Berita Terkini
Trending Tags

Ricuh di Puncak Lawu Gegara Berebut Spot Foto, Pendaki Diminta Jaga Etika

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month 3 jam yang lalu
  • visibility 74
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Keributan terjadi di kawasan puncak Hargo Dumilah, titik tertinggi Gunung Lawu. (27/4/2026), Foto : Ilustrasi

Sinergia | Magetan – Suasana di puncak Gunung Lawu mendadak ricuh setelah dua rombongan pendaki terlibat cekcok yang berujung aksi saling dorong. Peristiwa tersebut terekam video dan viral di media sosial pada Senin (27/4/2026).

Informasi yang dihimpun, keributan terjadi di kawasan puncak Hargo Dumilah, titik tertinggi Gunung Lawu yang menjadi favorit pendaki untuk berfoto. Insiden dipicu kesalahpahaman antar rombongan yang sama-sama ingin menggunakan spot foto ikonik di lokasi tersebut.

Dalam video yang beredar, terlihat sejumlah pendaki terlibat adu mulut hingga saling dorong. Beberapa pendaki lain berupaya melerai agar situasi tidak semakin memanas. Tidak ada laporan korban serius dalam kejadian ini.

Dua kelompok yang terlibat diketahui berasal dari luar daerah, masing-masing dari Bogor dan Bandung. Setelah kejadian, kedua belah pihak sepakat menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan dan telah membuat klarifikasi serta permintaan maaf yang beredar di media sosial.

Asisten Perhutani (Asper) Lawu Daerah Selatan, Mulyadi, membenarkan adanya insiden tersebut. Ia menyayangkan terjadinya keributan di kawasan gunung yang seharusnya dijaga ketenangan dan etika bersama.

“Pendakian gunung bukan hanya soal mencapai puncak, tetapi juga bagaimana menjaga sikap dan saling menghormati sesama pendaki. Kami mengimbau agar setiap pengunjung mengedepankan etika, sabar, dan tidak egois, terutama di titik-titik ramai seperti puncak,” ujar Mulyadi saat dikonfirmasi.

Pihak Perhutani bersama pengelola jalur pendakian juga akan meningkatkan pengawasan dan sosialisasi kepada pendaki, terutama terkait tata tertib dan etika selama berada di kawasan konservasi.

Mulyadi menambahkan, momentum ini harus menjadi pengingat bersama bahwa aktivitas di alam bebas membutuhkan kesadaran kolektif. “Gunung adalah ruang bersama, bukan milik pribadi. Jadi penting untuk saling menghargai, termasuk saat bergantian menggunakan spot foto,” tegasnya.

Peristiwa ini pun menuai beragam reaksi dari warganet. Banyak yang menyayangkan perilaku tidak terpuji tersebut dan mengingatkan pentingnya menjaga norma serta nilai-nilai kebersamaan saat mendaki.

Dengan meningkatnya minat pendakian, pengelola berharap kejadian serupa tidak terulang. Edukasi terkait etika pendakian dinilai menjadi kunci agar aktivitas wisata alam tetap aman, nyaman, dan berkelanjutan. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Usman Efendi Resmi Dilantik, Lengkapi Formasi DPRD Kota Madiun

    Usman Efendi Resmi Dilantik, Lengkapi Formasi DPRD Kota Madiun

    • calendar_month Kamis, 21 Agt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 70
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – DPRD Kota Madiun menggelar rapat paripurna pengambilan sumpah jabatan Pengganti Antar Waktu (PAW) pada Rabu (20/08/2025) malam. Dalam rapat tersebut, Usman Efendi resmi dilantik menjadi anggota legislatif menggantikan almarhum Andi Raya Bagus Miko Saputra. Dengan dilantiknya Usman, kini jumlah anggota DPRD Kota Madiun masa jabatan 2024–2029 kembali lengkap sebanyak 30 […]

    Bagikan
  • DPRD Ponorogo Wanti-Wanti Calon Direktur RSUD dr.Harjono

    DPRD Ponorogo Wanti-Wanti Calon Direktur RSUD dr.Harjono

    • calendar_month Sabtu, 15 Nov 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 81
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – DPRD Kabupaten Ponorogo menilai RSUD dr. Harjono harus segera berbenah. Legislatif menegaskan bahwa rumah sakit daerah terbesar di kabupaten ini membutuhkan sosok pemimpin yang memiliki rekam jejak profesional dan kemampuan manajerial yang kuat. Hal tersebut disampaikan Anggota Komisi D DPRD Ponorogo, Ribut Riyanto, menanggapi kekosongan posisi Direktur Utama RSUD dr. Harjono setelah […]

    Bagikan
  • Alami Luka Bakar 75 Persen Akibat Kebakaran Rumah, Sugeng Dirujuk ke RSUD dr. Soetomo

    Alami Luka Bakar 75 Persen Akibat Kebakaran Rumah, Sugeng Dirujuk ke RSUD dr. Soetomo

    • calendar_month Sabtu, 11 Okt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 77
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Musibah kebakaran rumah terjadi di Desa Nambak, Kecamatan Bungkal, Kabupaten Ponorogo, pada Rabu malam (8/10/2025). Dalam insiden tersebut, pemilik rumah bernama Sugeng Atmojo (55) mengalami luka bakar serius hingga 72 persen di hampir seluruh tubuhnya. Korban kini menjalani perawatan intensif di RSUD dr. Soetomo Surabaya setelah sempat dirawat di RSUD dr. […]

    Bagikan
  • Polemik TK Islam Masyitoh, Pemkot Madiun Sarankan Cari Lokasi Alternatif

    Polemik TK Islam Masyitoh, Pemkot Madiun Sarankan Cari Lokasi Alternatif

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun angkat bicara terkait polemik penggunaan fasilitas pendidikan oleh TK Islam Masyitoh di atas aset milik PCNU Kota Madiun di Jalan Alun-Alun Barat. Melalui Asisten Administrasi Pembangunan dan Umum Sekretariat Daerah Kota Madiun, Totok Sugiarto, Pemkot menegaskan telah mengambil langkah koordinatif untuk mencari solusi terbaik. Totok menjelaskan, […]

    Bagikan
  • Tersangka Curanmor Kabur Saat Rekonstruksi, Ditangkap Lagi Sembunyi di Kebun Tebu

    Tersangka Curanmor Kabur Saat Rekonstruksi, Ditangkap Lagi Sembunyi di Kebun Tebu

    • calendar_month Rabu, 25 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 60
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Seorang tersangka kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) kabur saat proses rekonstruksi yang digelar oleh Polres Magetan. Namun, pelarian tersebut tidak berlangsung lama. Dalam waktu kurang dari tiga jam, pelaku berhasil ditangkap kembali oleh petugas gabungan, dibantu informasi dari warga. Kapolres Magetan, AKBP Raden Erik Bangun Prakasa menjelaskan, pelaku melarikan diri […]

    Bagikan
  • Pemkab Madiun Genjot Hilirisasi Kakao untuk Tarik Investor

    Pemkab Madiun Genjot Hilirisasi Kakao untuk Tarik Investor

    • calendar_month Rabu, 20 Agt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 55
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun menjadikan kakao sebagai salah satu komoditas unggulan yang akan ditawarkan kepada calon investor. Upaya ini dilakukan untuk meningkatkan nilai tambah produk perkebunan daerah dan memperluas penyerapan tenaga kerja lokal. Sesuai data pada tahun 2024, luas areal kakao di Kabupaten Madiun mencapai 4.407 hektar. Sedangkan untuk produksi […]

    Bagikan
expand_less