Berita Terkini
Trending Tags

Napi Lapas Kelas I Madiun Kabur, Kanwil Ditjenpas Jatim Selidiki Dugaan Kelalaian Petugas

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Rabu, 8 Jul 2026
  • visibility 138
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Lapas Kelas I Madiun. Foto : Istimewa

Sinergia | Kota Madiun – Insiden kaburnya seorang narapidana (napi) dari Lapas Kelas I Madiun menjadi sorotan serius. Meski napi berinisial Y berhasil ditangkap kembali setelah buron selama sepekan, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kanwil Ditjenpas) Jawa Timur kini memfokuskan penyelidikan terhadap dugaan kelalaian petugas yang diduga menjadi celah lolosnya warga binaan tersebut.

Staf Pengamanan dan Kepatuhan Internal Kanwil Ditjenpas Jawa Timur, Hendra, mengatakan tim telah diterjunkan untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) sekaligus memeriksa sejumlah petugas dan warga binaan guna mengungkap penyebab pasti pelarian tersebut.

“Kami telah melakukan pengecekan dan melaksanakan olah TKP terkait kejadian pelarian di lapas tersebut,” ujarnya.

Hendra menjelaskan, hasil pemeriksaan sementara menunjukkan narapidana tersebut diduga melarikan diri dengan bersembunyi di kolong truk logistik pengangkut beras yang keluar dari area lapas. Namun, pihaknya masih mendalami kronologi lengkap, termasuk kemungkinan adanya pelanggaran prosedur pengamanan oleh petugas.

“Pemeriksaan terkait dugaan adanya kelalaian petugas masih terus berlangsung,” tegasnya.

Diketahui, peristiwa pelarian itu terjadi pada 1 Juli 2026 sekitar pukul 15.00 WIB. Humas Lapas Kelas I Madiun, Singgih Muszaqirobbi, mengatakan aksi tersebut baru diketahui sekitar pukul 17.30 WIB saat petugas melakukan apel sore dan menghitung jumlah warga binaan yang akan masuk ke kamar.

“Ketahuannya itu sekitar pukul 17.30 saat apel sore untuk warga binaan masuk kamar. Ketika dicek di kamar, jumlahnya kurang satu. Saat cek CCTV ternyata masuk ke kolong truk logistik yang memuat beras untuk konsumsi warga binaan,” jelas Singgih.

Setelah memastikan napi kabur, Lapas Kelas I Madiun langsung berkoordinasi dengan Kanwil Ditjenpas Jawa Timur dan Polda Jawa Timur untuk melakukan pengejaran. Tim gabungan kemudian melacak keberadaan Y hingga ke Kabupaten Pati, Jawa Tengah, yang merupakan kampung halaman orang tuanya.

“Karena di sana adalah rumah orang tuanya,” kata Singgih.

Pelarian Y akhirnya berakhir setelah tim gabungan berhasil menangkap kembali yang bersangkutan pada Selasa (7/7/2026). Setelah diamankan, Y langsung dipindahkan ke Lapas Kelas I Surabaya dengan pengamanan lebih ketat. Bahkan, yang bersangkutan diusulkan dipindahkan ke Lapas Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah.

Selain itu, Y dipastikan kehilangan hak remisi karena melanggar ketentuan selama menjalani masa pidana. Saat kabur, Y diketahui baru menjalani hukuman sekitar satu tahun dari total vonis empat tahun enam bulan.

Sementara itu, nasib petugas yang diduga lalai masih menunggu hasil pemeriksaan Kanwil Ditjenpas Jawa Timur. Pihak Lapas Kelas I Madiun menegaskan kewenangan pemberian sanksi sepenuhnya berada di tangan Kanwil.

“Untuk sanksi yang berwenang dari Kanwil. Jadi, nanti dari Lapas Kelas I menunggu hasil penyelidikan,” ujar Singgih.

Meski narapidana telah berhasil diamankan kembali, insiden ini menjadi rapor merah bagi sistem pengamanan Lapas Kelas I Madiun. Hasil penyelidikan Kanwil Ditjenpas Jawa Timur akan menjadi penentu apakah terdapat kelalaian petugas yang berujung pada lolosnya seorang warga binaan dari dalam lapas. Termasuk sanksi jika terbukti adanya kelalaian dari petugas Lapas Kelas I Madiun. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pengumpulan Koper Haji, Calon Jemaah Berikan Tanda Unik

    Pengumpulan Koper Haji, Calon Jemaah Berikan Tanda Unik

    • calendar_month Rabu, 14 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 169
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Magetan, Jawa Timur, terus mempersiapkan pemberangkatan calon jemaah haji tahun 2025. Hingga Rabu, 14/05/2025, tahapan telah memasuki proses pengumpulan koper milik para calon jemaah. Menurut Kepala Kemenag Magetan, Taufiqurrohman, koper para calon jemaah akan diberangkatkan lebih dahulu menuju Asrama Haji Embarkasi Surabaya pada Kamis malam, 15 […]

    Bagikan
  • BNN Jatim Dorong Pembentukan 10 Desa Bersinar di Magetan, Perkuat Pencegahan Narkoba di Wilayah Perbatasan

    BNN Jatim Dorong Pembentukan 10 Desa Bersinar di Magetan, Perkuat Pencegahan Narkoba di Wilayah Perbatasan

    • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Upaya memperkuat pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika (P4GN) terus diperkuat di Kabupaten Magetan. Hal itu ditandai dengan digelarnya Forum Koordinasi Satuan Tugas P4GN dan Implementasi Program Desa Bersih Narkoba (Desa Bersinar) di Ruang Rapat Ki Mageti, Kantor Bupati Magetan, Rabu (15/7/2026). Kegiatan yang diinisiasi Badan Kesatuan Bangsa dan […]

    Bagikan
  • Pemkot Madiun Segera Bangun 16 Dapur Makan Bergizi Gratis

    Pemkot Madiun Segera Bangun 16 Dapur Makan Bergizi Gratis

    • calendar_month Senin, 3 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 173
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dalam 100 hari kerja pertama, Wali Kota Madiun, Maidi langsung tancap gas. Salah satunya mendukung program Presiden Prabowo Subianto yakni Makan Bergizi Gratis (MBG). Saat ini, di Kota Madiun baru terdapat 1 unit Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Jalan Tirta Raya, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun sebagai penyuplai program MBG. “Pemerintah Kota […]

    Bagikan
  • Rock Balancing, Meditasi Alam Menenangkan di Seloondo Ngawi

    Rock Balancing, Meditasi Alam Menenangkan di Seloondo Ngawi

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 201
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Di tengah tren gaya hidup yang serba cepat, sejumlah orang mulai mencari cara baru untuk menenangkan diri. Salah satunya melalui rock balancing art, seni menyusun batu tanpa perekat hingga mencapai keseimbangan sempurna. Aktivitas ini bukan sekadar permainan, tetapi juga menjadi sarana meditasi dan latihan kesabaran. Di Kabupaten Ngawi, seni unik ini […]

    Bagikan
  • DKPP Madiun Sisir Jeroan Hewan Kurban Idul Adha, Cacing Hati Jadi Ancaman Utama

    DKPP Madiun Sisir Jeroan Hewan Kurban Idul Adha, Cacing Hati Jadi Ancaman Utama

    • calendar_month Rabu, 27 Mei 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 185
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pemeriksaan hewan kurban di Kabupaten Madiun tak hanya fokus pada daging. Saat proses penyembelihan Idul Adha 2026 berlangsung, petugas Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Madiun mengawasi ketat organ dalam sapi seperti hati, paru-paru, hingga limpa guna mengantisipasi cacing hati dan penyakit berbahaya lainnya. Petugas DKPP Kabupaten Madiun melakukan pemeriksaan […]

    Bagikan
  • UMK Magetan 2026 Resmi Naik, DPRD Ingatkan Pengusaha Wajib Patuh

    UMK Magetan 2026 Resmi Naik, DPRD Ingatkan Pengusaha Wajib Patuh

    • calendar_month Jumat, 26 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 685
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Provinsi Jawa Timur akhirnya merilis besaran Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) 2026 untuk seluruh 38 daerah. Ketetapan itu tertuang dalam SK Gubernur Jawa Timur yang diteken Gubernur Khofifah Indar Parawansa pada Rabu (24/12/2025) menjelang tengah malam. Hal itu setelah melalui rangkaian pembahasan panjang bersama perwakilan pekerja dan kalangan usaha. Untuk Kabupaten […]

    Bagikan
expand_less