Berita Terkini
Trending Tags

Tunjangan Perumahan DPRD Ponorogo Diusut Kejari, Segini Besaran yang Diterima Anggota Dewan

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Rabu, 5 Agt 2026
  • visibility 130
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Besaran tunjangan perumahan DPRD Ponorogo disorot. Foto : Ega-Sinergia

Sinergia | Ponorogo – Besaran tunjangan perumahan pimpinan dan anggota DPRD Ponorogo menjadi kini sorotan publim. Kejaksaan Negeri (Kejari) Ponorogo menetapkan Kepala Bagian Keuangan Sekretariat DPRD Ponorogo, Fuad Safrowi (FS), sebagai tersangka dugaan korupsi tunjangan perumahan tahun anggaran 2023–2026. Selain tunjangan perumahan, para legislator juga menerima sejumlah hak keuangan lainnya yang diatur dalam Peraturan Bupati Ponorogo.

Kepala Kejari Ponorogo, Zulmar Adhy Surya, mengatakan penyidik menduga nilai tunjangan perumahan yang diterima pimpinan dan anggota DPRD berasal dari hasil kajian yang telah diubah sehingga nilainya lebih tinggi dibandingkan hasil penilaian Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP).

“Hasil kajian yang telah diubah itu kemudian dijadikan dasar penyusunan Peraturan Bupati Nomor 111 Tahun 2022 yang selanjutnya digunakan sebagai dasar pembayaran tunjangan perumahan kepada pimpinan dan anggota DPRD dengan kerugian keuangan negara sementara sebesar Rp3,6 miliar,” ujarnya, Selasa (4/8/2026).

Peraturan Bupati Ponorogo Nomor 111 Tahun 2022 tentang Pedoman Pelaksanaan Peraturan Daerah Kabupaten Ponorogo Nomor 5 Tahun 2017 mengatur berbagai hak keuangan dan administratif pimpinan serta anggota DPRD. Selain tunjangan perumahan, anggota DPRD juga memperoleh tunjangan transportasi, tunjangan komunikasi intensif, tunjangan reses, jaminan kesehatan, hingga fasilitas pakaian dinas sesuai ketentuan.

Dalam Pasal 10 ayat (1) Perbup tersebut disebutkan Ketua DPRD berhak menerima tunjangan perumahan sebesar Rp24.909.412 per bulan. Wakil Ketua DPRD menerima Rp18.176.471 per bulan, sedangkan anggota DPRD menerima Rp12.312.941 per bulan. Seluruh nilai tersebut dikenakan pemotongan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 21 sesuai ketentuan.

Image Not Found
Gambar Ilustrasi

Selain tunjangan perumahan, pemerintah daerah juga memberikan jaminan kesehatan melalui BPJS Kesehatan sebesar lima persen dari penghasilan setiap bulan, dengan komposisi empat persen ditanggung APBD dan satu persen dibayar peserta. Fasilitas tersebut berlaku bagi anggota DPRD beserta pasangan dan anak sesuai ketentuan perundang-undangan. Anggota DPRD juga berhak menjalani pemeriksaan kesehatan satu kali setiap tahun di dalam negeri.

Perbup juga mengatur pemberian jaminan kecelakaan kerja dengan iuran sebesar 0,24 persen serta jaminan kematian sebesar 0,72 persen dari penghasilan. Kedua iuran tersebut sepenuhnya dibayarkan melalui APBD.

Dari sisi fasilitas, pimpinan dan anggota DPRD memperoleh pakaian sipil harian, pakaian sipil resmi, pakaian sipil lengkap, pakaian dinas harian lengan panjang, serta pakaian berciri khas daerah. Pengadaannya harus memperhatikan prinsip efisiensi, efektivitas, kepatutan, dan kewajaran.

Dalam regulasi yang sama, Kabupaten Ponorogo juga diklasifikasikan sebagai daerah dengan kemampuan keuangan daerah (KKD) tinggi. Dengan klasifikasi tersebut, tunjangan komunikasi intensif dan tunjangan reses dapat diberikan paling banyak sebesar tujuh kali uang representasi Ketua DPRD sesuai ketentuan yang berlaku.

Khusus pimpinan DPRD, Perbup mengatur adanya belanja rumah tangga apabila menggunakan rumah negara. Ketua dan wakil ketua DPRD juga memperoleh dana operasional bulanan yang wajib dipertanggungjawabkan serta tidak boleh digunakan untuk kepentingan pribadi maupun kelompok.

Seluruh penghasilan, tunjangan kesejahteraan, dan belanja penunjang kegiatan DPRD dianggarkan melalui Sekretariat DPRD sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari APBD. Komponen tersebut meliputi uang representasi, tunjangan keluarga, tunjangan beras, uang paket, tunjangan jabatan, tunjangan alat kelengkapan, tunjangan komunikasi intensif, tunjangan reses, tunjangan perumahan, hingga tunjangan transportasi.

Zulmar menegaskan penyidikan perkara dugaan korupsi tunjangan perumahan DPRD Ponorogo masih terus berjalan. Proses audit kerugian negara juga belum rampung sehingga nilai kerugian masih berpotensi bertambah.

Saat ditanya mengenai kemungkinan adanya tersangka baru, Zulmar tidak menutup peluang tersebut.

“Proses penyidikan belum berhenti dan masih terus berjalan. Nanti akan kami lihat apa saja yang terungkap dalam proses penyidikan lanjutan,” tegasnya. (Ega)

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menunggu Lampu Hijau Pusat, Pengadaan Aparatur di Magetan Masuki Tahap Penentuan

    Menunggu Lampu Hijau Pusat, Pengadaan Aparatur di Magetan Masuki Tahap Penentuan

    • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 295
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Proses pengadaan aparatur sipil negara di Kabupaten Magetan memasuki fase penting jelang akhir 2025. Ribuan peserta PPPK Paruh Waktu kini tinggal selangkah lagi menuju pengangkatan, sementara masyarakat masih bertanya-tanya soal kapan formasi CPNS 2026 akan dibuka. Berdasarkan data Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Magetan, tahun anggaran 2025 memuat […]

    Bagikan
  • Master Cete Ajak Ratusan Siswa Madiun Belajar di Luar Kelas, UMKM Ikut Kecipratan Manfaat

    Master Cete Ajak Ratusan Siswa Madiun Belajar di Luar Kelas, UMKM Ikut Kecipratan Manfaat

    • calendar_month Kamis, 10 Sep 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Ratusan siswa SD hingga SMP di wilayah Madiun bagian selatan mengikuti program Masyarakat Terdidik, Cerdas dan Terampil (Master Cete) di Lapangan Beran, Kelurahan Bangunsari, Kecamatan Dolopo, Kabupaten Madiun, Kamis (10/9/2026). Program yang digagas Pemkab Madiun melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan ini mengusung konsep outdoor learning atau pembelajaran di luar kelas. Siswa […]

    Bagikan
  • Eksekusi Lahan di Kota  Madiun Diwarnai Ketegangan, PN: Putusan Sudah Berkekuatan Hukum Tetap

    Eksekusi Lahan di Kota  Madiun Diwarnai Ketegangan, PN: Putusan Sudah Berkekuatan Hukum Tetap

    • calendar_month Kamis, 16 Jul 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 293
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Proses eksekusi lahan sengketa seluas 280 meter persegi oleh Pengadilan Negeri (PN) Kota Madiun di Kelurahan Kelun, Kecamatan Kartoharjo, Kamis (16/7/2026), berlangsung tegang. Pihak keluarga tergugat diduga masih menolak pelaksanaan eksekusi atas putusan pengadilan. Sementara aparat kepolisian melakukan pengamanan ketat untuk mengantisipasi gangguan selama proses eksekusi. Kuasa hukum penggugat, Dewantoro, […]

    Bagikan
  • Dugaan Keracunan MBG di Ngawi, SPPG Kawu Belum Kantongi Sertifikat Laik Higieni

    Dugaan Keracunan MBG di Ngawi, SPPG Kawu Belum Kantongi Sertifikat Laik Higieni

    • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 197
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Kasus dugaan keracunan makanan kembali menimpa puluhan siswa SD dan SMP di Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi, setelah mereka menyantap menu program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Rabu (26/11/2025). Insiden tersebut memicu perhatian publik, terutama terkait standar kelayakan fasilitas yang menyiapkan ribuan porsi makanan bagi peserta didik. Fokus mengarah pada Satuan Pelayanan […]

    Bagikan
  • Pasar Gula Macet, Petani Tebu Madiun Menjerit 13 Minggu Tak Terbayar

    Pasar Gula Macet, Petani Tebu Madiun Menjerit 13 Minggu Tak Terbayar

    • calendar_month Selasa, 26 Agt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 239
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Memasuki panen raya tebu, ratusan petani di Kabupaten Madiun terancam bangkrut karena tidak menerima pembayaran hasil panen selama 13 minggu. Sejak Juli 2025, gula petani tak terserap pasar akibat stok melimpah dan mandeknya program penyerapan pemerintah. “Petani tebu setengah mati tidak bisa hidup karena gula tidak laku. Sudah 13 minggu […]

    Bagikan
  • Evakuasi Dramatis Soerang Nenek Yang Tercebur Sumur

    Evakuasi Dramatis Soerang Nenek Yang Tercebur Sumur

    • calendar_month Selasa, 7 Jan 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 120
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Warga Desa Glonggong Kecamatan Dolopo Kabupaten Madiun dikejutkan dengan seorang nenek tercebur sumur di belakang rumahnya. Warga dan petugas dari Satpol PP dan Damkar Kabupaten Madiun mengevakuasi Tuminem 75 tahun warga setempat. Proses evakuasi korban memakan waktu yang cukup lama dengan menggunakan alat katrol. Proses evakuasi harus berhati hati saat […]

    Bagikan
expand_less