Kamis, 22 Okt 2026
Trending Tags

Koper Calon Jamaah Haji Ponorogo Diberi Tanda Unik, dari Boneka hingga Infus agar Tak Tertukar

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
  • visibility 321
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Koper CJH Ponorogo diberi tanda unik agar tak tertukar saat di Tanah Suci. (24/4/2026), Foto : Ega-Sinergia

Sinergia | Ponorogo – Pemandangan unik terlihat di Kantor Kementerian Haji dan Umroh Kabupaten Ponorogo, Jumat (24/4/2026) pagi. Ratusan koper milik Calon Jamaah Haji (CJH) yang dikumpulkan sebelum dikirim ke Embarkasi Surabaya tampak dihiasi beragam penanda unik.

Mulai dari boneka, plastik kresek, kain, bola tenis, hingga gantungan menyerupai infus dipasang di koper para jamaah. Aksesori tersebut sengaja dipasang sebagai penanda agar koper mudah dikenali dan tidak tertukar saat proses perjalanan maupun setibanya di Tanah Suci.

Salah satu calon jamaah haji, Susilah, memilih memasang plastik kresek warna merah di kopernya. Menurutnya, cara itu murah namun efektif.

“Pakai kresek warna merah. Murah, tidak beli, jadi tidak keluar uang. Mudah-mudahan aman, sama suami,” ujar Susilah.

Susilah mengaku telah menunggu selama 14 tahun untuk bisa berangkat ke Tanah Suci. Ia mendaftar haji sejak tahun 2012.

“Sudah 14 tahun menunggu, daftar tahun 2012. Ini persiapan berangkat,” tambahnya.

Kepala Kantor Kemenhaj Kabupaten Ponorogo, Marjuni, mengatakan tidak ada aturan khusus terkait penambahan penanda unik di koper jamaah. Namun, hal itu diperbolehkan selama tidak mengganggu identitas resmi koper dan ketentuan barang bawaan.

Menurutnya, penanda tersebut justru sangat membantu jamaah ketika mengambil koper di Arab Saudi.

“Biasanya di lobi hotel koper diturunkan satu per satu. Kalau jamaah sudah menandai sejak awal di tanah air, maka akan memudahkan mereka saat mengambil koper untuk dibawa ke kamar hotel masing-masing,” jelas Marjuni.

Ia menambahkan, tanpa penanda khusus, jamaah berpotensi kesulitan mengenali barang bawaannya, terutama dalam kondisi ramai.

“Tanda itu yang penting tidak mengganggu identitas resmi. Ada yang pakai boneka, kain, dasi, rajut, dan lainnya. Yang penting nyaman dan mudah dikenali,” imbuhnya.

Tahun ini, 564 CJH Ponorogo yang diberangkatkan terbagi dalam dua kelompok terbang (kloter). Para jamaah dijadwalkan mulai diberangkatkan menuju Embarkasi Surabaya pada Minggu, 26 April 2026 dini hari pukul 01.00 WIB.

Keberadaan penanda unik di koper ini menjadi salah satu cara sederhana namun efektif agar jamaah lebih mudah mengenali barang bawaannya selama menjalankan ibadah haji. (Ega)

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Libur Sekolah Belum Dongkrak Wisata Telaga Sarangan, Baru 56 Ribu Pengunjung, Ada Apa?

    Libur Sekolah Belum Dongkrak Wisata Telaga Sarangan, Baru 56 Ribu Pengunjung, Ada Apa?

    • calendar_month Senin, 6 Jul 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 217
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Libur sekolah yang biasanya menjadi momentum peningkatan kunjungan wisata belum sepenuhnya mampu mendongkrak jumlah wisatawan di kawasan Telaga Sarangan, Kabupaten Magetan. Hingga pertengahan masa liburan, jumlah pengunjung tercatat masih berada di bawah capaian periode yang sama tahun lalu. Berdasarkan data Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Magetan, jumlah wisatawan yang berkunjung […]

    Bagikan
  • Play Music 2026 Kota Madiun Pecah! Dewa 19 dan Musisi Tanah Air Sukses Hipnotis Ribuan Penonton

    Play Music 2026 Kota Madiun Pecah! Dewa 19 dan Musisi Tanah Air Sukses Hipnotis Ribuan Penonton

    • calendar_month Minggu, 26 Jul 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 131
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Ribuan masyarakat memadati Stadion Wilis, Kota Madiun, pada Sabtu (25/7/2026) malam untuk menyaksikan gelaran Play Music yang turut memeriahkan peringatan Hari Jadi ke-108 Kota Madiun. Konser musik yang menghadirkan sederet musisi nasional tersebut berlangsung meriah dan mendapat sambutan antusias dari warga. Sejak awal acara, penonton memenuhi area stadion untuk menikmati […]

    Bagikan
  • Pemkab Madiun Gelar FGD Proklim, Ajak Semua Pihak Hadapi Dampak Perubahan Iklim

    Pemkab Madiun Gelar FGD Proklim, Ajak Semua Pihak Hadapi Dampak Perubahan Iklim

    • calendar_month Kamis, 12 Jun 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 185
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun menggelar Focus Group Discussion (FGD) dalam rangka pelaksanaan Program Kampung Iklim (Proklim), Kamis (12/06/2025). Kegiatan tersebut dilaksanakan di ruang IT Pusat Pemerintahan (Puspem) Kabupaten Madiun dan dihadiri oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, perwakilan camat dan kepala desa dari lokasi Proklim, pengusaha, jajaran Perhutani dari KPH Lawu, […]

    Bagikan
  • Kini Ada Barcode Mempermudah Pencarian dan Menjaga Kerapihan

    Kini Ada Barcode Mempermudah Pencarian dan Menjaga Kerapihan

    • calendar_month Kamis, 27 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Wali Kota Madiun, Maidi, bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kota Madiun, meresmikan Bazar Ramadhan yang digelar oleh Forum UMKM Kecamatan Manguharjo. Selain itu, Wali Kota juga memberikan penghargaan kepada para pemenang Lomba Kebersihan Makam yang diselenggarakan pada bulan lalu. Lomba kebersihan makam ini bertujuan untuk menjaga kebersihan makam-makam […]

    Bagikan
  • Pemkab Magetan Masih Tanggung Utang Iuran JKN Rp6 Miliar, Dampak Aturan Berlaku Surut dan Tekanan Fiskal

    Pemkab Magetan Masih Tanggung Utang Iuran JKN Rp6 Miliar, Dampak Aturan Berlaku Surut dan Tekanan Fiskal

    • calendar_month Jumat, 31 Jul 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 131
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan masih memiliki kewajiban membayar tunggakan iuran Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) kepada BPJS Kesehatan senilai sekitar Rp6 miliar. Kewajiban tersebut menjadi salah satu konsekuensi tekanan fiskal yang dihadapi daerah setelah berkurangnya dana transfer dari pemerintah pusat dalam beberapa tahun terakhir. Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) […]

    Bagikan
  • Sopir Hiace Rombongan Suporter PSS Sleman Jadi Tersangka Kecelakaan Maut di Tol Madiun

    Sopir Hiace Rombongan Suporter PSS Sleman Jadi Tersangka Kecelakaan Maut di Tol Madiun

    • calendar_month Selasa, 20 Okt 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 246
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Satlantas Polres Madiun menetapkan Imanuel Kristoper Bayu Prakoso, sopir Toyota Hiace yang mengangkut rombongan suporter PSS Sleman, sebagai tersangka kecelakaan maut di Tol Ngawi–Kertosono KM 616, Desa Bajulan, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun. Kecelakaan yang terjadi pada Minggu pagi (18/10/2026) itu mengakibatkan empat orang meninggal dunia. Kanit Gakkum Satlantas Polres Madiun, IPDA […]

    Bagikan
expand_less