Berita Terkini
Trending Tags

Empat Kursi Eselon II Pemkab Madiun Kosong, Bupati Siapkan Seleksi JPT

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 27
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Bupati Madiun Hari Wuryanto siapkan seleksi JPT. Foto : Tova-Sinergia

Sinergia | Madiun — Empat posisi jabatan pimpinan tinggi (JPT) pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Madiun masih kosong. Bupati Madiun Hari Wuryanto berencana menyiapkan kebijakan pengisian jabatan tersebut melalui mekanisme seleksi terbuka dan kompetitif.

Empat jabatan setingkat eselon II yang mengalami kekosongan yakni Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan (Disperta), Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil), Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, serta Asisten Administrasi Umum.

Kekosongan sejumlah jabatan strategis tersebut menjadi bagian dari penataan birokrasi yang akan dilakukan Pemkab Madiun setelah sejumlah aparatur sipil negara (ASN) memasuki masa pensiun.

Bupati Madiun Hari Wuryanto mengatakan, rencana mutasi dan pengisian jabatan akan dilakukan setelah proses pensiun sejumlah ASN rampung pada akhir Agustus 2026.

“Ya, bar ngene. Pak Asisten kan terakhir bulan Agustus. Kita menghormati, mudah-mudahan doakan sukses,” ujar Hari Wuryanto, Selasa (1/9/2026).

Image Not Found
Empat jabatan eselon II Pemkab Madiun masih kosong. Foto : Tova-Sinergia

Selain empat jabatan eselon II, sejumlah posisi pejabat struktural setingkat eselon IIIA juga masih mengalami kekosongan. Jabatan tersebut antara lain Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Kepala Bagian Perekonomian, Kepala Bagian Administrasi Pembangunan (Adbang), Camat Wungu, dan Camat Wonoasri.

Pengisian jabatan eselon II nantinya dapat dilakukan melalui seleksi JPT pratama. Mekanisme tersebut merupakan proses pengisian jabatan pimpinan tinggi di lingkungan pemerintah daerah secara terbuka dan kompetitif berdasarkan ketentuan yang berlaku.

Dengan sejumlah jabatan strategis yang kosong, penataan dan pengisian pejabat menjadi penting untuk memastikan roda pemerintahan serta pelayanan publik tetap berjalan optimal.

Pemkab Madiun kini diperkirakan akan menentukan langkah pengisian jabatan setelah seluruh proses administrasi terkait ASN yang memasuki masa pensiun selesai. (Tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Luasan LP2B Magetan Diusulkan Naik Jadi 23 Ribu Hektare

    Luasan LP2B Magetan Diusulkan Naik Jadi 23 Ribu Hektare

    • calendar_month Senin, 31 Agt 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 81
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Luasan lahan pertanian pangan berkelanjutan atau LP2B di Kabupaten Magetan diusulkan mengalami perubahan. Dari sebelumnya sekitar 19.084 hektare sebagaimana ditetapkan dalam Peraturan Daerah Kabupaten Magetan Nomor 8 Tahun 2021, luas LP2B kini diusulkan menjadi sekitar 23.016,51 hektare. Dengan demikian, terdapat usulan penambahan luasan LP2B sekitar 3.932,51 hektare, atau meningkat sekitar 20,61 […]

    Bagikan
  • Rumah Indah Bekti Pertiwi Teman Dekat Direktur RSUD dr. Harjono Digeledah KPK

    Rumah Indah Bekti Pertiwi Teman Dekat Direktur RSUD dr. Harjono Digeledah KPK

    • calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 149
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan di wilayah Ponorogo, Rabu sore (12/11/2025). Kali ini, lokasi yang menjadi sasaran adalah rumah mewah milik Indah Bekti Pertiwi, yang disebut-sebut sebagai teman dekat Direktur RSUD dr. Harjono Ponorogo, Yunus Mahatma. Usai meninggalkan kantor Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disbudparpora) Ponorogo, tim KPK […]

    Bagikan
  • Miniatur Sound Horeg Laris Manis di Tengah Polemik Fatwa Haram, Pengrajin Kebanjiran Pesanan

    Miniatur Sound Horeg Laris Manis di Tengah Polemik Fatwa Haram, Pengrajin Kebanjiran Pesanan

    • calendar_month Rabu, 9 Jul 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 200
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Di tengah polemik fatwa haram terkait sound horeg yang dikeluarkan sejumlah pesantren di Jawa Timur, fenomena tersebut justru membawa berkah bagi Rafli Eko Nurcahyo (25), warga Desa Banjarsari Kulon, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun. Ia tetap kebanjiran pesanan miniatur sound horeg yang ia produksi secara mandiri. Rafli yang juga pemilik RQ […]

    Bagikan
  • Bapenda Madiun Gandeng Kejaksaan untuk Kejar Tunggakan Pajak Daerah

    Bapenda Madiun Gandeng Kejaksaan untuk Kejar Tunggakan Pajak Daerah

    • calendar_month Sabtu, 2 Agt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 217
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Madiun menggandeng Kejaksaan Negeri Kabupaten Madiun dalam upaya menertibkan para penunggak pajak daerah. Kolaborasi ini dilakukan untuk mengoptimalkan realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD), khususnya dari sektor pajak yang ditargetkan menyumbang Rp174 miliar atau sekitar 46 persen dari total target PAD 2025 senilai Rp372,5 miliar. Kerja […]

    Bagikan
  • Kantor Imigrasi Madiun Terbitkan Hampir 20 Ribu Paspor selama 2025, Umroh Mendominasi

    Kantor Imigrasi Madiun Terbitkan Hampir 20 Ribu Paspor selama 2025, Umroh Mendominasi

    • calendar_month Sabtu, 28 Feb 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 257
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Madiun mencatat sebanyak 19.967 paspor telah diterbitkan sepanjang tahun 2025. Dari jumlah tersebut, permohonan untuk keperluan ibadah umroh menjadi yang paling mendominasi. Kasubsi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Madiun, Taufiq Iqbal Noviandi, mengatakan tercatat 7.173 pemohon mengajukan paspor untuk keperluan […]

    Bagikan
  • Warga Ngrayun Seberangi Sungai Naik Gondola, Pemkab Usulkan Pembangunan Jembatan Permanen

    Warga Ngrayun Seberangi Sungai Naik Gondola, Pemkab Usulkan Pembangunan Jembatan Permanen

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 165
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Aksi warga Desa Gedangan, Kecamatan Ngrayun, Kabupaten Ponorogo yang menyeberangi sungai menggunakan gondola sempat viral di media sosial. Aktivitas tersebut dilakukan setiap hari, termasuk oleh anak-anak sekolah, meski dinilai berisiko dan membahayakan keselamatan. Kondisi ini terjadi setelah jembatan penghubung menuju wilayah Kabupaten Trenggalek putus. Warga terpaksa menggunakan gondola sebagai akses tercepat […]

    Bagikan
expand_less