Senin, 19 Okt 2026
Trending Tags

Siswa SMK di Ponorogo Minta Bantuan Damkar Lepaskan Borgol yang Terkunci di Tangan

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Jumat, 17 Jul 2026
  • visibility 194
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Siswa SMK minta bantuan Damkar lepas borgol terkunci. Foto : Ega-Sinergia

Sinergia | Ponorogo – Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Satpol PP dan Damkar Ponorogo membantu seorang siswa SMK yang tidak dapat melepaskan borgol yang terkunci di pergelangan tangannya usai digunakan untuk bermain.

Kepala Bidang Damkar dan Penyelamatan Satpol PP Ponorogo, Bambang Supeno, mengatakan siswa bernama Ilham Maulana itu datang ke Markas Damkar pada Kamis (16/7/2026) dengan diantar sejumlah temannya untuk meminta bantuan.

Menurut Bambang, berdasarkan keterangan yang diterima petugas, borgol tersebut ditemukan di lingkungan sekolah. Ilham kemudian membawanya pulang dan memakainya saat bermain bersama teman-temannya. Namun, setelah borgol terkunci, tidak ada kunci yang dapat digunakan untuk membukanya.

“Yang bersangkutan menemukan borgol di sekolah, kemudian dibawa pulang. Di rumah digunakan mainan bersama teman-temannya. Mungkin tidak memperhatikan kalau untuk melepas borgol itu harus menggunakan kunci, sementara kuncinya tidak ada,” ujar Bambang, Jumat (17/7/2026).

Petugas kemudian melakukan evakuasi dengan menggunakan gerinda untuk memotong borgol secara hati-hati. Proses pelepasan berlangsung sekitar 15 menit dan berjalan lancar tanpa melukai tangan korban.

“Untuk melepas sebenarnya tidak terlalu lama, sekitar 15 menit. Kami potong menggunakan gerinda,” katanya.

Bambang menjelaskan, posisi borgol saat menempel di tangan korban tidak terlalu kencang sehingga tidak menyebabkan luka pada pergelangan tangan Ilham.

Ia menambahkan, penanganan pelepasan borgol merupakan pengalaman pertama bagi petugas Damkar Ponorogo. Selama ini, permintaan bantuan yang paling sering diterima adalah melepaskan cincin yang tersangkut di jari warga.

“Kalau melepas borgol baru kali ini. Biasanya yang kami tangani melepas cincin. Beberapa bulan terakhir juga tidak ada kejadian yang aneh-aneh,” pungkasnya. (Ega)

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Retakan Tanah Makin Parah di Madiun, Tim Kaji Cepat Pemprov Jatim Temukan Pondasi Rumah Mulai Turun

    Retakan Tanah Makin Parah di Madiun, Tim Kaji Cepat Pemprov Jatim Temukan Pondasi Rumah Mulai Turun

    • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 255
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Fenomena retakan tanah di Dusun Morosowo, Desa Mendak, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, menjadi perhatian serius tim kaji cepat Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Retakan tersebut dilaporkan merusak sejumlah rumah warga dan menyebabkan sebagian pondasi mengalami penurunan. Pada Jumat (07/11/2025), tim gabungan dari Departemen Teknik Geologi Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Dinas […]

    Bagikan
  • Warga Perumahan Emerald Ponorogo Diresakan Anakan Ular Cobra di Pemukiman

    Warga Perumahan Emerald Ponorogo Diresakan Anakan Ular Cobra di Pemukiman

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 528
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Warga Perumahan Emerald, Kelurahan Mangunsuman, Kecamatan Ponorogo, Kabupaten Ponorogo, dibuat resah dengan keberadaan kawanan anak ular kobra jawa yang masuk ke area permukiman. Selama sepekan terakhir, warga telah menemukan sedikitnya enam ekor ular kobra di lingkungan perumahan tersebut. Dari jumlah tersebut, empat ekor anak kobra ditemukan dalam kondisi mati akibat dibunuh […]

    Bagikan
  • Usai 10 Tahun Vakum, Kirab Gunungan Jaler-Estri Grebeg Maulud di Kota Madiun Kembali Digelar 

    Usai 10 Tahun Vakum, Kirab Gunungan Jaler-Estri Grebeg Maulud di Kota Madiun Kembali Digelar 

    • calendar_month Selasa, 25 Agt 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 219
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Gema Sholawat Nabi menggema di Masjid Besar Kuno Taman Kota Madiun pada Selasa (25/8/2026). Suasana yang tidak nampak sejak satu dekade terakhir kini kembali disambut suka cita masyarakat dalam Grebeg Maulud Nabi Muhammad SAW. Tahun ini, Pemerintah Kota Madiun kembali menggelar kirab Gunungan Jaler-Estri yang diberangkatkan dari Masjid Besar Kuno […]

    Bagikan
  • Bupati Madiun Ingatkan Sekolah Negeri Tak Pungut Biaya Saat Pendaftaran

    Bupati Madiun Ingatkan Sekolah Negeri Tak Pungut Biaya Saat Pendaftaran

    • calendar_month Senin, 16 Jun 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 272
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) untuk jenjang taman kanak-kanak (TK), sekolah dasar (SD), dan sekolah menengah pertama (SMP) di Kabupaten Madiun masih berlangsung hingga akhir Juni 2025. Momentum ini menjadi sorotan Bupati Madiun Hari Wuryanto, yang menegaskan agar seluruh lembaga pendidikan mematuhi aturan yang berlaku. Hari Wuryanto, yang akrab […]

    Bagikan
  • Pengelola Bantah PKS dengan Perhutani Belum Diperpanjang, Wisata Genilangit Tetap Beroperasi

    Pengelola Bantah PKS dengan Perhutani Belum Diperpanjang, Wisata Genilangit Tetap Beroperasi

    • calendar_month Selasa, 22 Sep 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pengelola Taman Wisata Genilangit membantah informasi yang menyebut kerja sama pengelolaan destinasi wisata di Desa Genilangit, Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan, dengan Perum Perhutani belum diperpanjang. Pengelola memastikan Taman Wisata Genilangit masih beroperasi dan menerima kunjungan wisatawan seperti biasa. Bantahan tersebut disampaikan menyusul informasi dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Magetan yang […]

    Bagikan
  • Kreatif! Warga Pandean Sulap Sampah Plastik Jadi Lampion Merah Putih untuk HUT RI

    Kreatif! Warga Pandean Sulap Sampah Plastik Jadi Lampion Merah Putih untuk HUT RI

    • calendar_month Senin, 11 Agt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 224
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Menyambut Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia, warga Kelurahan Pandean, Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun, punya cara unik memeriahkan suasana. Mereka memanfaatkan sampah plastik bekas menjadi lampion bernuansa merah putih yang menghiasi lingkungan tempat tinggal. Kegiatan ini digagas oleh Rodiyah (45), warga setempat yang juga anggota Bank Sampah Pandean. Bersama puluhan […]

    Bagikan
expand_less