Berita Terkini
Trending Tags

Kebakaran Hutan Rakyat Landa Gunung Dloko dan Gunung Gede di Ponorogo

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
  • visibility 241
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Petugas BPBD berupaya padamkan api. Foto: Ega-Sinergia

Sinergia | Ponorogo – Kebakaran hutan rakyat melanda dua kawasan perbukitan di Kecamatan Balong, Kabupaten Ponorogo, Selasa (30/6/2026) sore. Kobaran api membakar kawasan hutan rimba campur di Gunung Dloko, Desa Tatung, serta Gunung Gede, Desa Muneng. Cuaca kering dan tebalnya serasah daun membuat api cepat menjalar. Warga bersama petugas harus berjibaku mencegah api merembet ke lahan pertanian maupun permukiman.

Kebakaran mulai terjadi sekitar pukul 16.00 WIB. Di kawasan Gunung Dloko, Desa Tatung, luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar lima hektare. Sementara di Gunung Gede, Desa Muneng, area yang terdampak diperkirakan mencapai enam hektare.

Kondisi hutan yang dipenuhi daun-daun kering membuat kobaran api dengan cepat menyebar ke berbagai titik. Warga bersama petugas gabungan langsung membuat sekat bakar dan melakukan penjagaan untuk menahan laju api agar tidak meluas.

Kepala Desa Tatung, Rudi Sugiarto, mengatakan warga terus bersiaga karena api berpotensi meluas apabila tidak segera dikendalikan.

“Kalau tidak dimatikan nanti merambat bisa habis seluruh. Tadi warga berjaga agar api tidak merambat terus dan dilakukan upaya pemutusan jalur kebakaran,” kata Rudi.

Ia menambahkan kewaspadaan warga terus ditingkatkan, terutama saat malam hari.

“Warga siaga semua malam ini,” tambahnya.

Sementara itu, anggota BPBD Ponorogo, Aris Ahmadi, menjelaskan proses pemadaman dilakukan secara manual karena lokasi kebakaran berada di tengah hutan dan sulit dijangkau kendaraan tangki air.

“Upaya yang dilakukan adalah memutus api dengan membuat sekat, kemudian pemadamannya secara manual dengan cara gepyok,” jelas Aris.

Menurutnya, akses menuju lokasi menjadi kendala utama dalam proses pemadaman.

“Karena lokasinya jauh dari jalan raya, mobil tangki untuk merapat ke sini terlalu berisiko dan jaraknya juga terlalu jauh. Jadi bila akses kendaraan tidak memungkinkan, pemadaman dilakukan secara manual,” ujarnya.

Hingga malam hari, petugas masih memantau dua titik kebakaran di Desa Tatung dan Desa Muneng. Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Namun dugaan sementara mengarah pada puntung rokok yang dibuang sembarangan oleh pengguna jalur menuju lahan pertanian. (Ega)

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Magetan Andalkan Ribuan Rumah Burung Hantu untuk Atasi Hama Tikus

    Pemkab Magetan Andalkan Ribuan Rumah Burung Hantu untuk Atasi Hama Tikus

    • calendar_month Kamis, 11 Jun 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 135
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan mengandalkan metode pengendalian hama tikus yang ramah lingkungan melalui pemasangan Rumah Burung Hantu (RBH) di berbagai sentra pertanian. Tercatat tahun 2025, Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (DTPHP) Kabupaten Magetan telah membangun sebanyak 941 unit RBH yang tersebar di sejumlah wilayah rawan serangan tikus. Kepala Bidang Tanaman Pangan […]

    Bagikan
  • Satreskrim Polres Ponorogo Cek Takaran Minyakita, Harga Jual Diatas HET

    Satreskrim Polres Ponorogo Cek Takaran Minyakita, Harga Jual Diatas HET

    • calendar_month Kamis, 13 Mar 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Satreskrim Polres Ponorogo melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap takaran minyak goreng merek Minyakita di Pasar Legi Rabu (12/3/2025). Langkah ini diambil menyusul viralnya isu di media sosial yang menyebutkan volume minyak dalam kemasan tidak sesuai dengan yang tertera di label. Kanit Tipidter Satreskrim Polres Ponorogo, […]

    Bagikan
  • SPPG 2 Polres Magetan Salurkan Makanan Bergizi Gratis untuk Pelajar di Poncol

    SPPG 2 Polres Magetan Salurkan Makanan Bergizi Gratis untuk Pelajar di Poncol

    • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Suasana ceria tampak menyelimuti halaman sekolah-sekolah di wilayah Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan, Rabu (12/11/2025). Ratusan siswa dari berbagai jenjang pendidikan tampak antusias menyambut kedatangan tim SPPG 2 Polres Magetan yang menyalurkan paket Makanan Bergizi Gratis (MBG) perdana. Penyaluran ini menandai beroperasinya dapur SPPG 2 Polres Magetan yang berlokasi di Desa Janggan. […]

    Bagikan
  • Kurir Narkotika 1 Kg di Madiun Divonis 15 Tahun Penjara, JPU Pikir Pikir

    Kurir Narkotika 1 Kg di Madiun Divonis 15 Tahun Penjara, JPU Pikir Pikir

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 367
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Majelis hakim Pengadilan Negeri Kabupaten Madiun menjatuhkan vonis 15 tahun penjara kepada terdakwa kasus peredaran narkotika, Ika Indah Rahmawati (41), warga Kelurahan Kejuron, Kecamatan Taman, Kota Madiun, dalam sidang pembacaan putusan yang digelar Rabu (18/2/2026). Putusan dibacakan dalam persidangan di ruang sidang Candra yang dipimpin Ketua Majelis Hakim Erwin Ardian bersama […]

    Bagikan
  • Kejari Magetan Perpanjang Penahanan Dua Tersangka Korupsi Gamelan

    Kejari Magetan Perpanjang Penahanan Dua Tersangka Korupsi Gamelan

    • calendar_month Kamis, 18 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 129
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Magetan memperpanjang masa penahanan terhadap dua tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan alat musik gamelan tahun anggaran 2019 di Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Magetan. Kedua tersangka yaitu S, mantan Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Dikdas) Disdikpora yang saat itu juga menjabat Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), serta YSJI, […]

    Bagikan
  • Lima Formasi PPPK Paruh Waktu di Kota Madiun Dinyatakan Batal

    Lima Formasi PPPK Paruh Waktu di Kota Madiun Dinyatakan Batal

    • calendar_month Rabu, 19 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 172
    • 0Komentar

    Sinergia| Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun resmi menggugurkan lima formasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu. Keputusan tersebut diambil setelah dilakukan verifikasi administratif dan ditemukan sejumlah persoalan, baik teknis maupun nonteknis. Hal itu disampaikan oleh Sekretaris Daerah Kota Madiun, Soeko Dwi Handiarto. Menurut Soeko, proses pemeriksaan dokumen berlangsung sejak masa pendaftaran hingga […]

    Bagikan
expand_less