Gangguan di Pasarsenen, Sejumlah KA Jarak Jauh di Daop 7 Terlambat Hingga Lebih Dua Jam
- account_circle Kriswanto
- calendar_month 6 jam yang lalu
- visibility 94
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Kota Madiun — Gangguan operasional di emplasemen Stasiun Pasarsenen, Jakarta, Jumat (22/5/2026), menyebabkan sejumlah perjalanan kereta api jarak jauh mengalami keterlambatan, termasuk kereta yang melintasi wilayah PT KAI Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun.
Keterlambatan terjadi pada sejumlah perjalanan dengan durasi bervariasi, mulai 20 menit hingga lebih dari dua jam. Kondisi ini berdampak pada jadwal keberangkatan dan kedatangan penumpang di sejumlah stasiun.
Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, mengatakan petugas telah menyelesaikan penanganan gangguan sehingga perjalanan kereta api kembali normal, meski beberapa perjalanan masih mengalami keterlambatan.
“Seluruh perjalanan tetap diberangkatkan walaupun mengalami keterlambatan,” ujar Tohari dalam keterangannya.
Data KAI Daop 7 mencatat sejumlah kereta yang terdampak antara lain KA Majapahit relasi Pasarsenen–Malang terlambat 20 menit, KA Brantas relasi Pasarsenen–Blitar terlambat 144 menit, KA Matarmaja relasi Pasarsenen–Malang terlambat 130 menit, KA Bangunkarta relasi Pasarsenen–Jombang terlambat 97 menit, serta KA Gaya Baru Malam Selatan relasi Pasarsenen–Surabaya Gubeng terlambat 115 menit.
Keterlambatan tersebut berdampak pada aktivitas penumpang, terutama yang memiliki jadwal lanjutan atau penjemputan di stasiun tujuan. KAI Daop 7 juga mengimbau para penjemput untuk menyesuaikan waktu kedatangan guna menghindari kepadatan kendaraan di area stasiun.
“Sebagai kompensasi, KAI memberikan service recovery kepada pelanggan terdampak sesuai durasi keterlambatan, berupa minuman hingga makanan berat yang dibagikan di stasiun maupun di atas kereta,” jelasnya.
Selain itu, penumpang yang memilih membatalkan perjalanan dapat mengajukan pengembalian tiket penuh sebesar 100 persen di luar biaya pemesanan melalui loket stasiun yang ditunjuk.
KAI menyatakan akan terus melakukan evaluasi terhadap gangguan operasional guna meningkatkan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan perjalanan kereta api. (Krs)
- Penulis: Kriswanto
- Editor: Diez





