Berita Terkini
Trending Tags

Kirab Pencak Silat Perdana Kota Madiun, Jadi Bukti Guyub Rukun Kota Pendekar

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Kamis, 25 Jun 2026
  • visibility 185
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kirab silat perdana tampilkan semangat Kota Pendekar. (25/6/2026), Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Langit cerah menyambut pelaksanaan Kirab Pencak Silat perdana di Kota Madiun pada Kamis (25/6/2026). Ribuan warga yang memadati sejumlah ruas jalan tampak antusias menyaksikan penampilan para pesilat dari berbagai perguruan yang turut memeriahkan agenda tersebut. Kegiatan yang berlangsung dari pagi hingga siang hari itu menjadi momentum penting untuk menunjukkan wajah harmonis Kota Pendekar kepada masyarakat luas.

Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun, F Bagus Panuntun, mengungkapkan rasa syukur atas kelancaran penyelenggaraan kirab yang untuk pertama kalinya digelar di Kota Madiun.

“Ini kirab pencak silat perdana. Cuaca cerah, berjalan lancar, seluruh perguruan pencak silat sudah menampilkan seluruh rangkaian ini dengan baik,” ujarnya.

Menurut Bagus, keberhasilan acara tersebut tidak lepas dari dukungan berbagai pihak, mulai dari unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), perguruan pencak silat, hingga masyarakat yang turut menjaga suasana tetap kondusif sepanjang kegiatan berlangsung.

Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi sehingga kirab dapat berjalan aman, tertib, dan penuh semangat persaudaraan.

“Sebagai pembuka, kami dari Pemerintah Kota tentunya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak terkait, Forkopimda, seluruh perguruan pencak silat, dan seluruh masyarakat terhadap kegiatan pada pagi hingga siang hari ini,” katanya.

Meski berlangsung sukses, Pemerintah Kota Madiun tetap membuka ruang evaluasi. Berbagai masukan dari masyarakat dan peserta akan menjadi bahan penyempurnaan untuk pelaksanaan pada tahun-tahun mendatang.

“Harapannya nanti akan banyak evaluasi serta masukan yang bisa menjadi kebaikan untuk penyelenggaraan tahun depan,” tambahnya.

Lebih dari sekadar parade budaya, kirab pencak silat ini menjadi sarana untuk memperkuat citra Kota Madiun sebagai Kota Pendekar. Bagus menilai kegiatan ini mampu menunjukkan bahwa keberagaman perguruan pencak silat di Kota Madiun justru menjadi kekuatan yang menyatukan.

Image Not Found
Perguruan pencak silat tunjukkan persaudaraan dan kehidupan yang harmonis. Foto : Kris-Sinergia

“Melalui pencak silat kita ingin memberitahukan bahwa Kota Madiun sebagai Kota Pendekar ini bisa menjadi percontohan di daerah-daerah lain, khususnya di Indonesia,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa pesan utama yang ingin disampaikan adalah kehidupan yang harmonis di tengah banyaknya perguruan pencak silat yang berkembang di Kota Madiun.

“Bahwa banyaknya perguruan pencak silat yang ada di Kota Madiun ini semuanya guyub rukun dan Madiun kotanya aman. Itu poin penting yang terjadi saat ini dan harus kita sampaikan ke seluruh daerah lain,” tegasnya.

Keberhasilan penyelenggaraan perdana juga membuka peluang pengembangan kegiatan yang lebih besar pada masa mendatang. Pemerintah Kota Madiun telah menyiapkan rencana agar kirab pencak silat menjadi agenda tahunan yang semakin menarik dan berdampak luas.

“Insyaallah tahun depan sudah kita rencanakan lebih besar dan semoga konsep yang tahun depan ini bisa menjadi event setaraf nasional,” ungkap Bagus.

Harapan tersebut sejalan dengan upaya Kota Madiun memperkuat posisinya sebagai pusat budaya pencak silat sekaligus destinasi wisata berbasis kearifan lokal.

Saat ditanya mengenai penampilan perguruan yang paling berkesan dari total 14 peserta yang tampil dalam kirab, Bagus memilih memberikan apresiasi kepada seluruh peserta tanpa membeda-bedakan.

“Semuanya terkesan,” jawabnya singkat.

Pernyataan itu menggambarkan semangat kebersamaan yang menjadi ruh utama Kirab Pencak Silat perdana Kota Madiun. Di tengah keberagaman tradisi dan identitas perguruan, yang tampil menonjol justru nilai persaudaraan, sportivitas, dan komitmen bersama menjaga keamanan Kota Pendekar.

Dengan suksesnya penyelenggaraan tahun pertama, Kirab Pencak Silat tidak hanya menjadi tontonan budaya, tetapi juga simbol kuat bahwa Kota Madiun mampu merawat harmoni di tengah keberagaman, sekaligus menatap peluang menjadi tuan rumah event pencak silat berskala nasional pada masa mendatang. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Baru 10 Hari Kerja di Bali, 4 Warga Magetan Tewas Tertimbun Tanah Longsor

    Baru 10 Hari Kerja di Bali, 4 Warga Magetan Tewas Tertimbun Tanah Longsor

    • calendar_month Selasa, 21 Jan 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Sebanyak 4 warga Kabupaten Magetan dilaporkan menjadi korban bencana alam tanah longsor di Jalan Kendedes, Ubung Kaja, Kecamatan Denpasar Utara, Kota Denpasar, Senin (20/1/2025) pukul 06.30 WITA. Keempatnya tercatat sebagai warga Dusun Sruwuh, Desa Pragak, Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan. Mereka adalah Didik (25), Kisno (50), Dwi (25), dan Sarip (50). […]

    Bagikan
  • Dindik Jatim Keluarkan Kebijakan Peniadaan Wisuda Siswa SMA/SMK

    Dindik Jatim Keluarkan Kebijakan Peniadaan Wisuda Siswa SMA/SMK

    • calendar_month Selasa, 11 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 129
    • 0Komentar

    Sinergia – Dinas Pendidikan Jawa Timur resmi mengeluarkan kebijakan terkait kegiatan wisuda atau purnawiyata bagi siswa SMA dan SMK di wilayahnya. Dindik meminta untuk kegiatan wisuda atau purnawiyata untuk ditiadakan. Hal itu tertuang dalam surat edaran nomor 000.1.5/1506/101.5/2025 dan ditandatangani pada 6 Maret 2025. Kepala Dindik Jatim, Aries Agung Paewai mengungkapkan kebijakan itu menyikapi keluhan […]

    Bagikan
  • Libur panjang, Lonjakan Penumpang Berangkat Stasiun Madiun 11.665 Orang

    Libur panjang, Lonjakan Penumpang Berangkat Stasiun Madiun 11.665 Orang

    • calendar_month Selasa, 13 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 145
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Momen libur panjang dalam rangka peringatan Hari Raya Waisak 2025 berdampak signifikan terhadap peningkatan volume penumpang di wilayah PT KAI Daop 7 Madiun. Selama periode Sabtu hingga Selasa (10–13 Mei 2025), tercatat sebanyak 11.665 penumpang diberangkatkan dari Stasiun Madiun, meningkat 24 persen dibanding periode libur panjang May Day sebelumnya yang […]

    Bagikan
  • Ops Keselamatan Semeru 2025, Tingkatkan Kesadaran Tertib Lalu Lintas

    Ops Keselamatan Semeru 2025, Tingkatkan Kesadaran Tertib Lalu Lintas

    • calendar_month Jumat, 14 Feb 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 110
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Operasi keselamatan semeru tahun 2025 dilaksanakan di jalan Jawa, Kota Madiun, pada Kamis (14/2/2025). Operasi ini melibatkan Satlantas Polres Madiun, Jasa Raharja, dan Bapenda Kota Madiun. Kegiatan ini bertujuan untuk menertibkan kendaraan yang melanggar aturan, khususnya kendaraan dengan pajak mati, penggunaan knalpot brong, serta pengendara yang tidak memiliki Surat Izin […]

    Bagikan
  • Ini Program Pembangunan Dalam Musrenbang RPJMD 2025–2029 Magetan

    Ini Program Pembangunan Dalam Musrenbang RPJMD 2025–2029 Magetan

    • calendar_month Kamis, 21 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan bersama Pemerintah Provinsi Jawa Timur resmi menetapkan arah pembangunan daerah untuk lima tahun ke depan melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan Daerah (Musrenbang) RPJMD 2025–2029. Forum yang digelar pada (21/08/2025) itu mempertemukan Pemkab, DPRD, serta sejumlah pemangku kepentingan, dan menghasilkan kesepakatan strategis dalam merumuskan kebijakan pembangunan jangka menengah. Dalam kesempatan […]

    Bagikan
  • Napi Lapas Kelas I Madiun Kabur, Kanwil Ditjenpas Jatim Selidiki Dugaan Kelalaian Petugas

    Napi Lapas Kelas I Madiun Kabur, Kanwil Ditjenpas Jatim Selidiki Dugaan Kelalaian Petugas

    • calendar_month Rabu, 8 Jul 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 146
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Insiden kaburnya seorang narapidana (napi) dari Lapas Kelas I Madiun menjadi sorotan serius. Meski napi berinisial Y berhasil ditangkap kembali setelah buron selama sepekan, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kanwil Ditjenpas) Jawa Timur kini memfokuskan penyelidikan terhadap dugaan kelalaian petugas yang diduga menjadi celah lolosnya warga binaan tersebut. Staf Pengamanan […]

    Bagikan
expand_less