Kebakaran Hebat di Ngawi, Lansia 86 Tahun Tewas Terjebak Api di Dalam Rumah
- account_circle Kusnanto
- calendar_month 16 jam yang lalu
- visibility 68
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Ngawi – Kebakaran hebat melanda sebuah rumah di Desa Jambangan, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, Kamis (11/6/2026) petang. Peristiwa tragis tersebut mengakibatkan seorang penghuni rumah Siryono (86), meninggal dunia setelah terjebak di dalam bangunan yang terbakar.
Berdasarkan rekaman video warga yang beredar, kobaran api terlihat dengan cepat membesar dan melahap seluruh bagian rumah yang sebagian besar terbuat dari material kayu. Asap hitam pekat membumbung tinggi, sementara warga sekitar berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya.
Saat kejadian, korban diketahui berada seorang diri di dalam rumah. Warga yang mengetahui adanya kebakaran sempat berusaha memberikan pertolongan, namun kobaran api yang terlanjur membesar membuat mereka tidak dapat masuk ke dalam rumah untuk menyelamatkan korban.
“Api sudah sangat besar saat kami datang. Kami berusaha memadamkan dengan alat seadanya, tetapi tidak bisa masuk untuk menyelamatkan korban karena kobaran api terlalu besar,” ujar Supriyadi, warga setempat.
Dari informasi yang dihimpun, saat kebakaran terjadi istri korban, Ninuk Sri Suwarti (75), sedang keluar rumah untuk membeli makanan. Korban yang diketahui dalam kondisi sakit diduga tidak mampu menyelamatkan diri ketika api mulai membakar rumahnya.
Dua unit mobil pemadam kebakaran milik Pemerintah Kabupaten Ngawi diterjunkan ke lokasi. Setelah berjibaku selama sekitar satu jam, petugas akhirnya berhasil memadamkan api dan melakukan proses pendinginan.
Namun, saat pemeriksaan dilakukan, korban ditemukan telah meninggal dunia di dalam kamar dalam kondisi hangus terbakar. Jenazah kemudian dievakuasi dan dibawa ke RSUD dr. Soeroto Ngawi untuk penanganan lebih lanjut.
“Kami masih melakukan penyelidikan terkait penyebab kebakaran. Korban meninggal dunia dan telah dievakuasi ke rumah sakit,” kata Kapolsek Paron, AKP Muh Nur Haris.
Akibat peristiwa tersebut, rumah korban mengalami kerusakan berat hingga nyaris rata dengan tanah. Hingga kini, polisi bersama pihak terkait masih menyelidiki sumber api yang memicu kebakaran sekaligus menghitung total kerugian yang ditimbulkan. (Kus)
- Penulis: Kusnanto
- Editor: Diez





