Berita Terkini
Trending Tags

Kemenhaj Magetan Verifikasi 700 Calon Jemaah Haji Estimasi Berangkat 2027, Paspor Mulai Dipersiapkan

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Selasa, 28 Jul 2026
  • visibility 93
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Persiapan paspor haji mulai dilakukan sejak dini. Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Magetan mulai mempersiapkan keberangkatan calon jemaah haji estimasi tahun 2027. Sebanyak sekitar 700 calon jemaah diundang untuk mengikuti verifikasi data sekaligus mendapatkan sosialisasi mengenai kelengkapan administrasi, terutama pembuatan paspor.

Kepala Kantor Kemenhaj Kabupaten Magetan, Ida Dwi Martini, mengatakan kegiatan verifikasi dilakukan sebagai tahapan awal untuk memastikan seluruh data calon jemaah valid sebelum proses pemberangkatan.

“Sebanyak kurang lebih 700 calon jemaah haji estimasi keberangkatan 2027 kami undang untuk dilakukan verifikasi data. Selain itu, kami juga memberikan penjelasan mengenai berbagai persiapan administrasi, salah satunya pembuatan paspor yang harus segera diurus,” ujarnya.

Menurut Ida, para calon jemaah menyambut baik proses tersebut dan memahami pentingnya melengkapi dokumen sejak dini agar tahapan pemberangkatan dapat berjalan lancar.

Sementara itu, berdasarkan data kuota yang diterima dari pemerintah pusat melalui Kanwil, Kabupaten Magetan memperoleh alokasi awal sebanyak 310 calon jemaah, terdiri atas 21 kuota prioritas lanjut usia (lansia) dan 289 kuota berdasarkan urut porsi.

Namun, hasil verifikasi menunjukkan tidak seluruh calon jemaah yang masuk kuota awal dapat diberangkatkan.

Image Not Found
Kemenhaj Magetan verifikasi calon jemaah haji 2027. Foto : Kus-Sinergia

“Dari 21 kuota lansia, yang dinyatakan siap berangkat sementara hanya dua orang. Sedangkan pada kuota urut porsi, setelah kami lakukan verifikasi bersama Dinas Kesehatan, ditemukan beberapa calon jemaah yang telah meninggal dunia maupun mengajukan penundaan keberangkatan,” jelas Ida.

Kondisi tersebut nantinya akan dilaporkan kepada Kantor Wilayah Kemenhaj Jawa Timur. Selanjutnya, kuota yang kosong akan diisi oleh calon jemaah berdasarkan urutan porsi berikutnya sesuai ketentuan yang berlaku.

Untuk proses pembuatan paspor, Kemenhaj Magetan masih menunggu pendataan seluruh calon jemaah selesai. Setelah jumlah peserta dipastikan, pihaknya akan berkoordinasi dengan Kantor Imigrasi guna menyusun jadwal pelayanan pembuatan paspor secara kolektif.

“Kami menunggu seluruh data terkumpul terlebih dahulu. Setelah itu akan kami koordinasikan dengan pihak Imigrasi mengenai jadwal pelayanan, dengan menyesuaikan antrean pelayanan untuk Kabupaten Magetan agar tidak bersamaan dengan Kabupaten Ngawi, Kabupaten Madiun maupun Kota Madiun,” katanya.

Ida juga mengungkapkan, calon jemaah yang saat ini masuk dalam estimasi keberangkatan 2027 merupakan masyarakat yang mendaftar haji pada 14 Desember 2012 hingga 8 Januari 2013. Daftar tersebut juga mencakup calon jemaah yang sebelumnya menunda keberangkatan maupun jemaah cadangan yang kini masuk kuota reguler.

Di sisi lain, masa tunggu keberangkatan haji di Kabupaten Magetan saat ini tercatat sekitar 28 tahun. Angka tersebut menunjukkan adanya penurunan dibanding beberapa tahun sebelumnya yang sempat mencapai 36 hingga 37 tahun.

“Waiting list haji di Magetan saat ini sekitar 28 tahun. Ini lebih pendek dibanding beberapa tahun lalu yang pernah mencapai 36 sampai 37 tahun, sehingga ada perkembangan yang cukup baik,” pungkas Ida. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemotor Tewas Usai Tertabrak Bus Harapan Jaya di Jalur Ring Road Kota Madiun

    Pemotor Tewas Usai Tertabrak Bus Harapan Jaya di Jalur Ring Road Kota Madiun

    • calendar_month Sabtu, 30 Mei 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 902
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kecelakaan maut terjadi di Jalan Ring Road Barat Kota Madiun, tepatnya di Kelurahan/Kecamatan Manguharjo pada Sabtu (30/5/2026) sekitar pukul 05.30 WIB. Kecelakaan melibatkan satu unit Bus Harapan Jaya dengan nopol AG 7473 US dan sepeda motor Honda Beat nopol AE 6861 QT. Dalam peristiwa ini, pengendara motor meninggal dunia di […]

    Bagikan
  • Bupati Hari Wur Minta Pengawasan MBG Diperketat Sebelum Didistribusikan

    Bupati Hari Wur Minta Pengawasan MBG Diperketat Sebelum Didistribusikan

    • calendar_month Rabu, 24 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Jumlah unit Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang diresmikan di Kabupaten Madiun bertambah. Kali ini, SPPG di Kelurahan Krajan Kecamatan Mejayan resmi beroperasi pada Rabu (24/09/2025). Peresmian dilakukan oleh Bupati Madiun, Hari Wuryanto didampingi Wakil Bupati Madiun, Dandim 0803/Madiun serta disaksikan oleh stakeholder terkait. Dapur ini bakal menyediakan makan bergizi […]

    Bagikan
  • Seorang Pekerja di Magetan Ditemukan Meninggal di Area Persawahan Tebu

    Seorang Pekerja di Magetan Ditemukan Meninggal di Area Persawahan Tebu

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Seorang warga ditemukan meninggal dunia di area persawahan tebu Desa Carikan, Kecamatan Bendo, Kabupaten Magetan, pada Rabu (29/10/2025) pagi sekitar pukul 07.05 WIB. Korban diketahui bernama RB (60), warga Desa Pingkuk, Kecamatan Bendo. Peristiwa itu bermula saat korban tengah beristirahat bersama belasan rekannya setelah bekerja di lahan tebu. Menurut keterangan sejumlah […]

    Bagikan
  • Pelaku Penusukan Ibu dan Anak di Munggut Madiun Dijerat Pasal Berlapis, Terancam Bui 10 Tahun

    Pelaku Penusukan Ibu dan Anak di Munggut Madiun Dijerat Pasal Berlapis, Terancam Bui 10 Tahun

    • calendar_month Rabu, 26 Agt 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 199
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Polisi menetapkan pelaku penusukan anak dibawah umur Totok Hari Subagijo (57) sebagai tersangka kasus penusukan terhadap anaknya sendiri di Perumnas Mojopurno, Kelurahan Munggut, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun. Dalam perkembangan terbaru, penyidik menjerat tersangka dengan pasal berlapis, mulai dari percobaan pembunuhan hingga kekerasan terhadap anak. Korban berinisial N (13), pelajar SMP, mengalami […]

    Bagikan
  • Harga Sejumlah Komoditas di Pasar Besar Kota Madiun Merangkak Naik

    Harga Sejumlah Komoditas di Pasar Besar Kota Madiun Merangkak Naik

    • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 203
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Harga kebutuhan pokok di Pasar Besar Kota Madiun (PBM) mulai menunjukkan tren kenaikan. Sejumlah komoditas seperti tomat, bawang, dan cabai mengalami penyesuaian harga dalam sepekan terakhir. Sebagian pedagang menilai kenaikan tersebut masih tergolong wajar. Seno, salah satu pedagang sayur di Pasar Besar Kota Madiun, mengungkapkan harga tomat saat ini berkisar […]

    Bagikan
  • Pasangan Lansia yang Hidup di Gubuk Reyot, Enggan Pindah ke Pondok Lansia

    Pasangan Lansia yang Hidup di Gubuk Reyot, Enggan Pindah ke Pondok Lansia

    • calendar_month Kamis, 13 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pasangan lansia sekitar 8 tahun terakhir tinggal di gubuk reyot Jalan Paus Kelurahan Nambangan Kidul Kecamatan Manguharjo Kota Madiun. Petugas Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Kota Madiun telah meninjau kondisi keduanya. Hasil pendataan, pasangan lansia bernama Marmin dan Nyanirah itu sejatinya bukan warga Kota Madiun. “Pak […]

    Bagikan
expand_less