Berita Terkini
Trending Tags

Pangdam V/Brawijaya Tinjau Lokasi Yonif TP di Ponorogo, Ribuan Prajurit Mulai Masuk Juli 2026

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
  • visibility 309
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Pangdam V/Brawijaya tinjau lokasi pembangunan Yonif TP di Ponorogo. (25/5/2026), Foto : Ega-Sinergia

Sinergia | Ponorogo – Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin meninjau langsung rencana pembangunan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) di Desa Pulung Merdiko, Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo, Senin (25/5/2026) sekitar pukul 12.00 WIB.

Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan lahan dan percepatan pembangunan markas satuan baru TNI Angkatan Darat di wilayah Kodam V/Brawijaya. Total lahan yang disiapkan mencapai sekitar 65 hektar.

Yonif TP merupakan satuan baru TNI AD yang memiliki fungsi ganda, yakni sebagai kekuatan tempur pertahanan wilayah sekaligus pelopor pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

Satuan ini dibentuk sebagai kekuatan pertahanan terintegrasi yang juga berperan membantu penanggulangan bencana, pembangunan infrastruktur, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat di wilayah binaannya.

Dalam keterangannya, Mayjen TNI Rudy Saladin menyebut pembangunan di Ponorogo merupakan bagian dari program pembangunan 17 Yonif Teritorial Tahap 4 di jajaran Kodam V/Brawijaya.

Menurutnya, pembangunan Yonif Teritorial sebelumnya telah dilakukan di sejumlah daerah di Jawa Timur. Tahap pertama berada di Bangkalan dan Probolinggo, tahap kedua di Lamongan, Bojonegoro, dan Tulungagung, sedangkan tahap ketiga berada di Nganjuk, Tuban, Sumenep, dan Pacitan.

“Saya tadi dari Pacitan, di sana sudah masuk sekitar 600 pasukan,” ujar Rudy Saladin.

Ia menjelaskan, tahap awal pembangunan di Ponorogo difokuskan pada penyediaan empat barak konvensional beserta instalasi listrik dan air. Targetnya, sekitar 500 hingga 600 prajurit mulai masuk pada pertengahan Juli 2026.

“Kami minta kontraktor pengembang segera menyelesaikan empat barak dan akses jalan karena minggu kedua Juli pasukan sudah mulai masuk,” katanya.

Pangdam berharap proses penentuan lahan dapat berjalan lancar antara masyarakat, Perhutani, dan Pemerintah Kabupaten Ponorogo agar pembangunan tahap awal segera dimulai.

“Harapannya proses penentuan lahan berjalan mulus. Masyarakat, Perhutani, dan Pemkab lancar. Tahap pertama kita siapkan barak,” ungkapnya.

Menurut Rudy Saladin, nantinya jumlah personel yang ditempatkan di Ponorogo akan mencapai lebih dari 1.000 prajurit. Namun untuk tahap awal, sekitar 500 hingga 600 personel terlebih dahulu akan masuk pada Juli mendatang.

“Pasukan kalau seluruhnya seribu lebih. Tapi tahap awal Juli nanti sekitar 500 sampai 600 orang,” katanya.

Pembangunan markas dan fasilitas pendukung disebut dilakukan secara bertahap dan diperkirakan membutuhkan waktu hingga beberapa tahun ke depan.

“Targetnya selesai bertahap, bisa tahunan. Nanti ada penebalan tahap-tahap bergulir terus,” jelasnya.

Pangdam menilai keberadaan ratusan hingga ribuan prajurit nantinya akan memberikan dampak ekonomi besar bagi masyarakat sekitar. Dengan asumsi setiap prajurit menerima gaji sekitar Rp5 hingga Rp6 juta per bulan, maka perputaran uang di desa diperkirakan mencapai miliaran rupiah setiap bulan.

“Kalau ada 600 orang dengan gaji rata-rata Rp5 juta sampai Rp6 juta, berarti ada sekitar Rp3 miliar uang berputar di desa setiap bulan. Mereka pasti makan dan belanja kebutuhan di sini,” jelasnya.

Ia berharap kehadiran Yonif TP dapat mendorong tumbuhnya warung, UMKM, hingga jasa masyarakat di sekitar lokasi pembangunan. Menurutnya, dampak serupa sudah terlihat di daerah lain seperti Tulungagung.

“Nanti dampak ekonomi bisa dilihat seperti apa,” pungkasnya. (Ega)

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Fraksi Banteng Moncong Putih Sindir OPD Lamban Dukung Program Bupati

    Fraksi Banteng Moncong Putih Sindir OPD Lamban Dukung Program Bupati

    • calendar_month Selasa, 21 Okt 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 83
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kab Madiun menyindir OPD yang terkesan tidak mendukung visi misi pemerintah daerah. Ketua Fraksi PDIP Budi Wahono menyoroti lambannya realisasi sejumlah program prioritas yang sebelumnya dijanjikan kepala daerah. Dia menilai beberapa organisasi perangkat daerah (OPD) terkesan tidak mendukung penuh arah kebijakan bupati. “Kami pertanyakan realisasi program […]

    Bagikan
  • Polisi Buru Pembuang Bayi di Sawah Sumbergandu

    Polisi Buru Pembuang Bayi di Sawah Sumbergandu

    • calendar_month Selasa, 15 Apr 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 121
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Misteri penelantaran bayi di area persawahan Desa Sumbergandu, Kecamatan Pilangkenceng, Kabupaten Madiun, Selasa (15/4/2025) pagi, perlahan mulai terkuak. Satreskrim Polres Madiun kini tengah memburu pelaku yang tega membuang bayi laki-laki tak berdosa tersebut. Begitu mendapat laporan dari warga, polisi langsung bergerak cepat. Kasatreskrim Polres Madiun AKP Agus Andi Anton mengatakan, […]

    Bagikan
  • Setelah Lima Tahun Rusak Akibat Banjir, Jembatan Klumutan Mulai Diperbaiki

    Setelah Lima Tahun Rusak Akibat Banjir, Jembatan Klumutan Mulai Diperbaiki

    • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 155
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Setelah terbengkalai selama lebih dari lima tahun akibat diterjang banjir, Jembatan Klumutan di Desa Klumutan, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, akhirnya mulai diperbaiki. Proyek ini dikerjakan sejak 22 Mei 2025 dan ditargetkan rampung pada 22 Desember mendatang. Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Madiun, Anang […]

    Bagikan
  • 13 Ribu Pelajar Alami Gangguan Penglihatan, Pemkab Magetan Siapkan Komite Khusus dan Skema Bantuan Kacamata

    13 Ribu Pelajar Alami Gangguan Penglihatan, Pemkab Magetan Siapkan Komite Khusus dan Skema Bantuan Kacamata

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 103
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Tingginya angka gangguan penglihatan pada pelajar di Kabupaten Magetan menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Dari hasil skrining kesehatan yang dilakukan sepanjang 2025, tercatat sekitar 13.000 pelajar dari total 57.000 siswa yang diperiksa mengalami penurunan ketajaman penglihatan (visus) dan membutuhkan koreksi menggunakan kacamata. Temuan tersebut mendorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan menyiapkan pembentukan […]

    Bagikan
  • Satintelkam Polres Madiun Kota Layani 1.965 Pemohon SKCK

    Satintelkam Polres Madiun Kota Layani 1.965 Pemohon SKCK

    • calendar_month Selasa, 16 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 114
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dalam kurun waktu 3 hari kerja, pemohon Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) membludak di Satintelkam Polres Madiun Kota. Hingga hari keempat pada Selasa (16/09/2025) antrian masih nampak di unit pelayanan SKCK di Jalan Sumatera Kota Madiun ini. Peningkatan pemohon SKCK ini imbas pengangkatan tenaga honorer menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian […]

    Bagikan
  • Pria 40 Tahun Asal Bandung Meninggal Di Dalam Kos, Ini Dugaan Penyebabnya

    Pria 40 Tahun Asal Bandung Meninggal Di Dalam Kos, Ini Dugaan Penyebabnya

    • calendar_month Selasa, 15 Apr 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 113
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Warga di lingkungan RT 24 Kelurahan Winongo Kecamatan Manguharjo Kota Madiun dikejutkan dengan meninggalnya salah satu penghuni kost pada Senin (14/04/2025) petang. Korban diketahui bernama Rendra Christanto Stiawan warga Desa Margaasih Kecamatan Margaasih Kabupaten Bandung Jawa Barat. Polsek Manguharjo serta tim Inafis Polres Madiun Kota melakukan olah tempat kejadian perkara […]

    Bagikan
expand_less