Berita Terkini
Trending Tags

Sumur Surut Dan PDAM Mati, Warga Dusun Dungus Ponorogo Kesulitan Air Bersih

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Selasa, 11 Agt 2026
  • visibility 171
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Warga siapkan wadah untuk menampung bantuan air bersih. Foto : Ega-Sinergia

Sinergia | Ponorogo – Warga Dusun Dungus, Desa Karang Patihan, Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, mulai kesulitan mendapatkan air bersih di tengah musim kemarau.

Kondisi tersebut telah dirasakan warga sekitar satu bulan terakhir. Selain sejumlah sumur mulai surut bahkan mengering, aliran PDAM yang selama ini menjadi salah satu sumber air warga juga semakin kecil hingga tidak lagi mengalir.

Pantauan pada Selasa (11/8/2026) sekitar pukul 12.00 WIB, PDAM di kawasan permukiman warga terlihat tidak mengalirkan air. Padahal, keberadaan jaringan PDAM menjadi harapan warga untuk memenuhi kebutuhan air bersih selama musim kemarau.

Warga bahkan telah menyiapkan sejumlah tempat penampungan air di pinggir jalan. Wadah tersebut disiapkan untuk menampung bantuan air bersih apabila sewaktu-waktu datang dari pemerintah maupun pihak swasta.

Salah seorang warga, Soirah (65), mengatakan kesulitan air bersih mulai dirasakan sekitar satu bulan terakhir. Awalnya, air PDAM masih mengalir meski tidak setiap hari. Namun, debit air semakin lama semakin kecil hingga akhirnya tidak lagi mengalir.

Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari seperti mandi dan memasak, warga terpaksa membeli air dalam kemasan galon. Sementara untuk mendapatkan air dalam jumlah lebih banyak, warga harus meminta kepada tetangga atau mengambil air dari desa sebelah yang berjarak sekitar satu kilometer.

“Ini sudah sekitar satu bulan kesulitan air. Awalnya PDAM masih mengalir, tapi sekarang sudah tidak ada. Kalau untuk mandi dan memasak terpaksa beli air galon. Kalau butuh air lebih banyak, biasanya minta ke tetangga atau mengambil air ke desa sebelah, jaraknya sekitar satu kilometer. Sekarang kami menunggu bantuan air karena sumur juga sudah mulai habis.”

Image Not Found
Warga Dusun Dungus kesulitan air bersih saat kemarau. Foto : Ega-Sinergia

Kondisi serupa dialami Rida Asmawati (45). Ia mengatakan sebelumnya air PDAM masih mengalir sekitar dua hari sekali. Namun, debitnya semakin kecil hingga dalam tiga hari terakhir tidak lagi mengalir.

Rida juga menunjukkan lokasi sumur yang masih memiliki air. Namun, kondisi air terlihat kotor sehingga warga khawatir menggunakannya untuk kebutuhan sehari-hari.

Sejumlah sumur lain di sekitar permukiman warga juga mulai mengering. Kondisi ini membuat warga harus mencari sumber air lain untuk memenuhi kebutuhan mereka.

Untuk kebutuhan minum, warga memilih membeli air galon. Sedangkan untuk mandi, sebagian warga terpaksa menumpang di rumah tetangga yang jaraknya cukup jauh.

“Awalnya PDAM masih mengalir dua hari sekali, tapi lama-lama semakin kecil. Tiga hari terakhir ini sudah tidak mengalir sama sekali. Sumur sebenarnya masih ada airnya, tapi kondisinya kotor dan kami takut kalau dipakai malah membuat gatal. Untuk minum kami beli air galon, sedangkan kalau mandi kadang harus numpang ke rumah tetangga. Kami berharap pemerintah bisa membantu dan PDAM kembali mengalir dengan lancar.”

Di Dusun Dungus, Desa Karang Patihan, RT 3 RW 1, setidaknya terdapat sekitar 30 kepala keluarga yang terdampak kekurangan air bersih.

Warga berharap pemerintah segera menyalurkan bantuan air bersih serta memastikan aliran PDAM kembali normal. Dengan begitu, kebutuhan dasar warga untuk minum, memasak, dan mandi dapat terpenuhi di tengah musim kemarau. (Ega)

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pembangunan Sekolah Rakyat (SR) Permanen Magetan Tersisa Satu Syarat Administrasi

    Pembangunan Sekolah Rakyat (SR) Permanen Magetan Tersisa Satu Syarat Administrasi

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 336
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Proses pendirian Sekolah Rakyat (SR) permanen di Kabupaten Magetan memasuki tahap akhir. Hampir seluruh persyaratan teknis dan administrasi telah dipenuhi, tinggal menunggu terbitnya rekomendasi pelepasan status tanah dari Kementerian ATR/BPN. Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Kabupaten Magetan, Parminto Budi Utomo, menjelaskan bahwa upaya Magetan untuk mendapatkan SR permanen telah berlangsung panjang sejak […]

    Bagikan
  • Perempuan Paruh Baya Diduga Hanyut Saat Buang Hajat di Sungai

    Perempuan Paruh Baya Diduga Hanyut Saat Buang Hajat di Sungai

    • calendar_month Kamis, 23 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 170
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Warga Desa Cantel, Kecamatan Pitu, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, digemparkan dengan hilangnya seorang perempuan bernama Sri Wahyuni (53) pada Rabu (22/10/2025) sore. Ia dilaporkan tak kembali ke rumah setelah pamit buang hajat ke sungai yang berjarak sekitar 80 meter dari tempat tinggalnya. Hingga malam hari, keberadaan Sri Wahyuni belum juga diketahui. […]

    Bagikan
  • Soal Dugaan Pungli, Komite SMAN 2 Mejayan Klaim Jika Sumbangan Sukarela, Bukan Paksaan

    Soal Dugaan Pungli, Komite SMAN 2 Mejayan Klaim Jika Sumbangan Sukarela, Bukan Paksaan

    • calendar_month Rabu, 4 Jun 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 274
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Komite SMAN 2 Mejayan, Kabupaten Madiun, akhirnya buka suara menanggapi keluhan sejumlah orang tua siswa terkait dugaan pungutan liar (pungli) yang dikenakan kepada wali murid. Ketua Komite, Atik Prihartatik, menegaskan bahwa tidak ada unsur paksaan dalam penarikan dana yang dimaksud. Menurut Atik, sumbangan yang diminta bersifat sukarela dan digunakan untuk […]

    Bagikan
  • Gercep, Polres Nganjuk Amankan Terduga Pelaku Pembunuhan di Kamar Kos Mongonsidi

    Gercep, Polres Nganjuk Amankan Terduga Pelaku Pembunuhan di Kamar Kos Mongonsidi

    • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 154
    • 0Komentar

    Sinergia | Nganjuk – Polres Nganjuk bergerak cepat mengungkap kasus dugaan penghilangan nyawa dua perempuan dan melukai satu korban lainnya di sebuah kamar kos kawasan Jalan Mongonsidi, Kelurahan Payaman, Nganjuk, pada Selasa (25/11/2025) malam. Dikutip dari akun Instagram @humas_polresnganjuk, polisi berhasil mengamankan terduga pelaku berinisial DS (30), warga Desa Jogomerto, Kecamatan Tanjunganom, Kabupaten Nganjuk, di […]

    Bagikan
  • Mural 3D Bertema Tembok Cina Percantik Kawasan Jalan Ahmad Yani

    Mural 3D Bertema Tembok Cina Percantik Kawasan Jalan Ahmad Yani

    • calendar_month Sabtu, 9 Agt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 247
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Wajah kawasan Jalan Ahmad Yani, Kota Madiun, kini semakin artistik. Sebagian tanggul Bantaran Kali Madiun di jalan protokol tersebut tengah dipercantik dengan mural tiga dimensi (3D) yang digarap Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) setempat. Kabid Bina Marga DPUPR Kota Madiun, Agus Tri Sukamto, menjelaskan bahwa mural ini menjadi […]

    Bagikan
  • Warga Kentangan Magetan Protes Pembangunan Kopdes Merah Putih Gunakan Lapangan Desa

    Warga Kentangan Magetan Protes Pembangunan Kopdes Merah Putih Gunakan Lapangan Desa

    • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 251
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Ketegangan mewarnai Desa Kentangan, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Magetan, pada Rabu (10/12/2025) malam. Ratusan warga berkumpul di balai desa untuk menyuarakan keberatan mereka atas pembangunan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih berada di lapangan desa setempat. Lapangan tersebut selama ini menjadi pusat aktivitas olahraga dan kegiatan sosial masyarakat. Proses pengerukan dan pembangunan pondasi […]

    Bagikan
expand_less