Berita Terkini
Trending Tags

Ribuan Jemaah Ikuti Tabligh Akbar 100 Tahun Gontor, Adi Hidayat Dorong Lahirnya Pembaru Umat

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • visibility 38
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Ustaz Adi Hidayat ajak lahirkan pembaru umat Islam. Foto : Ega-Sinergia

Sinergia | Ponorogo – Lautan manusia memenuhi lapangan Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor, Kecamatan Siman, Kabupaten Ponorogo, Kamis (9/7/2026). Mahasiswa, santri, guru, alumni hingga masyarakat umum datang dari berbagai daerah untuk mengikuti tabligh akbar bersama Ustaz Adi Hidayat. Kegiatan tersebut menjadi salah satu agenda terbesar dalam rangkaian peringatan 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor dan Milad ke-63 UNIDA Gontor.

Di hadapan ribuan jemaah, Ustaz Adi Hidayat mengajak seluruh civitas Gontor memaknai usia satu abad sebagai awal lahirnya pembaruan, bukan sekadar mengenang perjalanan panjang lembaga. Menurutnya, sejarah yang telah dibangun selama 100 tahun harus menjadi fondasi untuk menghasilkan karya dan pemikiran yang dibutuhkan masyarakat saat ini.

Ia mengaitkan pesan tersebut dengan hadis Nabi Muhammad SAW mengenai hadirnya seorang mujaddid atau pembaru pada setiap pergantian satu abad. Hadis itu, menurutnya, menjadi pengingat bahwa lembaga pendidikan Islam memiliki tanggung jawab untuk terus melahirkan gagasan, ilmu, dan solusi bagi umat.

“100 tahun Gontor, 100 tahun Darussalam, bukan sekadar pencapaian yang harus disyukuri, bukan sekadar hadiah yang harus dinikmati. Tapi di saat yang sama, 100 tahun itu adalah pijakan dari hadis Nabi untuk menyusun kebaruan-kebaruan yang dibutuhkan masyarakat di era kini,” ujar Adi Hidayat.

Menurutnya, pesantren memiliki peran strategis sebagai tempat lahirnya para pembaru. Karena itu, tradisi keilmuan yang selama ini menjadi ciri khas Gontor harus terus dikembangkan agar mampu menjawab tantangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai dasar yang diwariskan para pendiri.

Dalam kesempatan tersebut, Adi Hidayat juga menceritakan pengalamannya saat menghadiri forum ulama internasional di Malaysia bersama mantan Mufti Mesir, Syekh Ali Jum’ah. Dari pembahasan mengenai Imam An-Nawawi, ia mengambil pelajaran bahwa sebuah daerah dapat dikenal dunia melalui keberkahan ilmu yang lahir dari tokoh-tokohnya.

Hal serupa, menurutnya, kini terjadi di Ponorogo. Nama Gontor telah melampaui batas wilayah administratif dan dikenal luas oleh masyarakat Muslim di berbagai negara karena kiprah pesantren yang telah berlangsung selama satu abad.

“Hari ini, setelah 100 tahun berdirinya, ada pondok namanya Darussalam. Tapi yang dikenal masyarakat bukan hanya nama pesantrennya, melainkan Gontor, Ponorogo. Itu menunjukkan bagaimana sebuah tempat bisa dikenal karena amal dan ilmu yang lahir darinya,” katanya.

Rektor UNIDA Gontor, Prof. Dr. KH. Hamid Fahmy Zarkasyi, mengatakan tabligh akbar menjadi bentuk pengabdian kepada masyarakat dalam rangkaian peringatan 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor dan Milad ke-63 UNIDA Gontor. Ia menyebut menghadirkan ulama nasional telah menjadi tradisi setiap peringatan besar di lingkungan Gontor.

Setelah sebelumnya menghadirkan Ustaz Abdul Somad dan Ustaz Das’ad Latif, kali ini panitia mengundang Ustaz Adi Hidayat sebagai penutup rangkaian syiar menjelang puncak perayaan satu abad Gontor pada September mendatang.

“Malam ini adalah syiar. Kalau sebelumnya ada hidangan untuk kebutuhan jasmani, malam ini adalah hidangan untuk hati dan jiwa kita. Mudah-mudahan pertemuan ini membawa keberkahan bagi semuanya,” kata Hamid.

Hamid juga mengungkapkan apresiasinya kepada Ustaz Adi Hidayat yang tetap memenuhi undangan meski baru kembali dari Jepang. Menurutnya, kehadiran dai nasional tersebut menjadi kehormatan sekaligus penyemangat bagi keluarga besar Gontor.

Ia berharap momentum satu abad tidak berhenti sebagai perayaan sejarah, tetapi menjadi penguat komitmen Gontor dalam mencetak generasi berilmu, berakhlak, dan mampu memberi manfaat bagi bangsa serta umat Islam di tingkat dunia. (Ega)

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Masjid Al Manshur Rejosari Fasilitasi Warga Belajar Al-Qur’an dan Gelar Bazar Ramadan

    Masjid Al Manshur Rejosari Fasilitasi Warga Belajar Al-Qur’an dan Gelar Bazar Ramadan

    • calendar_month Jumat, 7 Mar 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Takmir Masjid Al Manshur, Desa Rejosari, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun, kembali menggelar kegiatan pembelajaran Al-Qur’an selama bulan Ramadan. Kegiatan ini disambut antusias oleh masyarakat setempat, dengan jumlah peserta mencapai 60 orang per hari, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Imam Masjid Al Manshur, Nur Edi Susanto, mengungkapkan bahwa kegiatan belajar […]

    Bagikan
  • Bagus Panuntun Resmi Ditunjuk Sebagai Ketua DPW PSI Jatim

    Bagus Panuntun Resmi Ditunjuk Sebagai Ketua DPW PSI Jatim

    • calendar_month Selasa, 4 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 158
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Sukses memenangi Pilkada 2024 sebagai Wakil Wali Kota Madiun mengantarkan F. Bagus Panuntun mengemban amanah baru di tubuh Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Ketua Umum PSI, Kaesang Pangarep menunjuk Bagus Panuntun sebagai Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PSI Jawa Timur menggantikan Aan Rochayanto yang kini menduduki posisi Ketua Harian Dewan Pimpinan […]

    Bagikan
  • Bupati Madiun Resmi Serahkan SK Direksi Baru PDAM Masa Bhakti 2025–2030

    Bupati Madiun Resmi Serahkan SK Direksi Baru PDAM Masa Bhakti 2025–2030

    • calendar_month Rabu, 4 Jun 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 169
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Setelah melalui proses seleksi yang berlangsung lebih dari dua bulan, jajaran direksi baru Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Dharma Purabaya Kabupaten Madiun akhirnya resmi diumumkan. Penyerahan Surat Keputusan (SK) pengangkatan direksi dilakukan langsung oleh Bupati Madiun, Hari Wuryanto, sebagai bentuk penetapan hasil seleksi akhir yang telah dilaksanakan. Dalam […]

    Bagikan
  • Razia Gabungan di Kota Madiun, Banyak Kendaraan Kena Tilang karena Pajak Mati

    Razia Gabungan di Kota Madiun, Banyak Kendaraan Kena Tilang karena Pajak Mati

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 299
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Petugas gabungan dari Satlantas Polres Madiun Kota bersama Jasa Raharja, Dinas Perhubungan Kota Madiun dan Badan Pendapatan Daerah Kota Madiun menggelar razia kendaraan bermotor di Jalan Jawa, Kota Madiun, Kamis (21/5/2026). Petugas tampak memeriksa kelengkapan kendaraan yang melintas. Sejumlah pengendara roda dua maupun roda empat diarahkan ke tepi jalan untuk […]

    Bagikan
  • Polres Madiun Tetapkan 5 Bocah Ingusan Sebagai Tersangka Kasus Pengeroyokan

    Polres Madiun Tetapkan 5 Bocah Ingusan Sebagai Tersangka Kasus Pengeroyokan

    • calendar_month Kamis, 15 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 122
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Polres Madiun terus mendalami kasus pengeroyokan terhadap 2 pemuda di wilayah Kelurahan Munggut Kecamatan Wungu Kabupeten Madiun beberapa waktu lalu. Dalam konferensi pers pada Kamis (15/05/2025) di Mapolres Madiun, AKBP Mohammad Zainur Rofik Kapolres Madiun didampingi Kasat Reskrim AKP Agus Andy Anton dan Kasi Humas Iptu Anita Puspitosari mengungkapkan telah mengantongi sebanyak […]

    Bagikan
  • Teknisi WiFi Ditemukan Tewas di Atap Rumah Warga Magetan, Diduga Alami Serangan Jantung

    Teknisi WiFi Ditemukan Tewas di Atap Rumah Warga Magetan, Diduga Alami Serangan Jantung

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 219
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Seorang teknisi jaringan internet ditemukan tewas di atas atap rumah warga di Kabupaten Magetan, Jawa Timur, Senin (30/3/2026) sore. Korban diduga meninggal dunia akibat serangan jantung saat melakukan perbaikan kabel WiFi seorang diri. Korban diketahui bernama Lukmanto (48), warga Madiun. Ia saat itu tengah memperbaiki jaringan internet di rumah milik Sumadi, […]

    Bagikan
expand_less