Berita Terkini
Trending Tags

Ratusan Warga Geruduk Kantor Kelurahan Bangunsari, Tolak TPST di Dekat Permukiman

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Senin, 24 Agt 2026
  • visibility 418
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Ratusan warga Bangunsari tolak pengembangan TPST. Foto : Tova-Sinergia

Sinergia | Madiun – Ratusan warga Kelurahan Bangunsari, Kecamatan Dolopo, Kabupaten Madiun, mendatangi kantor kelurahan setempat pada Minggu (23/8/2026) malam. Mereka menolak rencana pembangunan dan pengembangan Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) di Dusun Punjul yang dinilai terlalu dekat dengan kawasan permukiman.

Forum yang awalnya digelar untuk menyosialisasikan rencana pengelolaan sampah di TPST Bangunsari itu justru berubah menjadi aksi protes. Warga secara terbuka meminta pemerintah membatalkan rencana pengembangan TPST.

Penolakan warga dipicu kekhawatiran terhadap dampak lingkungan dan kesehatan. Mereka juga mempersoalkan minimnya musyawarah dengan masyarakat yang tinggal di sekitar lokasi proyek.

Ketua RW 07 Kelurahan Bangunsari, Mujiono, mengatakan warganya dengan tegas menolak pembangunan maupun pengembangan TPST di wilayah tersebut.

“Tuntutannya warga RW 07 menolak adanya pembangunan TPST. Jadi, menolak pembangunan TPST di lingkungan RW 07,” kata Mujiono di tengah aksi.

Menurut dia, lokasi TPST yang direncanakan berada sangat dekat dengan rumah warga. Warga juga mendapat informasi bahwa fasilitas tersebut akan menampung sampah dari tujuh kecamatan dengan volume hampir 100 ton per hari.

“Kenapa menolaknya, itu dekat sama pemukiman. Jadi kasihan rumah-rumah orang-orang itu,” ujarnya.

Mujiono mengatakan, lahan yang diwacanakan untuk pengembangan TPST memiliki luas sekitar dua hektare dan berstatus sebagai aset pemerintah. Meski demikian, warga meminta pemerintah mempertimbangkan dampak proyek tersebut terhadap masyarakat sekitar.

Penolakan terhadap pengembangan TPST, kata Mujiono, bukan kali pertama disuarakan. Sebelumnya, warga telah memasang sejumlah spanduk sebagai bentuk keberatan di sekitar lokasi TPST Dusun Punjul.

Warga juga mengaku tidak pernah dilibatkan dalam musyawarah sebelum rencana pembangunan tersebut disosialisasikan.

Menurut Mujiono, perwakilan RT dan RW sempat diminta datang ke pusat pemerintahan Kabupaten Madiun di Caruban. Namun, pertemuan itu disebut hanya berisi pemaparan rencana pembangunan, bukan pembahasan bersama warga.

“Tidak ada perundingan. Dari awal tidak ada. Langsung RT/RW dikirim di Caruban. Di sana bukan musyawarah, tapi dipaparkan gambar-gambar yang akan dibangun di lingkungan RW 07. Jadi kaget seluruh warga,” ungkapnya.

Selain persoalan lokasi dan minimnya pelibatan warga, masyarakat juga mempertanyakan rekam jejak pengelolaan tempat pembuangan sampah yang telah ada di kawasan tersebut.

Mujiono menyebut tumpukan sampah di lokasi eksisting telah ada selama bertahun-tahun. Kondisi itu dinilai mengganggu aktivitas warga dan berpotensi menimbulkan dampak terhadap kesehatan.

“Itu ada sampah yang sudah lama, hampir 20 tahun. Itu sebetulnya gagal. Sampah yang ada di TPS di lingkungan RW 07 itu katanya di sana baik-baik, ternyata gagal. Kenapa akan dibangun lagi lebih besar?” katanya.

Warga pun meminta rencana pengembangan TPST tidak dilanjutkan sebelum ada pembahasan terbuka yang melibatkan masyarakat terdampak.

Hingga aksi berlangsung, belum ada keputusan final terkait tuntutan warga. Mujiono mengatakan massa masih menunggu hasil pembahasan lebih lanjut dari pihak terkait.

“Belum jelas nanti. Belum deal kalau penolakan ini. Belum di-ACC. Nunggu nanti malam katanya,” ujarnya.

Ia menegaskan, warga akan kembali menggelar aksi lebih besar apabila tuntutan mereka tidak diakomodasi.

Aksi lanjutan tersebut disebut berpotensi melibatkan warga dari tiga wilayah, yakni Dusun Banaran, Dusun Pikatan, serta warga RW 07 Kelurahan Bangunsari. (Tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Desa Teguhan Apresiasi Atas Fasilitas Mobil Siaga, Perkuat Layanan Kesehatan

    Desa Teguhan Apresiasi Atas Fasilitas Mobil Siaga, Perkuat Layanan Kesehatan

    • calendar_month Sabtu, 19 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 189
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-457 Kabupaten Madiun, Jumat (18/07/2025), sebanyak 15 mobil siaga ambulance resmi diserahkan kepada 15 kepala desa. Prosesi penyerahan berlangsung di halaman Pendopo Ronggo Jumeno dan dipimpin langsung oleh Bupati Madiun, Hari Wuryanto. […]

    Bagikan
  • TPA Mrican Kritis, TPA Baru Mandek: Pemkab Ponorogo Kejar Rp15 Miliar di 2027

    TPA Mrican Kritis, TPA Baru Mandek: Pemkab Ponorogo Kejar Rp15 Miliar di 2027

    • calendar_month Selasa, 1 Sep 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 132
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — TPA Mrican masih harus menanggung beban sampah Kabupaten Ponorogo setidaknya hingga satu tahun ke depan. Di tengah tertundanya pembangunan TPA baru, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Ponorogo kini mengubah pola pengelolaan di TPA Mrican dari open dumping menjadi sanitary landfill agar lokasi tersebut tetap bisa digunakan. Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan Pertamanan […]

    Bagikan
  • RPJMD Magetan 2025–2029 Dimatangkan, Lima Janji Besar Nanik-Suyatni

    RPJMD Magetan 2025–2029 Dimatangkan, Lima Janji Besar Nanik-Suyatni

    • calendar_month Selasa, 17 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 223
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan mulai menggulirkan arah pembangunan lima tahun ke depan melalui Forum Konsultasi Publik Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029 yang digelar Selasa (17/06/2025) di Ruang Rapat Ki Mageti. Bupati dan Wakil Bupati Magetan, Nanik Endang Rusminiarti – Suyatni Prihasmoro, memaparkan lima program prioritas yang diklaim menjadi fondasi […]

    Bagikan
  • Diduga Depresi, Slamet Ngamuk Hajar 3 orang, termasuk Kades Waruk Tengah

    Diduga Depresi, Slamet Ngamuk Hajar 3 orang, termasuk Kades Waruk Tengah

    • calendar_month Selasa, 14 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 184
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Suasana Desa Waruk Tengah Kecamatan Pangkur Kabupaten Ngawi mendadak gempar pada Senin (13/10/2025) sekitar pukul 19.30 WIB. Slamet, warga setempat mengamuk hingga merusak motor dan rumah warga. Tidak berhenti disitu, pelaku juga melukai Sadimin (64) berikut istrinya Parni (58) hingga pingsan. Bahkan, Supono (54) Kepala Desa Waruk Tengah tak luput dari […]

    Bagikan
  • 64 Desa di Madiun Bakal Gelar Pilkades, DPMD Godok Regulasi

    64 Desa di Madiun Bakal Gelar Pilkades, DPMD Godok Regulasi

    • calendar_month Senin, 5 Okt 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 228
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun mulai mematangkan persiapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak 2027. Namun, sebelum masuk ke tahapan teknis dan penjadwalan, Pemkab memilih menuntaskan regulasi sebagai dasar pelaksanaan pesta demokrasi tingkat desa tersebut. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Madiun, Supriadi, mengatakan regulasi Pilkades saat ini tengah dibahas bersama […]

    Bagikan
  • Dorong Kemandirian, Pemkab Madiun Salurkan Modal Usaha bagi 130 Penerima PKH Graduasi

    Dorong Kemandirian, Pemkab Madiun Salurkan Modal Usaha bagi 130 Penerima PKH Graduasi

    • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 184
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun menyalurkan bantuan sosial modal usaha dan bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) Graduasi kepada 130 penerima manfaat. Penyerahan dilakukan secara simbolis oleh Bupati Madiun, Hari Wuryanto, didampingi Wakil Bupati Madiun, dr. Purnomo Hadi, serta Kepala Dinas Sosial Kabupaten Madiun di Pendopo Muda Graha, Senin (24/11/2025). Bupati Hari Wuryanto […]

    Bagikan
expand_less