Berita Terkini
Trending Tags

Tujuh Pompa Air Sawah Raib Digondol Maling, Petani Terancam Gagal Atur Irigasi Saat Kemarau

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month 5 jam yang lalu
  • visibility 73
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Tujuh pompa air petani di Bogorejo hilang dicuri maling. Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – Musim kemarau yang seharusnya menjadi waktu krusial bagi petani untuk menjaga pasokan air ke lahan pertanian justru diwarnai keresahan. Sebanyak tujuh unit pompa air milik petani di Desa Bogorejo, Kecamatan Barat, Kabupaten Magetan, dilaporkan hilang dicuri dalam satu malam.

Salah satu korban, Amir Saripudin, mengaku baru mengetahui pompa miliknya hilang saat hendak menyalakan mesin untuk mengairi sawah pada Jumat (19/6) malam lalu.

Menurut Amir, sebelum Magrib pompa masih berada di lokasi. Bahkan salah seorang petani sempat berada di area persawahan hingga waktu salat Magrib. Namun saat dirinya kembali ke sawah sekitar pukul 20.00 WIB, dua pompa miliknya sudah tidak ada di tempat.

“Saya datang mau menyalakan mesin, ternyata sudah hilang. Besoknya dicek lagi ternyata bukan hanya milik saya, total ada tujuh unit pompa milik beberapa petani yang raib,” ujarnya, Rabu (24/6/2026).

Tujuh pompa tersebut diketahui merupakan milik empat petani. Amir kehilangan dua unit pompa, sementara petani lain yakni Kasno kehilangan tiga unit. Sisanya milik Dodi dan Gatot.

Hilangnya pompa air membuat proses pengairan sawah terganggu. Padahal pada musim kemarau, tanaman padi membutuhkan suplai air secara rutin agar pertumbuhannya tetap optimal.

“Biasanya dua hari sekali sawah harus dialiri air. Karena pompa hilang, jadwal pengairan jadi terlambat. Kami harus mencari pompa pengganti terlebih dahulu,” kata Amir.

Ia mengaku kesulitan mencari pompa pengganti karena stok di sejumlah tempat terbatas. Sementara seluruh biaya yang dimiliki petani sudah banyak terserap untuk kebutuhan produksi pertanian.

Amir menyebut aksi pencurian peralatan pertanian bukan kali pertama terjadi. Dalam beberapa musim tanam terakhir, sejumlah petani di wilayah tersebut juga pernah kehilangan pompa air dengan pola kejadian yang hampir sama.

“Kalau dihitung, hampir setiap musim ada kejadian seperti ini. Yang membuat kami kecewa, sampai sekarang pelakunya belum pernah tertangkap,” ungkapnya.

Kasus pencurian tersebut telah dilaporkan ke Polsek Barat. Petugas kepolisian disebut telah melakukan pengecekan lokasi dan meminta keterangan dari para korban.

Kepala Desa Bogorejo, Ari Supriadi, membenarkan adanya laporan kehilangan tujuh unit pompa air milik petani di wilayahnya. Berdasarkan informasi yang diterima pemerintah desa, pompa-pompa tersebut diduga dicuri pada rentang waktu setelah Magrib.

“Petani menyampaikan bahwa sebelum Magrib pompa masih ada. Setelah malam hari dicek kembali ternyata sudah hilang,” katanya.

Ari menjelaskan nilai kerugian yang dialami petani diperkirakan mencapai belasan juta rupiah. Jika satu unit pompa dihargai sekitar Rp2,5 juta, maka total kerugian dapat mencapai sekitar Rp17,5 juta.

Menurutnya, pencurian ini sangat merugikan petani karena terjadi saat kebutuhan air untuk lahan pertanian sedang tinggi akibat musim kemarau.

“Petani akhirnya harus mencari pompa lagi agar sawah tetap bisa diairi. Kalau tidak segera diganti tentu akan mengganggu pengelolaan lahan pertanian,” ujarnya.

Keresahan warga semakin meningkat karena kasus serupa juga dilaporkan terjadi di wilayah sekitar. Empat hari setelah kejadian di Bogorejo, pencurian pompa air juga dilaporkan terjadi di Desa Karangsono yang berbatasan dengan desa tersebut.

Akibat maraknya aksi pencurian, sejumlah petani kini memilih meningkatkan pengawasan dengan berjaga di area persawahan pada malam hari. Sementara itu, aparat kepolisian bersama pemerintah desa terus melakukan patroli dan pemantauan guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.

Hingga saat ini, pelaku pencurian tujuh pompa air tersebut masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Warga berharap kasus ini segera terungkap agar para petani dapat kembali beraktivitas tanpa dihantui ancaman kehilangan peralatan pertanian yang menjadi penopang utama produksi mereka. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tegaskan Tak Ada Pungli di SMAN 2 Mejayan, Kadisdik Jatim : Itu Sumbangan Sukarela

    Tegaskan Tak Ada Pungli di SMAN 2 Mejayan, Kadisdik Jatim : Itu Sumbangan Sukarela

    • calendar_month Rabu, 4 Jun 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 123
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur, Aries Agung Paewai, menegaskan tidak ditemukan unsur pungutan liar (pungli) di SMAN 2 Mejayan, Kabupaten Madiun. Hal ini disampaikan setelah ia melakukan inspeksi langsung menyusul dugaan pungli yang sempat mencuat di lingkungan sekolah tersebut. “Setelah saya bertemu langsung dengan pihak sekolah, komite, hingga siswa, saya […]

    Bagikan
  • Skema Murur Disiapkan, Kloter SUB 22 Fokus Nafar Awal dan Kesiapan Jemaah Capai 95 Persen

    Skema Murur Disiapkan, Kloter SUB 22 Fokus Nafar Awal dan Kesiapan Jemaah Capai 95 Persen

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 277
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kota Madiun menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Murur dan Tanazul haji tahun 1447 H/2026. Rakor bersama ketua kloter, ketua rombongan (karom), dan ketua regu (karu) berlangsung di Aula Kantor Kemenag Kota Madiun pada Senin (30/3/2026). Rakor ini membahas kesiapan pelaksanaan ibadah haji, khususnya skema Murur, […]

    Bagikan
  • Mayat Perempuan Ditemukan Mengambang di Bengawan Solo

    Mayat Perempuan Ditemukan Mengambang di Bengawan Solo

    • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 252
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Warga Desa Watualang, Kecamatan Ngawi, Kabupaten Ngawi, dikejutkan dengan penemuan sesosok mayat perempuan yang mengapung di aliran Sungai Bengawan Solo, Minggu (15/2/2026) siang. Penemuan tersebut pertama kali dilihat oleh seorang warga yang sedang memancing di tepi sungai, sebelum akhirnya dilaporkan ke pihak berwenang. Rekaman video warga memperlihatkan tubuh perempuan itu dalam […]

    Bagikan
  • Dindik Jatim Apresiasi TKA SMP Kota Madiun Fasilitas Laptop & Chromebook Lengkap, Pelaksanaan Lebih Efektif

    Dindik Jatim Apresiasi TKA SMP Kota Madiun Fasilitas Laptop & Chromebook Lengkap, Pelaksanaan Lebih Efektif

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 548
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) tingkat SMP di Kota Madiun mendapat apresiasi dari Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur, Aries Agung Paewai. Hal itu disampaikan usai peninjauan TKA di SMP Negeri 1 Madiun yang didampingi Cabdindik Madiun-Ngawi serta Dinas Pendidikan Kota Madiun pada Rabu (8/4/2026). Aries menilai kesiapan sarana dan pelaksanaan […]

    Bagikan
  • Polres Madiun Kerja Bakti di Wisata Wahana Grape, Dukung Gerakan Indonesia Asri photo_camera 4

    Polres Madiun Kerja Bakti di Wisata Wahana Grape, Dukung Gerakan Indonesia Asri

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 171
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Jajaran Polres Madiun menggelar kerja bakti serentak di kawasan Wisata Wahana Grape, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, Rabu (11/2). Kegiatan ini merupakan bentuk dukungan terhadap instruksi Presiden Republik Indonesia melalui Gerakan Indonesia Asri (Aman, Sehat, dan Resik). Kerja bakti yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut dipimpin langsung Kapolres Madiun AKBP Kemas Indra […]

    Bagikan
  • Kawasan Industri Madiun Dipacu, Pemprov Jatim Geser Poros Investasi ke Selatan

    Kawasan Industri Madiun Dipacu, Pemprov Jatim Geser Poros Investasi ke Selatan

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 305
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Pemerintah Provinsi Jawa Timur mendorong percepatan pembentukan kawasan industri di Kabupaten Madiun sebagai bagian dari strategi pemerataan investasi di luar kawasan industri ring satu. Langkah ini disebut sebagai respons atas mulai penuhnya kawasan industri di wilayah Surabaya dan sekitarnya. Kepala Bidang Sarana Prasarana Pengawasan dan Pengendalian Industri Dinas Perindustrian dan Perdagangan […]

    Bagikan
expand_less