Berita Terkini
Trending Tags

Minimarket Dibobol Maling Lewat Jebol Tembok, Kerugian Capai Rp. 20 Juta

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Kamis, 31 Jul 2025
  • visibility 93
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Pemeriksaan pasca pembobolan minimarket, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Ngawi – Sebuah aksi pencurian terjadi di sebuah minimarket yang terletak di Jalan Raya Kendal–Jogorogo, Desa Kendal, Kecamatan Kendal, Kabupaten Ngawi, pada Kamis dini hari (31/07/2025). Pelaku diduga masuk dengan menjebol tembok bagian belakang dan menggondol barang dagangan serta uang tunai, dengan total kerugian lebih dari Rp20 juta.

Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh karyawan saat membuka toko di pagi hari. Minimarket dalam keadaan berantakan, dan tembok belakang terlihat dijebol. “Saya masuk toko sudah berantakan, dinding belakang dijebol. Banyak barang yang hilang,” kata Agus Suprayitno, salah satu karyawan toko.

Pelaku yang diduga lebih dari satu orang, mengambil sejumlah barang seperti kosmetik, produk susu, serta uang tunai sekitar Rp2 juta yang merupakan hasil penjualan dan gaji karyawan. Kamera CCTV yang ada di dalam toko juga dirusak, diduga untuk menghilangkan jejak kejahatan.

“Kosmetik dan susu banyak yang hilang, uang juga ikut dibawa. CCTV dirusak pelaku,” ujar Siti Safaroh, karyawan lainnya.

Pelaku diduga menggunakan keranjang milik minimarket untuk membawa barang curian keluar dari lokasi. Kasus ini langsung dilaporkan kepada pihak kepolisian.

Image Not Found
Keranjang dan sisa tembok yang dijebol, Foto : Kusnanto – Sinergia

Unit Reskrim Polres Ngawi segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Beberapa barang bukti, termasuk keranjang dan sisa tembok yang dijebol, telah diamankan. “Dari olah TKP ditemukan banyak keranjang diduga dipakai pelaku bawa barang. Kita masih selidiki,” terang petugas dari Polres Ngawi.

Hingga kini, polisi masih memburu pelaku yang kabur. Penyidikan dilakukan dengan mengumpulkan rekaman CCTV dari bangunan sekitar dan meminta keterangan dari para saksi. Polisi juga mengimbau para pelaku usaha dan warga sekitar agar meningkatkan keamanan lingkungan dan memperkuat sistem pengawasan untuk mencegah kejadian serupa.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kekecewaan Wali Murid yang Anaknya Ikut MPLS tetapi Dinyatakan Tak Terdaftar di SMPN 2 Dagangan

    Kekecewaan Wali Murid yang Anaknya Ikut MPLS tetapi Dinyatakan Tak Terdaftar di SMPN 2 Dagangan

    • calendar_month Kamis, 24 Jul 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 98
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Harapan Kartini, warga Dusun Sebakah, Desa Ngranget, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun untuk menyekolahkan putranya di SMP Negeri 2 Dagangan pupus di tengah jalan. Alih-alih mendapatkan sekolah impian, ia justru mengalami pengalaman membingungkan usai putranya dinyatakan tidak terdaftar sebagai siswa baru, meskipun sudah menjalani Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). Insiden ini […]

    Bagikan
  • Belasan Tahun Diisolasi, Dua ODGJ di Jambon Dirujuk ke RSJ Menur Play Button

    Belasan Tahun Diisolasi, Dua ODGJ di Jambon Dirujuk ke RSJ Menur

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 288
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Belasan tahun hidup di balik jeruji besi akhirnya berakhir bagi dua Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di Desa Sendang, Kecamatan Jambon, Kabupaten Ponorogo. Dua warga yang selama ini diisolasi oleh keluarga karena alasan keselamatan kini telah dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Menur, Surabaya, untuk menjalani perawatan lanjutan. Pengalaman […]

    Bagikan
  • 1.119 PPPK Paruh Waktu Terima SK, Sekda Magetan Tekankan Soal Integritas ASN

    1.119 PPPK Paruh Waktu Terima SK, Sekda Magetan Tekankan Soal Integritas ASN

    • calendar_month Selasa, 16 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 135
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK) pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu Tahun 2025. Penyerahan dilakukan dalam apel khusus di Alun-alun Magetan, Selasa (16/12/2025). SK diserahkan secara simbolis oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Magetan yang mewakili Bupati Magetan kepada perwakilan peserta PPPK. Total sebanyak 1.119 orang […]

    Bagikan
  • Hore, Ratusan Siswa Terima Makanan Bergizi Gratis dari Imigrasi Madiun

    Hore, Ratusan Siswa Terima Makanan Bergizi Gratis dari Imigrasi Madiun

    • calendar_month Jumat, 17 Jan 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 89
    • 0Komentar

    Sinergia – Kab. Madiun | Ratusan siswa Sekolah Dasar Negeri (SDN) di Kabupaten Madiun mendapatkan paket makanan bergizi gratis Jumat (17/01/2025 ). Paket makanan gratis ini diberikan kantor Imigrasi Kelas II Madiun sebagai upaya mendukung program pemerintah meningkatkan gizi pada anak untuk mengurangi stunting. Pembagian makan bergizi gratis di SDN 1 dan 2 Kaligunting,  Kecamatan […]

    Bagikan
  • Warga Temukan Tanaman Mirip Ganja, Ternyata Kenaf

    Warga Temukan Tanaman Mirip Ganja, Ternyata Kenaf

    • calendar_month Selasa, 8 Apr 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 175
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Warga Desa Sukosari, Kecamatan Babadan, Ponorogo, dibuat geger oleh penemuan tanaman yang bentuknya mirip ganja. Tanaman itu tumbuh liar di bawah sebuah jembatan di desa tersebut. Karena curiga, warga melaporkannya ke Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Ponorogo. Petugas dari Satresnarkoba mendatangi lokasi penemuan dan melakukan pemeriksaan terhadap tanaman tersebut. Hasilnya, tanaman yang […]

    Bagikan
  • Petani Milenial Sayangkan KP3 Vakum, Kran Potensi Penyimpangan Distribusi Pupuk Subsidi Bocor

    Petani Milenial Sayangkan KP3 Vakum, Kran Potensi Penyimpangan Distribusi Pupuk Subsidi Bocor

    • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 131
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab.Madiun – Komisi Pengawas Pupuk dan Pestisida (KP3) di Kabupaten Madiun yang vakum selama beberapa tahun terakhir dinilai memperlemah pengawasan distribusi pupuk bersubsidi. Kondisi ini membuka peluang terjadinya penyimpangan harga maupun alokasi di tengah ketatnya kebijakan pupuk dari pemerintah pusat. Wakil Ketua Petani Milenial Kabupaten Madiun, Husain Fata Mizani, mengatakan ketiadaan KP3 membuat […]

    Bagikan
expand_less