Kamis, 5 Nov 2026
Trending Tags

Kemarau Picu Krisis Air Bersih di Ngawi, Ratusan KK Rela Susuri Hutan Demi Setetes Air

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Senin, 3 Agt 2026
  • visibility 142
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Sejumlah warga mencari sumber air hingga ke dasar sungai dan kawasan hutan

Sinergia | Ngawi – Musim kemarau yang berkepanjangan mulai memicu krisis air bersih di sejumlah wilayah Kabupaten Ngawi, Jawa Timur. Ratusan kepala keluarga (KK) di dua desa terdampak terpaksa mencari sumber air hingga ke dasar sungai dan kawasan hutan karena sumur-sumur warga mengering selama hampir tiga bulan terakhir.

Salah satu wilayah yang mengalami dampak paling parah adalah Desa Karangtengah Prandon, Kecamatan Ngawi. Sedikitnya 60 kepala keluarga di desa tersebut kesulitan memperoleh air bersih setelah sebagian besar sumur warga tidak lagi mengeluarkan air akibat minimnya curah hujan.

Setiap hari, warga harus berjalan kaki menyusuri perbukitan menuju dasar sungai yang debit airnya juga terus menyusut. Dari lubang-lubang kecil yang masih menyimpan rembesan air, mereka mengambil air secara perlahan untuk memenuhi kebutuhan pokok seperti minum dan memasak.

Sutini, salah seorang warga, mengatakan kondisi tersebut telah berlangsung selama sekitar tiga bulan. Air yang tersedia pun keruh sehingga harus digunakan dengan sangat hemat.

“Susah, Pak. Airnya diambil sedikit-sedikit karena keruh. Sumur sudah kering sejak tiga bulan tidak turun hujan. Air ini hanya untuk minum dan memasak,” ujarnya.

Kondisi serupa juga terjadi di Desa Kenongorejo, Kecamatan Bringin. Sebanyak 104 kepala keluarga di desa tersebut kini menghadapi krisis air bersih setelah hampir seluruh sumur warga mengering.

Untuk mendapatkan air, sebagian warga harus menempuh perjalanan sekitar empat kilometer menuju sumber mata air di kawasan hutan menggunakan sepeda motor. Aktivitas tersebut dilakukan hingga dua kali sehari agar kebutuhan rumah tangga tetap terpenuhi.

Image Not Found
Sejumlah warga mencari sumber air hingga ke dasar sungai dan kawasan hutan

Parni, warga Desa Kenongorejo, mengaku terpaksa menggunakan air yang kualitasnya kurang layak karena tidak memiliki pilihan lain.

“Beginilah kondisinya. Tidak ada air, jadi mencuci di sungai. Air untuk minum dan memasak juga dari sana meski keruh, karena hanya itu yang ada,” tuturnya.

Sementara itu, warga lainnya, Supari, menyebut sedikitnya empat sumur di lingkungannya telah benar-benar kering. Hingga kini, menurutnya, bantuan air bersih belum diterima masyarakat.

“Di sini ada empat sumur dan semuanya kosong. Setiap hari warga mencari air ke hutan yang jaraknya sekitar empat kilometer. Ada 104 kepala keluarga yang mengalami krisis air bersih dan sampai sekarang belum ada bantuan,” katanya.

Selain menyulitkan kebutuhan rumah tangga, kekeringan juga mulai berdampak pada sektor pertanian. Sejumlah lahan mengalami kekurangan pasokan air, meski sebagian petani masih berupaya mempertahankan aktivitas bercocok tanam dengan memanfaatkan sisa sumber air yang tersedia.

Warga di Desa Karangtengah Prandon dan Desa Kenongorejo berharap pemerintah daerah segera menyalurkan bantuan air bersih untuk meringankan beban masyarakat selama musim kemarau masih berlangsung. Tanpa pasokan air tambahan, krisis dikhawatirkan akan semakin meluas apabila hujan belum segera turun.(kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Krz/Byg

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kades Jenangan Toni Ahmadi Divonis 18 Bulan Penjara dalam Perkara Korupsi Tanah Kas Desa

    Kades Jenangan Toni Ahmadi Divonis 18 Bulan Penjara dalam Perkara Korupsi Tanah Kas Desa

    • calendar_month Sabtu, 24 Okt 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Kepala Desa (Kades) Jenangan, Kecamatan Jenangan, Kabupaten Ponorogo, Toni Ahmadi, dijatuhi hukuman 1 tahun 6 bulan penjara dalam perkara korupsi tanah kas desa. Putusan tersebut dibacakan Ketua Majelis Hakim Ernawati Anwar dalam sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya, Kamis (22/10/2026). Dalam amar putusannya, majelis hakim menyatakan Toni Ahmadi bin […]

    Bagikan
  • Praktik Penahanan Ijazah oleh Perusahaan Menuai Kritik Keras 

    Praktik Penahanan Ijazah oleh Perusahaan Menuai Kritik Keras 

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 371
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Lembaga Perlindungan Konsumen Swadaya Masyarakat (LPKSM) Pasopati Madiun melayangkan kritik tegas terhadap praktik penahanan ijazah karyawan yang diduga dilakukan oleh CV Sukses Jaya Abadi. Sorotan ini mencuat setelah keluhan para korban viral di media sosial. Koordinator LPKSM Pasopati Madiun, Sudjatmiko, menegaskan bahwa penahanan ijazah oleh perusahaan merupakan tindakan yang melanggar hukum, […]

    Bagikan
  • Jamiyyatul Qurra’ wal Huffadz Nahdlatul Ulama Mencetak Qori’ Qori’ah, penghafal dan Pengajaran baca tulis Al Qur’an melalui Metode Tartila

    Jamiyyatul Qurra’ wal Huffadz Nahdlatul Ulama Mencetak Qori’ Qori’ah, penghafal dan Pengajaran baca tulis Al Qur’an melalui Metode Tartila

    • calendar_month Selasa, 15 Jul 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 205
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Jam’iyyatul Qurra wal Huffaz merupakan badan otonom Nahdlatul Ulama yang paling strategis untuk dipertahankan, diperkuat, dan dikembangkan karena menyangkut langsung Al-Qur’an, kitab suci umat Islam. Termasuk Tartila yang merupakan metode pembelajaran membaca dan menulis Al-Quran yang menekankan cara dengan Tartil , yaitu membaca Al-Quran dengan pelan, benar dan sesuai dengan […]

    Bagikan
  • 12 Chromebook Raib, Polisi Buru Komplotan Pembobol SD di Madiun

    12 Chromebook Raib, Polisi Buru Komplotan Pembobol SD di Madiun

    • calendar_month Selasa, 17 Feb 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 425
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun  – Polisi memburu pelaku pencurian disertai pembobolan yang terjadi di SDN Tiron 02, Desa Tiron, Kecamatan/Kabupaten Madiun, Selasa (17/2/2026) dini hari. Kapolsek Nglames AKP Agustinus Dwi Cahyono mengatakan, pelaku diduga berjumlah lebih dari satu orang. Dugaan itu menguat setelah polisi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). “Dari hasil olah TKP, pelaku diduga […]

    Bagikan
  • Viral! 2 Remaja di Kota Madiun Kepergok Curi Kotak Amal Mushola Al Munawar

    Viral! 2 Remaja di Kota Madiun Kepergok Curi Kotak Amal Mushola Al Munawar

    • calendar_month Jumat, 14 Feb 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 223
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan seorang remaja tertangkap basah mencuri kota aman di salah satu mushola di Kota Madiun. Usut punya usut, kejadian tersebut terjadi di Musholla Al Munawar di Gang Ndolanan Jalan Jatisiwur Kelurahan Demangan Kecamatan Taman pada Jumat (14/2/2025). Sementara menurut informasi, 1 rekan pelaku berhasil […]

    Bagikan
  • Ribuan Warga Semarakkan Madiun Spektra Carnival 2026 Dalam HUT Kota Madiun ke-108

    Ribuan Warga Semarakkan Madiun Spektra Carnival 2026 Dalam HUT Kota Madiun ke-108

    • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 331
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Semarak peringatan Hari Jadi Kota Madiun ke-108 berlangsung meriah melalui Madiun Spektra Carnival 2026 yang digelar pada Kamis (25/6/2026) malam. Ribuan masyarakat memadati sepanjang rute karnaval untuk menyaksikan parade spektakuler yang menampilkan kreativitas, seni, budaya, hingga inovasi dari berbagai elemen masyarakat. Karnaval dimulai dari Balai Kota Madiun dan melintasi Jalan […]

    Bagikan
expand_less