Berita Terkini
Trending Tags

Komisi B DPRD Madiun Kritisi Kinerja Dinkes Atas Lambannya Penurunan Stunting

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Rabu, 12 Agt 2026
  • visibility 186
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Komisi B DPRD Kabupaten Madiun menggelar rapat terkait penanganan stunting

Sinergia | Madiun – Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Madiun menilai upaya Pemerintah Kabupaten Madiun, khususnya Dinas Kesehatan, dalam menekan angka stunting masih lamban. Pasalnya, prevalensi stunting hingga Juli 2026 baru turun 0,12 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Prevalensi stunting Kabupaten Madiun tercatat 5,02 persen pada Juli 2026, turun dari 5,14 persen pada 2025. Sebelumnya, angka tersebut berada di level 5,48 persen pada 2024.

Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Madiun, Wahyu, mengatakan penurunan tersebut menunjukkan adanya progres, tetapi belum cukup maksimal. Karena itu, berbagai program intervensi yang selama ini dijalankan Pemkab Madiun perlu ditingkatkan, terutama pada kelompok yang menjadi sasaran pencegahan sejak dini.

“Kalau kurang maksimal ya perlu ditingkatkan upaya penanganan stunting di Kabupaten Madiun. Intervensi penanganan stunting yang selama ini sudah dilakukan perlu kita tingkatkan lagi sejak dini, mulai remaja, calon pengantin maupun balita,” ujar Wahyu, Rabu (12/8/2026).

Menurut dia, pencegahan stunting tidak bisa hanya dilakukan ketika anak sudah mengalami gangguan pertumbuhan. Intervensi harus dilakukan secara berkelanjutan sejak sebelum pernikahan hingga masa tumbuh kembang anak.

Polisiti PKB itu juga menyoroti peran Posyandu dalam mendukung akurasi data stunting. Menurutnya, hasil penimbangan dan pengukuran balita harus benar-benar menggambarkan kondisi di lapangan agar pemerintah dapat menentukan kebijakan berdasarkan data yang valid.

“Termasuk peranan Posyandu harus benar-benar memberikan data yang akurat sehingga bisa terpantau secara optimal dan datanya bisa dipertanggungjawabkan kevalidannya,” katanya.

Wahyu menilai penurunan prevalensi stunting sebesar 0,12 persen dalam setahun masih menjadi pekerjaan rumah bagi Pemkab Madiun. Terlebih, pemerintah daerah sebelumnya juga telah menjalankan berbagai program intervensi melalui sektor kesehatan dan Posyandu.

“Penurunan memang 0,12 memang belum maksimal, makanya perlu adanya upaya intervensi yang sudah dilakukan perlu ditingkatkan lagi,” tegasnya.

Image Not Found
Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Madiun, Wahyu

Meski demikian, politisi PKB tersebut meminta capaian Kabupaten Madiun tetap dilihat secara proporsional dengan kondisi di tingkat Jawa Timur.

Ia menyebut prevalensi stunting di Jawa Timur masih berada di angka sekitar 14,7 persen. Dengan prevalensi Kabupaten Madiun yang berada di angka 5,02 persen, kondisi daerah dinilai masih relatif baik dibandingkan capaian provinsi.

“Tapi jika kita sandingkan dengan angka stunting Provinsi Jatim yang masih 14,7, di Kabupaten Madiun masih kategori baik,” ujarnya.

Di sisi lain, Wahyu mengingatkan upaya percepatan penurunan stunting berlangsung di tengah tekanan fiskal daerah. Salah satunya akibat penurunan Dana Transfer ke Daerah yang turut berdampak terhadap ruang fiskal pemerintah daerah.

Namun, kondisi tersebut menurutnya tidak boleh menjadi alasan untuk mengurangi kualitas program penanganan stunting.

“Di tengah-tengah gencarnya penurunan Dana Transfer Daerah termasuk Kabupaten Madiun, tapi apa pun itu tetap kita berupaya untuk bisa menjalankan program-program yang sudah kita rencanakan semaksimal mungkin,” pungkasnya.

Sebelumnya, Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun mencatat prevalensi stunting turun dari 5,48 persen pada 2024 menjadi 5,14 persen pada 2025, kemudian kembali turun menjadi 5,02 persen pada Juli 2026.

Pemkab Madiun juga mencatat seluruh 877 Posyandu yang ada telah berstatus aktif dengan dukungan 6.449 kader. Namun, pemerintah masih menghadapi persoalan akurasi pencatatan dan pengukuran balita, termasuk pengukuran tinggi badan, yang dinilai dapat memengaruhi validitas data prevalensi stunting.(Tov).

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Krz/Byg

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dinkes-PPKB Lakukan Cek Kesehatan bagi Pemulung dan Petugas Kebersihan

    Dinkes-PPKB Lakukan Cek Kesehatan bagi Pemulung dan Petugas Kebersihan

    • calendar_month Rabu, 30 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 160
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun melalui Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes-PPKB) menggelar kegiatan cek kesehatan bagi para petugas kebersihan dan pemulung yang bekerja di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Winongo maupun di sejumlah Tempat Pembuangan Sementara (TPS) di Kota Madiun, Selasa (30/07/2025). Sebanyak 103 orang mengikuti kegiatan ini. Mereka mendapatkan […]

    Bagikan
  • KPK Geledah Rumah Pengusaha Pacitan Terkait Kasus TPPU Sugiri Sancoko

    KPK Geledah Rumah Pengusaha Pacitan Terkait Kasus TPPU Sugiri Sancoko

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 214
    • 0Komentar

    Sinergia | Pacitan – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membenarkan adanya penggeledahan di rumah pengusaha asal Pacitan, Citra Margaretha, Senin (18/5/2026). Penggeledahan tersebut berkaitan dengan pengembangan penyidikan kasus dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang menjerat Bupati Ponorogo nonaktif, Sugiri Sancoko. Rumah mewah milik Citra yang berada di Desa Bangunsari, Kecamatan Pacitan, Kabupaten Pacitan, digeledah hingga malam hari. […]

    Bagikan
  • Pemprov Jatim Verifikasi Penataan Kawasan Kumuh Kota Madiun

    Pemprov Jatim Verifikasi Penataan Kawasan Kumuh Kota Madiun

    • calendar_month Kamis, 31 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 179
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Upaya penataan kawasan kumuh di Kota Madiun memasuki tahap verifikasi. Tim dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur melakukan peninjauan langsung ke sejumlah lokasi yang diajukan oleh Pemerintah Kota Madiun sebagai sasaran program, Rabu (30/07/2025). Tim menyasar dua kecamatan, yakni Manguharjo dan Kartoharjo, untuk mengecek kelayakan lahan yang direncanakan mendapatkan bantuan pendanaan […]

    Bagikan
  • Perbaikan Jalan Penghubung Desa Sejauh 1.100 Meter Jadi Sasaran TMMD ke-124 di Nganjuk

    Perbaikan Jalan Penghubung Desa Sejauh 1.100 Meter Jadi Sasaran TMMD ke-124 di Nganjuk

    • calendar_month Jumat, 25 Apr 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 170
    • 0Komentar

    Sinergia |Nganjuk – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-124 yang dimulai pada 6 Mei 2025 dilaksanakan serentak di 50 kota/kabupaten di Indonesia, salah satunya di Nganjuk, Jawa Timur. TMMD Nganjuk terpusat di Desa Lengkong Lor dan Desa Sumbermiri yang berada di Kecamatan Ngluyu. Sebagai sasaran utama akan dilakukan pengerasan jalan sepanjang 1.100 meter dan […]

    Bagikan
  • Bangunan Belum Rampung, Siswa Sekolah Rakyat Madiun Belum Bisa Tinggal di Asrama

    Bangunan Belum Rampung, Siswa Sekolah Rakyat Madiun Belum Bisa Tinggal di Asrama

    • calendar_month Jumat, 31 Jul 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 119
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Madiun resmi dimulai pada Kamis (31/7/2026). Namun, ratusan siswa dari jenjang SD, SMP, hingga SMA belum dapat menjalani pendidikan berasrama karena pembangunan sejumlah fasilitas utama di kompleks sekolah masih dalam tahap penyelesaian. Pantauan di lokasi menunjukkan beberapa bangunan di kawasan Sekolah […]

    Bagikan
  • Padi Amfibi UGM Panen Hingga 8,5 Ton per Hektare, Petani Madiun Mulai Beralih ke Gamagora 7

    Padi Amfibi UGM Panen Hingga 8,5 Ton per Hektare, Petani Madiun Mulai Beralih ke Gamagora 7

    • calendar_month Jumat, 10 Jul 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 319
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Universitas Gadjah Mada (UGM) terus mendorong lahirnya inovasi di sektor pertanian melalui pengembangan varietas padi unggul Gamagora 7 (Gadjah Mada Gogo Rancah 7). Varietas yang dijuluki sebagai “padi amfibi” ini diperkenalkan kepada petani Kabupaten Madiun melalui panen raya di lahan demplot Desa Gunungsari, Kecamatan Madiun, Jumat (10/7/2026). Panen raya tersebut merupakan […]

    Bagikan
expand_less