Berita Terkini
Trending Tags

Harga Kedelai dan Minyak Goreng Melonjak, UMKM Ngawi Pangkas Produksi hingga Naikkan Harga Jual

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month 3 jam yang lalu
  • visibility 58
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Harga bahan baku naik, UMKM Ngawi pangkas produksi. Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Ngawi – Kenaikan harga bahan baku terus menekan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur. Tidak hanya harga kedelai yang melonjak, kelangkaan minyak goreng kemasan juga memaksa pelaku usaha beralih ke minyak goreng curah yang harganya ikut mengalami kenaikan.

Kondisi tersebut dialami Muhadi Suko Utomo (54), perajin kedelai goreng di Desa Beran, Kecamatan Ngawi. Demi menjaga usahanya tetap bertahan, ia terpaksa mengurangi hari produksi, memangkas kapasitas produksi, hingga menaikkan harga jual produknya.

Jika sebelumnya proses produksi dilakukan sekitar 20 hari dalam sebulan, kini aktivitas menggoreng kedelai hanya berlangsung delapan hari. Pengurangan jam operasional tersebut berdampak langsung terhadap tiga orang karyawan yang bekerja di tempat usahanya.

Selain itu, kapasitas produksi juga merosot drastis. Dari sebelumnya mampu menghasilkan sekitar delapan kuintal kedelai goreng per hari, kini produksinya hanya mencapai sekitar empat kuintal atau turun hingga 50 persen.

Muhadi menjelaskan, tekanan biaya produksi mulai terasa sejak sekitar tiga bulan terakhir. Harga kedelai yang sebelumnya Rp8.500 per kilogram kini naik menjadi Rp10.500 per kilogram. Kenaikan juga terjadi pada harga plastik kemasan yang melonjak dari Rp28 ribu menjadi Rp55 ribu per kilogram.

Beban biaya semakin berat karena harga minyak goreng curah ikut meningkat dari Rp16 ribu menjadi Rp19.300 per kilogram. Sementara itu, minyak goreng kemasan yang selama ini digunakan semakin sulit diperoleh di pasaran dengan harga yang jauh lebih mahal.

Akibat kondisi tersebut, Muhadi akhirnya beralih menggunakan minyak goreng curah agar kegiatan produksi tetap berjalan.

Karyawan usaha, Mustaqim, mengatakan perubahan bahan baku tersebut dilakukan karena minyak goreng kemasan sudah sulit diperoleh.

“Dulu memakai minyak goreng kemasan. Sekarang beralih ke minyak goreng curah karena minyak kemasan harganya mahal dan barangnya juga langka,” ujarnya.

Untuk mengurangi kerugian yang semakin besar, Muhadi juga menaikkan harga jual kedelai goreng sebesar Rp5.000 per kemasan isi lima kilogram. Harga yang sebelumnya Rp77 ribu kini menjadi Rp82 ribu per kemasan.

Meski harga dinaikkan, keuntungan yang diperoleh tidak bertambah signifikan karena hampir seluruh kenaikan tersebut digunakan untuk menutup biaya produksi yang terus membengkak.

Muhadi mengaku situasi ini menjadi tantangan berat bagi pelaku UMKM. Selain harus menjaga kualitas produk, mereka juga harus mempertahankan pelanggan di tengah daya beli masyarakat yang belum sepenuhnya pulih.

“Sekarang minyak goreng susah dicari, harganya juga naik. Kami terpaksa menaikkan harga jual dan mengurangi jam produksi supaya usaha tetap bisa berjalan,” kata Muhadi.

Produk kedelai goreng miliknya selama ini tidak hanya dipasarkan di wilayah Ngawi, tetapi juga dikirim ke sejumlah daerah seperti Madiun, Ponorogo, hingga beberapa kota di Jawa Tengah.

Pelaku usaha berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret untuk menstabilkan harga bahan baku, khususnya kedelai dan minyak goreng. Menurut mereka, kestabilan pasokan dan harga menjadi faktor penting agar UMKM tetap mampu berproduksi, mempertahankan tenaga kerja, serta menjaga daya saing di tengah tingginya biaya operasional. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkot – DPRD Kota Madiun Tetapkan 6  Peraturan Daerah

    Pemkot – DPRD Kota Madiun Tetapkan 6  Peraturan Daerah

    • calendar_month Selasa, 4 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – DPRD Kota Madiun mengadakan Rapat Paripurna dengan agenda pengambilan keputusan 4 Raperda Inisiatif dan 2 Raperda Kota Madiun pada Selasa (4/3/2025). Wali Kota Madiun, Maidi menyampaikan Pendapat sekaligus Pendapat Akhir atas 4 Raperda Inisiatif DPRD diantaranya Raperda Penyelenggaraan Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, Raperda Penguatan Nilai-nilai Pancasila dan Pendidikan Wawasan […]

    Bagikan
  • Petugas Gabungan Evakuasi ODGJ Yang Meresahkan Masyarakat

    Petugas Gabungan Evakuasi ODGJ Yang Meresahkan Masyarakat

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab.Madiun — Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Kabupaten Madiun menertibkan seorang Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang meresahkan warga di Kelurahan Krajan, Kecamatan Mejayan. Kasi Binwasluh Satpol PP dan Damkar Kabupaten Madiun, Tatik Wiyati, mengatakan penanganan dilakukan setelah menerima laporan warga. ODGJ tersebut berada di kawasan itu […]

    Bagikan
  • Tersangka Pembunuhan Ibu Kos di Ngawi Peragakan 40 Adegan

    Tersangka Pembunuhan Ibu Kos di Ngawi Peragakan 40 Adegan

    • calendar_month Selasa, 7 Jan 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 115
    • 0Komentar

    KAB. NGAWI – Satreskrim Polres Ngawi melakukan rekontruksi terhadap kasus pembunuhan terhadap Darwati (78) pemilik rumah kos di Desa Beran Kecamatan-Kabupaten Ngawi. Dalam kasus ini, tim penyidik menetapkan Suroto (56) sebagai tersangka. Diketahui, kasus ini terungkap setelah jenazah korban ditemukan 15 Oktober 2024 lalu. Dalam rekontruksi ini, tersangka memperagakan sekitar 40 adegan. Peragaan mulai tersangka […]

    Bagikan
  • Pembangunan Rumah Wahyu Yang Terbakar Diusulkan Program RTLH

    Pembangunan Rumah Wahyu Yang Terbakar Diusulkan Program RTLH

    • calendar_month Kamis, 23 Jan 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bergerak cepat dalam penanganan musibah kebakaran yang menimpa rumah yang ditempati oleh Wahyu Herianto di Jalan Bali Gang II Kelurahan/Kecamatan Kartoharjo pada Rabu (22/01/2025) kemarin. BPBD Kota Madiun pun menyerahkan bantuan berupa sembako, matras, karpet hingga makanan siap saji kepada Wahyu […]

    Bagikan
  • Naker Fest 2025 Sediakan 2.058 Lowongan Kerja

    Naker Fest 2025 Sediakan 2.058 Lowongan Kerja

    • calendar_month Selasa, 30 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 133
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun menggelar Naker Fest 2025 di GOR Wilis pada Selasa (30/09/2025) hingga Rabu (01/10/2025). Kegiatan ini menghadirkan 26 perusahaan dari wilayah Madiun Raya. Perusahaan yang terlibat meliputi sektor pabrik hingga lembaga penyalur tenaga kerja ke luar negeri. Dalam Naker Fest ini tersedia 2.058 lowongan pekerjaan. Dari jumlah tersebut, […]

    Bagikan
  • Kayu Lapuk, Atap Rumah Warga Di Kota Madiun Roboh, Ini Langkah Pemkot

    Kayu Lapuk, Atap Rumah Warga Di Kota Madiun Roboh, Ini Langkah Pemkot

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Atap rumah milik Wahyu Zu’ari di Jalan Sultan Trenggono RT 17, Kelurahan Manguharjo, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun dilaporkan ambruk pada Minggu (1/3/2026) sekitar pukul 08.00 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerusakan pada bagian atap dan rangka bangunan tergolong signifikan. Menindaklanjuti kejadian itu, tim gabungan dari BPBD Kota […]

    Bagikan
expand_less