Berita Terkini
Trending Tags

Pemkab Magetan Kejar Target Penurunan Belanja Pegawai ke 30 Persen Jelang 2027

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
  • visibility 157
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Dokumentasi : Foto Apel Pagi ASN di halaman Setda Kab. Magetan.

Sinergia | Magetan — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan terus berupaya menekan rasio belanja pegawai agar sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah (UU HKPD). Hingga saat ini, porsi belanja pegawai masih berada di angka 37 persen, melampaui batas maksimal 30 persen yang mulai diberlakukan pada 2027.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Magetan, Yayuk Sri Rahayu, mengakui kondisi tersebut masih belum ideal.

“Dengan kondisi saat ini, belanja pegawai kita masih di angka 37 persen, sementara ketentuan maksimal 30 persen akan berlaku pada 2027,” ujarnya.

Meski demikian, ia menilai peluang untuk menurunkan rasio tersebut masih terbuka. Menurutnya, persentase belanja pegawai sangat dipengaruhi oleh total Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), baik dari dana transfer pemerintah pusat maupun Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Kalau total APBD meningkat, meskipun belanja pegawai tidak banyak berubah, persentasenya bisa turun. Jadi ini sangat bergantung pada dana transfer pusat dan PAD,” jelasnya.

Yayuk menambahkan, Pemkab Magetan masih menunggu kepastian arah kebijakan pemerintah pusat terkait implementasi penuh aturan tersebut. Ia berharap ada fleksibilitas bagi daerah yang masih berproses menyesuaikan struktur anggaran.

“Kami berharap ada kebijakan yang berpihak pada daerah, terutama yang masih berupaya menyesuaikan kondisi fiskalnya,” imbuhnya.

Di sisi lain, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Magetan, Masruri, memastikan kebutuhan pegawai tetap menjadi perhatian, termasuk dalam skema Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Ia mengungkapkan, saat ini terdapat 1.118 PPPK paruh waktu dan sekitar 800 PPPK penuh waktu yang telah disesuaikan dengan kebutuhan organisasi.

Image Not Found
Kepala BKPSDM Magetan, Masruri, memastikan kebutuhan pegawai dan PPPK tetap menjadi perhatian. Foto : Kus-Sinergia

“Jumlah PPPK yang ada saat ini sudah sesuai kebutuhan. Kami juga berupaya agar mereka tetap terakomodasi dan tidak dirumahkan, meskipun ke depan ada batasan 30 persen,” katanya.

Masruri menjelaskan, sebelumnya rasio belanja pegawai sempat berada di kisaran 29 persen. Namun, angka tersebut melonjak menjadi 37,4 persen setelah adanya kebijakan pengurangan dana transfer dari pemerintah pusat.

Ia menambahkan, pada 2026 diperkirakan sekitar 400 aparatur sipil negara (ASN) di Magetan akan memasuki masa pensiun dari total sekitar 10.000 ASN. Kondisi ini dinilai dapat membantu menekan beban belanja pegawai secara alami.

“Pensiun ASN ini bisa menjadi salah satu faktor penyeimbang, sehingga kita tidak perlu mengurangi tenaga PPPK,” jelasnya.

Pemkab Magetan sendiri masih memiliki waktu hingga 1 Januari 2027 untuk melakukan penyesuaian. Berbagai langkah efisiensi dan penataan anggaran akan terus dilakukan guna mencapai target yang telah ditetapkan.

“Komponen belanja pegawai itu mencakup gaji, tunjangan, hingga tambahan penghasilan pegawai. Di situ yang akan kita optimalkan agar bisa memenuhi batas 30 persen,” pungkas Masruri. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polisi Olah TKP Kebakaran Rumah di Jalan Bali

    Polisi Olah TKP Kebakaran Rumah di Jalan Bali

    • calendar_month Kamis, 23 Jan 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 110
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kebakaran rumah di Jalan Bali Gang 2 Kelurahan/Kecamatan Kartoharjo Kota Madiun yang terjadi pada Rabu (22/1/2025) kemarin diselidiki oleh kepolisian. Tim Inafis Polres Madiun Kota bersama Polsek Kartoharjo melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) pada Kamis (23/1/2025). Petugas menyisir sejumlah titik yang ditengarai sebagai titik munculnya api. Kanit Reskrim Polsek […]

    Bagikan
  • Terekam CCTV, Pencurian Dua Karung Gabah di Ponorogo Viral di Media Sosial

    Terekam CCTV, Pencurian Dua Karung Gabah di Ponorogo Viral di Media Sosial

    • calendar_month Rabu, 24 Des 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Aksi pencurian gabah terjadi di Desa Prajegan, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Ponorogo. Peristiwa tersebut terekam kamera pengawas (CCTV) dan viral di media sosial setelah diunggah oleh keluarga korban. Dalam kejadian yang berlangsung pada Rabu (24/12/2025) dini hari itu, pelaku diduga nekat menggondol dua karung gabah basah milik warga. Berdasarkan rekaman CCTV, pelaku […]

    Bagikan
  • Diduga Depresi, Slamet Ngamuk Hajar 3 orang, termasuk Kades Waruk Tengah

    Diduga Depresi, Slamet Ngamuk Hajar 3 orang, termasuk Kades Waruk Tengah

    • calendar_month Selasa, 14 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 113
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Suasana Desa Waruk Tengah Kecamatan Pangkur Kabupaten Ngawi mendadak gempar pada Senin (13/10/2025) sekitar pukul 19.30 WIB. Slamet, warga setempat mengamuk hingga merusak motor dan rumah warga. Tidak berhenti disitu, pelaku juga melukai Sadimin (64) berikut istrinya Parni (58) hingga pingsan. Bahkan, Supono (54) Kepala Desa Waruk Tengah tak luput dari […]

    Bagikan
  • Status Ketua DPRD Magetan Tunggu Putusan Inkrah, Parpol Siapkan PLT hingga Definitif

    Status Ketua DPRD Magetan Tunggu Putusan Inkrah, Parpol Siapkan PLT hingga Definitif

    • calendar_month Jumat, 8 Mei 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 113
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Kelanjutan jabatan Ketua DPRD Kabupaten Magetan yang tersandung kasus dugaan korupsi pokok pikiran (pokir) kini menunggu proses hukum hingga berkekuatan hukum tetap (inkrah). Sementara itu, mekanisme internal DPRD telah menyiapkan skema pelaksana tugas (PLT) untuk menjaga keberlangsungan roda kelembagaan. Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris DPRD Magetan, Yok Sujarwadi, menjelaskan bahwa keputusan akhir […]

    Bagikan
  • Pangdam Mayjen Rudy Apresisasi Keberhasilan Program Prioritas di Nganjuk

    Pangdam Mayjen Rudy Apresisasi Keberhasilan Program Prioritas di Nganjuk

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 167
    • 0Komentar

    Sinergia | Nganjuk – Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin melakukan Safari Ramadan di wilayah Korem 081/DSJ yang digelar di Makodim 0810/Nganjuk, Jl. Panglima Sudirman No. 11, Kabupaten Nganjuk, Kamis (5/3/2026). Dalam kesempatan tersebut, Pangdam menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bupati Nganjuk H. Marhaen Djumadi dan Forkopimda lainnya atas kontribusinya terhadap Kodim 0810/Nganjuk. “Saya secara […]

    Bagikan
  • KPK Ungkap Aliran Dana Rp. 1,25 Miliar dalam Skandal Suap Menyeret Bupati Ponorogo

    KPK Ungkap Aliran Dana Rp. 1,25 Miliar dalam Skandal Suap Menyeret Bupati Ponorogo

    • calendar_month Minggu, 9 Nov 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Sinergia | Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah mengembangkan kasus suap atau gratifikasi yang menyeret Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko serta Sekretaris Daerah (Sekda) Ponorogo, Agus Pramono. Dalam kasus ini, Bupati dan Sekda Ponorogo ditetapkan sebagai tersangka beserta dr. Yunus Mahatma Direktur RSUD dr. Harjono Ponorogo dan Sucipto,pihak swasta atau kontraktor. Bahkan, KPK turut menyita […]

    Bagikan
expand_less