Sabtu, 17 Okt 2026
Trending Tags

Usulan BPIH 2027 Naik Jadi Rp107,34 Juta, Pemerintah Ungkap Penyebab Kenaikan, DPR Soroti Skema Pembiayaan

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Rabu, 8 Jul 2026
  • visibility 168
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Pemerintah usulkan BPIH 2027 sebesar Rp107,34 juta. Foto : Istimewa

Sinergia | Jakarta – Pemerintah mengusulkan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 1448 Hijriah/2027 Masehi sebesar Rp107.340.172,02 per jemaah atau naik sekitar Rp19,93 juta dibandingkan BPIH tahun 2026. Kenaikan tersebut dipengaruhi sejumlah faktor, mulai dari perubahan nilai tukar rupiah hingga meningkatnya biaya layanan haji di Arab Saudi.

Usulan tersebut disampaikan Menteri Haji dan Umrah, Irfan Yusuf atau Gus Irfan, dalam rapat kerja bersama Komisi VIII DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (7/7/2026) dikutip dari channel YouTube TV Parlemen.

“Sebagai tindak lanjut atas hasil evaluasi penyelenggaraan ibadah haji tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi serta persiapan penyelenggaraan ibadah haji tahun 1448 Hijriah, Kementerian Haji dan Umrah telah menyusun usulan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji tahun 2027 dengan tetap memperhatikan prinsip efisiensi, peningkatan kualitas pelayanan, dan keberlanjutan penyelenggaraan ibadah haji,” ujar Gus Irfan.

Dalam paparannya, pemerintah mengusulkan BPIH sebesar Rp107.340.172,02 per jemaah dengan asumsi nilai tukar Rp17.500 per dolar Amerika Serikat dan Rp4.666,67 per riyal Arab Saudi. Dari total usulan tersebut, komponen biaya penyelenggaraan di Arab Saudi mencapai Rp60.891.068 atau sekitar 56,73 persen dari total BPIH. Sementara biaya penyelenggaraan di dalam negeri, termasuk rata-rata biaya penerbangan per jemaah, sebesar Rp46.449.103 atau 43,27 persen.

Gus Irfan menjelaskan, penyesuaian usulan BPIH dipengaruhi sejumlah komponen biaya yang mengalami kenaikan. Diantaranya perubahan asumsi nilai tukar rupiah, kenaikan biaya penerbangan, meningkatnya biaya akomodasi di Makkah dan Madinah.

“Juga penguatan program manasik kesehatan sebagai implementasi istitha’ah kesehatan, penyediaan konsumsi Ready-to-Eat (RTE), penyesuaian biaya konsumsi di Makkah dan Madinah hingga kebutuhan pembiayaan visa bagi jemaah batal ganti,” terangnya.

Meski total BPIH mengalami kenaikan, pemerintah mengusulkan agar biaya yang dibayarkan langsung oleh jemaah atau Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) tetap tidak jauh berbeda dengan tahun sebelumnya. Pemerintah mengusulkan skema pembiayaan dengan komposisi 60 persen berasal dari nilai manfaat yang dikelola Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) dan 40 persen ditanggung jemaah melalui Bipih.

“Kalau bisa skema pembagiannya seperti tahun 2022, di mana 60 persen dibiayai nilai manfaat dan 40 persen dibayar jemaah. Dengan demikian tidak ada kenaikan yang signifikan bagi biaya yang harus dibayarkan jemaah,” kata Gus Irfan.

Usulan pemerintah tersebut mendapat sorotan dari anggota Komisi VIII DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Selly Andriany Gantina. Dirinya mempertanyakan porsi penggunaan nilai manfaat yang lebih besar untuk membiayai jemaah yang akan berangkat. Sementara menurutnya dana tersebut semestinya juga diperuntukkan bagi jutaan calon jemaah yang masih masuk daftar tunggu.

“Nilai manfaat itu sebetulnya harus dipergunakan untuk jemaah yang waiting list, bukan untuk jemaah yang akan berangkat. Kenapa porsinya hari ini justru lebih banyak dipergunakan untuk jemaah yang akan berangkat?” ujarnya.

Ia menilai kenaikan usulan BPIH sebesar hampir Rp. 20 juta masih belum rasional dan meminta pemerintah melakukan evaluasi lebih mendalam sebelum angka tersebut disepakati.

“Buat kami, kenaikan ini sangat tidak rasional. Ini menjadi bahan evaluasi bagi Komisi VIII maupun pemerintah agar perhitungannya diperbaiki,” katanya.

Sementara itu, Ketua Komisi VIII DPR RI, Marwan Dasopang, menyatakan usulan BPIH yang diajukan pemerintah belum menjadi keputusan final karena masih akan dibahas lebih lanjut melalui Panitia Kerja (Panja).

Menurut Marwan, pembahasan tidak hanya berfokus pada besaran biaya, tetapi juga mempertimbangkan berbagai perubahan kebijakan penyelenggaraan ibadah haji yang diterapkan pemerintah Arab Saudi.

“Menteri Haji sudah mengusulkan Rp107 juta sekian. Nanti kita bahas lagi setelah Panja dibentuk. Pembahasannya tidak sekadar membandingkan dengan tahun lalu, tetapi juga melihat perubahan kebijakan Arab Saudi yang menjadi faktor penting dalam penyelenggaraan ibadah haji,” ujar Marwan.

Ia menambahkan, Komisi VIII bersama Tim Pengawas DPR telah memberikan apresiasi terhadap penyelenggaraan haji 2026 yang dinilai menunjukkan sejumlah perbaikan signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Meski demikian, berbagai aspek yang masih memerlukan pembenahan akan menjadi fokus pembahasan Panja sebelum pemerintah dan DPR menetapkan besaran BPIH 2027. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Unik ! Peringati Hari Kartini, Operator SPBU Caruban Pakai Seragam Kebaya Dan Beskap

    Unik ! Peringati Hari Kartini, Operator SPBU Caruban Pakai Seragam Kebaya Dan Beskap

    • calendar_month Senin, 21 Apr 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 248
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Memperingati Hari Kartini yang jatuh pada hari 21 April 2025, staf pegawai perempuan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Caruban di Kelurahan Bangunsari Kecamatan Mejayan Kabupaten Madiun memakai baju kebaya, dan pegawai pria memakai pakaian beskap.  Salah satu operator SPBU Elin Herliya mengatakan penggunaan kostum kebaya dan batik ini merupakan […]

    Bagikan
  • Pemkab Madiun Matangkan Konsep 5 Hari Sekolah, Penguatan Karakter Anak Jadi Prioritas

    Pemkab Madiun Matangkan Konsep 5 Hari Sekolah, Penguatan Karakter Anak Jadi Prioritas

    • calendar_month Kamis, 15 Okt 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 20
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun mulai mematangkan konsep penerapan lima hari sekolah dengan menitikberatkan pada penguatan pendidikan karakter, kedisiplinan, dan kualitas pembelajaran. Kebijakan ini disiapkan agar peserta didik tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki sikap dan perilaku yang baik. Bupati Madiun Hari Wuryanto bersama Wakil Bupati Purnomo Hadi menyampaikan hal tersebut […]

    Bagikan
  • Tragedi KM Virgo, Pesan Terakhir Doddy Sebelum Berlayar, Titip Dua Anaknya kepada Sang Ibu

    Tragedi KM Virgo, Pesan Terakhir Doddy Sebelum Berlayar, Titip Dua Anaknya kepada Sang Ibu

    • calendar_month Rabu, 30 Sep 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 151
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi — Pesan sederhana yang disampaikan Doddy Soemarno kepada ibunya sebelum berlayar menggunakan KM Virgo Transport 8 kini menjadi kenangan terakhir bagi keluarganya. Sebelum kapal berangkat dari Surabaya menuju Banjarmasin, warga Dusun Jetak, Desa Klitik, Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi, itu menitipkan dua anaknya yang masih duduk di sekolah dasar kepada sang ibu. Pria […]

    Bagikan
  • Keresahan Warga Soal Maraknya Aksi Pencurian di Desa Cermo

    Keresahan Warga Soal Maraknya Aksi Pencurian di Desa Cermo

    • calendar_month Senin, 14 Jul 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 153
    • 0Komentar

    Sinergia |Kab. Madiun – Sebuah toko kelontong milik warga di Desa Cermo, Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun menjadi sasaran aksi pencurian pada Sabtu pagi  (12/07/2025). Pelaku diduga membobol jendela rumah sekaligus toko milik Murdiono (36) dan menggondol uang tunai sekitar Rp. 1 juta. Kejadian tersebut terekam kamera pengawas (CCTV) yang terpasang di lokasi. Dalam rekaman terlihat […]

    Bagikan
  • Puluhan Siswa di Madiun Mual dan Muntah Usai Santap Menu Nasi Goreng Program MBG

    Puluhan Siswa di Madiun Mual dan Muntah Usai Santap Menu Nasi Goreng Program MBG

    • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 194
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab.Madiun – Puluhan siswa dari tiga Sekolah Dasar (SD) di Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun, diduga mengalami keracunan massal usai menyantap nasi goreng dari program Makan Bergizi Gratis (MBG), Kamis (27/11/2025). Insiden ini memicu kepanikan di lingkungan sekolah dan membuat para orang tua berbondong-bondong menjemput anak mereka. Tiga sekolah yang terdampak yakni SDN Klecorejo, […]

    Bagikan
  • Tambang Ilegal di Jenangan Ponorogo Rusak Lahan dan Bantaran Sungai

    Tambang Ilegal di Jenangan Ponorogo Rusak Lahan dan Bantaran Sungai

    • calendar_month Sabtu, 13 Des 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 511
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Aktivitas pertambangan ilegal di Kecamatan Jenangan, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, mulai dikeluhkan masyarakat. Selain merusak lahan perkebunan warga, aktivitas tersebut juga diduga mengganggu bantaran sungai akibat pengurukan yang dijadikan akses keluar masuk truk tambang. Hasil penelusuran di lapangan menunjukkan, area pertambangan ilegal berada di Desa Plalangan, Kecamatan Jenangan. Sejumlah titik lahan […]

    Bagikan
expand_less