Berita Terkini
Trending Tags

Pemkot Madiun Gali Potensi Batik Khas Daerah, Motif Terbaik Akan Dipatenkan

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Rabu, 8 Jul 2026
  • visibility 134
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Plt Wali Kota Madiun kunjungi sentra batik di Kota Madiun. Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun terus mendorong penguatan industri kreatif berbasis budaya dengan menggali potensi para perajin batik lokal. Upaya tersebut dilakukan melalui kunjungan langsung Plt Wali Kota Madiun F. Bagus Panuntun bersama Sekretaris Daerah dan jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) ke sejumlah sentra batik, Rabu (8/7/2026).

Sejumlah perajin yang dikunjungi di antaranya Batik Murni, WMH Batik, Batik Athanisa, dan Tembo Batik. Kunjungan ini menjadi bagian dari langkah pemerintah untuk mendengarkan secara langsung potensi, tantangan, hingga kebutuhan para pelaku usaha batik di Kota Madiun.

Plt Wali Kota Madiun F. Bagus Panuntun mengatakan, pemerintah ingin memastikan setiap persoalan yang dihadapi perajin dapat dipetakan sebagai dasar penyusunan program pembinaan yang lebih tepat sasaran.

“Saya ingin tahu langsung potensi-potensi para pengrajin batik, ingin tahu problem atau kendalanya, serta ingin mengetahui apa yang selama ini sudah dilakukan. Sehingga nanti menjadi catatan apa saja yang bisa difasilitasi oleh Pemerintah Kota,” ujarnya.

Menurut Bagus, pelatihan yang selama ini diberikan kepada pelaku usaha perlu dibarengi dengan pendampingan berkelanjutan agar hasilnya benar-benar berdampak pada perkembangan usaha. Karena itu, tindak lanjut setelah pelatihan dinilai menjadi aspek yang tidak kalah penting dibanding pelaksanaan pelatihannya sendiri.

Momentum tersebut juga menjadi bagian dari persiapan menjelang lomba desain batik serta fashion show batuk yang akan berlangsung pada 16–18 Juli 2026. Pemerintah berharap seluruh perajin batik dapat terlibat aktif dalam ajang tersebut.

“Kami ingin seluruh teman-teman perajin ikut terlibat. Karya-karya batik lokal nanti ditampilkan. Desain-desainnya juga akan menjadi desain batik khas Kota Madiun yang nantinya dipatenkan,” kata Bagus.

Ia berharap seluruh perajin batik di Kota Madiun dapat bersinergi untuk menghadirkan identitas batik yang mampu menjadi kebanggaan daerah sekaligus memiliki daya saing lebih luas.

“Kita nanti akan pamerkan karya-karyanya di Madiun Batik Festival,” tambahnya.

Selain menjadi ajang promosi, festival tersebut juga akan menghadirkan berbagai kompetisi, termasuk lomba desain batik dan fashion show. Menanggapi masukan agar proses penjurian melibatkan juri dari luar daerah, Bagus menegaskan bahwa panitia akan mengedepankan prinsip netralitas.

“Juri belum ditentukan. Yang jelas saya pastikan jurinya netral,” tegasnya.

Hal yang sama juga berlaku untuk penjurian pada kategori fashion show. Menurutnya, hingga saat ini komposisi dewan juri masih dalam proses penentuan agar menghasilkan penilaian yang objektif dan profesional.

Melalui sinergi antara pemerintah dan pelaku industri kreatif, Kota Madiun berharap mampu melahirkan motif batik khas yang memiliki identitas kuat, memperkuat ekonomi kreatif, sekaligus memperluas pengenalan batik lokal kepada masyarakat. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Modus Terapi Kesehatan, Lansia di Sukorejo Ponorogo Kehilangan Uang dan 33 Gram Emas 

    Modus Terapi Kesehatan, Lansia di Sukorejo Ponorogo Kehilangan Uang dan 33 Gram Emas 

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 241
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Aksi penipuan dengan modus menawarkan terapi kesehatan menimpa pasangan lanjut usia di Desa Kalimalang, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Ponorogo. Dalam kejadian tersebut, korban kehilangan uang tunai sekitar Rp10 juta serta perhiasan emas seberat 33 gram setelah rumahnya didatangi empat orang tak dikenal. Peristiwa itu terjadi pada Kamis (5/3/2026) lalu sekitar pukul 11.30 […]

    Bagikan
  • Wawali Madiun Pantau Kesiapan Kunjungan Mendukbangga Wihaji, Tinjau Pengembangan Program MBG

    Wawali Madiun Pantau Kesiapan Kunjungan Mendukbangga Wihaji, Tinjau Pengembangan Program MBG

    • calendar_month Senin, 24 Feb 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Mendukbangga)/Kepala BKKBN, Wihaji bakal mengunjungi Kota Madiun. Kini, Pemerintah Kota Madiun tengah mempersiapkan diri untuk kunjungan yang direncanakan pada Rabu (26/2/2025). Hal itu menjadi pembahasan dalam rapat koordinasi Wakil Walikota Madiun, F. Bagus Panuntun bersama Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana serta stakeholder terkait […]

    Bagikan
  • Pemkot Madiun Percantik Alun-Alun, Trotoar Dibongkar dan Ditata Ulang

    Pemkot Madiun Percantik Alun-Alun, Trotoar Dibongkar dan Ditata Ulang

    • calendar_month Kamis, 31 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun terus berupaya mempercantik kawasan alun-alun sebagai salah satu pusat aktivitas masyarakat. Salah satunya melalui perbaikan trotoar yang saat ini tengah dikerjakan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Madiun. Kabid Bina Marga DPUPR Kota Madiun, Agus Tri Sukamto, menjelaskan bahwa trotoar yang berada di sekitar […]

    Bagikan
  • Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Ditahan KPK Dalam Pusaran Kasus Harun Masiku

    Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Ditahan KPK Dalam Pusaran Kasus Harun Masiku

    • calendar_month Kamis, 20 Feb 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 140
    • 0Komentar

    Sinergia | Jakarta – Usai menjalani pemeriksaan, Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto resmi ditahan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Kamis (20/2/2025). Hasto telah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan suap dan perintangan penyidikan atau obstruction of justice (OJ) dalam pusaran kasus Harun Masiku. Penahanan bakal dilakukan selama 20 hari pertama terhitung mulai hari […]

    Bagikan
  • Awal 2026, Magetan Dilanda 50 Kejadian Bencana, Cuaca Ekstrem Jadi Pemicu Utama photo_camera 3

    Awal 2026, Magetan Dilanda 50 Kejadian Bencana, Cuaca Ekstrem Jadi Pemicu Utama

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 386
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Awal tahun 2026, Kabupaten Magetan kembali menghadapi tingginya frekuensi kejadian bencana. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Magetan mencatat 50 kejadian bencana dan peristiwa sepanjang 1–31 Januari 2026. Mayoritas di antaranya dipicu oleh cuaca ekstrem. BPBD melaporkan bahwa kejadian bencana terjadi hampir merata di seluruh kecamatan. Kecamatan Magetan menjadi wilayah dengan jumlah […]

    Bagikan
  • Mobil Pick Up Masuk Jurang 15 Meter, Satu dari Tiga Penumpang Meninggal Dunia

    Mobil Pick Up Masuk Jurang 15 Meter, Satu dari Tiga Penumpang Meninggal Dunia

    • calendar_month Minggu, 4 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 284
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Raya Maospati–Goranggareng, Desa Setren, Kecamatan Bendo, Kabupaten Magetan, Minggu (4/1/2026). Sebuah mobil pick up dengan nomor polisi AE 8131 NG terjun ke jurang sedalam kurang lebih 15 meter dan menyebabkan satu orang penumpang meninggal dunia. Dua penumpang lainnya mengalami luka-luka. Peristiwa ini berlangsung ketika mobil pikap […]

    Bagikan
expand_less