Berita Terkini
Trending Tags

Jalani Sidang Perdana Kasus Dugaan Korupsi, Ini Pernyataan Wali Kota Nonaktif Maidi

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Kamis, 11 Jun 2026
  • visibility 204
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Maidi jalani sidang perdana dugaan korupsi di Tipikor Surabaya. (11/6/2026), Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Surabaya – Perkara dugaan korupsi yang menjerat Wali Kota Madiun nonaktif, Maidi, mulai disidangkan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya, Kamis (11/6/2026). Sidang perdana tersebut beragendakan pembacaan dakwaan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Selain Maidi, dua terdakwa lainnya yang turut menjalani sidang perdana yakni mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Madiun, Thariq Megah, serta pihak swasta Rochim Ruhdiyanto.

Usai mendengarkan pembacaan dakwaan, Maidi memberikan tanggapan terkait perkara yang menyeret namanya, khususnya mengenai pembangunan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Winongo yang menjadi salah satu poin dalam dakwaan JPU.

Menurut Maidi, langkah pembangunan TPA Winongo dilakukan karena kondisi darurat yang saat itu dihadapi Kota Madiun terkait pengelolaan sampah dan ancaman pencemaran lingkungan.

“TPA itu dalam keadaan darurat sesuai surat Menteri Lingkungan Hidup. Ada 13 kota di Indonesia yang masuk kondisi darurat, sehingga Kota Madiun harus segera melangkah mengatasinya,” ujar Maidi usai persidangan.

Ia menjelaskan, pemerintah kota saat itu berupaya mencari dukungan dari sejumlah pengusaha di sekitar lokasi untuk membantu penanganan masalah lingkungan yang terjadi.

“Di situ terjadi pencemaran lingkungan, pencemaran udara, pencemaran air. Karena itu kami mengajak beberapa pengusaha yang ada di sekitar untuk ikut mengatasinya,” katanya.

Maidi juga membantah adanya keterkaitan antara bantuan perusahaan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) dengan proses perizinan usaha.

“CSR tidak menjadi syarat perizinan. Tidak ada hubungan antara CSR dengan perizinan,” tegasnya.

Menurutnya, Kementerian Lingkungan Hidup telah memberikan peringatan sebanyak tiga kali terkait kondisi TPA tersebut. Jika tidak segera ditangani, pencemaran yang terjadi dikhawatirkan membahayakan masyarakat sekitar.

“Kami mendapat peringatan tiga kali. Kalau tidak segera melangkah, pencemaran itu akan membahayakan. Karena itu perumahan di sekitar dan pihak-pihak yang mampu kami ajak ikut mengatasi persoalan tersebut,” imbuhnya.

Kuasa hukum Maidi, Wafda Hadian Umam mengatakan bahwa pihaknya akan mempelajari lebih lanjut terkait dakwaan dari JPU. Namun, pihaknya belum memberikan tanggapan lebih lanjut terkait proses persidangan.

“Menanggapi pasal akan kami sampaikan dalam eksepsi. Akan kami pelajari terlebih dahulu di dakwaannya,” pungkas Wafda. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mengenang Paus Fransiskus, Siswa SMPK Slamet Riyadi Gelar Ibadat Arwah

    Mengenang Paus Fransiskus, Siswa SMPK Slamet Riyadi Gelar Ibadat Arwah

    • calendar_month Selasa, 22 Apr 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 133
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Kepergian Paus Fransiskus pada Senin (21/04/2025) meninggalkan duka mendalam bagi umat Katolik di seluruh dunia, tak terkecuali di Kabupaten Ponorogo. Sebagai bentuk penghormatan dan doa, para siswa SMP Katolik (SMPK) Slamet Riyadi Ponorogo menggelar ibadat arwah pada Selasa (22/04/2025). Puluhan siswa yang beragama Katolik mengikuti ibadat dengan khidmat di lingkungan […]

    Bagikan
  • Pemkab Madiun Galakkan Gerakan Tanam Cabai untuk Kendalikan Inflasi

    Pemkab Madiun Galakkan Gerakan Tanam Cabai untuk Kendalikan Inflasi

    • calendar_month Selasa, 25 Mar 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 147
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun menggelorakan gerakan tanam cabai sebagai langkah strategis dalam menekan inflasi. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), salah satu faktor penyebab inflasi di daerah ini adalah kenaikan harga komoditas hortikultura, khususnya cabai rawit. Program ini mulai dicanangkan pada Selasa (25/03/2025). Bupati Madiun Hari Wuryanto menjelaskan harga cabai di […]

    Bagikan
  • Rocky Gerung: Marhaenisme Harus Menjadi Metode Berpikir, Bukan Sekadar Retorika Bung Karno

    Rocky Gerung: Marhaenisme Harus Menjadi Metode Berpikir, Bukan Sekadar Retorika Bung Karno

    • calendar_month Senin, 29 Jun 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 193
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Filsuf Rocky Gerung mengajak generasi muda untuk memahami Marhaenisme sebagai sebuah metode berpikir, bukan sekadar menghafal pidato atau slogan perjuangan Bung Karno. Menurutnya, kekuatan utama Presiden pertama Republik Indonesia itu bukan hanya terletak pada kemampuan berorasi, melainkan pada logika dan cara berpikir yang melandasi setiap gagasan yang disampaikannya. Menurut Rocky, salah […]

    Bagikan
  • Statement Mendagri Direspon Cepat, Pemkot Bersurat Untuk Mutasi Pejabat

    Statement Mendagri Direspon Cepat, Pemkot Bersurat Untuk Mutasi Pejabat

    • calendar_month Selasa, 28 Jan 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemkot Madiun bergerak cepat merespon pernyataan Menteri Dalam Negeri (Mendagri ) Tito Karnavian. Ini terkait kosongnya kursi Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) serta Dinas Tenaga Kerja, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Disnaker KUKM) Kota Madiun. Posisinya masih diisi oleh Pelaksana Tugas (Plt). Menyikapi hal itu, […]

    Bagikan
  • Souvenir Frozen Food Jadi Tren Baru di Pernikahan, Pengusaha Ponorogo Bagikan Dimsum untuk Tamu

    Souvenir Frozen Food Jadi Tren Baru di Pernikahan, Pengusaha Ponorogo Bagikan Dimsum untuk Tamu

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 200
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Souvenir pernikahan umumnya berupa barang kenangan seperti kipas, gelas, atau gantungan kunci. Namun, sebuah resepsi pernikahan di Kabupaten Ponorogo menghadirkan konsep berbeda dengan membagikan paket frozen food kepada para tamu undangan. Inovasi tersebut dilakukan oleh Asri Ananda (52), pengusaha frozen food asal Desa Siman, Kecamatan Siman, Kabupaten Ponorogo. Dalam resepsi pernikahan […]

    Bagikan
  • PWI dan AJI Kecam Aksi Arogansi Terhadap Wartawan Saat Meliput di SPPG Bintang Mantingan

    PWI dan AJI Kecam Aksi Arogansi Terhadap Wartawan Saat Meliput di SPPG Bintang Mantingan

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 142
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Aksi intimidasi terhadap wartawan oleh pegawai Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bintang Mantingan Ngawi pada Kamis (04/12/2025) lalu mendaparkan respon dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan Aliansi Jurnalis Indonesia (AJI). Kedua organisasi profesi kewartawanan itu mengutuk keras perlakuan terhadap 8 wartawan yang tengah bertugas. Tindakan petugas SPPG Bintang Mantingan merupakan pelanggaran […]

    Bagikan
expand_less