Berita Terkini
Trending Tags

Pemkab Magetan Usulkan Tambahan 7.000 Ton Pupuk Bersubsidi, Kuota NPK dan Organik Belum Mencukupi

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Selasa, 28 Jul 2026
  • visibility 32
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Pemkab Magetan usulkan tambahan pupuk bersubsidi. Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan kembali mengajukan penambahan alokasi pupuk bersubsidi kepada pemerintah pusat untuk memenuhi kebutuhan petani pada musim tanam 2026. Tambahan yang diusulkan mencapai 7.000 ton, terdiri dari 5.000 ton pupuk NPK dan 2.000 ton pupuk organik.

Usulan tersebut diajukan menyusul masih terbatasnya kuota pupuk bersubsidi yang diterima Kabupaten Magetan dibandingkan kebutuhan riil petani sebagaimana tercantum dalam elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (e-RDKK).

Pejabat Pengawas Pupuk Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (DTPHP) Kabupaten Magetan, Edy Utomo, mengatakan pengajuan tambahan alokasi telah disampaikan pada awal Juli 2026. Hingga kini, pemerintah daerah masih menunggu keputusan dari pemerintah pusat.

“Alokasi yang ada memang masih kurang. Kuota pupuk NPK saat ini baru memenuhi sekitar 70 persen dari kebutuhan dalam e-RDKK, sedangkan pupuk organik baru sekitar 35 persen,” ujar Edy.

Menurutnya, keterbatasan kuota tersebut berpotensi menghambat pemenuhan kebutuhan pupuk di tingkat petani, terutama saat memasuki musim tanam. Kondisi itu dikhawatirkan berdampak terhadap produktivitas pertanian apabila pasokan pupuk bersubsidi tidak segera ditambah.

Pada 2026, Kabupaten Magetan sebenarnya telah memperoleh tambahan alokasi pupuk bersubsidi sekitar 20 persen dibandingkan sebelumnya. Total alokasi yang diterima meliputi pupuk urea sebanyak 22.784 ton, NPK 22.347 ton, ZA 425 ton, NPK formula khusus 25 ton, dan pupuk organik 7.827 ton.

Meski demikian, Edy menilai penambahan tersebut belum mampu menutup seluruh kebutuhan petani. Pasalnya, permintaan pupuk, terutama jenis NPK dan organik, masih jauh lebih tinggi dibandingkan kuota yang tersedia.

“Memang ada kenaikan sekitar 20 persen. Namun kami masih berharap ada tambahan lagi, khususnya untuk pupuk NPK dan organik agar kebutuhan petani dapat terpenuhi. Sampai hari ini usulan tersebut masih belum ada perkembangan,” katanya.

Pemkab Magetan berharap pemerintah pusat segera menyetujui usulan tambahan 7.000 ton pupuk bersubsidi tersebut. Dengan terpenuhinya kebutuhan pupuk, distribusi pada musim tanam berikutnya diharapkan berjalan lancar sehingga produktivitas pertanian tetap terjaga dan hasil panen petani tidak terganggu akibat keterbatasan sarana produksi. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Chello

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jalan Ponorogo-Trenggalek Via Sooko Longsor, Akses Untuk Roda Empat Tutup Total

    Jalan Ponorogo-Trenggalek Via Sooko Longsor, Akses Untuk Roda Empat Tutup Total

    • calendar_month Rabu, 14 Mei 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 174
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Ruas jalan penghubung Ponorogo-Trenggalek di Dukuh Puru, RT 01 RW 01, Desa Mojo, Kecamatan Sooko, mengalami longsor pada Rabu (14/05/2025) sekitar pukul 04.00 WIB. Longsor menyebabkan sebagian pondasi bawah jalan cor sepanjang kurang lebih 100 meter amblas. Kondisi jalan menggantung dan membahayakan kendaraan, khususnya roda empat. Kapolsek Sooko, AKP Moh. […]

    Bagikan
  • Harga Bumbu Dapur Melonjak 2 Kali Lipat di Pasar Legi Ponorogo

    Harga Bumbu Dapur Melonjak 2 Kali Lipat di Pasar Legi Ponorogo

    • calendar_month Kamis, 2 Jan 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 145
    • 0Komentar

    KAB. PONOROGO – Memasuki awal tahun 2025, sejumlah harga kebutuhan pokok di pasar tradisional di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, mengalami lonjakan signifikan. Kenaikan paling mencolok terjadi pada harga bumbu dapur, yang melonjak lebih dari dua kali lipat. Kondisi ini memaksa pembeli untuk lebih bijak dalam berbelanja agar tetap dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari. Harga cabai rawit, […]

    Bagikan
  • Wali Kota Maidi Garap Perkebunan dan Wisata Petik Melon

    Wali Kota Maidi Garap Perkebunan dan Wisata Petik Melon

    • calendar_month Kamis, 3 Apr 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 135
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Wali Kota Madiun, Maidi, mengungkapkan rencananya untuk mengembangkan sektor pertanian sebagai bagian dari target 100 hari kerja yang berfokus pada peningkatan ekonomi. Salah satu fokus utama adalah memperbanyak perkebunan melon. “Untuk memenuhi kebutuhan melon di Kota Madiun yang mencapai puluhan ton, kita akan tanami bibit melon di lahan yang tidak […]

    Bagikan
  • Kebakaran Hanguskan Kandang, Empat Kambing dan Unggas Mati

    Kebakaran Hanguskan Kandang, Empat Kambing dan Unggas Mati

    • calendar_month Sabtu, 6 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 196
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kebakaran kandang ternak terjadi di Desa Maospati, Kecamatan Maospati, Kabupaten Magetan, Sabtu (6/9/2025) sore. Dalam musibah ini, empat ekor kambing dan sejumlah unggas mati terpanggang, kerugian pun ditaksir mencapai belasan juta rupiah. Kebakaran dilaporkan terjadi sekitar pukul 17.30 WIB. Api diduga berasal dari perapian yang digunakan untuk menghangatkan kandang dan mengusir […]

    Bagikan
  • 31 Acara Meriahkan Grebeg Suro 2025, Berikut Jadwal Lengkapnya

    31 Acara Meriahkan Grebeg Suro 2025, Berikut Jadwal Lengkapnya

    • calendar_month Jumat, 13 Jun 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 236
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Gelaran budaya akbar Grebeg Suro 2025 segera digelar. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo telah menyiapkan 31 rangkaian acara untuk menyemarakkan perayaan tersebut. Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Kabupaten Ponorogo, Judha Slamet Sarwo Edi, menyampaikan bahwa Grebeg Suro tahun ini akan digelar lebih meriah dan atraktif, tanpa mengesampingkan nilai-nilai […]

    Bagikan
  • DPRD Ngawi Dorong Perbaikan Cagar Budaya Kepatihan Lewat APBD Perubahan 2025

    DPRD Ngawi Dorong Perbaikan Cagar Budaya Kepatihan Lewat APBD Perubahan 2025

    • calendar_month Jumat, 18 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Gedung Kepatihan, salah satu cagar budaya tertua di Kabupaten Ngawi, kondisinya kian memprihatinkan. Dinding retak, kayu penyangga lapuk, hingga bagian kamar mandi yang ambles menandai kerusakan serius pada bangunan bersejarah yang berdiri sejak 1828 tersebut. Menyikapi hal ini, Komisi II DPRD Ngawi turun langsung meninjau lokasi, Kamis (17/07/2025), dan menyatakan komitmennya […]

    Bagikan
expand_less