Berita Terkini
Trending Tags

Napi Lapas Kelas I Madiun Kabur, Kanwil Ditjenpas Jatim Selidiki Dugaan Kelalaian Petugas

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Rabu, 8 Jul 2026
  • visibility 156
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Lapas Kelas I Madiun. Foto : Istimewa

Sinergia | Kota Madiun – Insiden kaburnya seorang narapidana (napi) dari Lapas Kelas I Madiun menjadi sorotan serius. Meski napi berinisial Y berhasil ditangkap kembali setelah buron selama sepekan, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kanwil Ditjenpas) Jawa Timur kini memfokuskan penyelidikan terhadap dugaan kelalaian petugas yang diduga menjadi celah lolosnya warga binaan tersebut.

Staf Pengamanan dan Kepatuhan Internal Kanwil Ditjenpas Jawa Timur, Hendra, mengatakan tim telah diterjunkan untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) sekaligus memeriksa sejumlah petugas dan warga binaan guna mengungkap penyebab pasti pelarian tersebut.

“Kami telah melakukan pengecekan dan melaksanakan olah TKP terkait kejadian pelarian di lapas tersebut,” ujarnya.

Hendra menjelaskan, hasil pemeriksaan sementara menunjukkan narapidana tersebut diduga melarikan diri dengan bersembunyi di kolong truk logistik pengangkut beras yang keluar dari area lapas. Namun, pihaknya masih mendalami kronologi lengkap, termasuk kemungkinan adanya pelanggaran prosedur pengamanan oleh petugas.

“Pemeriksaan terkait dugaan adanya kelalaian petugas masih terus berlangsung,” tegasnya.

Diketahui, peristiwa pelarian itu terjadi pada 1 Juli 2026 sekitar pukul 15.00 WIB. Humas Lapas Kelas I Madiun, Singgih Muszaqirobbi, mengatakan aksi tersebut baru diketahui sekitar pukul 17.30 WIB saat petugas melakukan apel sore dan menghitung jumlah warga binaan yang akan masuk ke kamar.

“Ketahuannya itu sekitar pukul 17.30 saat apel sore untuk warga binaan masuk kamar. Ketika dicek di kamar, jumlahnya kurang satu. Saat cek CCTV ternyata masuk ke kolong truk logistik yang memuat beras untuk konsumsi warga binaan,” jelas Singgih.

Setelah memastikan napi kabur, Lapas Kelas I Madiun langsung berkoordinasi dengan Kanwil Ditjenpas Jawa Timur dan Polda Jawa Timur untuk melakukan pengejaran. Tim gabungan kemudian melacak keberadaan Y hingga ke Kabupaten Pati, Jawa Tengah, yang merupakan kampung halaman orang tuanya.

“Karena di sana adalah rumah orang tuanya,” kata Singgih.

Pelarian Y akhirnya berakhir setelah tim gabungan berhasil menangkap kembali yang bersangkutan pada Selasa (7/7/2026). Setelah diamankan, Y langsung dipindahkan ke Lapas Kelas I Surabaya dengan pengamanan lebih ketat. Bahkan, yang bersangkutan diusulkan dipindahkan ke Lapas Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah.

Selain itu, Y dipastikan kehilangan hak remisi karena melanggar ketentuan selama menjalani masa pidana. Saat kabur, Y diketahui baru menjalani hukuman sekitar satu tahun dari total vonis empat tahun enam bulan.

Sementara itu, nasib petugas yang diduga lalai masih menunggu hasil pemeriksaan Kanwil Ditjenpas Jawa Timur. Pihak Lapas Kelas I Madiun menegaskan kewenangan pemberian sanksi sepenuhnya berada di tangan Kanwil.

“Untuk sanksi yang berwenang dari Kanwil. Jadi, nanti dari Lapas Kelas I menunggu hasil penyelidikan,” ujar Singgih.

Meski narapidana telah berhasil diamankan kembali, insiden ini menjadi rapor merah bagi sistem pengamanan Lapas Kelas I Madiun. Hasil penyelidikan Kanwil Ditjenpas Jawa Timur akan menjadi penentu apakah terdapat kelalaian petugas yang berujung pada lolosnya seorang warga binaan dari dalam lapas. Termasuk sanksi jika terbukti adanya kelalaian dari petugas Lapas Kelas I Madiun. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Warga Magetan Makin Banyak yang Ubah Kolom Agama KTP Jadi Kepercayaan Tuhan YME

    Warga Magetan Makin Banyak yang Ubah Kolom Agama KTP Jadi Kepercayaan Tuhan YME

    • calendar_month Senin, 15 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 265
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kesadaran masyarakat Magetan untuk menampilkan identitas sesuai keyakinannya di Kartu Tanda Penduduk (KTP) semakin meningkat. Hal ini terlihat dari tren warga yang mengubah kolom agama menjadi Kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa dalam dokumen kependudukan. Berdasarkan data Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), sepanjang semester II 2024 tercatat 17 warga melakukan […]

    Bagikan
  • Calon Jemaah Haji Kota Madiun Jalani Tes Kebugaran Metode Rockport

    Calon Jemaah Haji Kota Madiun Jalani Tes Kebugaran Metode Rockport

    • calendar_month Jumat, 7 Feb 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 109
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Guna menunjang Kesehatan calon jemaah haji (CJH), Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes-PPKB) Kota Madiun menggelar tes kebugaran metode Rockport. Ini merupakan salah satu metode yang biasa dipakai untuk menilai kesanggupan kardiovaskuler saat beraktivitas fisik dengan mengestimasi kapasitas aerobik. Kebugaran menjadi elemen mendasar dalam merumuskan ketahanan dan kekuatan […]

    Bagikan
  • Didakwa Korupsi Kolam Renang, Kades Sukosari Madiun Ajukan Eksepsi

    Didakwa Korupsi Kolam Renang, Kades Sukosari Madiun Ajukan Eksepsi

    • calendar_month Kamis, 16 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 214
    • 0Komentar

    Sinergia | Surabaya – Kepala Desa (Kades) Sukosari, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, Kusno, menjalani sidang perdana kasus dugaan tindak pidana korupsi pembangunan kolam renang desa yang digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya, Kamis (16/10/2025). Dalam perkara ini, Kusno didakwa bersama rekanan proyeknya, Eko Edi Siswanto, atas dugaan penyimpangan pada pembangunan kolam renang di […]

    Bagikan
  • Mayat Pria Ditemukan di Bawah Jembatan Ring Road Kota Madiun, Diduga Meninggal Lebih dari 24 Jam

    Mayat Pria Ditemukan di Bawah Jembatan Ring Road Kota Madiun, Diduga Meninggal Lebih dari 24 Jam

    • calendar_month Rabu, 12 Agt 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 459
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Sesosok mayat ditemukan di semak belukar di bawah jembatan Jalan Ring Road Kota Madiun di Kelurahan Sogaten Kecamatan Manguharjo pada Selasa (11/8/2026) malam. Mayat berjenis kelamin laki-laki itu sudah mengeluarkan bau tidak sedap. Kondisi korban terlentang dengan mengenakan kaos dan celana pendek.  Kejadian ini pun menarik perhatian warga maupun pengguna […]

    Bagikan
  • Pasien DBD di RS Muslimat Ponorogo Terus Bertambah

    Pasien DBD di RS Muslimat Ponorogo Terus Bertambah

    • calendar_month Sabtu, 11 Jan 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 157
    • 0Komentar

    Sinergia – Kab Ponorogo | Rumah Sakit Muslimat Ponorogo mencatat lonjakan jumlah pasien demam berdarah dengue (DBD) sejak awal Januari 2025. Hingga saat ini, 14 pasien telah dirawat akibat penyakit dari gigitan nyamuk Aedes aegypti tersebut. Salah satu pasien, Muhammad Hilman, menceritakan pengalamannya dirawat di rumah sakit setelah mengalami demam tinggi selama beberapa hari. “Setelah […]

    Bagikan
  • Banjir Berulang di Magetan Tuai Kritik, Aktivis Desak Evaluasi Kinerja OPD

    Banjir Berulang di Magetan Tuai Kritik, Aktivis Desak Evaluasi Kinerja OPD

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 242
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Banjir yang kembali melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Magetan menuai sorotan tajam dari berbagai pihak. Dalam satu tahun terakhir, sejak awal kepemimpinan Bupati Nanik Sumantri bersama Wakil Bupati Suyatni Prihasmoro, kejadian serupa tercatat telah terjadi dua kali. Aktivis LSM Magetan Center, Beni Ardi, menilai kondisi ini tidak bisa lagi dianggap sebagai […]

    Bagikan
expand_less