Kirab Pencak Silat Perdana Kota Madiun, Jadi Bukti Guyub Rukun Kota Pendekar
- account_circle Kriswanto
- calendar_month 2 jam yang lalu
- visibility 69
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Kota Madiun – Langit cerah menyambut pelaksanaan Kirab Pencak Silat perdana di Kota Madiun pada Kamis (25/6/2026). Ribuan warga yang memadati sejumlah ruas jalan tampak antusias menyaksikan penampilan para pesilat dari berbagai perguruan yang turut memeriahkan agenda tersebut. Kegiatan yang berlangsung dari pagi hingga siang hari itu menjadi momentum penting untuk menunjukkan wajah harmonis Kota Pendekar kepada masyarakat luas.
Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun, F Bagus Panuntun, mengungkapkan rasa syukur atas kelancaran penyelenggaraan kirab yang untuk pertama kalinya digelar di Kota Madiun.
“Ini kirab pencak silat perdana. Cuaca cerah, berjalan lancar, seluruh perguruan pencak silat sudah menampilkan seluruh rangkaian ini dengan baik,” ujarnya.
Menurut Bagus, keberhasilan acara tersebut tidak lepas dari dukungan berbagai pihak, mulai dari unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), perguruan pencak silat, hingga masyarakat yang turut menjaga suasana tetap kondusif sepanjang kegiatan berlangsung.
Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi sehingga kirab dapat berjalan aman, tertib, dan penuh semangat persaudaraan.
“Sebagai pembuka, kami dari Pemerintah Kota tentunya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak terkait, Forkopimda, seluruh perguruan pencak silat, dan seluruh masyarakat terhadap kegiatan pada pagi hingga siang hari ini,” katanya.
Meski berlangsung sukses, Pemerintah Kota Madiun tetap membuka ruang evaluasi. Berbagai masukan dari masyarakat dan peserta akan menjadi bahan penyempurnaan untuk pelaksanaan pada tahun-tahun mendatang.
“Harapannya nanti akan banyak evaluasi serta masukan yang bisa menjadi kebaikan untuk penyelenggaraan tahun depan,” tambahnya.
Lebih dari sekadar parade budaya, kirab pencak silat ini menjadi sarana untuk memperkuat citra Kota Madiun sebagai Kota Pendekar. Bagus menilai kegiatan ini mampu menunjukkan bahwa keberagaman perguruan pencak silat di Kota Madiun justru menjadi kekuatan yang menyatukan.

“Melalui pencak silat kita ingin memberitahukan bahwa Kota Madiun sebagai Kota Pendekar ini bisa menjadi percontohan di daerah-daerah lain, khususnya di Indonesia,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa pesan utama yang ingin disampaikan adalah kehidupan yang harmonis di tengah banyaknya perguruan pencak silat yang berkembang di Kota Madiun.
“Bahwa banyaknya perguruan pencak silat yang ada di Kota Madiun ini semuanya guyub rukun dan Madiun kotanya aman. Itu poin penting yang terjadi saat ini dan harus kita sampaikan ke seluruh daerah lain,” tegasnya.
Keberhasilan penyelenggaraan perdana juga membuka peluang pengembangan kegiatan yang lebih besar pada masa mendatang. Pemerintah Kota Madiun telah menyiapkan rencana agar kirab pencak silat menjadi agenda tahunan yang semakin menarik dan berdampak luas.
“Insyaallah tahun depan sudah kita rencanakan lebih besar dan semoga konsep yang tahun depan ini bisa menjadi event setaraf nasional,” ungkap Bagus.
Harapan tersebut sejalan dengan upaya Kota Madiun memperkuat posisinya sebagai pusat budaya pencak silat sekaligus destinasi wisata berbasis kearifan lokal.
Saat ditanya mengenai penampilan perguruan yang paling berkesan dari total 14 peserta yang tampil dalam kirab, Bagus memilih memberikan apresiasi kepada seluruh peserta tanpa membeda-bedakan.
“Semuanya terkesan,” jawabnya singkat.
Pernyataan itu menggambarkan semangat kebersamaan yang menjadi ruh utama Kirab Pencak Silat perdana Kota Madiun. Di tengah keberagaman tradisi dan identitas perguruan, yang tampil menonjol justru nilai persaudaraan, sportivitas, dan komitmen bersama menjaga keamanan Kota Pendekar.
Dengan suksesnya penyelenggaraan tahun pertama, Kirab Pencak Silat tidak hanya menjadi tontonan budaya, tetapi juga simbol kuat bahwa Kota Madiun mampu merawat harmoni di tengah keberagaman, sekaligus menatap peluang menjadi tuan rumah event pencak silat berskala nasional pada masa mendatang. (Krs)
- Penulis: Kriswanto
- Editor: Diez





