KAI Daop 7 Madiun Beri Penghargaan kepada Aris Susanto, Berhasil Cegah Potensi Kecelakaan di Perlintasan Mengkreng
- account_circle Kriswanto
- calendar_month 11 menit yang lalu
- visibility 11
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Kota Madiun – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun memberikan penghargaan kepada Aris Susanto atas aksi sigapnya membantu mencegah potensi kecelakaan di perlintasan sebidang JPL 303A Mengkreng.
Penghargaan tersebut diserahkan dalam Apel Pagi Pembinaan Pegawai yang berlangsung di Kantor KAI Daop 7 Madiun, Senin (27/7/2026). Selain piagam penghargaan, Aris juga menerima uang pembinaan sebesar Rp2,5 juta sebagai bentuk apresiasi atas kepeduliannya terhadap keselamatan perjalanan kereta api dan pengguna jalan.
Deputy Daop 7 Madiun, Alam Prasetyo, menegaskan pentingnya seluruh insan KAI mengutamakan prinsip safety first dalam menjalankan tugas demi menjaga keselamatan operasional kereta api.
“Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi perusahaan kepada masyarakat yang memiliki kepedulian tinggi terhadap keselamatan di perlintasan sebidang,” katanya.
Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, mengatakan tindakan Aris menjadi contoh nyata bahwa keselamatan di perlintasan kereta api merupakan tanggung jawab bersama.
“Apa yang dilakukan Aris Susanto merupakan contoh nyata bahwa keselamatan adalah tanggung jawab bersama. Kepedulian dan kesigapannya dalam membantu menghentikan kendaraan di JPL 303A Mengkreng telah berkontribusi mencegah potensi kecelakaan dan menjadi teladan bagi masyarakat maupun insan KAI dalam membangun budaya keselamatan,” ujar Tohari.
KAI Daop 7 Madiun juga mengimbau seluruh pengguna jalan agar selalu mematuhi aturan saat melintasi perlintasan sebidang. Pengendara diminta berhenti sejenak, melihat ke kiri dan kanan, serta memastikan tidak ada kereta api yang akan melintas sebelum menyeberang rel.
Selain itu, masyarakat diingatkan untuk mematuhi rambu-rambu, sinyal, dan arahan petugas. KAI menegaskan bahwa palang pintu bukan merupakan alat pengaman utama bagi pengguna jalan, melainkan fasilitas untuk mengamankan perjalanan kereta api. Oleh karena itu, keselamatan di perlintasan sangat bergantung pada disiplin setiap pengguna jalan. (Krs)
- Penulis: Kriswanto
- Editor: Diez




