Rabu, 28 Okt 2026
Trending Tags

Sindikat Pencuri Sepeda Gunung Antarprovinsi Dibekuk Polres Magetan

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Kamis, 11 Jun 2026
  • visibility 240
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Polres Magetan amankan pelaku dan sepeda hasil curian. (11/6/2026), Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – Aksi sindikat pencurian sepeda gunung yang meresahkan warga Kabupaten Magetan akhirnya berhasil diungkap jajaran Polres Magetan. Dua pelaku yang dikenal sebagai spesialis pencurian sepeda gunung lintas provinsi berhasil ditangkap setelah sempat beraksi di sejumlah lokasi dan menggasak beberapa sepeda bernilai puluhan juta rupiah.

Aksi para pelaku sebelumnya terekam kamera pengawas (CCTV) dan viral di media sosial. Rekaman tersebut memperlihatkan lebih dari satu pelaku masuk ke area rumah warga dengan cara melompati pagar, lalu membawa kabur sepeda gunung yang terparkir di teras rumah.

Seperti yang terjadi di kawasan Perumahan Asabri, Kelurahan Kebonagung, Kecamatan Magetan. Dalam rekaman CCTV, pelaku mengenakan jaket hoodie dan masker mengangkat sepeda gunung dari teras rumah, melompati pagar, kemudian memasukkan hasil curian ke dalam mobil berwarna silver yang telah disiapkan sebelum melarikan diri.

Kapolres Magetan, AKBP Raden Erik Bangun Prakasa menjelaskan pengungkapan kasus tersebut dilakukan melalui serangkaian penyelidikan yang memanfaatkan berbagai alat bukti, mulai dari rekaman CCTV, keterangan saksi, hingga bukti elektronik lainnya.

“Pelaku berhasil kami identifikasi melalui pengumpulan berbagai alat bukti. Kami juga berkoordinasi dengan Polda Jawa Tengah karena para pelaku tidak hanya beraksi di Magetan, tetapi juga di sejumlah wilayah Jawa Tengah. Keduanya akhirnya berhasil ditangkap di wilayah Kabupaten Pati,” ujarnya, Kamis (11/6/2026).

Dari hasil penyelidikan, polisi mengamankan dua tersangka yakni Syahrul Minan alias Minan alias Gendut (37), warga Kabupaten Demak, dan Suliyono alias Sul (31), warga Kabupaten Jepara. Keduanya diduga merupakan pelaku spesialis pencurian sepeda gunung atau mountain bike (MTB) yang telah berulang kali melakukan aksi serupa.

Menurut Kapolres, para pelaku sengaja menyasar sepeda gunung dengan harga di atas Rp5 juta karena mudah dijual kembali. Bahkan, dalam sekali beroperasi mereka dapat beraksi di lebih dari satu tempat kejadian perkara (TKP) dalam satu malam.

“Ini pelaku spesialis. Mereka memahami cara menjual sepeda hasil curian dengan cepat agar sulit dikenali pemilik aslinya. Dalam satu kali beraksi bisa mencuri dua hingga empat sepeda di beberapa lokasi berbeda,” tambah Erik.

Saat penangkapan, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti berupa pakaian yang digunakan pelaku saat beraksi, rantai beserta alat pemotong besi, mobil yang digunakan sebagai sarana kejahatan, serta delapan unit sepeda yang diduga merupakan hasil tindak pidana pencurian.

Sementara itu, salah satu korban, Hendrianto, mengaku kasus pencurian tersebut sempat menimbulkan keresahan di kalangan warga. Ia mengatakan aksi para pelaku terjadi beruntun di sejumlah perumahan dengan modus yang hampir sama.

“Pelakunya menggunakan pakaian yang sama dengan yang terekam CCTV sebelumnya. Modusnya juga sama, yakni melompati pagar rumah. Di tempat kami, sepeda hilang hanya dalam waktu sekitar dua menit,” katanya.

Hendrianto mengaku sempat pesimistis sepeda miliknya bisa ditemukan kembali. Namun, ia tetap melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian sebagai bentuk tanggung jawab warga untuk membantu pengungkapan kasus.

Keberhasilan pengungkapan sindikat pencurian ini mendapat apresiasi dari masyarakat. Para korban berharap penangkapan kedua pelaku dapat memberikan efek jera sekaligus mencegah terulangnya kasus serupa di Kabupaten Magetan. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pengusaha Selepan di Magetan Klaim Tak Terpengaruh Isu Beras Oplosan, Penjualan Justru Naik

    Pengusaha Selepan di Magetan Klaim Tak Terpengaruh Isu Beras Oplosan, Penjualan Justru Naik

    • calendar_month Rabu, 13 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Di tengah maraknya pemberitaan tentang dugaan peredaran beras oplosan di sejumlah daerah, pengusaha penggilingan gabah di Kelurahan Tawanganom, Kecamatan Magetan, Jawa Timur, mengaku bisnisnya justru tetap lancar bahkan mengalami peningkatan. Sumining, pemilik selepan yang telah beroperasi sejak 1984, mengatakan bahwa isu beras oplosan tidak berdampak negatif terhadap usahanya. “Alhamdulillah beras […]

    Bagikan
  • Sidang Tipikor Wali Kota Nonaktif Maidi, Saksi Sebut Fee Proyek DPUPR 4 Persen dan 10 Persen Diputuskan Internal

    Sidang Tipikor Wali Kota Nonaktif Maidi, Saksi Sebut Fee Proyek DPUPR 4 Persen dan 10 Persen Diputuskan Internal

    • calendar_month Rabu, 22 Jul 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 237
    • 0Komentar

    Sinergia | Surabaya — Praktik penarikan commitment fee proyek di lingkungan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Madiun terungkap dalam sidang lanjutan perkara dugaan tindak pidana korupsi yang menjerat Wali Kota Madiun nonaktif Maidi, mantan Kepala DPUPR Thariq Megah, dan kontraktor Rochim Ruhdiyanto di Pengadilan Tipikor Surabaya, Kamis (16/7/2026). Jaksa Penuntut Umum Komisi […]

    Bagikan
  • Tim Gabungan Temukan Kafe, Laundry Hingga Peternakan Pakai LPG Subsidi

    Tim Gabungan Temukan Kafe, Laundry Hingga Peternakan Pakai LPG Subsidi

    • calendar_month Selasa, 12 Agt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 172
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro (Disperdagkop UM) Kabupaten Madiun bersama Pertamina Jatimbalinus Wilayah Madiun dan Hiswana Migas menggelar inspeksi mendadak terhadap pelaku usaha pengguna LPG di wilayah Balerejo dan Mejayan, Selasa (12/08/2025). Hasilnya, sejumlah pengusaha kategori hotel, restoran, kafe (Horeka), peternakan, dan usaha laundry masih kedapatan menggunakan tabung LPG […]

    Bagikan
  • Pekerja Proyek Terlindas Ekskavator, Alami Patah Tulang di Beberapa Bagian Tubuh

    Pekerja Proyek Terlindas Ekskavator, Alami Patah Tulang di Beberapa Bagian Tubuh

    • calendar_month Jumat, 17 Okt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 324
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Kecelakaan kerja terjadi dalam proyek normalisasi sungai milik Pemerintah Kabupaten Ponorogo di Desa Winong, Kecamatan Jetis, Ponorogo, Jumat (17/10/2025). Seorang pekerja proyek terlindas alat berat ekskavator saat tengah bertugas mengatur lalu lintas di sekitar lokasi pekerjaan. Korban diketahui bernama Wahyu Widratmoko (40), warga Desa Sambilawang, Kecamatan Bungkal, Ponorogo. Ia mengalami luka […]

    Bagikan
  • Sarapan Ala Bule di Madiun Sajikan Menu English Breafast Harga Kaki Lima

    Sarapan Ala Bule di Madiun Sajikan Menu English Breafast Harga Kaki Lima

    • calendar_month Minggu, 6 Jul 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 424
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun— Sebuah lapak kaki lima bernama Sarapan Ala Bule viral di media sosial berkat sajian menu English breakfast yang biasanya hanya ditemukan di hotel-hotel mewah. Berbeda dari kebiasaan warga Madiun yang umumnya sarapan dengan nasi pecel, soto, atau rawon, Sarapan Ala Bule menyuguhkan pilihan menu bergaya Barat seperti salad sayuran, sandwich telur, hingga […]

    Bagikan
  • Optimalisasi Lahan Terbatas, DKPP Kota Madiun Dorong Pertanian Terpadu

    Optimalisasi Lahan Terbatas, DKPP Kota Madiun Dorong Pertanian Terpadu

    • calendar_month Selasa, 21 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 177
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Madiun terus berinovasi dalam mewujudkan ketahanan pangan daerah meski dengan keterbatasan lahan. Melalui konsep integrated farming atau pertanian terpadu, DKPP berupaya memaksimalkan pemanfaatan lahan yang ada agar tetap produktif. Kepala DKPP Kota Madiun, Totok Sugiarto, menjelaskan bahwa wilayah Kota Madiun tergolong kecil dengan […]

    Bagikan
expand_less