INKA Ekspor Dua Unit Locomotive Platform ke Australia, Perkuat Daya Saing Industri Kereta Api Nasional
- account_circle Kriswanto
- calendar_month 2 jam yang lalu
- visibility 54
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Surabaya – PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA kembali mencatatkan langkah penting dalam ekspansi pasar internasional dengan mengirimkan dua unit locomotive platform ke Australia. Kedua unit tersebut merupakan pengiriman ke-17 dan ke-18 dari total kontrak pengadaan 50 unit bersama UGL RS Pty Limited yang diteken pada 2021.
Pengiriman dilakukan melalui Terminal Petikemas Surabaya (TPS) sebagai bagian dari sinergi antarbadan usaha milik negara (BUMN) dalam mendukung kelancaran rantai logistik ekspor produk manufaktur nasional. Nilai kontrak pengadaan tersebut mencapai lebih dari Rp100 miliar.
Ekspor ini menjadi bukti berlanjutnya penetrasi INKA di pasar Australia dan Selandia Baru. Hingga kini, perusahaan pelat merah yang bermarkas di Madiun tersebut telah mengirimkan lebih dari 1.000 unit gerbong barang serta belasan unit locomotive platform untuk mendukung kebutuhan transportasi perkeretaapian di kedua negara.
Komisaris PT INKA (Persero), Sangap Surbakti, mengatakan keberhasilan pengiriman tersebut menjadi pencapaian penting karena menunjukkan produk manufaktur perkeretaapian Indonesia mampu bersaing dan diterima di pasar global.
“Pengiriman ini merupakan capaian penting bagi INKA karena menunjukkan bahwa produk manufaktur perkeretaapian nasional tidak hanya digunakan di Indonesia, tetapi juga dapat diterima oleh pasar internasional. Kami menyampaikan apresiasi kepada seluruh stakeholder yang telah mendukung kelancaran proses pengiriman ini serta seluruh Insan INKA,” ujarnya, Jumat (10/7/2026).

Menurut Sangap, pelaksanaan kontrak tersebut menjadi bagian dari upaya INKA dalam memperkuat kapasitas produksi sekaligus meningkatkan daya saing industri perkeretaapian nasional agar mampu memenuhi standar dan kebutuhan pelanggan global.
Ia menambahkan, sebagai perusahaan milik negara yang aktif melakukan ekspor, INKA turut membawa nama baik Indonesia di kancah internasional. Karena itu, dukungan pemerintah dan berbagai pemangku kepentingan dinilai penting untuk menjaga daya saing produk nasional.
“Sebagai perusahaan negara yang menjalankan kegiatan ekspor, INKA tidak hanya membawa kepentingan perusahaan, tetapi juga nama dan reputasi Indonesia di pasar internasional. Oleh karena itu, kami berharap dukungan terhadap kegiatan ekspor produk industri nasional dapat terus diperkuat melalui regulasi yang kondusif, proses perizinan yang efisien, serta koordinasi lintas instansi. Dukungan tersebut penting agar perusahaan Indonesia mampu memenuhi komitmen kepada pelanggan global dan semakin kompetitif di pasar internasional,” kata Sangap.
Keberhasilan pengiriman ini semakin menegaskan posisi INKA sebagai salah satu produsen sarana perkeretaapian yang mampu menembus pasar ekspor. Selain memperluas jangkauan produk Indonesia di dunia, kontrak internasional tersebut juga menjadi indikator meningkatnya kepercayaan pasar global terhadap kualitas manufaktur perkeretaapian nasional. (Krs)
- Penulis: Kriswanto
- Editor: Diez




