Sabtu, 24 Okt 2026
Trending Tags

Clash of Champion 2026 Siap Guncang Kota Madiun, Petinju Jatim hingga Jogja Bakal Bertarung

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
  • visibility 705
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Clash of Champion 2026 siap guncang Kota Madiun. (9/6/2026), Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Kota Madiun bersiap menggelar Clash of Champion 2026 Open Tournament Piala Wali Kota Madiun pada 16–18 Juli 2026. Kejuaraan tinju tersebut akan menjadi salah satu rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Madiun ke-108. Direncanakan event olahraga itu digelar di kawasan Alun-Alun Kota Madiun dengan konsep pertandingan luar ruang (outdoor).

Rencana pelaksanaan turnamen tersebut dibahas dalam audiensi antara jajaran Pertina Kota Madiun dan Plt Wali Kota Madiun, Selasa (9/6/2026).

Ketua Pertina Kota Madiun, Dimas Triambodo, mengatakan pihaknya telah mematangkan berbagai persiapan penyelenggaraan. Audiensi dilakukan untuk memperoleh arahan dan dukungan dari pemerintah daerah menjelang pelaksanaan kegiatan.

“Audiensi ini diharapkan kita mendapat petunjuk dan saran. Karena acara akan diadakan pada 16 sampai 18 Juli dalam rangka memeriahkan HUT Kota Madiun dengan tema Clash of Champion Open Tournament Piala Wali Kota. Persiapan insyaallah sudah menuju matang, tinggal koordinasi teknis pelaksanaan,” ujarnya.

Dimas menjelaskan, turnamen bersifat terbuka dengan sasaran peserta utama dari wilayah Karesidenan di Jawa Timur. Namun, panitia juga berencana mengundang sejumlah atlet dari daerah lain seperti Semarang, Solo, dan Yogyakarta untuk menambah daya saing kompetisi.

“Pesertanya dari wilayah Karesidenan Jawa Timur. Kami juga tidak menutup kemungkinan mengundang peserta dari Semarang, Solo, dan Jogja, meski fokus utama tetap Jawa Timur,” katanya.

Dalam kejuaraan tersebut akan dipertandingkan sejumlah kategori, mulai dari kelas junior, youth, hingga elite. Selain pertandingan kejuaraan yang menggunakan sistem babak penyisihan hingga final, panitia juga menyiapkan laga eksibisi.

Menurut Dimas, penyelenggaraan Clash of Champion 2026 tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga bagian dari pembinaan atlet tinju Kota Madiun menjelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur tahun depan.

“Event ini diharapkan dapat mendongkrak pembinaan yang sudah berjalan. Selain memeriahkan HUT Kota Madiun, ini juga menjadi pemanasan menuju Porprov. Harapannya Madiun tidak hanya menjadi tuan rumah, tetapi bisa meraih prestasi terbaik bahkan menjadi juara umum,” tegasnya.

Sementara itu, Plt Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun, mendukung konsep penyelenggaraan turnamen di ruang terbuka. Menurutnya, kegiatan olahraga bela diri yang digelar di pusat keramaian akan memberikan pengalaman berbeda bagi masyarakat sekaligus meningkatkan daya tarik acara.

“Saya punya konsep bahwa kegiatan cabang olahraga yang berbau fighting diarahkan di alun-alun. Kita harus mempunyai diferensiasi penyelenggaraan kegiatan, salah satunya dengan konsep outdoor,” ujarnya.

Bagus menilai konsep tersebut memungkinkan masyarakat menyaksikan pertandingan secara langsung tanpa biaya sehingga dapat meningkatkan antusiasme publik terhadap olahraga tinju.

Selain itu, ia menekankan bahwa setiap kegiatan pemerintah maupun organisasi olahraga harus memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakat sekitar.

“Manfaatnya harus langsung dirasakan masyarakat. PKL di alun-alun, sektor parkir, hingga pelaku usaha di sekitar lokasi bisa terdampak positif. Apalagi kegiatan ini menjadi yang pertama digelar secara outdoor di wilayah Karesidenan Madiun sehingga memiliki daya tarik tersendiri bagi pengunjung,” katanya.

Dengan konsep pertandingan terbuka di jantung kota, Clash of Champion 2026 diharapkan tidak hanya menjadi panggung kompetisi atlet tinju. Namun juga mampu menggerakkan sektor ekonomi lokal serta memperkuat citra Kota Madiun sebagai tuan rumah berbagai event olahraga berskala regional hingga nasional. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • 438 Warga Ikut Mudik Balik Gratis Pemkab Madiun, Sembilan Bus Diberangkatkan ke Jakarta dan Surabaya

    438 Warga Ikut Mudik Balik Gratis Pemkab Madiun, Sembilan Bus Diberangkatkan ke Jakarta dan Surabaya

    • calendar_month Senin, 23 Mar 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 315
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Sebanyak 438 warga mengikuti program mudik balik gratis yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Madiun melalui Dinas Perhubungan pada Senin (23/3/2026). Program tahunan ini ditujukan untuk membantu masyarakat kembali ke perantauan usai merayakan Lebaran 2026 di kampung halaman. Pemberangkatan peserta dilakukan dari halaman Pendopo Ronggo Djoemeno, Caruban. Bupati Madiun Hari Wuryanto bersama sejumlah […]

    Bagikan
  • 910 Prajurit TNI Siap Berlatih Operasi Pertahanan Udara di Lanud Iswahyudi dengan Alutsista Canggih

    910 Prajurit TNI Siap Berlatih Operasi Pertahanan Udara di Lanud Iswahyudi dengan Alutsista Canggih

    • calendar_month Senin, 17 Feb 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Berbagai alutsista canggih milik TNI Angkatan Darat, Angkatan Udara, dan Angkatan Laut kini hadir di Lanud Iswahyudi. Alutsista itu akan unjuk gigi dalam Latihan Perkasa Bravo Tahun 2025. Lanud Iswahyudi ditunjuk sebagai lokasi latihan Operasi Pertahanan Udara. Panglima Komando Operasi Udara Nasional (Pangkoopsudnas) TNI AU, Marsdya Tedi Rizalihadi, usai membuka […]

    Bagikan
  • Mbok Yem Jalani Perawatan Intensif di RSU Aisyiyah Ponorogo

    Mbok Yem Jalani Perawatan Intensif di RSU Aisyiyah Ponorogo

    • calendar_month Senin, 10 Mar 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Wakiyem atau yang akrab disapa Mbok Yem, pemilik warung legendaris di Puncak Gunung Lawu, saat ini masih menjalani perawatan intensif di RSU Aisyiyah Ponorogo. Diketahui, perempuan berusia 82 tahun itu ditangani oleh tiga dokter spesialis, yakni spesialis paru, penyakit dalam, dan jantung. Humas RSU Aisyiyah Ponorogo, Moh. Arbain menjelaskan kondisi Mbok […]

    Bagikan
  • Kepatihan Ngawi Terancam Runtuh, Bangunan Bersejarah Tahun 1828 Menanti Revitalisasi

    Kepatihan Ngawi Terancam Runtuh, Bangunan Bersejarah Tahun 1828 Menanti Revitalisasi

    • calendar_month Rabu, 16 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 158
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ngawi – Salah satu bangunan bersejarah penting di Kabupaten Ngawi, yakni Kepatihan yang terletak di Jalan Patiunus, Kelurahan Ketanggi, kini dalam kondisi rusak parah. Bangunan bergaya arsitektur Jawa yang berdiri sejak tahun 1828 ini terlihat nyaris roboh. Dindingnya retak, plafon ambrol, pintu-pintu rusak, dan sejumlah bagian jebol. Meski masih difungsikan sebagai Sekretariat […]

    Bagikan
  • Kejari Madiun Musnahkan Barang Bukti 200 Gram Sabu dan Ratusan Pil LL

    Kejari Madiun Musnahkan Barang Bukti 200 Gram Sabu dan Ratusan Pil LL

    • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Madiun memusnahkan barang bukti dari 55 perkara tindak pidana yang telah berkekuatan hukum tetap (inkracht), Selasa (07/10/2025). Kegiatan berlangsung di halaman Kantor Kejari Kabupaten Madiun dan dipimpin langsung oleh Kepala Kejari, Oktario Hartawan Achmad. Dalam keterangannya, Oktario menyampaikan bahwa pemusnahan ini merupakan bentuk komitmen Kejari Madiun dalam […]

    Bagikan
  • Kios Pasar Burung Disatroni Maling, 7 Burung Kicau Raib

    Kios Pasar Burung Disatroni Maling, 7 Burung Kicau Raib

    • calendar_month Sabtu, 22 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 173
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Satu kios di Pasar Burung Sri Jaya Kota Madiun disatroni maling. Kios milik Yatimin (56) dalam kondisi berantakan saat dibuka pada Sabtu (22/03/2025) siang. Kondisi sangkar burung juga sudah tidak berada di tempatnya. “Awal ketahuan pas buka kios jam 11.00. Tahu-tahu buka kios sudah berantakan. Perkiraan lewat pintu belakang malingnya,” […]

    Bagikan
expand_less