Caruban Nigth Solidarty 2026 Jadi Ajang Edukasi Layanan Unggulan RSUD Dolopo
- account_circle Mandor
- calendar_month 2 jam yang lalu
- visibility 53
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia, Kab Madiun: Manajemen RSUD Dolopo menampilkan dua produk layanan unggulan saat tampil di gelaran karnaval bertajuk Caruban Nigth Solidarty (CNS), Sabtu ( 22/08/2026) malam. Untuk kali pertama kemeriahan CNS diikuti semua OPD, BUMD dan RSUD di Pemkab Madiun.
Direktur RSUD Dolopo, drg Mulyadi mengaku dua tema layanan itu sengaja diusung untuk memberikan edukasi kepada masyarakat di bumi kampung pesilat. Istana kesehatan dinilai cukup menggambarkan tema yang sedang diangkat .
“Gelaran CNS malam ini saya kira sangat pas untuk semakin memperkenalkan dan edukasi layanan RSUD Dolopo yaitu Jawara dan Sobat,” katanya usai mengikuti karnaval.
Dijelaskan, tema Istana kesehatan sengaja divisualkan dengan menampilkan sejumlah punggawa Inovasi layanan RSUD Dolopo berupa kereta JAWARA (transportasi ke rumah gratis pasca rawat inap).
RSUD Dolopo tampil dengan penari dan mobil hias berbentuk miniatur bangunan kerajaan. Di dalamnya ditampilkan dua inovasi layanan kesehatan, yakni JAWARA dan SOBAT (Sahabat Antar Obat).
Mulyadi, mengatakan konsep tema ‘Istana Kesehatan’ dipilih untuk memperkenalkan inovasi pelayanan sekaligus ikut menyampaikan pesan solidaritas melalui kegiatan tersebut.
JAWARA merupakan layanan antar pulang gratis bagi pasien rawat inap setelah selesai menjalani perawatan. Pasien dapat diantar menggunakan mobil atau ambulans hingga ke rumah.
Sedangkan SOBAT merupakan layanan pengantaran obat ke rumah bagi pasien rawat jalan RSUD Dolopo. Layanan tersebut ditujukan untuk memudahkan pasien memperoleh obat tanpa harus kembali ke rumah sakit.
Di luar parade, pesan utama Caruban Night Solidarity adalah solidaritas. Pemerintah Kabupaten Madiun menggelar kegiatan tersebut sebagai bagian dari peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI sekaligus mengajak masyarakat ikut membantu warga yang mengalami bencana.
Bupati Madiun Hari Wuryanto mengatakan solidaritas harus diwujudkan dalam bentuk kepedulian nyata, termasuk melalui penggalangan bantuan.
“Di samping kita merayakan HUT RI yang ke-81, kita tingkatkan rasa solidaritas kita kepada seluruh bangsa Indonesia, utamanya warga kita yang ada di NTT yang mengalami musibah,” ujar Bupati Madiun.
Menurutnya, masyarakat tidak cukup hanya mendoakan warga yang terdampak bencana. Kepedulian juga dapat diberikan melalui bantuan sesuai kemampuan.
Caruban Night Solidarity 2026 juga dikemas untuk menggerakkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Komunitas seni budaya, UMKM, pedagang kaki lima, dan pelaku industri kreatif ikut terlibat dalam parade.
Rangkaian acara diawali kirab Bupati Madiun bersama jajaran Forkopimda menuju panggung kehormatan. Dalam prosesi tersebut, Bupati menyerahkan tongkat Mbah Palang sebagai simbol kesenian Dongkrek.
Kirab kemudian dilanjutkan dengan iringan kesenian Dongkrek dan parade peserta. Rute peserta karnaval diawali jalan raya di depan Alon Alon Rekso Gathi hingga finis di lapangan Kelurahan Bangunsari Mejayan.
Pemkab Madiun berharap Caruban Night Solidarity tidak berhenti sebagai acara tahunan. Kegiatan ini ditargetkan berkembang menjadi ruang pertemuan antara hiburan, budaya, ekonomi kreatif, dan aksi kemanusiaan.
Untuk diketahui hingga akhir acara atau sekitar pukul 22.25 WIB, Sabtu (22/8/2026), dana yang terkumpul dalam aksi solidaritas tersebut mencapai Rp43.667.940. (Ndor)
- Penulis: Mandor
- Editor: Diez



