Berita Terkini
Trending Tags

Realisasi APBD Kota Madiun Baru 30,56 Persen, Proyek Fisik yang Masih Lelang Jadi Penyebab

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Kamis, 16 Jul 2026
  • visibility 155
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
BKAD sebut proyek fisik melalui proses lelang hambat serapan APBD. Foto : Istimewa

Sinergia | Kota Madiun – Realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Madiun hingga akhir semester I 2026 masih tergolong rendah. Berdasarkan data Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) per 30 Juni 2026, realisasi pendapatan daerah baru mencapai 37,05 persen, sedangkan realisasi belanja daerah sebesar 30,56 persen.

Sekretaris Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kota Madiun, Sidik Muktiaji, mengatakan rendahnya serapan anggaran dipengaruhi masih banyaknya paket pekerjaan yang belum menyelesaikan proses lelang. Kondisi tersebut menyebabkan sejumlah proyek fisik belum dapat dibayarkan.

“Banyak pekerjaan yang masih dalam proses lelang. Sekarang sudah mulai didorong, terutama belanja modal, agar segera direalisasikan,” ujar Sidik, Rabu (16/7/2026).

Menurut dia, realisasi belanja modal menjadi perhatian utama pemerintah daerah. Hingga akhir Juni 2026, penyerapannya baru mencapai sekitar 5,6 persen, jauh di bawah target yang ditetapkan pada semester pertama.

Sidik menjelaskan, sejumlah proyek fisik, terutama pekerjaan jalan yang ditangani Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), kini mulai memasuki tahap pelaksanaan. Dengan dimulainya pekerjaan tersebut, serapan anggaran diproyeksikan meningkat pada semester kedua seiring proses pembayaran kepada penyedia jasa.

“Sekarang pekerjaan fisik sudah mulai berjalan. Harapannya anggaran segera terserap karena sebagian besar paket sudah selesai dilelang dan tinggal menunggu proses pembayaran,” katanya.

BKAD juga terus mendorong seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) mempercepat pelaksanaan program dan kegiatan, khususnya proyek-proyek strategis yang telah direncanakan dalam APBD 2026.

Selain itu, capaian serapan anggaran menjadi salah satu indikator dalam pencairan tambahan penghasilan pegawai (TPP). OPD dengan realisasi anggaran yang rendah berpotensi tidak memperoleh pencairan TPP secara maksimal.

“Serapan anggaran menjadi salah satu syarat pencairan TPP. Kalau realisasinya rendah, tentu pencairannya tidak bisa maksimal,” tegas Sidik. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Singkong Jadi Dimsum? Inovasi Lokal Yang Menculik Perhatian

    Singkong Jadi Dimsum? Inovasi Lokal Yang Menculik Perhatian

    • calendar_month Senin, 29 Des 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 284
    • 0Komentar

    Sinergia | Di tengah berkembangnya tren kuliner modern saat ini, Mahasiswa Kelas 5C Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas PGRI Madiun mampu menghadirkan sebuah gagasan inovatif melalui produk Kong’s Dimsum. Inovasi ini lahir dari proyek mata kuliah Manajemen Inovasi dan Kreativitas dengan dosen pengampu mata kuliah bapak Hendra Setiawan, S.E., M.M. yang mendorong […]

    Bagikan
  • Tanem, Warga Ponorogo yang Dilaporkan Hilang, Ditemukan Tewas di Sungai Bengawan Madiun

    Tanem, Warga Ponorogo yang Dilaporkan Hilang, Ditemukan Tewas di Sungai Bengawan Madiun

    • calendar_month Sabtu, 14 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 146
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Sesosok mayat perempuan tanpa identitas yang ditemukan di aliran Sungai Bengawan Madiun pada Sabtu (14/06/2025) akhirnya teridentifikasi sebagai Tanem (60), warga Desa/Kecamatan Sawoo, Ponorogo. Ia sempat dilaporkan hilang sejak akhir Mei lalu. Jasad korban ditemukan warga di kawasan Dukuh Banjeng, Desa Dukuh, Kecamatan Lembeyan, Kabupaten Magetan, dalam kondisi membusuk dan […]

    Bagikan
  • Penggiat Lingkungan di Madiun Olah Sampah Plastik Menjadi Ecobrick

    Penggiat Lingkungan di Madiun Olah Sampah Plastik Menjadi Ecobrick

    • calendar_month Sabtu, 7 Jun 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 188
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Sampah plastik masih menjadi persoalan lingkungan yang belum tuntas di berbagai daerah, termasuk di Kota Madiun. Namun, sejumlah warga tetap menunjukkan kepedulian tinggi terhadap isu ini. Salah satunya datang dari komunitas penggiat lingkungan yang berada di Jalan Mayjend Sungkono, Gang Bulu 1, Kelurahan Nambangan Lor, Kota Madiun. Titik Roesmiati, salah […]

    Bagikan
  • Harga Beras di Madiun Naik, Premium Tembus Rp15.300 per Kg, Warga Beralih ke Beras Medium

    Harga Beras di Madiun Naik, Premium Tembus Rp15.300 per Kg, Warga Beralih ke Beras Medium

    • calendar_month Selasa, 7 Jul 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 202
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Harga beras di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Madiun mengalami kenaikan dalam beberapa hari terakhir. Kenaikan terjadi pada beras medium maupun premium, bahkan harga beras premium kini telah melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah. Pantauan di Pasar Pagotan, Kecamatan Geger, Selasa (7/7/2026), menunjukkan harga beras medium naik dari Rp13.000 […]

    Bagikan
  • Parluh 2026 PSHT Pusat Madiun, Teguhkan Jati Diri SH Terate dan Perkuat Jiwa Nasionalisme photo_camera 4

    Parluh 2026 PSHT Pusat Madiun, Teguhkan Jati Diri SH Terate dan Perkuat Jiwa Nasionalisme

    • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 865
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Pusat Madiun resmi membuka Parapatan Luhur (Parluh) Tahun 2026 yang digelar di Graha Krida Budaya, Jalan Merak Nomor 10, Kelurahan Nambangan Kidul, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun, Sabtu (07/2/2026). Dalam pembukaan Parluh 2026 ini dihadiri Wakil Gubernur Jawa Timur, Stafsus Menko PMK RI, jajaran Dewan Pusat […]

    Bagikan
  • Disdukcapil Magetan Luncurkan Aplikasi “SI PAK HER”, Permudah Layanan Adminduk dari Rumah

    Disdukcapil Magetan Luncurkan Aplikasi “SI PAK HER”, Permudah Layanan Adminduk dari Rumah

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 321
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Magetan resmi meluncurkan inovasi layanan digital berupa aplikasi SI PAK HER (Sistem Pelayanan Administrasi Kependudukan Hemat, Efektif, dan Responsif). Aplikasi ini dihadirkan untuk mempermudah masyarakat dalam mengurus dokumen kependudukan tanpa harus datang langsung ke kantor pelayanan. Peluncuran aplikasi tersebut juga diiringi dengan hadirnya layanan […]

    Bagikan
expand_less