Selasa, 13 Okt 2026
Trending Tags

Satu Lagi Jabatan Eselon II Pemkot Madiun Kosong, 8 Pimpinan OPD Masih Diisi Plt

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Senin, 24 Agt 2026
  • visibility 214
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Delapan kepala OPD Kota Madiun masih dijabat Plt. Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Kota Madiun — Satu lagi jabatan pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Madiun akan kosong. Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Madiun, Haris Rahmanuddin, akan memasuki masa pensiun per 1 September 2026.

Pensiunnya Haris membuat jumlah jabatan pimpinan OPD di Pemkot Madiun yang diisi Pelaksana Tugas (Plt) bertambah. Saat ini, tercatat sudah ada delapan kepala OPD yang dijalankan tugasnya oleh Plt.

Delapan OPD tersebut yakni Dinas Perhubungan (Dishub), Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim), Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga (Disbudparpora), Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Baperida), Dinas Perpustakaan, serta Dinas Tenaga Kerja, Koperasi dan Usaha Mikro (Disnaker KUKM).

Dengan pensiunnya Kepala BKPSDM per 1 September mendatang, satu jabatan eselon II kembali harus diisi oleh Plt.

Plt Wali Kota Madiun F Bagus Panuntun tidak menampik kondisi tersebut. Menurutnya, proses mutasi dan pengisian jabatan pimpinan tinggi pratama masih menunggu ketentuan dan persetujuan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Image Not Found
Plt Wali Kota Madiun, F Bagus Panuntun mengatakan pengisian jabatan OPD Madiun menunggu persetujuan Kemendagri. Foto : Kris-Sinergia

“Pak Haris purna, tentunya nanti akan ada Plt. Semoga proses yang sekarang sudah di Kemendagri, karena izin tanda tangan Menteri. Khusus eselon II harus Menteri,” ujar Bagus usai apel di halaman Balai Kota Madiun, Senin (24/8/2026).

Bagus berharap proses persetujuan dari pemerintah pusat segera turun sehingga jabatan eselon II yang telah diajukan Pemkot Madiun dapat segera diisi.

“Ini moga-moga cepat turun, supaya eselon II yang sudah kita ajukan kemarin itu bisa segera untuk mengisi,” katanya.

Selain pengisian jabatan eselon II, Pemkot Madiun juga tengah menyiapkan proses mutasi dan pengisian jabatan untuk eselon III dan IV. Menurut Bagus, proses tersebut masih dalam tahap pemeriksaan, termasuk melihat kesesuaian kemampuan masing-masing calon dengan jabatan yang akan ditempati.

“Eselon III, IV, dan eselon II lagi dicek kemampuannya. Ini lagi disiapkan mau dikirim lagi, yang terbaru. Jadi nanti akan ada mutasi lagi,” jelasnya.

Sementara itu, Pemkot Madiun sebelumnya telah menggelar assessment untuk sejumlah jabatan kepala OPD, yakni Dishub, Disperkim, dan DLH pada 21-22 Agustus 2026.

Bagus mengatakan hasil assessment tersebut belum diterimanya. Penentuan pejabat yang untuk mengisi posisi tersebut nantinya tetap mempertimbangkan hasil penilaian serta laporan dari Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat).

“Belum dapat laporan. Nanti bagaimana, yang penting saya melihat penilaian. Masih dinamis, sangat dinamis,” ujarnya.

Menurut Bagus, perkembangan proses pengisian jabatan akan sangat bergantung pada hasil pembahasan dan rekomendasi Baperjakat.

Ia juga menyebut calon pejabat nantinya akan menghadapi tahapan wawancara. Salah satu kriteria yang akan diperhatikan adalah kemampuan calon memahami kebutuhan masyarakat serta menerjemahkannya ke dalam strategi pelaksanaan program.

“Dia harus mengerti keinginan masyarakat, bagaimana program rencana ini strateginya dilaksanakan dengan baik. Lebih kepada teknis nanti,” pungkasnya. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Zaky Arista Kencana Putra, pemilik Putra Kencana Grup kebanjiran pesanan karangan bibit pohon

    Zaky Arista Kencana Putra, pemilik Putra Kencana Grup kebanjiran pesanan karangan bibit pohon

    • calendar_month Rabu, 12 Feb 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 194
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Penjual bibit pohon di Ponorogo mendapat berkah dari kebijakan Bupati terpilih, Sugiri Sancoko. Alih-alih mengirimkan karangan bunga sebagai ucapan selamat atas penetapannya, masyarakat dan instansi diminta untuk menggantinya dengan bibit pohon atau tanaman produktif. Zaky Arista Kencana Putra, pemilik Putra Kencana Grup di Kelurahan Kertosari, mengaku kaget saat menerima pesanan […]

    Bagikan
  • Niat Hati Nikahi Perempuan Asal Pacitan , WNA Asal Malaysia Dideportasi

    Niat Hati Nikahi Perempuan Asal Pacitan , WNA Asal Malaysia Dideportasi

    • calendar_month Minggu, 14 Jun 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 217
    • 0Komentar

    Sinergia | Pacitan – Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Ponorogo mendeportasi seorang warga negara Malaysia berinisial MZ setelah selesai menjalani masa pidana di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Pacitan. Deportasi dilakukan pada Sabtu, 13 Juni 2026, sebagai tindak lanjut penegakan hukum keimigrasian terhadap pelanggaran yang dilakukan oleh yang bersangkutan. Kasus ini bermula pada […]

    Bagikan
  • BPBD Magetan Siaga Hadapi Kemarau Panjang, Petakan Wilayah Rawan Kekeringan dan Karhutla

    BPBD Magetan Siaga Hadapi Kemarau Panjang, Petakan Wilayah Rawan Kekeringan dan Karhutla

    • calendar_month Rabu, 22 Jul 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 146
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magetan mulai meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau 2026 yang diperkirakan berlangsung lebih kering dan lebih panjang dibanding tahun sebelumnya. Langkah tersebut dilakukan melalui rapat koordinasi kesiapsiagaan yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan guna mengantisipasi potensi bencana kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kepala Pelaksana (Kalaksa) […]

    Bagikan
  • Pembangunan Sekolah Rakyat (SR) Permanen Magetan Tersisa Satu Syarat Administrasi

    Pembangunan Sekolah Rakyat (SR) Permanen Magetan Tersisa Satu Syarat Administrasi

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 347
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Proses pendirian Sekolah Rakyat (SR) permanen di Kabupaten Magetan memasuki tahap akhir. Hampir seluruh persyaratan teknis dan administrasi telah dipenuhi, tinggal menunggu terbitnya rekomendasi pelepasan status tanah dari Kementerian ATR/BPN. Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Kabupaten Magetan, Parminto Budi Utomo, menjelaskan bahwa upaya Magetan untuk mendapatkan SR permanen telah berlangsung panjang sejak […]

    Bagikan
  • Bupati Madiun Kukuhkan Tim Jitupasna, Percepat Penanganan Pascabencana Secara Akuntabel

    Bupati Madiun Kukuhkan Tim Jitupasna, Percepat Penanganan Pascabencana Secara Akuntabel

    • calendar_month Senin, 15 Jun 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 171
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana dengan mengukuhkan Tim Pengkajian Kebutuhan Pascabencana (Jitupasna), Senin (15/6/2026). Tim tersebut dibentuk untuk memastikan penanganan pascabencana dapat dilakukan lebih cepat, tepat, dan akuntabel, sekaligus mempercepat proses rehabilitasi dan rekonstruksi di wilayah terdampak. Pengukuhan dilakukan langsung oleh Bupati Madiun Hari Wuryanto didampingi Wakil Bupati […]

    Bagikan
  • Alih Status Gunung Lawu Tak Ganggu Wisata, Pengelola Janjikan Kesepakatan Baru yang Adil

    Alih Status Gunung Lawu Tak Ganggu Wisata, Pengelola Janjikan Kesepakatan Baru yang Adil

    • calendar_month Sabtu, 20 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 300
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Perubahan status Gunung Lawu menjadi Taman Hutan Raya (Tahura) bukan hanya membawa implikasi ekologis, tetapi juga memunculkan perhatian dari sektor pariwisata. Sebagian kawasan wisata alam yang selama ini dikelola Perhutani berada dalam area yang masuk rekomendasi Tahura. Meski demikian, Pemerintah Provinsi Jawa Timur memastikan bahwa kegiatan wisata tidak akan terganggu, bahkan […]

    Bagikan
expand_less