Berita Terkini
Trending Tags

Libur Sekolah, Pemohon E-KTP di Ponorogo Membludak

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Selasa, 7 Jul 2026
  • visibility 181
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
jumlah permohonan perekaman dan pencetakan KTP elektronik (e-KTP) di Disdukcapil Ponorogo mengalami peningkatan di liburan sekolah

Sinergia | Ponorogo – Libur sekolah dimanfaatkan ratusan pelajar di Kabupaten Ponorogo untuk mengurus dokumen kependudukan. Akibatnya, jumlah permohonan perekaman dan pencetakan KTP elektronik (e-KTP) di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Ponorogo meningkat hingga 40 persen dibandingkan hari biasa.

Sejak Selasa (7/7/2026) pagi, ruang pelayanan Disdukcapil Ponorogo dipadati warga. Mayoritas merupakan pelajar yang memanfaatkan masa libur untuk melakukan perekaman identitas maupun mencetak e-KTP pertama mereka.

Lonjakan pemohon membuat kuota pelayanan sesi pagi habis sekitar pukul 10.00 WIB. Petugas kemudian mengarahkan sebagian pemohon untuk kembali pada sesi pelayanan siang agar antrean tetap terkendali.

Sekretaris Disdukcapil Ponorogo, Dhutarso Aviantoro, mengakui pihaknya sempat kewalahan menghadapi tingginya jumlah pemohon. Menurutnya, kondisi seperti ini hampir selalu terjadi saat libur sekolah.

“Jam 10 pagi antrean sudah mencapai sekitar 100 orang. Karena proses pelayanan membutuhkan waktu, sebagian pemohon kami arahkan datang kembali pada sesi pukul 13.00 WIB,” ujarnya.

Ia menjelaskan, jumlah pemohon selama libur sekolah meningkat sekitar 30 hingga 40 persen. Jika pada hari biasa Disdukcapil melayani sekitar 300 pemohon setiap hari, selama masa liburan jumlahnya naik menjadi sekitar 400 hingga 450 pemohon per hari.

Salah seorang pelajar, Zahra Azkia, mengaku sengaja mengurus e-KTP saat libur sekolah karena tidak memiliki waktu luang ketika kegiatan belajar berlangsung.

“Masuk sekolah tidak ada waktu luang, jadi mumpung libur saya mengurus KTP,” katanya.

Hal serupa disampaikan Kurniawan Dwi. Ia mengaku baru pertama kali mengurus e-KTP dan memilih datang saat liburan agar tidak mengganggu aktivitas belajar. Namun, karena kuota pagi telah penuh, ia harus kembali pada hari berikutnya.

Disdukcapil Ponorogo mengimbau masyarakat datang lebih pagi agar memperoleh nomor antrean. Pasalnya, kapasitas perekaman e-KTP dibatasi sekitar 150 pemohon pada setiap sesi pelayanan.(ega)

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria
  • Editor: Krs/Byg

Rekomendasi Untuk Anda

  • RSUD dr. Sayidiman Identifikasi Empat Korban Tewas Insiden KA Malioboro Ekspres

    RSUD dr. Sayidiman Identifikasi Empat Korban Tewas Insiden KA Malioboro Ekspres

    • calendar_month Senin, 19 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 137
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Empat orang dinyatakan meninggal dunia dan lima lainnya mengalami luka-luka dalam insiden tragis yang terjadi di Magetan, Minggu (19/5/2025). Meski kronologi lengkap belum dirilis secara resmi, para korban telah mendapatkan penanganan medis dan administratif oleh rumah sakit rujukan di wilayah setempat. Kepala Instalasi Pemulasaraan Jenazah RSUD dr. Sayidiman Magetan, Pujo Catur […]

    Bagikan
  • Pemkot Madiun Bentuk 27 Koperasi Merah Putih, Bagian dari Dukungan Program MBG

    Pemkot Madiun Bentuk 27 Koperasi Merah Putih, Bagian dari Dukungan Program MBG

    • calendar_month Jumat, 25 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 286
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun telah mendirikan 27 Koperasi Merah Putih sebagai langkah strategis untuk memenuhi kebutuhan warga dengan harga terjangkau serta mendukung operasional dapur makan bergizi gratis (MBG). Wali Kota Madiun, Maidi, menjelaskan bahwa kebutuhan bahan makanan untuk dapur MBG sangat besar, mengingat ada sekitar 51.000 pelajar yang setiap harinya menerima […]

    Bagikan
  • Bupati Madiun Sidak MPLS, Tekankan Sekolah Ramah Anak dan Nol Bullying Sejak Hari Pertama

    Bupati Madiun Sidak MPLS, Tekankan Sekolah Ramah Anak dan Nol Bullying Sejak Hari Pertama

    • calendar_month Senin, 13 Jul 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 178
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Bupati Madiun Hari Wuryanto memastikan pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tahun ajaran 2026/2027 di Kabupaten Madiun berjalan sesuai ketentuan dan bebas dari praktik perundungan (bullying) maupun perploncoan. Hal itu disampaikan usai meninjau langsung kegiatan MPLS di sejumlah SMP Negeri di wilayah Kecamatan Mejayan dan Saradan, Senin (13/7/2026). Dalam kunjungannya, Hari […]

    Bagikan
  • Peduli Lingkungan dan Cegah Banjir, Warga Ponorogo Ramai-Ramai Bersihkan Sungai

    Peduli Lingkungan dan Cegah Banjir, Warga Ponorogo Ramai-Ramai Bersihkan Sungai

    • calendar_month Selasa, 5 Agt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 192
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Puluhan warga yang tergabung dalam Kelompok Peduli Sungai (KPS) Tambak Kemangi bersama sejumlah komunitas lingkungan di Ponorogo melakukan aksi bersih-bersih sungai pada Selasa (05/08/2025). Kegiatan tersebut dipusatkan di aliran sungai wilayah Tambak Kemangi, Kelurahan Tonatan, Kecamatan Ponorogo. Aksi ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan sekaligus langkah antisipatif menghadapi musim penghujan […]

    Bagikan
  • Pemkot- DPRD Kota Madiun Sepakati RPJMD 2025-2029, Fokus Kesejahteraan Masyarakat

    Pemkot- DPRD Kota Madiun Sepakati RPJMD 2025-2029, Fokus Kesejahteraan Masyarakat

    • calendar_month Senin, 7 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 137
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Madiun menggelar rapat paripurna dengan agenda Pengambilan Keputusan terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Madiun Tahun 2025–2029, Senin (07/07/2025). Rapat yang dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kota Madiun, Armaya, ini dihadiri oleh Wali Kota Madiun Maidi, Wakil […]

    Bagikan
  • Audit BPKP Ungkap Kerugian Rp4,79 Miliar Dalam Kasus Korupsi Pokir DPRD Magetan

    Audit BPKP Ungkap Kerugian Rp4,79 Miliar Dalam Kasus Korupsi Pokir DPRD Magetan

    • calendar_month Selasa, 4 Agt 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 137
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kejaksaan Negeri (Kejari) Magetan memastikan proses penanganan perkara dugaan korupsi anggaran Pokok-pokok Pikiran (Pokir) DPRD Magetan periode 2020–2024 memasuki babak baru. Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) telah merampungkan audit penghitungan kerugian keuangan negara, dengan nilai kerugian yang diduga mencapai Rp4,79 miliar. Hasil audit tersebut menjadi salah satu bukti penting yang […]

    Bagikan
expand_less