Berita Terkini
Trending Tags

Dugaan Keracunan MBG di SDN Kawedanan 2 Masih Diselidiki, Dinkes Lakukan Tracing ke Belasan Siswa

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
  • visibility 284
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Dugaan keracunan MBG masih dalam penyelidikan petugas kesehatan. Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan — Dugaan keracunan makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SDN Kawedanan 2, Kabupaten Magetan, masih dalam tahap penyelidikan. Dinas Kesehatan bersama UPTD Puskesmas Kawedanan kini melakukan pelacakan terhadap sedikitnya 15 siswa yang dilaporkan mengalami keluhan kesehatan seperti mual, muntah, demam, hingga lemas.

Kepala SDN Kawedanan 2, Sugeng Purwanto, menegaskan informasi yang berkembang terkait dugaan keracunan MBG belum dapat dipastikan kebenarannya. Pasalnya, kondisi siswa yang dilaporkan sakit memiliki gejala yang berbeda-beda.

“Anak-anak yang terdata sakit itu keluhannya tidak sama. Ada yang demam, pilek, mual, bahkan ada yang sejak pagi memang sudah mengeluh sakit dari rumah. Jadi belum bisa langsung disimpulkan keracunan MBG,” kata Sugeng, Kamis (21/5/2026).

Menurutnya, pihak sekolah langsung berkoordinasi dengan Puskesmas Kawedanan begitu menerima laporan adanya sejumlah siswa yang tidak masuk sekolah maupun dipulangkan lebih awal karena kondisi kesehatan menurun.

Sugeng berharap masyarakat tidak terpancing isu yang belum terverifikasi dan tetap menjaga situasi sekolah tetap kondusif agar kegiatan belajar mengajar tidak terganggu.

“Kami ingin suasana tetap tenang dan kondusif. Yang terpenting sekarang adalah kesehatan anak-anak serta menunggu hasil pemeriksaan resmi dari petugas kesehatan,” ujarnya.

Ia juga memastikan pengawasan terhadap makanan dan jajanan di lingkungan sekolah selama ini rutin dilakukan bersama pihak Puskesmas. Pengelola kantin sekolah disebut telah mendapatkan arahan terkait standar keamanan pangan bagi siswa.

“Kalau kantin sekolah selalu kami pantau bersama Puskesmas. Tetapi untuk jajanan di luar lingkungan sekolah memang tidak bisa sepenuhnya kami kontrol,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala UPTD Puskesmas Kawedanan, Siti Maifuroh, mengatakan tim kesehatan kini tengah melakukan screening dan pendataan secara langsung terhadap para siswa yang mengalami keluhan kesehatan.

Pemeriksaan dilakukan untuk mengetahui sumber pasti penyebab sakit yang dialami siswa, termasuk menelusuri kemungkinan keterkaitan dengan menu MBG yang dikonsumsi di sekolah.

“Kami masih mengumpulkan data valid dari masing-masing anak. Karena gejalanya berbeda-beda, kami belum bisa memastikan apakah ini berkaitan dengan MBG atau ada faktor lain,” jelas Siti Maifuroh.

Menurutnya, petugas kesehatan akan mendatangi siswa satu per satu guna menggali riwayat kesehatan, aktivitas, hingga pola konsumsi makanan sebelum muncul gejala. Jika diperlukan, pemeriksaan laboratorium terhadap sampel makanan maupun kondisi kesehatan siswa juga akan dilakukan.

“Kami harus memastikan diagnosisnya terlebih dahulu. Bila nanti diperlukan pengambilan sampel atau pemeriksaan lanjutan, tentu akan kami tindak lanjuti,” tegasnya.

Dinas Kesehatan juga menekankan bahwa percepatan penanganan menjadi prioritas agar tidak memicu kepanikan di tengah masyarakat. Selain melakukan tracing di SDN Kawedanan 2, petugas juga memantau kemungkinan adanya laporan serupa dari sekolah lain penerima program MBG.

“Kalau memang ada indikasi tertentu, tentu akan kami tindak lanjuti sesuai prosedur. Tapi saat ini kami masih mengumpulkan data valid agar tidak muncul kesimpulan yang prematur,” tambah Siti Maifuroh.

Hingga kini, proses pendataan dan pemeriksaan terhadap siswa masih berlangsung. Pihak Dinas Kesehatan mengimbau masyarakat menunggu hasil resmi pemeriksaan dan tidak menyebarkan informasi yang belum dipastikan kebenarannya. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sorotan Tambang Galian C di Karas Menguat, DPRD Jatim Desak Penertiban dan Jamin Perlindungan Warga

    Sorotan Tambang Galian C di Karas Menguat, DPRD Jatim Desak Penertiban dan Jamin Perlindungan Warga

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 317
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Protes warga terhadap aktivitas tambang galian C di Desa Taji, Kecamatan Karas, kembali mencuat. Keluhan yang disampaikan tak hanya soal debu yang kian pekat, tetapi juga kerusakan jalan hingga kekhawatiran hilangnya batas lahan milik warga akibat aktivitas tambang. Situasi tersebut mendorong Anggota DPRD Jawa Timur, Diana Sasa, turun langsung ke lokasi […]

    Bagikan
  • Terisolasi Bertahun-Tahun, Warga 4 RT di Sidoharjo Menanti Pembangunan Jembatan Perintis Garuda

    Terisolasi Bertahun-Tahun, Warga 4 RT di Sidoharjo Menanti Pembangunan Jembatan Perintis Garuda

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 224
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Harapan baru muncul bagi warga di empat RT di Desa Sidoharjo, Kecamatan Jambon, Kabupaten Ponorogo, yang selama bertahun-tahun hidup dengan keterbatasan akses. Rencana pembangunan Jembatan Perintis Garuda di wilayah tersebut diharapkan menjadi solusi bagi mobilitas masyarakat yang selama ini harus menyeberangi sungai setiap hari. Kepala Desa Sidoharjo, Sarmin, mengatakan kondisi keterbatasan […]

    Bagikan
  • Wayang Kulit Meriahkan HUT ke-457 Kabupaten Madiun, Danrem 081/DSJ: Budaya Perekat Keberagaman Bangsa

    Wayang Kulit Meriahkan HUT ke-457 Kabupaten Madiun, Danrem 081/DSJ: Budaya Perekat Keberagaman Bangsa

    • calendar_month Senin, 28 Jul 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 174
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Alunan gamelan berpadu dengan sorak tepuk tangan warga menghidupkan suasana malam peringatan Hari Jadi ke-457 Kabupaten Madiun di halaman Pendopo Ronggo Djumeno, Caruban, Minggu (27/07/2025). Pagelaran wayang kulit yang disajikan bukan sekadar hiburan, melainkan juga sarat pesan kebangsaan yang menggugah kesadaran kolektif. Dalam kerumunan penonton, tampak hadir Danrem 081/DSJ, Kolonel […]

    Bagikan
  • Petasan Rakitan Meledak di Ponorogo, 5 Remaja Luka-Luka Dilarikan ke Rumah Sakit

    Petasan Rakitan Meledak di Ponorogo, 5 Remaja Luka-Luka Dilarikan ke Rumah Sakit

    • calendar_month Kamis, 29 Mei 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 187
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Ledakan petasan rakitan menggemparkan warga Jalan Irawan, Kelurahan Kepatihan, Kecamatan/Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, pada Kamis dini hari (29/05/2025). Ledakan tersebut berasal dari salah satu rumah warga. Akibat peristiwa ini lima remaja mengalami luka bakar serius. Suara ledakan yang cukup keras berasal dari rumah milik seorang warga bernama Ismi. Diduga ledakan […]

    Bagikan
  • Isak Tangis Sambut Jenazah PMI Asal Ponorogo Korban Kebakaran Apartemen Hongkong di Rumah Duka

    Isak Tangis Sambut Jenazah PMI Asal Ponorogo Korban Kebakaran Apartemen Hongkong di Rumah Duka

    • calendar_month Jumat, 26 Des 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 274
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Penantian panjang keluarga Dina Martiana akhirnya berujung kepastian. Jenazah Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Ponorogo yang menjadi korban kebakaran apartemen di Hongkong tiba di rumah duka pada Kamis (25/12/2025) malam. Jenazah Dina Martiana (36) sebelumnya mendarat di Bandara Internasional Juanda, Sidoarjo, sekitar pukul 18.30 WIB. Setelah seluruh proses administrasi selesai, […]

    Bagikan
  • Kejari Magetan Perpanjang Penahanan Dua Tersangka Korupsi Gamelan

    Kejari Magetan Perpanjang Penahanan Dua Tersangka Korupsi Gamelan

    • calendar_month Kamis, 18 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 152
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Magetan memperpanjang masa penahanan terhadap dua tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan alat musik gamelan tahun anggaran 2019 di Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Magetan. Kedua tersangka yaitu S, mantan Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Dikdas) Disdikpora yang saat itu juga menjabat Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), serta YSJI, […]

    Bagikan
expand_less