Rabu, 4 Nov 2026
Trending Tags

Pemkot Madiun Buka Seleksi Terbuka 4 Jabatan Kepala OPD, Pendaftaran Dibuka hingga 16 Agustus 2026

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Senin, 3 Agt 2026
  • visibility 183
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Pemkot Madiun buka seleksi terbuka empat kepala OPD. Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) resmi membuka seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) atau jabatan eselon II. Sebanyak empat posisi kepala organisasi perangkat daerah (OPD) yang masih kosong akan diisi melalui mekanisme seleksi terbuka.

Empat jabatan yang dibuka meliputi Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Kepala Dinas Perhubungan (Dishub), Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), serta Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Disperkim).

Pengumuman seleksi berlangsung mulai 1 hingga 15 Agustus 2026. Sementara itu, penerimaan berkas lamaran dilakukan secara online pada 2-16 Agustus 2026 melalui laman https://asnkarier.bkn.go.id menggunakan akun MyASN. Batas akhir pengunggahan dokumen ditetapkan pada 16 Agustus 2026 pukul 23.59 WIB.

Sekretaris Daerah Kota Madiun, Soeko Dwi Handiarto, mengatakan empat jabatan tersebut merupakan tahap awal dari pengisian sejumlah posisi kepala OPD yang masih kosong. Sebelumnya, usulan seleksi telah disampaikan kepada Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan mendapatkan persetujuan.

“Ada empat karena proses mutasi berjalan terus. Yang disetujui BKN saat ini empat jabatan itu terlebih dahulu, sehingga langsung kami umumkan untuk proses seleksi terbuka,” ujarnya.

Soeko menjelaskan setiap jabatan minimal harus diikuti tiga pelamar agar seleksi dapat dilaksanakan. Apabila jumlah pendaftar belum memenuhi ketentuan tersebut, masa pendaftaran akan diperpanjang.

“Minimal harus tiga pelamar. Kalau tidak memenuhi, ya diperpanjang,” katanya.

Menurutnya, seluruh OPD yang saat ini dipimpin pelaksana tugas memiliki peran strategis sehingga pengisian jabatan definitif menjadi kebutuhan organisasi. “Semua OPD memiliki urgensi. Tidak ada OPD yang tidak penting, semuanya diperlukan,” tegasnya.

Ia juga memastikan seleksi terbuka memberikan kesempatan bagi aparatur sipil negara (ASN) yang memenuhi persyaratan, termasuk kemungkinan promosi jabatan sesuai ketentuan perundang-undangan.

“Semuanya tetap berdasarkan aturan yang berlaku. Ada mekanisme untuk itu, bukan berarti dari staf langsung menjadi eselon II,” jelasnya.

Dalam proses seleksi, Pemerintah Kota Madiun menggandeng panitia seleksi independen dari Universitas Sebelas Maret (UNS). Seleksi juga bersifat terbuka bagi ASN dari luar Pemerintah Kota Madiun. “Siapa pun yang memenuhi syarat bisa mendaftar. Terbuka juga kemungkinan dari luar daerah,” tambah Soeko.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun F. Bagus Panuntun meminta seluruh pejabat yang memenuhi persyaratan memanfaatkan kesempatan tersebut. “Saya minta seluruh pejabat di Kota Madiun yang ingin mengikuti seleksi silakan ikut. Proses penilaiannya langsung dilakukan oleh tim panitia seleksi,” ujarnya.

Bagus berharap proses pengisian jabatan dapat segera diselesaikan setelah seluruh tahapan seleksi rampung dan memperoleh persetujuan dari Kementerian Dalam Negeri. Hal itu mengingat pengangkatan pejabat pimpinan tinggi pratama harus mendapatkan persetujuan pemerintah pusat.

Ia mengungkapkan, empat jabatan yang saat ini dibuka merupakan bagian dari usulan yang telah diajukan sekitar empat bulan lalu. Setelah proses tersebut selesai, pemerintah daerah akan kembali mengusulkan pengisian jabatan lain yang masih kosong, termasuk yang ditinggalkan pejabat karena memasuki masa pensiun.

“Masih ada beberapa jabatan yang kosong. Setelah proses ini selesai dan pelantikan dilakukan, kami akan kembali mengajukan pengisian jabatan yang lain ke kementerian,” pungkasnya. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jelang Lebaran, Pemkot Madiun Salurkan Bansos 198 Lansia Ngebrok dan 110 Disabilitas Triwulan I photo_camera 3

    Jelang Lebaran, Pemkot Madiun Salurkan Bansos 198 Lansia Ngebrok dan 110 Disabilitas Triwulan I

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 544
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun melalui Dinas Sosial menyalurkan bantuan sosial (bansos) triwulan pertama bagi warga lanjut usia kategori lansia ngebrok dan penyandang disabilitas, Senin (16/3/2026). Bantuan tersebut diberikan secara serentak kepada ratusan penerima di Kota Madiun. Seperti penyerahan bagi disabilitas di Kelurahan Nambangan Kidul oleh Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun, […]

    Bagikan
  • Panen Perdana, Wisatawan Serbu Kebun Kelengkeng Madigondo Magetan, Bisa Petik Sendiri

    Panen Perdana, Wisatawan Serbu Kebun Kelengkeng Madigondo Magetan, Bisa Petik Sendiri

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 470
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kebun kelengkeng yang dikelola Pemerintah Desa Madigondo, Kecamatan Takeran, Kabupaten Magetan, menarik perhatian publik setelah untuk pertama kalinya membuka wisata petik buah. Baru dibuka beberapa jam, 10 dari 120 pohon yang siap panen langsung ludes dipetik pengunjung Rabu (7/1/2026). Wisatawan tidak hanya datang dari Magetan, tetapi juga dari Madiun, Ngawi, hingga […]

    Bagikan
  • Harga Telur Lesu, Peternak Ayam Petelur di Magetan Terpaksa Gadai Sertifikat hingga Jual Sapi demi Bertahan

    Harga Telur Lesu, Peternak Ayam Petelur di Magetan Terpaksa Gadai Sertifikat hingga Jual Sapi demi Bertahan

    • calendar_month Senin, 27 Jul 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 135
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Sejumlah peternak ayam petelur di Kabupaten Magetan, Jawa Timur, kembali menghadapi tekanan ekonomi setelah penjualan telur mengalami perlambatan dalam beberapa pekan terakhir. Meski harga telur sempat membaik, kondisi tersebut belum mampu menutup kerugian yang telah mereka alami selama berbulan-bulan akibat tingginya biaya produksi dan rendahnya harga jual. Di Kelurahan Alas Tuwo, […]

    Bagikan
  • Dari Pesantren ke Teknologi: Wapres Gibran Ajak Santri Pacitan Melek AI

    Dari Pesantren ke Teknologi: Wapres Gibran Ajak Santri Pacitan Melek AI

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 373
    • 0Komentar

    Sinergia | Pacitan – Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, melaksanakan kunjungan kerja ke Pondok Pesantren Tremas, Kecamatan Arjosari, Kabupaten Pacitan, Kamis (30/04/2026). Kunjungan ini menjadi momentum penting dalam mendorong generasi santri agar siap menghadapi era digital berbasis teknologi. Sejak tiba sekitar pukul 06.30 WIB, kedatangan Wapres disambut antusias oleh para santri serta jajaran […]

    Bagikan
  • Plt Wali Kota Madiun Cek Pompa Air hingga Penataan Jalan Barito, Antisipasi Cuaca Ekstrem dan Pengembangan Wisata

    Plt Wali Kota Madiun Cek Pompa Air hingga Penataan Jalan Barito, Antisipasi Cuaca Ekstrem dan Pengembangan Wisata

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 324
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun, melakukan inspeksi lapangan guna memastikan kesiapan infrastruktur menghadapi potensi cuaca hidrometeorologi yang masih berlangsung, Kamis (23/4/2026). Pengecekan bersama Sekda Kota Madiun ini dilakukan mulai dari fasilitas pompa air hingga penataan kawasan perkotaan. Bagus menyebut bahwa langkah ini merupakan upaya antisipatif Pemerintah Kota […]

    Bagikan
  • Kebakaran Lereng Lawu Meluas ke Hutan Lindung Ngawi, Luasan Capai 15 Hektare

    Kebakaran Lereng Lawu Meluas ke Hutan Lindung Ngawi, Luasan Capai 15 Hektare

    • calendar_month Rabu, 16 Sep 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 177
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Kebakaran hutan di lereng Gunung Lawu memasuki hari ketiga dan masih menyisakan sejumlah titik api. Api yang sebelumnya membakar kawasan hutan di wilayah Kabupaten Magetan kini bergerak ke arah utara dan telah memasuki kawasan hutan lindung di wilayah Kabupaten Ngawi. Waka Administratur Lawu Ds Hermawan mengatakan, berdasarkan pemantauan hingga Rabu (16/9/2026) […]

    Bagikan
expand_less