Berita Terkini
Trending Tags

Jalani Sidang Perdana Kasus Dugaan Korupsi, Ini Pernyataan Wali Kota Nonaktif Maidi

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Kamis, 11 Jun 2026
  • visibility 157
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Maidi jalani sidang perdana dugaan korupsi di Tipikor Surabaya. (11/6/2026), Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Surabaya – Perkara dugaan korupsi yang menjerat Wali Kota Madiun nonaktif, Maidi, mulai disidangkan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya, Kamis (11/6/2026). Sidang perdana tersebut beragendakan pembacaan dakwaan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Selain Maidi, dua terdakwa lainnya yang turut menjalani sidang perdana yakni mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Madiun, Thariq Megah, serta pihak swasta Rochim Ruhdiyanto.

Usai mendengarkan pembacaan dakwaan, Maidi memberikan tanggapan terkait perkara yang menyeret namanya, khususnya mengenai pembangunan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Winongo yang menjadi salah satu poin dalam dakwaan JPU.

Menurut Maidi, langkah pembangunan TPA Winongo dilakukan karena kondisi darurat yang saat itu dihadapi Kota Madiun terkait pengelolaan sampah dan ancaman pencemaran lingkungan.

“TPA itu dalam keadaan darurat sesuai surat Menteri Lingkungan Hidup. Ada 13 kota di Indonesia yang masuk kondisi darurat, sehingga Kota Madiun harus segera melangkah mengatasinya,” ujar Maidi usai persidangan.

Ia menjelaskan, pemerintah kota saat itu berupaya mencari dukungan dari sejumlah pengusaha di sekitar lokasi untuk membantu penanganan masalah lingkungan yang terjadi.

“Di situ terjadi pencemaran lingkungan, pencemaran udara, pencemaran air. Karena itu kami mengajak beberapa pengusaha yang ada di sekitar untuk ikut mengatasinya,” katanya.

Maidi juga membantah adanya keterkaitan antara bantuan perusahaan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) dengan proses perizinan usaha.

“CSR tidak menjadi syarat perizinan. Tidak ada hubungan antara CSR dengan perizinan,” tegasnya.

Menurutnya, Kementerian Lingkungan Hidup telah memberikan peringatan sebanyak tiga kali terkait kondisi TPA tersebut. Jika tidak segera ditangani, pencemaran yang terjadi dikhawatirkan membahayakan masyarakat sekitar.

“Kami mendapat peringatan tiga kali. Kalau tidak segera melangkah, pencemaran itu akan membahayakan. Karena itu perumahan di sekitar dan pihak-pihak yang mampu kami ajak ikut mengatasi persoalan tersebut,” imbuhnya.

Kuasa hukum Maidi, Wafda Hadian Umam mengatakan bahwa pihaknya akan mempelajari lebih lanjut terkait dakwaan dari JPU. Namun, pihaknya belum memberikan tanggapan lebih lanjut terkait proses persidangan.

“Menanggapi pasal akan kami sampaikan dalam eksepsi. Akan kami pelajari terlebih dahulu di dakwaannya,” pungkas Wafda. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Nyalakan Lilin di Saat Mati Listrik, Ruang Makan Lansia di Kota Madiun Hangus Terbakar

    Nyalakan Lilin di Saat Mati Listrik, Ruang Makan Lansia di Kota Madiun Hangus Terbakar

    • calendar_month Kamis, 11 Jun 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 349
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Sebuah rumah milik Suparti (68), warga Jalan Indragiri Gang II, Kelurahan Pandean, Kecamatan Taman, Kota Madiun, mengalami kebakaran pada Rabu (10/6/2026) malam. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, meski satu ruangan di dalam rumah hangus terbakar. Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Satpol PP dan Damkar Kota Madiun, Gamal Arfan Afandi, […]

    Bagikan
  • Janggelan dan Jelly Diburu Warga Kota Madiun Saat Ramadan, Penjualan Naik Signifikan

    Janggelan dan Jelly Diburu Warga Kota Madiun Saat Ramadan, Penjualan Naik Signifikan

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 197
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Janggelan atau cincau hitam menjadi buruan warga saat momen Ramadan seperti saat ini. Seperti yang terpantau di Pasar Besar Madiun (PBM) pada Kamis (19/02/2026), penjual janggelan diserbu para pembeli. Tidak hanya janggelan, bahan minuman lain seperti jelly, nata de coco hingga bahan dawet pun banyak dibeli. Yuni, salah satu pembeli […]

    Bagikan
  • Menjelang Idul Adha, Besek Bambu dari Magetan Makin Dicari

    Menjelang Idul Adha, Besek Bambu dari Magetan Makin Dicari

    • calendar_month Jumat, 30 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 117
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Menjelang perayaan Idul Adha 1446 Hijriah, semangat dan aktivitas warga di Desa Durenan, Kecamatan Sidorejo, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, meningkat tajam. Desa ini tak sekadar bersiap menyambut hari besar keagamaan, namun juga menunjukkan denyut ekonomi yang hidup lewat sentra UMKM kerajinan anyaman bambunya. Desa Durenan dikenal sebagai penghasil besek, wadah tradisional dari bambu […]

    Bagikan
  • Angka Kecelakaan Lalu Lintas di Kota Madiun Sepanjang 2025 Tercatat 370 Kasus

    Angka Kecelakaan Lalu Lintas di Kota Madiun Sepanjang 2025 Tercatat 370 Kasus

    • calendar_month Senin, 29 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 206
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Angka kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polres Madiun Kota pada tahun 2025 ini mengalami kenaikan. Sesuai data per 15 Desember 2025, jumlah laka lantas di angka 370 kasus atau naik 1,65 persen dibandingkan 2024 dengan 364 kasus. Untuk korban meninggal dunia juga mengalami kenaikan di angka 36 korban, dibandingkan […]

    Bagikan
  • Ribuan Pendaki Ikuti Upacara Kemerdekaan di Puncak Gunung Lawu

    Ribuan Pendaki Ikuti Upacara Kemerdekaan di Puncak Gunung Lawu

    • calendar_month Minggu, 17 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 106
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Peringatan Hari Ulang Tahun ke-87 Kemerdekaan Republik Indonesia berlangsung khidmat di Puncak Gunung Lawu, Minggu (17/08/2025). Lebih dari seribu pendaki ikut serta dalam upacara bendera yang digelar di ketinggian 3.265 mdpl tersebut. Asisten Perhutani BKPH Lawu Selatan, Mulyadi, menyampaikan jumlah pendaki yang mengikuti upacara di puncak mencapai sekitar 1.017 orang. “Data […]

    Bagikan
  • Hindari Pemotor, Truk Engkel di Magetan Nyungsep ke Sungai

    Hindari Pemotor, Truk Engkel di Magetan Nyungsep ke Sungai

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 255
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Sebuah truk engkel bernomor polisi AE 8390 NM yang mengangkut semen dan besi tercebur ke sungai di jalur penghubung Kecamatan Barat dan Kartoharjo, Kabupaten Magetan, Kamis (21/5/2026). Kecelakaan tunggal tersebut diduga dipicu aksi pengendara sepeda motor yang mendadak berbelok di depan truk sehingga sopir berusaha menghindar. Insiden itu terjadi di Desa […]

    Bagikan
expand_less