Berita Terkini
Trending Tags

Apel Siaga Loyalis PSHT Pusat Madiun, Soroti Hasil Munas IPSI hingga Dukungan ke Ketum R. Moerdjoko

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Sabtu, 2 Mei 2026
  • visibility 219
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Ribuan pesilat PSHT ikuti apel siaga di Padepokan Agung Madiun, (2/5/2026), Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Kota Madiun — Ribuan pesilat memadati Padepokan Agung Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) di Jalan Merak, Kota Madiun, Sabtu (2/5/2026). Massa yang datang dari berbagai ranting di wilayah Kota dan Kabupaten Madiun tersebut mengikuti Apel Siaga Loyalis PSHT Pusat Madiun menjelang bulan Suro atau Muharram 1448 Hijriah.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang konsolidasi internal, tetapi juga sarana penyampaian aspirasi terkait dinamika organisasi, termasuk hasil Musyawarah Nasional Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) dan sejumlah persoalan di lapangan.

Koordinator Apel Siaga, Puguh Tri Prayogo, mengatakan bahwa kegiatan ini digelar sebagai langkah preventif untuk mencegah potensi konflik horizontal yang dipicu kesalahpahaman terhadap kebijakan yang menyangkut organisasi. Ia menyinggung sejumlah kejadian di daerah lain seperti Saradan, Pasuruan, Pemalang, dan Ngawi yang dinilai muncul akibat perbedaan penafsiran kebijakan.

“Kami tidak berharap ada konflik horizontal. Jangan sampai salah mengartikan kebijakan lalu bertindak di luar batas, termasuk melarang latihan, yang akhirnya memancing reaksi dari loyalis,” tegasnya.

Puguh juga menyoroti pengaruh opini di media sosial yang dinilai kerap memperkeruh situasi di lapangan. Ia mengingatkan agar anggota tidak mudah terprovokasi.

“Kalau tidak kita kawal, bisa terjadi reaksi masing-masing yang berpotensi menimbulkan chaos. Ini yang kita hindari agar Madiun tetap aman dan kondusif,” katanya.

Hal itu juga ditegaskan salah satu tokoh PSHT Pusat Madiun, Tono Suharyanto yang menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan menjaga stabilitas keamanan menjelang bulan Suro, sekaligus memperkuat soliditas internal organisasi.

“Tujuan utama kami agar Madiun tetap aman, tidak ada gangguan kamtibmas, dan anggota tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum tentu benar,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, loyalis PSHT Pusat Madiun menyampaikan sejumlah sikap. Mereka meminta Pengurus Besar IPSI meninjau kembali keputusan terkait keabsahan organisasi PSHT. Hal ini mengingat persoalan badan hukum masih dalam proses sengketa di pengadilan. Persoalan tersebut juga berkaitan dengan polemik berkepanjangan antara kepengurusan Ketum R. Moerdjoko dan Ketum M. Taufiq yang.

“Kami berharap tidak ada keberpihakan sebelum ada keputusan hukum yang final,” kata Tono.

Selain itu, loyalis menyatakan kesiapan untuk bersinergi dengan aparat penegak hukum dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Madiun Raya.

Mereka juga menegaskan dukungan penuh terhadap kepemimpinan R. Moerdjoko sebagai Ketua Umum PSHT Pusat Madiun dan Issoebiantoro sebagai Ketua Dewan Pusat PSHT. Hal itu sesuai dengan hasil Parapatan Luhur yang digelar pada 6–8 Februari 2026 di Padepokan Agung PSHT.

Terkait insiden di Saradan, Tono mengungkapkan adanya dugaan intimidasi saat latihan berlangsung yang kini telah dilaporkan ke pihak kepolisian. Ia memastikan kasus tersebut akan terus dikawal agar tidak terulang di wilayah lain.

“Kami ingin kejadian di Saradan tidak terjadi lagi di ranting lain. Harapannya Madiun tetap kondusif,” pungkasnya. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hujan Tiga Pekan Rusak Lahan Sayur, Petani di Magetan Pilih Bongkar Tanaman Siap Panen

    Hujan Tiga Pekan Rusak Lahan Sayur, Petani di Magetan Pilih Bongkar Tanaman Siap Panen

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 202
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Intensitas hujan tinggi yang terus mengguyur wilayah Magetan dalam tiga pekan terakhir membuat sentra pertanian sayur di Kecamatan Poncol mengalami kerusakan parah. Desa Genilangit menjadi salah satu titik terdampak paling berat. Lahan-lahan yang biasanya subur kini berubah menjadi area tergenang dan tidak produktif. Sejumlah petani terlihat membongkar tanaman cabai mereka yang […]

    Bagikan
  • Tingkatkan SDM, Wali Kota Maidi Dorong ASN Kuliah S2 hingga Doktor

    Tingkatkan SDM, Wali Kota Maidi Dorong ASN Kuliah S2 hingga Doktor

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 225
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di lingkungan Pemerintah Kota Madiun menjadi salah satu fokus Wali Kota Madiun, Maidi. Kebijakan itu sejalan dengan visi yang diusungnya serta bagian dari Kota Madiun sebagai Smart City. Untuk itu, Maidi menekankan agar Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemkot Madiun bisa kuliah hingga […]

    Bagikan
  • Pria Pengamen Ditemukan Meninggal di Kamar Kos, Polisi Pastikan Tidak Ada Unsur Kekerasan

    Pria Pengamen Ditemukan Meninggal di Kamar Kos, Polisi Pastikan Tidak Ada Unsur Kekerasan

    • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 326
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Warga di kawasan Jalan Bangka, Kabupaten Magetan, dikejutkan dengan penemuan seorang pria yang meninggal dunia di dalam kamar kos, Sabtu (16/5/2026). Kejadian ini sempat mengundang perhatian warga sekitar yang berdatangan ke lokasi. Laporan masyarakat yang masuk sekitar pukul 08.00 WIB langsung ditindaklanjuti petugas Polsek Magetan Kota bersama tim medis. Setibanya di […]

    Bagikan
  • Diduga Ugal – Ugalan, Pick Up Tabrak Pelajar SMP Hingga Meninggal Dunia

    Diduga Ugal – Ugalan, Pick Up Tabrak Pelajar SMP Hingga Meninggal Dunia

    • calendar_month Senin, 20 Okt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 112
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Kecelakaan maut terjadi di jalur alternatif Ponorogo–Madiun, tepatnya di Jalan Desa Singosaren, Kecamatan Jenangan, Ponorogo, Minggu (19/10/2025) malam. Seorang pelajar SMP bernama Amelia (15), warga Desa Trenceng, Jenangan, tewas di lokasi usai sepeda motor yang dikendarainya ditabrak mobil pick-up dari arah berlawanan. Peristiwa nahas itu bermula saat mobil pick-up yang dikemudikan […]

    Bagikan
  • Ramai Soal Warga Miskin Belum Tempati Rusunawa, Ini Tanggapan Disperkim Kota Madiun

    Ramai Soal Warga Miskin Belum Tempati Rusunawa, Ini Tanggapan Disperkim Kota Madiun

    • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Beberapa hari terakhir Kota Madiun diramaikan soal warga kurang mampu yang hingga kini belum bisa menempati rumah susun sederhana sewa (Rusunawa). Seperti yang diharapkan oleh Nur Liken Budi Santoso (45) yang tinggal bersama istri dan empat anaknya di kontrakan sempit di Jalan Raden Wijaya, Kelurahan Manguharjo, Kota Madiun. Meski sudah […]

    Bagikan
  • BBPOM Surabaya Sidak Takjil di Caruban, Dua Sampel Kerupuk Diduga Mengandung Boraks

    BBPOM Surabaya Sidak Takjil di Caruban, Dua Sampel Kerupuk Diduga Mengandung Boraks

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 232
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Surabaya menemukan dua sampel kerupuk yang diduga mengandung bahan berbahaya boraks saat melakukan pemeriksaan makanan berbuka puasa di Kabupaten Madiun, Kamis (5/3/2026). Pemeriksaan dilakukan di kawasan Alun-Alun Caruban, tepatnya di sepanjang Jalan MT Haryono, Kecamatan Mejayan, yang menjadi salah satu pusat penjualan takjil selama […]

    Bagikan
expand_less