Selasa, 20 Okt 2026
Trending Tags

Pemkab Magetan Kejar Target Penurunan Belanja Pegawai ke 30 Persen Jelang 2027

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
  • visibility 331
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Dokumentasi : Foto Apel Pagi ASN di halaman Setda Kab. Magetan.

Sinergia | Magetan — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan terus berupaya menekan rasio belanja pegawai agar sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah (UU HKPD). Hingga saat ini, porsi belanja pegawai masih berada di angka 37 persen, melampaui batas maksimal 30 persen yang mulai diberlakukan pada 2027.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Magetan, Yayuk Sri Rahayu, mengakui kondisi tersebut masih belum ideal.

“Dengan kondisi saat ini, belanja pegawai kita masih di angka 37 persen, sementara ketentuan maksimal 30 persen akan berlaku pada 2027,” ujarnya.

Meski demikian, ia menilai peluang untuk menurunkan rasio tersebut masih terbuka. Menurutnya, persentase belanja pegawai sangat dipengaruhi oleh total Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), baik dari dana transfer pemerintah pusat maupun Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Kalau total APBD meningkat, meskipun belanja pegawai tidak banyak berubah, persentasenya bisa turun. Jadi ini sangat bergantung pada dana transfer pusat dan PAD,” jelasnya.

Yayuk menambahkan, Pemkab Magetan masih menunggu kepastian arah kebijakan pemerintah pusat terkait implementasi penuh aturan tersebut. Ia berharap ada fleksibilitas bagi daerah yang masih berproses menyesuaikan struktur anggaran.

“Kami berharap ada kebijakan yang berpihak pada daerah, terutama yang masih berupaya menyesuaikan kondisi fiskalnya,” imbuhnya.

Di sisi lain, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Magetan, Masruri, memastikan kebutuhan pegawai tetap menjadi perhatian, termasuk dalam skema Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Ia mengungkapkan, saat ini terdapat 1.118 PPPK paruh waktu dan sekitar 800 PPPK penuh waktu yang telah disesuaikan dengan kebutuhan organisasi.

Image Not Found
Kepala BKPSDM Magetan, Masruri, memastikan kebutuhan pegawai dan PPPK tetap menjadi perhatian. Foto : Kus-Sinergia

“Jumlah PPPK yang ada saat ini sudah sesuai kebutuhan. Kami juga berupaya agar mereka tetap terakomodasi dan tidak dirumahkan, meskipun ke depan ada batasan 30 persen,” katanya.

Masruri menjelaskan, sebelumnya rasio belanja pegawai sempat berada di kisaran 29 persen. Namun, angka tersebut melonjak menjadi 37,4 persen setelah adanya kebijakan pengurangan dana transfer dari pemerintah pusat.

Ia menambahkan, pada 2026 diperkirakan sekitar 400 aparatur sipil negara (ASN) di Magetan akan memasuki masa pensiun dari total sekitar 10.000 ASN. Kondisi ini dinilai dapat membantu menekan beban belanja pegawai secara alami.

“Pensiun ASN ini bisa menjadi salah satu faktor penyeimbang, sehingga kita tidak perlu mengurangi tenaga PPPK,” jelasnya.

Pemkab Magetan sendiri masih memiliki waktu hingga 1 Januari 2027 untuk melakukan penyesuaian. Berbagai langkah efisiensi dan penataan anggaran akan terus dilakukan guna mencapai target yang telah ditetapkan.

“Komponen belanja pegawai itu mencakup gaji, tunjangan, hingga tambahan penghasilan pegawai. Di situ yang akan kita optimalkan agar bisa memenuhi batas 30 persen,” pungkas Masruri. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lima Jabatan Kepala OPD Kosong, Pemkab Magetan Siapkan Skema Pengisian

    Lima Jabatan Kepala OPD Kosong, Pemkab Magetan Siapkan Skema Pengisian

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 325
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan bergerak cepat menyiapkan strategi pengisian jabatan setelah sejumlah pejabat pimpinan tinggi pratama memasuki masa purna tugas. Langkah ini dilakukan guna memastikan pelayanan publik tetap berjalan optimal tanpa kekosongan kepemimpinan di organisasi perangkat daerah (OPD). Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Magetan, Masruri, menyebutkan sedikitnya […]

    Bagikan
  • Kecelakaan Tunggal Elf di Jiwan Madiun, Sopir Diduga Mengantuk hingga Kendaraan Terguling

    Kecelakaan Tunggal Elf di Jiwan Madiun, Sopir Diduga Mengantuk hingga Kendaraan Terguling

    • calendar_month Sabtu, 28 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 516
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Hindarilah berkendara dalam kondisi mengantuk. Kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di ruas Jalan Raya Madiun–Solo, tepatnya di Desa Jiwan, Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun, pada Sabtu (28/3/2026) sekitar pukul 04.00 WIB. Peristiwa tersebut menimpa satu unit kendaraan Elf berwarna putih kombinasi dengan nomor polisi AE-7122-AB. Kendaraan tersebut dikemudikan oleh seorang pria berinisial […]

    Bagikan
  • Bus Cendana Tabrak Bengkel Di Ponorogo, 5 Motor Rusak, 1 Orang Luka

    Bus Cendana Tabrak Bengkel Di Ponorogo, 5 Motor Rusak, 1 Orang Luka

    • calendar_month Minggu, 23 Mar 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 195
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Sebuah bus menabrak bengkel di Jalan Madiun-Ponorogo, tepatnya di Desa Purwosari, Kecamatan Babadan, Ponorogo pada Minggu (23/3/2025) siang. Kecelakaan ini diduga akibat sopir bus kehilangan kendali saat menyalip kendaraan roda dua. Akibatnya, lima sepeda motor rusak dan satu orang mengalami luka ringan. Bus Cendana yang dikemudikan Febri Basir (40), warga Kelurahan Manguharjo, Kota […]

    Bagikan
  • Internet Anak di Magetan Segera Dibatasi? Pemkab Sedang Finalisasi Aturan

    Internet Anak di Magetan Segera Dibatasi? Pemkab Sedang Finalisasi Aturan

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 253
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan tengah menyiapkan formulasi kebijakan pembatasan akses internet bagi anak di tingkat daerah. Langkah ini menjadi tindak lanjut arahan nasional terkait perlindungan pengguna muda serta peningkatan kualitas SDM di era digital.  Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Magetan, Cahaya Wijaya, usai mengikuti pertemuan di Graha Adi […]

    Bagikan
  • Seorang Warga Tolak Jenazah Lewat Depan Rumah, Pengantar Terpaksa Lintasi Sungai Berbatu

    Seorang Warga Tolak Jenazah Lewat Depan Rumah, Pengantar Terpaksa Lintasi Sungai Berbatu

    • calendar_month Minggu, 20 Apr 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 258
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Peristiwa tak biasa terjadi di Desa Wates, Kecamatan Slahung, Ponorogo. Rombongan pengantar jenazah terpaksa menyeberangi sungai berbatu karena dilarang melintasi jalan dan jembatan di depan rumah salah satu warga. Insiden ini terjadi pada Sabtu, 19 April 2025 sekitar pukul 15.00 WIB, saat jenazah Mulyadi (38), warga Desa Wates, hendak dimakamkan di […]

    Bagikan
  • Dua Kasus DBD di Patihan, Dinkes Kota Madiun Lakukan Fogging dan Edukasi 3M Plus photo_camera 3

    Dua Kasus DBD di Patihan, Dinkes Kota Madiun Lakukan Fogging dan Edukasi 3M Plus

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 428
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes-PPKB) Kota Madiun melakukan fogging di wilayah Kelurahan Patihan Kecamatan Manguharjo pada Selasa (10/3/2026). Hal ini setelah ditemukan dua kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di satu lingkungan yang sama. Tindakan ini dilakukan sebagai langkah cepat untuk memutus rantai penularan penyakit yang disebabkan oleh […]

    Bagikan
expand_less