Berita Terkini
Trending Tags

Pemkot Madiun Buka Seleksi Terbuka 4 Jabatan Kepala OPD, Pendaftaran Dibuka hingga 16 Agustus 2026

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • visibility 17
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Pemkot Madiun buka seleksi terbuka empat kepala OPD. Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) resmi membuka seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) atau jabatan eselon II. Sebanyak empat posisi kepala organisasi perangkat daerah (OPD) yang masih kosong akan diisi melalui mekanisme seleksi terbuka.

Empat jabatan yang dibuka meliputi Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Kepala Dinas Perhubungan (Dishub), Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), serta Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Disperkim).

Pengumuman seleksi berlangsung mulai 1 hingga 15 Agustus 2026. Sementara itu, penerimaan berkas lamaran dilakukan secara online pada 2-16 Agustus 2026 melalui laman https://asnkarier.bkn.go.id menggunakan akun MyASN. Batas akhir pengunggahan dokumen ditetapkan pada 16 Agustus 2026 pukul 23.59 WIB.

Sekretaris Daerah Kota Madiun, Soeko Dwi Handiarto, mengatakan empat jabatan tersebut merupakan tahap awal dari pengisian sejumlah posisi kepala OPD yang masih kosong. Sebelumnya, usulan seleksi telah disampaikan kepada Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan mendapatkan persetujuan.

“Ada empat karena proses mutasi berjalan terus. Yang disetujui BKN saat ini empat jabatan itu terlebih dahulu, sehingga langsung kami umumkan untuk proses seleksi terbuka,” ujarnya.

Soeko menjelaskan setiap jabatan minimal harus diikuti tiga pelamar agar seleksi dapat dilaksanakan. Apabila jumlah pendaftar belum memenuhi ketentuan tersebut, masa pendaftaran akan diperpanjang.

“Minimal harus tiga pelamar. Kalau tidak memenuhi, ya diperpanjang,” katanya.

Menurutnya, seluruh OPD yang saat ini dipimpin pelaksana tugas memiliki peran strategis sehingga pengisian jabatan definitif menjadi kebutuhan organisasi. “Semua OPD memiliki urgensi. Tidak ada OPD yang tidak penting, semuanya diperlukan,” tegasnya.

Ia juga memastikan seleksi terbuka memberikan kesempatan bagi aparatur sipil negara (ASN) yang memenuhi persyaratan, termasuk kemungkinan promosi jabatan sesuai ketentuan perundang-undangan.

“Semuanya tetap berdasarkan aturan yang berlaku. Ada mekanisme untuk itu, bukan berarti dari staf langsung menjadi eselon II,” jelasnya.

Dalam proses seleksi, Pemerintah Kota Madiun menggandeng panitia seleksi independen dari Universitas Sebelas Maret (UNS). Seleksi juga bersifat terbuka bagi ASN dari luar Pemerintah Kota Madiun. “Siapa pun yang memenuhi syarat bisa mendaftar. Terbuka juga kemungkinan dari luar daerah,” tambah Soeko.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun F. Bagus Panuntun meminta seluruh pejabat yang memenuhi persyaratan memanfaatkan kesempatan tersebut. “Saya minta seluruh pejabat di Kota Madiun yang ingin mengikuti seleksi silakan ikut. Proses penilaiannya langsung dilakukan oleh tim panitia seleksi,” ujarnya.

Bagus berharap proses pengisian jabatan dapat segera diselesaikan setelah seluruh tahapan seleksi rampung dan memperoleh persetujuan dari Kementerian Dalam Negeri. Hal itu mengingat pengangkatan pejabat pimpinan tinggi pratama harus mendapatkan persetujuan pemerintah pusat.

Ia mengungkapkan, empat jabatan yang saat ini dibuka merupakan bagian dari usulan yang telah diajukan sekitar empat bulan lalu. Setelah proses tersebut selesai, pemerintah daerah akan kembali mengusulkan pengisian jabatan lain yang masih kosong, termasuk yang ditinggalkan pejabat karena memasuki masa pensiun.

“Masih ada beberapa jabatan yang kosong. Setelah proses ini selesai dan pelantikan dilakukan, kami akan kembali mengajukan pengisian jabatan yang lain ke kementerian,” pungkasnya. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sepekan Tak Terungkap, Penyebab Keracunan Massal Siswa di Madiun Masih Misterius

    Sepekan Tak Terungkap, Penyebab Keracunan Massal Siswa di Madiun Masih Misterius

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 216
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab.Madiun — Satu pekan pasca keracunan massal yang menimpa puluhan siswa SD di Kecamatan Mejayan, penanganan kasus ini dinilai berjalan lambat. Hingga kini, penyebab pasti insiden tersebut belum terungkap karena hasil uji laboratorium sisa makanan belum juga diterima Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Madiun. Keterlambatan ini memicu kritik public, khususnya orang tua siswa yang […]

    Bagikan
  • Penetapan Riyin Nur Asiyah sebagai Ketua DPRD Magetan Tertunda, DPRD Minta PKB Lengkapi Administrasi

    Penetapan Riyin Nur Asiyah sebagai Ketua DPRD Magetan Tertunda, DPRD Minta PKB Lengkapi Administrasi

    • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 126
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Proses pergantian pimpinan DPRD Kabupaten Magetan belum dapat dituntaskan. Meski Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB telah menunjuk Riyin Nur Asiyah sebagai pengganti Suratno, penetapan Riyin sebagai Ketua DPRD Magetan definitif terpaksa ditunda karena masih terdapat kekurangan administrasi dalam berkas usulan yang diajukan. Penundaan tersebut diputuskan dalam rapat paripurna DPRD Magetan yang […]

    Bagikan
  • Ribuan Santri Di Ponorogo Gelar Sholat Gaib Untuk Korban Ponpes Al Khoziny Sidoarjo

    Ribuan Santri Di Ponorogo Gelar Sholat Gaib Untuk Korban Ponpes Al Khoziny Sidoarjo

    • calendar_month Rabu, 1 Okt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 112
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Ribuan santri dan santriwati dari Pondok Pesantren Assyafi’iyyah, Durisawo, Ponorogo, menggelar sholat gaib dan doa bersama, Rabu (01/10/2025). Kegiatan ini ditujukan untuk mendoakan korban runtuhnya bangunan lantai tiga Pondok Pesantren Al Khoziny, Sidoarjo, yang roboh saat proses pengecoran pada Selasa (30/09/2025). Sedikitnya 1.200 santri memadati masjid pesantren setelah sholat dzuhur berjamaah. […]

    Bagikan
  • Pemkab Madiun Beri Bantuan dan Pelatihan Kerja Bagi Korban Dugaan Human Trafficking di Guinea

    Pemkab Madiun Beri Bantuan dan Pelatihan Kerja Bagi Korban Dugaan Human Trafficking di Guinea

    • calendar_month Rabu, 3 Sep 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 142
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun merespons cepat kasus enam warganya yang diduga menjadi korban perdagangan manusia saat bekerja di Guinea Ekuatorial, Afrika. Para korban tiba di kampung halaman pada Rabu (03/09/2025) dan langsung mendapat bantuan sosial berupa paket bahan pangan. Wakil Bupati Madiun, dr. Purnomo Hadi, menyambut kepulangan mereka di Kantor […]

    Bagikan
  • Tidur di Pinggir Jalan, Motor Warga Ngawi Dicuri, Pelaku Diciduk

    Tidur di Pinggir Jalan, Motor Warga Ngawi Dicuri, Pelaku Diciduk

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 212
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Aksi cepat jajaran Tim Resmob Satreskrim Polres Magetan bersama Polsek Maospati berhasil mengungkap kasus pencurian sepeda motor yang sempat viral terekam kamera CCTV di kawasan Jalan Nasional Maospati–Ngawi, tepatnya di Desa Malang, Kecamatan Maospati, Kabupaten Magetan. Pelaku berinisial S alias Tomblok (42), warga Kecamatan Karas, Magetan, berhasil ditangkap kurang dari 12 […]

    Bagikan
  • Nyaris Baku Hantam di Terminal Caruban, Dua Kru Bus yang Bersitegang Berebut Penumpang

    Nyaris Baku Hantam di Terminal Caruban, Dua Kru Bus yang Bersitegang Berebut Penumpang

    • calendar_month Senin, 21 Jul 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 119
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Ketegangan sempat memuncak di Terminal Caruban, Kabupaten Madiun, usai dua kru bus nyaris terlibat baku hantam pada Sabtu pagi (19/07/2025). Insiden tersebut terekam dalam video amatir dan tersebar di media sosial, memicu reaksi beragam dari publik. Video berdurasi singkat itu memperlihatkan sejumlah orang berusaha melerai dua kelompok yang terlibat adu […]

    Bagikan
expand_less