PDGI Jatim Gelar Bakti Sosial Kesehatan Gigi Gratis di Madiun, Libatkan 400 Dokter
- account_circle Tova Pradana
- calendar_month 3 jam yang lalu
- visibility 104
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Madiun – Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Pengurus Wilayah Jawa Timur bersama PDGI Cabang Madiun akan menggelar bakti sosial kesehatan gigi dan mulut berskala besar di Kabupaten Madiun pada 27–28 Juni 2026. Seluruh layanan diberikan secara gratis sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat.
Kegiatan dipusatkan di Pusat Pemerintahan (Puspem) Caruban dengan rangkaian penyuluhan, pemeriksaan, hingga perawatan gigi. Sebanyak 400 dokter dan empat unit mobil dental diterjunkan untuk memberikan layanan kepada masyarakat.
Ketua PDGI Pengwil Jawa Timur, drg Farid Amiruddin, mengatakan kegiatan diawali pada Sabtu (27/6) dengan penyuluhan kesehatan gigi dan mulut di Desa Tulung, Kecamatan Saradan, Desa Diren, Kecamatan Pilangkenceng, serta Pendopo Ronggo Jumeno.
Menurut Farid, materi penyuluhan akan membahas pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut, meluruskan anggapan keliru bahwa pencabutan gigi dapat menyebabkan kebutaan, hingga kaitan kesehatan gigi dengan pencegahan stunting.
“Selain penyuluhan, khusus di Saradan dan Pilangkenceng juga akan diberikan edukasi mengenai pola makan yang baik untuk mendukung tumbuh kembang anak, disertai pemberian makanan tambahan bagi anak stunting dan ibu hamil dengan kekurangan energi kronis,” katanya, Jumat (26/6/2026).
Mengusung tema PDGI Peduli Stunting, organisasi profesi tersebut menargetkan sekitar 75 keluarga menerima bantuan makanan tambahan sebagai bagian dari upaya mendukung penurunan angka stunting.Pada Minggu (28/6), kegiatan berlanjut dengan Senam Kreativitas Dahlan Iskan (SKDI), penyuluhan kesehatan gigi bagi pelajar, serta sikat gigi bersama yang diikuti sekitar 1.000 anak.
“Kami ingin anak-anak tidak hanya memahami teori, tetapi juga mempraktikkan cara menyikat gigi yang benar,” ujar drg Farid.
Selain konsultasi kesehatan umum serta pemeriksaan dan perawatan gigi, PDGI juga menyediakan layanan khusus, seperti pemasangan gigi tiruan, protesa mata, operasi bibir sumbing, hingga operasi impaksi gigi.
Farid menyebutkan terdapat sekitar 220 pasien yang akan mendapatkan layanan pemasangan gigi tiruan dan 11 pasien penerima protesa mata.
Ia menegaskan seluruh rangkaian kegiatan tidak dipungut biaya.
“Semua layanan yang kami hadirkan di Kabupaten Madiun gratis. Kami ingin masyarakat memperoleh akses pelayanan kesehatan gigi tanpa terbebani biaya,” katanya.
Sementara itu, Ketua PDGI Cabang Madiun, drg Muhammad Danang Subeqi, mengatakan Kabupaten Madiun dipilih sebagai lokasi kegiatan karena letaknya strategis dan bertepatan dengan peringatan Hari Jadi ke-458 Kabupaten Madiun.
Menurutnya, kegiatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kesehatan gigi dan mulut sekaligus memperluas manfaat organisasi profesi bagi masyarakat.
“Harapannya, PDGI dapat memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat sehingga manfaat organisasi profesi ini benar-benar dirasakan secara luas,” ujarnya. (Tov)
- Penulis: Tova Pradana
- Editor: Diez





