Berita Terkini
Trending Tags

Napi Lapas Kelas I Madiun Kabur, Kanwil Ditjenpas Jatim Selidiki Dugaan Kelalaian Petugas

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Rabu, 8 Jul 2026
  • visibility 196
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Lapas Kelas I Madiun. Foto : Istimewa

Sinergia | Kota Madiun – Insiden kaburnya seorang narapidana (napi) dari Lapas Kelas I Madiun menjadi sorotan serius. Meski napi berinisial Y berhasil ditangkap kembali setelah buron selama sepekan, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kanwil Ditjenpas) Jawa Timur kini memfokuskan penyelidikan terhadap dugaan kelalaian petugas yang diduga menjadi celah lolosnya warga binaan tersebut.

Staf Pengamanan dan Kepatuhan Internal Kanwil Ditjenpas Jawa Timur, Hendra, mengatakan tim telah diterjunkan untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) sekaligus memeriksa sejumlah petugas dan warga binaan guna mengungkap penyebab pasti pelarian tersebut.

“Kami telah melakukan pengecekan dan melaksanakan olah TKP terkait kejadian pelarian di lapas tersebut,” ujarnya.

Hendra menjelaskan, hasil pemeriksaan sementara menunjukkan narapidana tersebut diduga melarikan diri dengan bersembunyi di kolong truk logistik pengangkut beras yang keluar dari area lapas. Namun, pihaknya masih mendalami kronologi lengkap, termasuk kemungkinan adanya pelanggaran prosedur pengamanan oleh petugas.

“Pemeriksaan terkait dugaan adanya kelalaian petugas masih terus berlangsung,” tegasnya.

Diketahui, peristiwa pelarian itu terjadi pada 1 Juli 2026 sekitar pukul 15.00 WIB. Humas Lapas Kelas I Madiun, Singgih Muszaqirobbi, mengatakan aksi tersebut baru diketahui sekitar pukul 17.30 WIB saat petugas melakukan apel sore dan menghitung jumlah warga binaan yang akan masuk ke kamar.

“Ketahuannya itu sekitar pukul 17.30 saat apel sore untuk warga binaan masuk kamar. Ketika dicek di kamar, jumlahnya kurang satu. Saat cek CCTV ternyata masuk ke kolong truk logistik yang memuat beras untuk konsumsi warga binaan,” jelas Singgih.

Setelah memastikan napi kabur, Lapas Kelas I Madiun langsung berkoordinasi dengan Kanwil Ditjenpas Jawa Timur dan Polda Jawa Timur untuk melakukan pengejaran. Tim gabungan kemudian melacak keberadaan Y hingga ke Kabupaten Pati, Jawa Tengah, yang merupakan kampung halaman orang tuanya.

“Karena di sana adalah rumah orang tuanya,” kata Singgih.

Pelarian Y akhirnya berakhir setelah tim gabungan berhasil menangkap kembali yang bersangkutan pada Selasa (7/7/2026). Setelah diamankan, Y langsung dipindahkan ke Lapas Kelas I Surabaya dengan pengamanan lebih ketat. Bahkan, yang bersangkutan diusulkan dipindahkan ke Lapas Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah.

Selain itu, Y dipastikan kehilangan hak remisi karena melanggar ketentuan selama menjalani masa pidana. Saat kabur, Y diketahui baru menjalani hukuman sekitar satu tahun dari total vonis empat tahun enam bulan.

Sementara itu, nasib petugas yang diduga lalai masih menunggu hasil pemeriksaan Kanwil Ditjenpas Jawa Timur. Pihak Lapas Kelas I Madiun menegaskan kewenangan pemberian sanksi sepenuhnya berada di tangan Kanwil.

“Untuk sanksi yang berwenang dari Kanwil. Jadi, nanti dari Lapas Kelas I menunggu hasil penyelidikan,” ujar Singgih.

Meski narapidana telah berhasil diamankan kembali, insiden ini menjadi rapor merah bagi sistem pengamanan Lapas Kelas I Madiun. Hasil penyelidikan Kanwil Ditjenpas Jawa Timur akan menjadi penentu apakah terdapat kelalaian petugas yang berujung pada lolosnya seorang warga binaan dari dalam lapas. Termasuk sanksi jika terbukti adanya kelalaian dari petugas Lapas Kelas I Madiun. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • SMK Al Inabah Ponorogo Disatroni Maling,Sejumlah Barang Dirusak Dengan Katana

    SMK Al Inabah Ponorogo Disatroni Maling,Sejumlah Barang Dirusak Dengan Katana

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 339
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Al Inabah yang berada di Desa Japan, Kecamatan Babadan, Kabupaten Ponorogo, menjadi sasaran pencurian dan perusakan pada Rabu pagi, 11 Februari 2026. Peristiwa tersebut diperkirakan terjadi sekitar pukul 05.20 WIB. Aksi pencurian disertai perusakan itu pertama kali diketahui oleh guru dan sejumlah siswa yang hendak masuk sekolah. […]

    Bagikan
  • Diduga Ugal – Ugalan, Pick Up Tabrak Pelajar SMP Hingga Meninggal Dunia

    Diduga Ugal – Ugalan, Pick Up Tabrak Pelajar SMP Hingga Meninggal Dunia

    • calendar_month Senin, 20 Okt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Kecelakaan maut terjadi di jalur alternatif Ponorogo–Madiun, tepatnya di Jalan Desa Singosaren, Kecamatan Jenangan, Ponorogo, Minggu (19/10/2025) malam. Seorang pelajar SMP bernama Amelia (15), warga Desa Trenceng, Jenangan, tewas di lokasi usai sepeda motor yang dikendarainya ditabrak mobil pick-up dari arah berlawanan. Peristiwa nahas itu bermula saat mobil pick-up yang dikemudikan […]

    Bagikan
  • Pengendara Motor di Ngawi Tewas Usai Bertabrakan dengan Truk

    Pengendara Motor di Ngawi Tewas Usai Bertabrakan dengan Truk

    • calendar_month Jumat, 4 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 151
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ngawi – Nasib naas dialami oleh pengendara motor M.R Heri Santoso (48), warga Gaya Baru VIII, Kabupaten Lampung Tengah di Jalan Raya Ngawi – Karangjati, tepatnya wilayah Desa Karangmalang Kecamatan Kasreman pada Jumat (04/07/2025). Korban tewas seketika usai bertabrakan dengan truk Hino boks bernomor polisi L-9498-UO yang dikemudikan Hendi Hendroyono (44), warga […]

    Bagikan
  • Stasiun Magetan Makin Sibuk! Ribuan Penumpang Turun Naik, Ini Alasannya!

    Stasiun Magetan Makin Sibuk! Ribuan Penumpang Turun Naik, Ini Alasannya!

    • calendar_month Rabu, 25 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 209
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Tidak banyak yang menyangka, Stasiun Magetan yang dahulu bernama Stasiun Barat kini menjelma menjadi simpul penting transportasi kereta api di jalur selatan Jawa. Terletak di Desa Karangsono, Kecamatan Barat, stasiun ini bukan sekadar titik pemberhentian melainkan bagian strategis dari mobilitas masyarakat dan pertumbuhan ekonomi regional. Pada tahun 2025, jumlah penumpang […]

    Bagikan
  • Bongkar Dugaan Penyelewengan Solar Subsidi di Madiun, Tim Gabungan Sita 8.000 Liter BBM dan Tiga Truk Tangki

    Bongkar Dugaan Penyelewengan Solar Subsidi di Madiun, Tim Gabungan Sita 8.000 Liter BBM dan Tiga Truk Tangki

    • calendar_month Senin, 27 Jul 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 140
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Tim gabungan yang terdiri dari BPH Migas, Direktorat Jenderal Penegakan Hukum (Ditjen Gakkum) Kementerian ESDM, Baintelkam Polri, dan Polres Madiun Kota membongkar dugaan praktik penyalahgunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis solar di dua gudang di wilayah Madiun, Jumat (24/7/2026). Dalam operasi tersebut, petugas menyita ribuan liter solar subsidi, ratusan galon […]

    Bagikan
  • Dindikbud Madiun Pantau Proses SPMB 2026 Tingkat SD, Optimalkan Peran Pengawas

    Dindikbud Madiun Pantau Proses SPMB 2026 Tingkat SD, Optimalkan Peran Pengawas

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 287
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang Sekolah Dasar (SD) tahun ajaran 2026/2027 di Kabupaten Madiun berjalan sejak tanggal 2 Juni lalu. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Madiun memastikan selama proses SPMB sesuai aturan.  Pengawasan dilakukan melalui pengawas sekolah yang ditugaskan memantau seluruh tahapan penerimaan peserta didik baru. Kepala Bidang […]

    Bagikan
expand_less