KAI Daop 7 Madiun Sayangkan Vandalisme di Area Stasiun Magetan
- account_circle Kusnanto
- calendar_month 2 jam yang lalu
- visibility 108
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Magetan – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 7 Madiun turut menanggapi viralnya kerusakan fasilitas di area depan Stasiun Magetan. KAI menyayangkan adanya aksi perusakan fasilitas umum serta perilaku membuang sampah sembarangan di kawasan tersebut.
Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, mengatakan area depan parkir Stasiun Magetan sebenarnya telah ditata agar lebih nyaman dan representatif. Namun kondisi tersebut berubah setelah muncul aksi vandalisme dan sampah berserakan di lokasi.
“KAI Daop 7 Madiun mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga kelestarian aset negara, termasuk fasilitas pelayanan yang berada di Stasiun Magetan,” kata Tohari dalam keterangan tertulisnya.
Menurutnya, fasilitas yang dibangun di kawasan stasiun merupakan bagian dari upaya peningkatan pelayanan kepada masyarakat dan pengguna jasa kereta api. Karena itu, dibutuhkan kesadaran bersama untuk menjaga kebersihan, ketertiban, dan keamanan fasilitas publik.
“Kami berharap masyarakat memiliki rasa memiliki terhadap fasilitas publik sehingga area stasiun tetap aman, tertib, bersih, dan representatif,” tambahnya.
KAI Daop 7 Madiun juga mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekitar serta tidak melakukan tindakan yang dapat merugikan fasilitas negara maupun kenyamanan bersama.
Viralnya kerusakan papan nama Stasiun Magetan kini menjadi sorotan publik. Selain dinilai merusak estetika, kondisi tersebut dianggap mencoreng citra salah satu pintu masuk utama Kabupaten Magetan yang selama ini terus dibenahi untuk mendukung sektor transportasi dan pariwisata daerah. (Kus)
- Penulis: Kusnanto
- Editor: Diez





