Berita Terkini
Trending Tags

Usulan BPIH 2027 Naik Jadi Rp107,34 Juta, Pemerintah Ungkap Penyebab Kenaikan, DPR Soroti Skema Pembiayaan

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Rabu, 8 Jul 2026
  • visibility 107
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Pemerintah usulkan BPIH 2027 sebesar Rp107,34 juta. Foto : Istimewa

Sinergia | Jakarta – Pemerintah mengusulkan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 1448 Hijriah/2027 Masehi sebesar Rp107.340.172,02 per jemaah atau naik sekitar Rp19,93 juta dibandingkan BPIH tahun 2026. Kenaikan tersebut dipengaruhi sejumlah faktor, mulai dari perubahan nilai tukar rupiah hingga meningkatnya biaya layanan haji di Arab Saudi.

Usulan tersebut disampaikan Menteri Haji dan Umrah, Irfan Yusuf atau Gus Irfan, dalam rapat kerja bersama Komisi VIII DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (7/7/2026) dikutip dari channel YouTube TV Parlemen.

“Sebagai tindak lanjut atas hasil evaluasi penyelenggaraan ibadah haji tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi serta persiapan penyelenggaraan ibadah haji tahun 1448 Hijriah, Kementerian Haji dan Umrah telah menyusun usulan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji tahun 2027 dengan tetap memperhatikan prinsip efisiensi, peningkatan kualitas pelayanan, dan keberlanjutan penyelenggaraan ibadah haji,” ujar Gus Irfan.

Dalam paparannya, pemerintah mengusulkan BPIH sebesar Rp107.340.172,02 per jemaah dengan asumsi nilai tukar Rp17.500 per dolar Amerika Serikat dan Rp4.666,67 per riyal Arab Saudi. Dari total usulan tersebut, komponen biaya penyelenggaraan di Arab Saudi mencapai Rp60.891.068 atau sekitar 56,73 persen dari total BPIH. Sementara biaya penyelenggaraan di dalam negeri, termasuk rata-rata biaya penerbangan per jemaah, sebesar Rp46.449.103 atau 43,27 persen.

Gus Irfan menjelaskan, penyesuaian usulan BPIH dipengaruhi sejumlah komponen biaya yang mengalami kenaikan. Diantaranya perubahan asumsi nilai tukar rupiah, kenaikan biaya penerbangan, meningkatnya biaya akomodasi di Makkah dan Madinah.

“Juga penguatan program manasik kesehatan sebagai implementasi istitha’ah kesehatan, penyediaan konsumsi Ready-to-Eat (RTE), penyesuaian biaya konsumsi di Makkah dan Madinah hingga kebutuhan pembiayaan visa bagi jemaah batal ganti,” terangnya.

Meski total BPIH mengalami kenaikan, pemerintah mengusulkan agar biaya yang dibayarkan langsung oleh jemaah atau Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) tetap tidak jauh berbeda dengan tahun sebelumnya. Pemerintah mengusulkan skema pembiayaan dengan komposisi 60 persen berasal dari nilai manfaat yang dikelola Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) dan 40 persen ditanggung jemaah melalui Bipih.

“Kalau bisa skema pembagiannya seperti tahun 2022, di mana 60 persen dibiayai nilai manfaat dan 40 persen dibayar jemaah. Dengan demikian tidak ada kenaikan yang signifikan bagi biaya yang harus dibayarkan jemaah,” kata Gus Irfan.

Usulan pemerintah tersebut mendapat sorotan dari anggota Komisi VIII DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Selly Andriany Gantina. Dirinya mempertanyakan porsi penggunaan nilai manfaat yang lebih besar untuk membiayai jemaah yang akan berangkat. Sementara menurutnya dana tersebut semestinya juga diperuntukkan bagi jutaan calon jemaah yang masih masuk daftar tunggu.

“Nilai manfaat itu sebetulnya harus dipergunakan untuk jemaah yang waiting list, bukan untuk jemaah yang akan berangkat. Kenapa porsinya hari ini justru lebih banyak dipergunakan untuk jemaah yang akan berangkat?” ujarnya.

Ia menilai kenaikan usulan BPIH sebesar hampir Rp. 20 juta masih belum rasional dan meminta pemerintah melakukan evaluasi lebih mendalam sebelum angka tersebut disepakati.

“Buat kami, kenaikan ini sangat tidak rasional. Ini menjadi bahan evaluasi bagi Komisi VIII maupun pemerintah agar perhitungannya diperbaiki,” katanya.

Sementara itu, Ketua Komisi VIII DPR RI, Marwan Dasopang, menyatakan usulan BPIH yang diajukan pemerintah belum menjadi keputusan final karena masih akan dibahas lebih lanjut melalui Panitia Kerja (Panja).

Menurut Marwan, pembahasan tidak hanya berfokus pada besaran biaya, tetapi juga mempertimbangkan berbagai perubahan kebijakan penyelenggaraan ibadah haji yang diterapkan pemerintah Arab Saudi.

“Menteri Haji sudah mengusulkan Rp107 juta sekian. Nanti kita bahas lagi setelah Panja dibentuk. Pembahasannya tidak sekadar membandingkan dengan tahun lalu, tetapi juga melihat perubahan kebijakan Arab Saudi yang menjadi faktor penting dalam penyelenggaraan ibadah haji,” ujar Marwan.

Ia menambahkan, Komisi VIII bersama Tim Pengawas DPR telah memberikan apresiasi terhadap penyelenggaraan haji 2026 yang dinilai menunjukkan sejumlah perbaikan signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Meski demikian, berbagai aspek yang masih memerlukan pembenahan akan menjadi fokus pembahasan Panja sebelum pemerintah dan DPR menetapkan besaran BPIH 2027. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ratusan Kades Ponorogo Gigit Jari, Dana Desa Tahap II Tak Kunjung Cair

    Ratusan Kades Ponorogo Gigit Jari, Dana Desa Tahap II Tak Kunjung Cair

    • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 135
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Ratusan kepala desa (Kades) di Ponorogo harus gigit jari. Pasalnya, jatah Dana Desa (DD) tahap II tak kunjung cair. Sementara sejumlah proyek pembangunan terlanjur berjalan dan menanti pembayaran sebelum akhir tahun. Tak ingin semakin merugi, para Kades yang tergabung dalam Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Ponorogo meluruk DPRD menggelar rapat […]

    Bagikan
  • Wajib Icip! Kesegaran Es Rujak Buah Legendaris Cinde Raos

    Wajib Icip! Kesegaran Es Rujak Buah Legendaris Cinde Raos

    • calendar_month Sabtu, 4 Jan 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 315
    • 0Komentar

    KAB. PONOROGO – Berkunjung ke Ponorogo tidak lengkap rasanya jika tidak mampir di warung legendaris yang satu ini. Ya, Warung Cinde Raos yang terletak di Desa Plunturang, Kecamatan Pulung, Ponorogo, Jawa Timur, selalu dipadati pengunjung. Warung legendaris ini terkenal dengan menu andalan rujak buah dan rujak es krim. Topping buah-buahan segar seperti belimbing, nanas, mentimun, […]

    Bagikan
  • Operasi Pencarian Korban Hanyut, Tim SAR Terjunkan Perahu Karet Susur Sungai

    Operasi Pencarian Korban Hanyut, Tim SAR Terjunkan Perahu Karet Susur Sungai

    • calendar_month Rabu, 21 Mei 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Operasi pencarian terhadap Bani, warga Desa Pengkol, Kecamatan Kauman, Ponorogo yang hanyut di Sungai Keling, memasuki hari kedua, Rabu (21/05/2025). Puluhan relawan dikerahkan dalam operasi SAR untuk menemukan korban yang diduga tenggelam sejak Selasa (20/05/2025) sore. Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Ponorogo, Agung Prasetyo, menyampaikan bahwa proses pencarian terus berlanjut […]

    Bagikan
  • Cegah Gangguan Kamtibmas, Polres Ngawi Kerahkan 460 Personel Amankan Pengesahan Warga Baru IKSPI

    Cegah Gangguan Kamtibmas, Polres Ngawi Kerahkan 460 Personel Amankan Pengesahan Warga Baru IKSPI

    • calendar_month Kamis, 31 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Polres Ngawi Polda Jawa Timur menurunkan sebanyak 460 personel untuk mengamankan jalannya kegiatan pengesahan warga baru perguruan silat Ikatan Keluarga Silat Putra Indonesia (IKSPI) Kera Sakti yang akan melintas menuju Kabupaten Madiun, Kamis (31/07/2025). Langkah pengamanan ini dipimpin langsung oleh Kapolres Ngawi, AKBP Charles Pandapotan Tampubolon sebagai bentuk antisipasi terhadap potensi […]

    Bagikan
  • Profesionalisme di Balik Prajurit Bermental Baja

    Profesionalisme di Balik Prajurit Bermental Baja

    • calendar_month Jumat, 16 Mei 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 174
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Matahari baru saja muncul di ufuk timur ketika nyanyian lantang itu membelah kesunyian pagi. Jalan beraspal hitam kelam mulai dipijak derap kaki ratusan prajurit. Meski napas tersengal, namun tak ada satu pun yang mundur. Di antara mereka, terlihat sosok yang selalu memberi semangat prajurit-prajurit itu. Walau tubuhnya dibalut keringat, namun matanya […]

    Bagikan
  • Kontingen Barongsai Kota Madiun Sabet Empat Emas di Kejurnas 2025 Bali

    Kontingen Barongsai Kota Madiun Sabet Empat Emas di Kejurnas 2025 Bali

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 171
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Atlet-atlet barongsai Kota Madiun menunjukkan taringnya di kancah nasional. Pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Barongsai 2025 yang digelar di Bali, 22–24 November, tim Kota Madiun berhasil mengamankan empat medali emas dari enam kategori lomba yang diikuti. Sebanyak 10 atlet diturunkan dalam ajang tersebut. Sejumlah nama tampil menonjol dengan capaian yang memukau, […]

    Bagikan
expand_less