Berita Terkini
Trending Tags

Empat Warga Madiun Jadi Tersangka Sindikat Buzzer Hoaks, Eks Bos Tersangka Buka Suara

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Rabu, 29 Jul 2026
  • visibility 175
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Siroojul Kahfi, Eks atasan AYF buka suara soal mantan karyawannya. Foto : Tova-Sinergia

Sinergia | Madiun – Nama Kabupaten Madiun ikut terseret dalam pengungkapan kasus dugaan sindikat penyebar hoaks yang dibongkar Polda Metro Jaya. Dari delapan orang yang telah ditetapkan sebagai tersangka, empat di antaranya diketahui berasal dari Madiun. Salah satu tersangka berinisial AYF dikabarkan pernah bekerja di sebuah perusahaan swasta di Kabupaten Madiun.

Isu yang beredar di media sosial menyebut AYF merupakan anak buah Siroojul Kahfi, pemilik PT Kahfi Indo Group yang berkantor di Desa Klitik, Kecamatan Wonoasri, Kabupaten Madiun. Menanggapi kabar tersebut, Kahfi memberikan klarifikasi bahwa AYF memang pernah menjadi karyawan di perusahaannya, namun sudah mengundurkan diri sekitar dua tahun lalu.

“Memang benar beliau pernah menjadi pegawai di sini. Lebih tepatnya mantan pegawai kami,” kata Siroojul Kahfi saat ditemui di kantornya, Rabu (29/7/2026).

Menurut Kahfi, AYF bekerja sebagai manajer sales selama menjadi bagian dari PT Kahfi Indo Group. Selama itu pula, ia menilai rekam jejak AYF tergolong baik dan tidak pernah menunjukkan perilaku yang bermasalah.

“Kalau saya boleh jujur, beliau orangnya baik. Selama di sini track record-nya baik,” ujarnya.

Kahfi bahkan mengaku pernah memberikan penilaian positif ketika ada perusahaan lain yang meminta referensi mengenai AYF sebelum merekrutnya.

“Kami sampaikan bahwa anak itu berperilaku baik di sini,” katanya.

Meski demikian, Kahfi menegaskan seluruh hubungan kerja dengan AYF telah berakhir sekitar dua tahun lalu. Sejak saat itu, pihak perusahaan mengaku tidak lagi menjalin komunikasi maupun mengetahui aktivitas mantan karyawannya tersebut.

“Setelah beliau keluar, kami sudah tidak pernah berkomunikasi lagi,” ucapnya.

Ia mengaku baru mengetahui AYF ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan sindikat buzzer hoaks setelah informasi tersebut ramai diberitakan.

“Saya baru tahunya juga baru kemarin dan saya juga sangat kaget,” tuturnya.

Informasi terakhir yang diketahui Kahfi, AYF sempat bekerja di salah satu perusahaan perbankan di Kota Madiun setelah keluar dari PT Kahfi Indo Group.

“Setahu saya beliau kerja di salah satu bank di Madiun. Itu saja yang saya tahu,” katanya.

Kahfi menegaskan bahwa seluruh aktivitas AYF setelah mengundurkan diri bukan lagi menjadi tanggung jawab perusahaan.

“Apa pun yang terjadi dengan beliau, ya bukan lagi menjadi ranah tanggung jawab kami,” tegasnya.

Diberitakan sejumlah media, Sebelumnya Polda Metro Jaya menetapkan delapan orang sebagai tersangka dalam perkara dugaan sindikat buzzer penyebar hoaks. Mereka berinisial AD, BC, AY, YAP, YNI, MMA, G, dan S. Polisi menyebut para tersangka memiliki peran berbeda, mulai dari penyusun narasi, pengelola akun media sosial, editor konten, pengakselerasi komentar, hingga pihak yang menawarkan proyek propaganda digital.

Dalam penyidikan, polisi turut menyita sejumlah barang bukti berupa 11 telepon seluler, dua laptop, satu iPad, dua flashdisk berisi konten digital, serta uang tunai sebesar Rp220 juta yang diduga berkaitan dengan pembayaran proyek penyebaran konten.

Hingga kini, penyidik masih mendalami pihak-pihak yang diduga menjadi pemesan jasa propaganda digital tersebut, termasuk kemungkinan adanya aktor lain yang terlibat dalam jaringan penyebaran hoaks itu. (Tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dinkes Magetan Lakukan Penyelidikan Dugaan Keracunan Usai Santap MBG

    Dinkes Magetan Lakukan Penyelidikan Dugaan Keracunan Usai Santap MBG

    • calendar_month Jumat, 17 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 192
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kasus dugaan keracunan makanan kembali terjadi. Kali ini menimpa belasan siswa Sekolah Dasar di Kecamatan Lembeyan, Kabupaten Magetan. Dilaporkan sebanyak 11 siswa SDN Kediren 2 dan 1 siswa MI Nurul Dholam dilarikan ke Puskesmas setempat, Jumat (17/10/2025). Itu setelah mengalami gejala mual, pusing, hingga muntah usai menyantap menu program Makan Bergizi […]

    Bagikan
  • Evaluasi dan Peluncuran Buku Pilkada Serentak 2024 oleh KPU Kota Madiun

    Evaluasi dan Peluncuran Buku Pilkada Serentak 2024 oleh KPU Kota Madiun

    • calendar_month Jumat, 21 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 129
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Madiun melaksanakan evaluasi tahapan Pilkada Serentak 2024 serta peluncuran buku yang mengulas perjalanan Pilkada Serentak 2024. Kegiatan yang diselenggarakan di Pahlawan Business Center (PBC) pada, Jumat (21/03/2025) dihadiri oleh Wali Kota Madiun, Maidi yang didampingi oleh Wakil Walikota Madiun serta para jajaran OPD dan KPU […]

    Bagikan
  • Siswa SMP di Ngawi Nekat Bikin Mercon, Ibu Panggil Damkar untuk Beri Pembinaan

    Siswa SMP di Ngawi Nekat Bikin Mercon, Ibu Panggil Damkar untuk Beri Pembinaan

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 249
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Seorang siswa kelas VII SMP Negeri 1 Paron di Kabupaten Ngawi menjadi perhatian publik setelah diketahui enggan berangkat sekolah dan justru sibuk meracik petasan di rumahnya. Aksi berbahaya itu membuat sang ibu panik dan meminta bantuan petugas pemadam kebakaran (Damkar) untuk memberikan pembinaan pada Rabu (11/3/2026) pagi. Peristiwa tersebut terekam dalam […]

    Bagikan
  • Belasan Tahun Dikurung, Benarkah Ponorogo Kini Bebas Pasung?

    Belasan Tahun Dikurung, Benarkah Ponorogo Kini Bebas Pasung?

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 330
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Evakuasi Suhananto (45) dan Majid (42), dua orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) asal Desa Sendang, Kecamatan Jambon, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, pada Selasa (3/2/2026), menjadi sorotan tajam berakhirnya praktik pemasungan di Bumi Reog. Selama belasan tahun, keduanya hidup terkurung di rumah keluarga  tanpa akses layanan kesehatan jiwa yang layak  sebelum akhirnya […]

    Bagikan
  • Hendak Menyalip Truk Pertamina,  Pengendara Sepeda Motor Tertabrak, 1 Korban MD

    Hendak Menyalip Truk Pertamina,  Pengendara Sepeda Motor Tertabrak, 1 Korban MD

    • calendar_month Selasa, 28 Jan 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Kecelakaan lalu lintas terjadi di jalan nasional Madiun – Surabaya Selasa petang (28/1/2025),tepatnya di Kelurahan Nglames Kecamatan/Kabupaten Madiun. Pengendara sepeda motor beserta tiga anak yang dibonceng tertabrak Truk Pertamina. Akibatnya 3 korban luka luka dan 1 orang meninggal dunia di lokasi kejadian.  Kecelakaan bermula saat Sepeda Motor Honda Beat bernopol […]

    Bagikan
  • Bupati Madiun Rotasi 16 Pejabat Eselon II, Masih Ada Kursi Strategis Kosong

    Bupati Madiun Rotasi 16 Pejabat Eselon II, Masih Ada Kursi Strategis Kosong

    • calendar_month Kamis, 21 Agt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 194
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Sebanyak 16 pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Madiun resmi menjalani rotasi jabatan. Pelantikan dan pengambilan sumpah/janji dipimpin langsung oleh Bupati Madiun Hari Wuryanto di Pendopo Muda Graha, Kamis (21/08/2025). Rotasi pejabat setingkat eselon II ini menjadi yang pertama di era pemerintahan pasangan Bupati Hari Wuryanto dan Wakil […]

    Bagikan
expand_less