Berita Terkini
Trending Tags

Jembatan Merah Putih Presisi Rampung, Akses Warga Kembali Normal

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
  • visibility 452
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Aktifitas berangkat sekolah siswa SDN 4 Wagir Lor yang melewati jembatan merah putih presisi. Foto : Ega Patria-Sinergia

Sinergia | Ponorogo – Akses penghubung antar kecamatan di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, akhirnya kembali normal setelah rampungnya pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi. Jembatan yang berada di Desa Wagir lor, Kecamatan Ngebel ini kini sudah dapat digunakan warga untuk beraktivitas sehari-hari.

Jembatan tersebut merupakan bagian dari program Jembatan Merah Putih Presisi yang diinisiasi Polres Ponorogo bersama Pemerintah Kabupaten Ponorogo. Pembangunan jembatan berbahan baja ini dilakukan setelah akses penghubung antara Desa Wates, Kecamatan Jenangan, dan Desa Wagirlor sempat terputus selama lebih dari tiga tahun.

Sebelumnya, warga terpaksa melintasi jembatan darurat berbahan bambu yang dinilai berisiko tinggi dan membahayakan keselamatan, terutama bagi anak-anak sekolah.

Salah satu siswi SDN 4 Wagir Lor, Gwenzy Elayra Gusti, mengaku sebelum jembatan permanen dibangun, dirinya bersama teman-teman harus melewati jembatan bambu. Bahkan, mereka kerap digendong oleh guru saat menyeberang karena merasa takut.

“Terima kasih pak polisi sudah membikinkan jembatan darurat ini. Dan Terima kasih saya sudah bisa sekolah dg aman. Sebelumnya itu lewat sana, ya berbahayankrn kaya mau runtuh. Iya kadang digendong sama guru, kadang juga jalan sendiri. Kalau hujan tanahnya sering longsor,” ujar gwenzy.

Hal senada disampaikan Kepala SDN 4 Wagir Lor, Zainal Arifin. Ia menyampaikan apresiasi kepada pihak kepolisian dan pemerintah daerah atas pembangunan jembatan tersebut. Menurutnya, keberadaan jembatan sangat membantu kelancaran akses pendidikan bagi para siswa.

“Selama ini kami harus bergiliran membantu menyeberangkan anak-anak. Dalam sehari, bisa dua kali guru berjaga untuk memastikan siswa selamat menyeberang, karena sebagian besar murid berasal dari Desa Wates,” ujarnya.

Kapolres Ponorogo, AKBP Andin Wisnu Sudibyo, menjelaskan bahwa pembangunan jembatan ini merupakan bentuk perhatian terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya dalam mendukung akses pendidikan anak-anak.

Di Kabupaten Ponorogo, terdapat empat titik pembangunan jembatan dalam program ini. Tiga jembatan telah selesai dibangun, masing-masing berada di Desa Wagirlor (Kecamatan Ngebel), Desa Grogol dan Desa Munggung (Kecamatan Sawoo). Sementara satu jembatan lainnya di Kecamatan Bungkal masih dalam proses pengerjaan.

Image Not Found
Kondisi jembatan merah putih presisi di desa Wagir Lor, Kecamatan Ngebel, Ponorogo. Foto : Ega Patria-Sinergia

“Pembangunan ini merupakan kerja sama antara Polres Ponorogo dan pemerintah daerah. Ke depan, jembatan yang sudah selesai akan segera diresmikan bersama Bupati,” jelas AKBP Andin.

Ia menambahkan, pembangunan jembatan dilakukan selama kurang lebih tiga bulan, dengan anggaran berkisar antara Rp500 juta hingga Rp1 miliar per titik, tergantung panjang dan lebar jembatan.

Dengan selesainya pembangunan ini, diharapkan akses masyarakat semakin lancar, aman, dan mampu meningkatkan kesejahteraan warga, khususnya dalam mendukung aktivitas pendidikan dan ekonomi di wilayah tersebut. (Ega)

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ini Pengakuan Tersangka Pembuang Bayi, Niat Digugurkan

    Ini Pengakuan Tersangka Pembuang Bayi, Niat Digugurkan

    • calendar_month Senin, 13 Jan 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 114
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Sungguh miris dan tega perbuatan yang dilakukan oleh VVK (25) warga Desa Sumberejo, Kecamatan/ Kabupaten Madiun dan EENO (19) warga Desa Mojorayung, Kecamatan Wungu Kabupaten Madiun. Bagaimana tidak, kedua sejoli yang menjalin kasih itu membuang buah hatinya yang baru dilahirkan. Kasus ini terkuak setelah jasad sang bayi ditemukan di Sungai […]

    Bagikan
  • Buruh Harian Lepas Mengaku Intel TNI, Berujung Damai Usai Dilaporkan

    Buruh Harian Lepas Mengaku Intel TNI, Berujung Damai Usai Dilaporkan

    • calendar_month Selasa, 16 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 146
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Kasus penipuan dengan modus mengaku sebagai anggota intel TNI AD mencuat di Kecamatan Pangkur, Kabupaten Ngawi. Seorang buruh harian lepas berinisial R (37), warga Bantul, dilaporkan keluarga A (21) setelah menikahi korban secara siri. Kapolsek Pangkur, AKP Nur Hidayat, menjelaskan awal mula kasus ini terjadi ketika korban berkenalan dengan R di […]

    Bagikan
  • Kelangkaan Elpiji 3 Kilogram di Ngawi Jelang Lebaran, Harga Tembus Rp40 Ribu

    Kelangkaan Elpiji 3 Kilogram di Ngawi Jelang Lebaran, Harga Tembus Rp40 Ribu

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 328
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Menjelang Lebaran Idulfitri 2026, warga di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, semakin kesulitan mendapatkan gas elpiji 3 kilogram. Sejumlah pangkalan maupun pengecer di Kecamatan Widodaren melaporkan stok kosong sejak beberapa hari terakhir, membuat warga terpaksa berkeliling dari satu tempat ke tempat lain demi mendapatkan kebutuhan memasak tersebut. Kondisi ini terlihat jelas di […]

    Bagikan
  • Ngantor di Sentra UMKM-Kelurahan, Maidi Siapkan Program Kerja 100 Hari Pertama

    Ngantor di Sentra UMKM-Kelurahan, Maidi Siapkan Program Kerja 100 Hari Pertama

    • calendar_month Selasa, 18 Feb 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 131
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pucuk pimpinan di Pemerintah Kota Madiun akan segera pindah ke tangan Maidi sebagai Wali Kota Madiun terpilih. Pelantikan akan dilaksanakan pada 20 Februari 2025 mendatang bersama Kepala Daerah terpilih lainnya di Jakarta. Maidi telah ancang-ancang menyiapkan program 100 hari pertama bersama Wakil Walikota Madiun terpilih, F. Bagus Panuntun. “Setelah pelantikan, […]

    Bagikan
  • Pemuda di Ponorogo Tewas Diduga Usai Pesta Miras Oplosan

    Pemuda di Ponorogo Tewas Diduga Usai Pesta Miras Oplosan

    • calendar_month Senin, 21 Apr 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 166
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Budi Santoso (22), pemuda disabilitas sensorik asal Desa Ngasinan, Kecamatan Jetis, Ponorogo ditemukan tewas setelah diduga mengalami overdosis usai pesta minuman keras (miras) oplosan. Korban sempat dibawa ke Puskesmas Jetis, namun nyawanya tak tertolong. Peristiwa tragis ini terjadi pada Sabtu (19/04/2025) tengah malam. Korban diketahui berpesta miras jenis arak jowo […]

    Bagikan
  • Aksi Nyata Hari Bumi, Pemuda Ponorogo Pasang Barikade Sampah di Sungai Tambak Kemangi

    Aksi Nyata Hari Bumi, Pemuda Ponorogo Pasang Barikade Sampah di Sungai Tambak Kemangi

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 158
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Peringatan Hari Bumi yang jatuh setiap 22 April dimaknai dengan aksi nyata oleh kelompok pemuda di Ponorogo. Sejumlah pemuda yang tergabung dalam Kelompok Peduli Sungai (KPS) Tambak Kemangi melakukan pemasangan barikade sampah di aliran sungai kawasan Tambak Kemangi, Kelurahan Tonatan, Kecamatan Ponorogo. Aksi yang dilakuka ini melibatkan berbagai pihak, mulai dari […]

    Bagikan
expand_less