Berita Terkini
Trending Tags

Hendak Ambil Air Wudhu, Wanita di Ponorogo Tercebur ke Sumur Sedalam 15 Meter

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
  • visibility 159
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Korban berhasil dievakuasi petugas BPBD. (23/6/2026), Foto : Ega-Sinergia

Sinergia | Ponorogo – Seorang wanita bernama Indana (53), warga Kelurahan Singosaren, Kecamatan Jenangan, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, tercebur ke dalam sumur gali sedalam sekitar 15 meter saat hendak mengambil air untuk berwudhu, Selasa (23/6/2026) siang.

Peristiwa terjadi sekitar pukul 13.00 WIB. Korban yang sehari-hari menggunakan sumur manual diduga terpeleset saat mengambil air hingga terjatuh ke dasar sumur.

Kejadian tersebut pertama kali diketahui oleh anak korban, Hanikmatu Rahma Sari (20). Saat itu ia mendengar suara benda jatuh dari arah sumur. Tak lama kemudian terdengar teriakan minta tolong dari ibunya yang ternyata sudah berada di dasar sumur.

Warga yang mengetahui kejadian tersebut langsung melaporkannya kepada petugas. Tim gabungan dari BPBD, Damkar, dan relawan Kabupaten Ponorogo kemudian datang ke lokasi untuk melakukan proses penyelamatan.

Evakuasi berlangsung selama kurang lebih satu jam. Korban akhirnya berhasil diangkat dari dasar sumur sekitar pukul 14.00 WIB dalam kondisi sadar.

Fatma Aulatullah, salah seorang saksi, mengatakan korban diduga terpeleset saat menarik tali timba ketika hendak mengambil air untuk berwudhu.

“Katanya itu mau wudhu, ketarik talinya terus kepleset mungkin. Kesehariannya pakai sumur manual. Taunya ada barang jatuh gitu, lalu korban teriak-teriak ternyata sudah tercebur,” ujarnya.

Usai dievakuasi, korban langsung dibawa ke Puskesmas Setono Jenangan untuk mendapatkan penanganan medis. Meski tidak mengalami luka serius, korban mengalami hipotermia akibat terlalu lama berada di dalam air serta mengalami lecet pada bagian kaki.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Ponorogo, Agung Prasetyo, mengatakan sumur tempat korban jatuh memiliki kedalaman sekitar 15 meter.

“Korban usia 53 tahun dalam kondisi sehat dibawa ke Puskesmas Setono. Informasi dari pihak keluarga, korban berencana mengambil air wudhu. Sumur gali kedalaman sekitar 15 meter. Tidak ada luka serius, hanya lecet di kaki. Karena cukup lama berada di dalam air, kaki sebelah kiri sempat kaku,” jelasnya.

Petugas mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat menggunakan sumur manual, terutama pada area bibir sumur yang licin dan berpotensi menyebabkan kecelakaan. (Ega)

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Atap Ruang Kelas SDN 1 Ngelang Magetan Roboh, Siswa Belajar di Mushola

    Atap Ruang Kelas SDN 1 Ngelang Magetan Roboh, Siswa Belajar di Mushola

    • calendar_month Kamis, 13 Feb 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 91
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Lapuk termakan usia. Itulah gambaran ruang kelas yang berada di SD Negeri Ngelang Kecamatan Kartoharjo Kabupaten Magetan. Atap ruang kelas dua itu pun roboh pada Rabu (12/2/2025) sekitar pukul 16.00 WIB. Saat atap roboh, seluruh siswa dan guru sudah pulang. Sehingga musibah robohnya atap ruang kelas tersebut tak sampai menimbulkan […]

    Bagikan
  • PRI Targetkan Struktur Lengkap di 38 Kabupaten/Kota Jatim dan 75 Kursi DPR RI pada Pemilu 2029

    PRI Targetkan Struktur Lengkap di 38 Kabupaten/Kota Jatim dan 75 Kursi DPR RI pada Pemilu 2029

    • calendar_month Sabtu, 8 Agt 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 116
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Partai Rakyat Indonesia (PRI) mulai mempersiapkan mesin politik untuk menghadapi Pemilu 2029. Di Jawa Timur, partai tersebut menargetkan struktur kepengurusan terbentuk di seluruh 38 kabupaten/kota. Ketua DPD PRI Jawa Timur Syafiq Constantin Arsalan mengatakan, hingga kini struktur kepengurusan PRI telah terbentuk di 29 kabupaten/kota di Jawa Timur. Penyelesaian struktur di […]

    Bagikan
  • Apel Pagi, Bupati Madiun Singgung Program Sehat, Resik, dan Indah Bukan Hanya Slogan

    Apel Pagi, Bupati Madiun Singgung Program Sehat, Resik, dan Indah Bukan Hanya Slogan

    • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
    • account_circle Mandor
    • visibility 154
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pemkab Madiun kembali menggelar apel pagi di halaman pusat pemerintahan (Puspem), Mejayan. Dalam arahannya, Bupati Madiun, Hari Wuryanto sempat menyingung terkait tata kelola kebersihan.  Bupati juga mengingatkan kaitannya dengan Progam Selasa Jumat, Aman, Sehat, Resik dan Indah (Selamat ASRI) hendaknya bukan sekadar kegiatan seremonial belaka, melainkan harus menjadi sebuah budaya.  “Namanya […]

    Bagikan
  • DPRD Magetan Akan Panggil KONI, Evaluasi Total Usai Gagal di Porprov Jatim

    DPRD Magetan Akan Panggil KONI, Evaluasi Total Usai Gagal di Porprov Jatim

    • calendar_month Kamis, 10 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 117
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kegagalan kontingen Kabupaten Magetan di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur IX/2025 memantik langkah tegas dari legislatif. Komisi A DPRD Magetan berencana memanggil Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Magetan untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap arah kebijakan olahraga daerah. “Olahraga kita ini harus di-review, ya. Kita ingin kontribusi yang lebih positif […]

    Bagikan
  • Harga Bahan Pokok di Ngawi Mulai Meroket Jelang Ramadan, Cabai Rawit Jadi Komoditas Termahal photo_camera 3

    Harga Bahan Pokok di Ngawi Mulai Meroket Jelang Ramadan, Cabai Rawit Jadi Komoditas Termahal

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 384
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Menjelang bulan Ramadan, berbagai komoditas pangan di pasar tradisional Kabupaten Ngawi mulai menunjukkan tren kenaikan harga. Cabai rawit menjadi komoditas dengan lonjakan paling drastis dan menjadi sorotan para pedagang maupun pembeli. Pantauan di Pasar Besar Ngawi, Kamis (5/2/2026), harga cabai rawit kini menembus Rp95 ribu per kilogram, naik signifikan dari harga […]

    Bagikan
  • Gelandangan dan Pengamen Merebak di Caruban saat Ramadan, Satpol PP Tindak Tegas nan Humanis

    Gelandangan dan Pengamen Merebak di Caruban saat Ramadan, Satpol PP Tindak Tegas nan Humanis

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 244
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Fenomena maraknya pengamen, gelandangan, dan anak jalanan di sejumlah titik keramaian kembali terlihat selama bulan suci Ramadan di wilayah Caruban, Kabupaten Madiun, Jawa Timur. Kondisi ini mendorong aparat melakukan langkah penertiban guna menjaga ketertiban umum dan keselamatan pengguna jalan. Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Madiun menertibkan delapan gelandangan dan […]

    Bagikan
expand_less