Mereka khawatir aktivitas pengerukan material akan berdampak pada stabilitas tanah, sumber mata air, serta kualitas lingkungan hidup masyarakat di sekitar lokasi.

Warga berharap DPRD Magetan dapat memfasilitasi aspirasi masyarakat dan melakukan evaluasi terhadap izin maupun aktivitas operasional tambang. Mereka meminta pemerintah daerah tidak hanya mempertimbangkan aspek ekonomi, tetapi juga memperhatikan keberlanjutan lingkungan dan keselamatan warga yang tinggal di sekitar kawasan tambang. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Target 7 Emas PORPROV Jatim IX, Koni Kab Madiun Siapkan Atlit Unggulan

    Target 7 Emas PORPROV Jatim IX, Koni Kab Madiun Siapkan Atlit Unggulan

    • calendar_month Jumat, 13 Jun 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 112
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Ratusan atlit dan official KONI Kabupaten Madiun siap bertanding di gelaran bergengsi PORPROV Jatim IX di Kota Batu dan Malang. Koni menarget 7 emas dari sejumlah cabang olahraga berprestasi. “Target 7 emas ini naik Porprov sebelumnya 6 medali emas, semoga bisa lebih, ” kata Ketua Umum (Ketum) Koni Kabupaten Madiun, […]

    Bagikan
  • Bapenda Kabupaten Madiun Targetkan Pajak PBB-P2 2026 Sebesar Rp32,2 Miliar, Distribusi SPPT Sudah Dimulai

    Bapenda Kabupaten Madiun Targetkan Pajak PBB-P2 2026 Sebesar Rp32,2 Miliar, Distribusi SPPT Sudah Dimulai

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 241
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Madiun mulai mendistribusikan Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT) Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) Tahun Pajak 2026 kepada para wajib pajak. Tahun ini, pemerintah daerah menargetkan penerimaan PBB-P2 sebesar Rp32,2 miliar. Kepala Bapenda Kabupaten Madiun, Yudi Hartono, menjelaskan bahwa distribusi SPPT dilakukan melalui aparat […]

    Bagikan
  • HUT ke-22 RSUD Kota Madiun, Pelayanan Meningkat, Inovasi Layanan Jadi Fokus ke Depan

    HUT ke-22 RSUD Kota Madiun, Pelayanan Meningkat, Inovasi Layanan Jadi Fokus ke Depan

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 140
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Suasana hangat terasa di RSUD Kota Madiun, Jumat (24/4/2026). Di tengah momentum tasyakuran hari ulang tahun ke-22, perhatian tidak hanya tertuju pada seremoni, tetapi juga pada denyut pelayanan yang terus bergerak melayani ratusan pasien setiap hari. Plt Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun, meninjau langsung pelayanan rumah sakit. Ia menyusuri […]

    Bagikan
  • Program BST Tamat, Berganti Bahana Bersahaja,  Mbah Tarom : Apalah Arti Sebuah Nama

    Program BST Tamat, Berganti Bahana Bersahaja,  Mbah Tarom : Apalah Arti Sebuah Nama

    • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 220
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab Madiun – Mantan Bupati Madiun, Muhtarom, bereaksi dengan besar hati ketika mendengar bahwa program Bakti Sosial Terpadu (BST) telah berubah nama menjadi Bhakti Harmoni Madiun Bersahaja. Bupati Madiun dua periode itu mengaku tidak masalah dengan perubahan nama tersebut. Menurutnya justru yang terpenting adalah substansi dan dampak positif yang dapat dirasakan oleh masyarakat. […]

    Bagikan
  • 179 Mahasiswa Baru UMMAD Jalani Masa Ta’aruf Lingkungan Kampus

    179 Mahasiswa Baru UMMAD Jalani Masa Ta’aruf Lingkungan Kampus

    • calendar_month Rabu, 1 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Universitas Muhammadiyah Madiun (UMMAD) menggelar Masa Ta’aruf (Masta) bagi mahasiswa baru tahun akademik 2025/2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Islamic Center Kota Madiun dan diikuti oleh 179 mahasiswa dari berbagai program studi. Wali Kota Madiun, Maidi, yang turut hadir dalam acara tersebut menyampaikan pesan penting kepada para mahasiswa baru. Ia […]

    Bagikan
  • Gerakan Pangan Murah Digelar di Kota Madiun, Tekan Inflasi dan Lonjakan Harga Bahan Pokok photo_camera 2

    Gerakan Pangan Murah Digelar di Kota Madiun, Tekan Inflasi dan Lonjakan Harga Bahan Pokok

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 265
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Upaya menekan inflasi serta mengendalikan lonjakan harga bahan pokok selama Ramadan hingga menjelang Idulfitri terus dilakukan pemerintah. Salah satunya melalui kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Timur bersama Pemerintah Kota Madiun di Lapangan Rejomulyo, Jumat (6/3/2026). Kegiatan tersebut disambut antusias warga. Sejak […]

    Bagikan
expand_less