Berita Terkini
Trending Tags

Atlet Muda FORKI Kota Madiun Bersinar di Kejurprov Jatim dan Kejurnas Shokaido 2026, Targetkan Tembus Level Nasional

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
  • visibility 202
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Atlet muda FORKI Madiun raih medali di Kejurprov dan Kejurnas. Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Kiprah atlet karate muda dari FORKI Kota Madiun kembali mencuri perhatian di dua ajang bergengsi sekaligus, yakni Kejurprov FORKI Jawa Timur di Malang (10–12 April 2026) dan Kejurnas Karate Shokaido III di Bandar Lampung (9–12 April 2026). Dalam dua event berbeda yang berlangsung hampir bersamaan itu, para atlet menunjukkan konsistensi, disiplin, dan mental juara yang patut diapresiasi.

Di Kejurprov Jawa Timur yang digelar di GOR Ken Arok, Malang, kontingen muda Kota Madiun tampil impresif dengan raihan 9 medali emas, 6 perak, dan 4 perunggu, sekaligus mengantarkan mereka sebagai Juara Umum 2. Sementara di Kejurnas Shokaido di Bandar Lampung, atlet senior yang tergabung dalam tim Jawa Timur juga sukses menyumbang prestasi hingga meraih Juara Umum 2 tingkat nasional.

Salah satu sorotan datang dari Animha Furqon Tirta Kharisma, atlet kategori kumite kadet -57 kg. Siswa kelas 9 SMPN 3 Madiun ini telah menekuni karate sejak kelas 3 SD, berawal dari keinginan sederhana untuk belajar bela diri.

Persiapannya menuju Kejurprov terbilang sederhana namun konsisten. Ia mengaku tidak pernah bolos latihan dan rutin menambah fisik dengan lari sore. Hasilnya, Animha berhasil meraih juara 1, bahkan menang telak di semifinal melawan atlet tuan rumah Malang dengan skor 9-1.

“Yang penting latihan rutin dan jaga fisik. Alhamdulillah bisa juara,” ujarnya singkat, dengan target berikutnya menembus Kejurnas FORKI.

Prestasi juga datang dari sektor putri melalui Anindya Shifa Adianty (14), siswa SMPN 1 Madiun. Atlet yang sudah berlatih sejak kelas 1 SD ini tampil di Kejurnas Shokaido Bandar Lampung pada kelas -61 kg.

Meski sempat mengalami kendala fisik saat pertandingan Kata, ia tetap mampu meraih medali perunggu. Di nomor kumite, performanya justru memuncak dengan menyabet medali emas, termasuk kemenangan di final melawan atlit dari Sumatera Utara dengan skor 4-1.

“Waktu kata sempat minder karena kaki sakit, tapi tetap berusaha maksimal. Di kumite alhamdulillah bisa emas,” ungkapnya.

Ia juga mengakui pengalaman bertanding di tingkat nasional memberinya banyak pelajaran, termasuk menghadapi lawan dengan gaya bertanding keras dan suasana pertandingan yang tidak selalu kondusif.

“Targetku bismillah bisa berangkat di Kejurnas Forki terus dapat medali di sana. Persiapannya tentu latihan rutin dan jaga pola makan,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua FORKI Kota Madiun, Dony Koeswoyo, menjelaskan bahwa keberhasilan ini tidak lepas dari strategi pembinaan jangka panjang. Dengan total sekitar 50 atlet, tim dibagi menjadi dua yakni atlet senior dikirim ke Kejurnas Shokaido di Lampung, sementara atlet kadet hingga junior bertanding di Kejurprov Jatim.

Image Not Found
Prestasi karateka Madiun tembus tingkat provinsi dan nasional, Foto : Kris-Sinergia

“Kita telah memprogramkan untuk latihan secara rutin. Senin-Selasa latihan Kata dan Kamis-Jumat latihan Kumite. Jadi persiapan itu tidak bisa instan. Harus melalui latihan rutin dan disiplin,” jelasnya.

Prestasi di dua ajang ini menjadi batu loncatan menuju target berikutnya, yakni Kejurnas PB FORKI di Bandung. Ajang ini akan mempertemukan para juara dari Kejurprov dan Kejurnas perguruan se-Indonesia.

FORKI Kota Madiun diperkirakan akan mengirim 2 hingga 3 atlet terbaik dengan target realistis 1 emas dan 2 perak.

“Memang ada beberapa target yang belum tercapai, tapi tidak mempengaruhi posisi kita. Ini bagian dari dinamika pertandingan,” tambah Dony.

Dony menambahkan Forki Kota Madiun bakal mengirimkan 4 atlet terbaiknya ke ajang Kejurnas Forki di Bandung nantinya. Bahkan, pihaknya menargetkan perolehan medali 1 emas, 2 perak, 1 perunggu.

“Para atlit akan intensif mengikuti latihan untuk mencapai target di Kejurnas PB Forki nanti,” pungkasnya. 

Kisah Animha dan Anindya menjadi gambaran nyata regenerasi atlet karate di Kota Madiun yang terus berjalan. Dengan kombinasi latihan disiplin, pengalaman bertanding, dan dukungan organisasi, peluang untuk menembus level nasional bahkan internasional semakin terbuka.

Lebih dari sekadar medali, perjalanan mereka juga mencerminkan nilai sportivitas, kerja keras, dan mental pantang menyerah modal penting bagi atlet muda dalam menghadapi kompetisi yang semakin ketat ke depan. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Diterjang Luapan Bengawan Madiun, Rumah Lansia di Balerejo Ambles 2 Meter

    Diterjang Luapan Bengawan Madiun, Rumah Lansia di Balerejo Ambles 2 Meter

    • calendar_month Kamis, 10 Apr 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 103
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Sebuah rumah milik pasangan lanjut usia (lansia) di Desa Sogo, Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun, ambles sedalam dua meter. Hal itu akibat diterjang luapan Sungai Bengawan Madiun pada pertengahan Maret lalu. Insiden ini terjadi bersamaan dengan pertengahan bulan Ramadan. Pemilik rumah, Kasidin (62) dan Sri Fatonah (61), menyebut amblesnya tanah menyebabkan […]

    Bagikan
  • Kursi Plt Ketua DPRD Magetan Masih Kosong, Tunggu Usulan dari PKB

    Kursi Plt Ketua DPRD Magetan Masih Kosong, Tunggu Usulan dari PKB

    • calendar_month Kamis, 18 Jun 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 153
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Proses penunjukan Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPRD Kabupaten Magetan hingga kini masih menunggu keputusan dan usulan resmi dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Sebagai partai yang memiliki kursi Ketua DPRD, PKB memiliki kewenangan penuh untuk menentukan siapa anggota fraksinya yang akan ditunjuk sebagai Plt Ketua DPRD. Plt Sekretaris DPRD Magetan, Yok Sujarwadi, […]

    Bagikan
  • Reward Atlet Porprov 2025 Cair, Pemkot Madiun Kucurkan Rp. 1,4 Miliar 

    Reward Atlet Porprov 2025 Cair, Pemkot Madiun Kucurkan Rp. 1,4 Miliar 

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 130
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Wajah bahagia terpancar dari para atlet usai menerima reward dari Pemerintah Kota Madiun. Total penghargaan yang diberikan mencapai Rp 1,4 miliar bagi para atlet yang telah mengharumkan nama daerah di ajang Porprov 2025 lalu. Tercatat, kotingen Kota Madiun memboyong 9 emas, 18 perak dan 3 perunggu. Atlet peraih medali emas […]

    Bagikan
  • Penguatan sektor pariwisata dan infrastruktur, Ketua DPRD Ponorogo dukung visi misi Bupati Sugiri

    Penguatan sektor pariwisata dan infrastruktur, Ketua DPRD Ponorogo dukung visi misi Bupati Sugiri

    • calendar_month Kamis, 6 Mar 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 137
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Bupati dan Wakil Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko dan Lisdyarita, menyampaikan visi-misi pemerintahan periode kedua (2025-2030) dalam Rapat Paripurna Istimewa di Gedung DPRD Ponorogo, Kamis (06/03/2025). Dalam pemaparannya, Sugiri menegaskan akan melanjutkan program pembangunan yang tertuang dalam Nawa Dharma Nyata. Pada periode kedua ini, penguatan sektor pariwisata dan infrastruktur menjadi prioritas […]

    Bagikan
  • Harga Telur Lesu, Peternak Ayam Petelur di Magetan Terpaksa Gadai Sertifikat hingga Jual Sapi demi Bertahan

    Harga Telur Lesu, Peternak Ayam Petelur di Magetan Terpaksa Gadai Sertifikat hingga Jual Sapi demi Bertahan

    • calendar_month Senin, 27 Jul 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 38
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Sejumlah peternak ayam petelur di Kabupaten Magetan, Jawa Timur, kembali menghadapi tekanan ekonomi setelah penjualan telur mengalami perlambatan dalam beberapa pekan terakhir. Meski harga telur sempat membaik, kondisi tersebut belum mampu menutup kerugian yang telah mereka alami selama berbulan-bulan akibat tingginya biaya produksi dan rendahnya harga jual. Di Kelurahan Alas Tuwo, […]

    Bagikan
  • Kerajinan Kulit Ecoprint Asal Magetan Tembus Pasar Global, Omzet Puluhan Juta per Bulan photo_camera 4

    Kerajinan Kulit Ecoprint Asal Magetan Tembus Pasar Global, Omzet Puluhan Juta per Bulan

    • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 556
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kabupaten Magetan tak hanya dikenal dengan panorama alamnya, tetapi juga memiliki potensi besar di sektor industri kreatif. Salah satunya datang dari kerajinan kulit bermotif ecoprint yang kini mulai mencuri perhatian pasar nasional hingga internasional. Teknik ecoprint yang lazim diterapkan pada kain, di tangan pengrajin Magetan justru dikembangkan pada media kulit sapi […]

    Bagikan
expand_less