Miris! Ikon Alun-alun Ponorogo Malah Jadi Tempat Rongsokan Sampah
- account_circle Ega Patria
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 47
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Ponorogo – Kondisi Alun-alun Ponorogo, Jawa Timur, kian memprihatinkan. Di sejumlah titik terlihat sampah berceceran. Bahkan, di belakang papan tulisan Alun-alun, terdapat tumpukan rongsok yang diduga dikumpulkan oleh pemulung.
Tak hanya itu, sejumlah infrastruktur di kawasan tersebut juga tampak rusak. Ironisnya, beberapa tempat sampah justru tidak ditemukan di titik-titik tertentu, sehingga diduga turut memicu sampah berserakan di area publik tersebut.
Kondisi ini dinilai mengganggu estetika dan merusak citra ikon Bumi Reog. Padahal, Alun-alun merupakan ruang publik yang menjadi pusat aktivitas masyarakat.
Temuan itu menjadi perhatian Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Ponorogo, Lisdyarita, saat melakukan kegiatan kerja bakti atau curve, Jumat (17/4/2026). Ia bersama sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) sempat berhenti untuk mengecek langsung tumpukan tersebut.
“Di belakang tulisan Alun-alun kita menemukan tumpukan saya kira sampah, ternyata itu tempat teman-teman mengumpulkan barang-barang rongsok yang mungkin mau dijual lagi, tapi harapan saya jangan ditaruh di situ lah, karena pemandangannya jadi jelek, nanti Pemkab lagi yang disalahkan,” ujarnya.
Lisdyarita mengimbau agar barang-barang rongsok tersebut segera dipindahkan. Ia juga mengajak masyarakat untuk lebih peduli menjaga kebersihan, terutama di fasilitas publik.
Sementara itu, Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Ponorogo, Sapto Utomo Tjipto Rahardjo, menegaskan pentingnya kesadaran dan kedisiplinan masyarakat. Menurutnya, lokasi tersebut bukan tempat membuang sampah maupun menumpuk barang bekas.
“Bagaimana pun kesadaran itu merupakan hal yang sangat urgen sekali bahwa di situ itu bukan tempatnya membuang sampah, maupun pengepulan untuk barang-barang bekas. Karena itu perlu ada kedisiplinan,” jelasnya.
Ia menambahkan, pihaknya akan mengambil tindakan jika rongsok tersebut tidak segera diambil oleh pemiliknya.
“Kalau memang lama nggak diambil, ya akan kita ambil. Ini sudah kita koordinasikan,” tegasnya. (Ega)
- Penulis: Ega Patria
- Editor: Diez





