Target Besar Golkar Madiun di 2029, Bidik Kursi Ketua DPRD dan Usung Lagi Hari Wuryanto
- account_circle Tova Pradana
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 62
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Madiun – DPD Partai Golkar Kabupaten Madiun mulai memanaskan mesin politik menuju Pemilu 2029 dan Pilkada 2030. Partai berlambang pohon beringin itu memasang target besar merebut sedikitnya ketua kursi DPRD Kabupaten Madiun, kursi Pimpinan DPRD Jawa Timur, serta kursi Pimpinan DPR RI.
Target tersebut disampaikan Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Madiun, Mashudi, dalam Rapat Kerja Daerah (Rakerda) DPD Partai Golkar Kabupaten Madiun, Minggu (9/8/2026).
Tak hanya membidik kursi legislatif, Golkar Madiun juga menegaskan keinginannya kembali mengusung Bupati Madiun Hari Wuryanto dalam Pilkada 2030.
“Karena mimpi kita adalah mengawinkan legislatif dan eksekutif. Artinya, dua-duanya berasal dari Partai Golkar,” kata Mashudi.
Untuk mengejar target tersebut, konsolidasi organisasi mulai dilakukan. Belasan Pengurus Kecamatan (PK) serta ratusan Pengurus Desa/Kelurahan (PD) telah dibentuk dan disahkan melalui Rakerda.
Mashudi mengatakan, penguatan struktur hingga tingkat bawah menjadi salah satu modal utama untuk menghadapi kontestasi politik mendatang. Selain merapikan fondasi organisasi, mesin partai akan kembali digerakkan dengan berbagai strategi untuk meningkatkan elektabilitas Golkar di tengah masyarakat.
“Golkar Madiun harus solid dan menang. Bagi kita, tagline tersebut memang Golkar harus menang dan dapat menyejahterakan masyarakat,” ujarnya.
Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur, Ali Mufthi, mengatakan Rakerda tersebut menjadi momentum untuk menyatukan barisan kader dan pengurus di Kabupaten Madiun. Konsolidasi diperlukan agar seluruh kader memiliki arah politik yang sama dalam menghadapi Pemilu 2029 serta Pilkada 2030.

“Kita ingin menyatukan langkah dalam rangka menatap masa depan dalam kontestasi politik ke depannya,” katanya.
Ali juga meminta seluruh kader Golkar bekerja secara selaras dalam memenangkan calon legislatif dari tingkat pusat hingga daerah. Menurutnya, kampanye partai harus dilakukan secara menyeluruh dan tidak berjalan sendiri-sendiri.
“Kampanyenya coblos DPR RI, DPRD Provinsi Jawa Timur, dan DPRD Kabupaten Madiun dari Partai Golkar. Harus selaras,” tegasnya.
Soal target perolehan kursi legislatif, Ali memilih tidak mengungkap angka yang dipatok partai di Kabupaten Madiun. Namun, dia secara terbuka memberikan dukungan kepada Hari Wuryanto untuk kembali maju dalam Pilkada 2030.
“Bagaimanapun Pilkada nanti entah terbuka maupun tertutup, kami tetap memberikan dukungan penuh kepada senior kita Pak Hari Wuryanto,” ungkap Ali.
Sementara itu, Hari Wuryanto mengaku siap apabila kembali mendapatkan mandat dari Partai Golkar untuk maju dalam Pilkada 2030. Menurutnya, sebagai kader, keputusan partai harus dihormati dan dijalankan.
“Itu kan perintah partai, kita tidak bisa menolak. Kita Partai Golkar harus tetap solid untuk menyejahterakan masyarakat Kabupaten Madiun,” tandasnya.
Dengan konsolidasi struktur dan target perolehan kursi yang telah dipasang, Golkar Kabupaten Madiun kini mulai menyiapkan pertarungan politik jauh sebelum tahapan Pemilu 2029 dan Pilkada 2030 dimulai. (Tov)
- Penulis: Tova Pradana
- Editor: Diez



