Berita Terkini
Trending Tags

Kasus Pelecehan Seksual di Madiun, Pelaku Dibekuk Polisi Usai Korban Lapor 110

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 39
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Penyidik Satreskrim Unit Polsek Geger memeriksa terduga pelaku pelecehan seksual. Foto : Tova-Sinergia

Sinergia | Madiun – Respons cepat ditunjukkan jajaran Polsek Geger, Kabupaten Madiun, setelah menerima laporan dugaan pelecehan seksual terhadap seorang perempuan. Seorang pria berinisial ADP (24), warga Desa Uteran, diamankan polisi hanya sekitar dua menit setelah laporan diterima melalui layanan darurat 110.

Korban berinisial CD (27), warga Desa Nglandung, Kecamatan Geger, melaporkan dugaan pelecehan yang dialaminya pada Rabu (8/7/2026) pagi. Polisi menerima laporan sekitar pukul 09.38 WIB dan langsung bergerak menuju lokasi.

“Tadi pagi ada salah satu warga menghubungi layanan 110 terkait dugaan aksi pelecehan seksual. Laporan kami terima sekitar pukul 09.38 WIB dan anggota tiba di lokasi pukul 09.40 WIB,” ujar Kapolsek Geger AKP Dadang Arif.

Berdasarkan hasil penyelidikan awal, peristiwa bermula ketika korban dan terduga pelaku bertemu secara tidak sengaja saat membeli pentol di kawasan Lapangan Jatisari. Setelah itu, pelaku diduga membuntuti korban hingga memasuki wilayah Dusun Klotok.

Di lokasi tersebut, pelaku diduga melakukan tindakan pelecehan dengan menyentuh bagian tubuh korban tanpa persetujuan.

Korban yang terkejut langsung pulang sambil menangis dan menceritakan kejadian tersebut kepada suaminya. Mendengar pengakuan istrinya, sang suami berusaha mengejar terduga pelaku hingga sempat terjadi perkelahian.

“Ketika berhasil dikejar, sempat terjadi perkelahian dengan suami korban. Setelah itu pelaku diamankan warga dan dilaporkan kepada kami. Selanjutnya kami membawa yang bersangkutan ke Mapolsek Geger untuk dimintai keterangan,” kata AKP Dadang.

Dalam proses penanganan perkara, polisi menemukan indikasi bahwa terduga pelaku diduga memiliki gangguan kejiwaan. Namun hingga kini, penyidik masih menunggu bukti administratif maupun keterangan medis yang dapat memastikan kondisi tersebut.

“Belum ada dokumen yang menyatakan pelaku mengalami gangguan jiwa. Namun saat pemeriksaan kami mengalami kesulitan berkomunikasi dengannya. Keluarga juga menyampaikan bahwa kondisinya memang seperti itu sejak lahir,” jelasnya.

Atas dasar pertimbangan tersebut, kedua belah pihak sementara sepakat menempuh penyelesaian melalui jalur mediasi dengan pendampingan kepolisian dan unsur tiga pilar. Meski demikian, polisi menegaskan proses pendalaman tetap dilakukan, termasuk menelusuri kemungkinan adanya surat keterangan medis terkait kondisi kejiwaan terduga pelaku.

“Kami tetap mendampingi proses mediasi agar hak korban tetap terlindungi. Di sisi lain, kami juga akan menggali bukti-bukti terkait kondisi kesehatan terduga pelaku,” pungkas AKP Dadang. (Tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Telur Kotor dalam Paket Program MBG Lembeyan Viral, DPRD Magetan Desak Evaluasi Total

    Telur Kotor dalam Paket Program MBG Lembeyan Viral, DPRD Magetan Desak Evaluasi Total

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 219
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Lembeyan, Kabupaten Magetan, kembali memantik perhatian publik. Sebuah foto telur rebus yang masih tampak bernoda kotoran ayam pada cangkangnya beredar luas di media sosial dan memicu gelombang kritik warganet. Unggahan itu pertama kali disebarkan akun Facebook Tri Winarsih melalui grup Info Seputar Lembeyan. Dalam […]

    Bagikan
  • Gerakan Pangan Murah Digelar Di Ponorogo, Harga Lebih Terjangkau

    Gerakan Pangan Murah Digelar Di Ponorogo, Harga Lebih Terjangkau

    • calendar_month Kamis, 20 Feb 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 130
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Jawa Timur menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di Ponorogo pada Kamis (20/2/2025). Kegiatan ini berlangsung di Kantor Kelurahan Kertosari, Kecamatan Babadan. Ketua Tim Kerja Distribusi Pangan DPKP Jatim, Sukemi, menyatakan GPM bertujuan untuk menstabilkan pasokan dan harga pangan menjelang Ramadhan 2025. Sejumlah komoditas pangan yang […]

    Bagikan
  • Canda Siswa SMPN 1 Parang Ingin Menu MBG Diselingi Mie Ayam

    Canda Siswa SMPN 1 Parang Ingin Menu MBG Diselingi Mie Ayam

    • calendar_month Selasa, 16 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 120
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Magetan mulai menjangkau sekolah-sekolah pinggiran. Salah satunya di Kecamatan Parang, tempat ratusan siswa SMPN 1 Parang ikut merasakan menu sehat yang disediakan pemerintah. Meski antusias, sebagian siswa berharap variasi menu lebih beragam. Mikaila bersama temannya, Rizal, secara terbuka menyampaikan keinginan agar sesekali ada hidangan […]

    Bagikan
  • Pemkot Madiun – Polres Madiun Kota Panen Jagung untuk Mendukung Ketahanan Pangan

    Pemkot Madiun – Polres Madiun Kota Panen Jagung untuk Mendukung Ketahanan Pangan

    • calendar_month Selasa, 18 Feb 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 104
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun bersama Polres Madiun Kota menggelar panen jagung sebagai bagian dari program ketahanan pangan, Selasa (18/2/2025). Panen jagung ini dilakukan di lahan seluas 3000 meter persegi. Sementara, total lahan yang ditanami jagung di Kota Madiun mencapai 2 hektar. Kapolres Madiun Kota, AKBP Agus Dwi Suryanto, mengatakan bahwa program […]

    Bagikan
  • Pemkab Madiun Gencarkan Deteksi Dini HIV dan TBC

    Pemkab Madiun Gencarkan Deteksi Dini HIV dan TBC

    • calendar_month Senin, 6 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 119
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun memperkuat langkah pencegahan dan pengendalian HIV/AIDS serta Tuberkulosis (TBC) melalui program deteksi dini dan layanan kesehatan gratis. Kegiatan ini berlangsung di Posyandu Remaja Desa Luworo, Kecamatan Pilangkenceng, Sabtu (04/10/2025), dan dihadiri langsung oleh Bupati Madiun sekaligus Ketua Komisi Penanggulangan AIDS Daerah (KPAD), Hari Wuryanto. Bupati Madiun […]

    Bagikan
  • Segini Gaji dan Tunjangan DPRD Magetan Tahun 2024, Tembus Rp. 23,7 Miliar

    Segini Gaji dan Tunjangan DPRD Magetan Tahun 2024, Tembus Rp. 23,7 Miliar

    • calendar_month Kamis, 11 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 163
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Alokasi anggaran untuk gaji dan tunjangan anggota DPR maupun DPRD tengah menjadi sorotan masyarakat. Seperti tunjangan perumahan DPR RI yang sempat menjadi pemicu aksi unjuk rasa di berbagai daerah, meski akhirnya tunjangan tersebut dibatalkan. Lalu bagaimana dengan gaji dan tunjangan DPRD Kabupaten Magetan? Sesuai data yang dihimpun, Pemerintah Kabupaten Magetan mengalokasikan […]

    Bagikan
expand_less