Berita Terkini
Trending Tags

Luasan LP2B Magetan Diusulkan Naik Jadi 23 Ribu Hektare

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Senin, 31 Agt 2026
  • visibility 128
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
LP2B diperkuat untuk melindungi lahan pertanian produktif. Foto : Istimewa

Sinergia | Magetan – Luasan lahan pertanian pangan berkelanjutan atau LP2B di Kabupaten Magetan diusulkan mengalami perubahan. Dari sebelumnya sekitar 19.084 hektare sebagaimana ditetapkan dalam Peraturan Daerah Kabupaten Magetan Nomor 8 Tahun 2021, luas LP2B kini diusulkan menjadi sekitar 23.016,51 hektare.

Dengan demikian, terdapat usulan penambahan luasan LP2B sekitar 3.932,51 hektare, atau meningkat sekitar 20,61 persen dibandingkan luasan yang telah ditetapkan dalam perda sebelumnya.

Analis Sarana dan Prasarana Pertanian Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (DTPHP) Kabupaten Magetan, Sofyan Eko Hadi Saputro, mengatakan perubahan luasan tersebut masih dalam tahap pengusulan dan belum menjadi ketetapan final.

Menurutnya, penyesuaian tersebut dilakukan sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat yang mengarahkan setiap daerah untuk menetapkan LP2B sedikitnya 80 persen dari luas lahan sawah yang tersedia.

“Untuk luasan lahan pertanian berkelanjutan Kabupaten Magetan, menurut Perda Nomor 8 Tahun 2021 ditetapkan sekitar 19.084 hektare. Saat ini ada usulan perubahan menjadi 23.016,51 hektare,” ujar Sofyan.

Ia menjelaskan, pengusulan perluasan LP2B menjadi bagian dari upaya mempertahankan keberadaan lahan pertanian agar tidak mudah beralih fungsi. Dengan bertambahnya luasan yang ditetapkan sebagai LP2B, ruang perlindungan terhadap lahan sawah produktif di Magetan diharapkan semakin kuat.

Meski demikian, angka 23.016,51 hektare tersebut belum bersifat final. Pemerintah daerah masih harus melalui tahapan pembahasan dan penetapan sebelum perubahan luasan LP2B resmi diberlakukan.

Sofyan menambahkan, keberadaan LP2B juga membutuhkan pengawasan lintas sektor, terutama terhadap rencana pemanfaatan ruang yang berpotensi bersinggungan dengan lahan pertanian yang telah ditetapkan sebagai kawasan perlindungan.

Pengawasan dilakukan melalui koordinasi dengan sejumlah organisasi perangkat daerah terkait. Setiap rencana pemanfaatan lahan, termasuk yang diajukan masyarakat maupun investor, akan melalui mekanisme perizinan dan penyesuaian dengan tata ruang.

Dalam proses tersebut, DTPHP berperan memberikan informasi mengenai status lahan, termasuk apakah suatu lokasi masuk dalam kawasan LP2B atau tidak.

“Untuk pengawasan, kami tetap berkoordinasi dengan dinas lain yang terkait. Kalau ada masyarakat atau investor yang ingin mengembangkan suatu sektor, status lahannya akan kami informasikan, termasuk apakah masuk LP2B atau tidak,” jelasnya.

Sementara itu, Sofyan menyebut hampir seluruh kecamatan di Kabupaten Magetan memiliki area yang masuk dalam pengusulan LP2B. Namun, ia belum dapat merinci kecamatan mana yang memiliki luasan LP2B terbesar dalam usulan terbaru tersebut.

Penetapan LP2B menjadi penting bagi Magetan karena lahan pertanian tidak hanya berkaitan dengan aktivitas produksi pangan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menjaga ketersediaan lahan sawah secara berkelanjutan di tengah perkembangan wilayah.

Dengan usulan penambahan luasan tersebut, pemerintah daerah diharapkan tidak hanya memperkuat perlindungan terhadap lahan pertanian produktif, tetapi juga memastikan kebijakan tata ruang dan pembangunan tetap berjalan tanpa mengorbankan keberlanjutan sektor pangan. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Babinsa Manguharjo Tangkap Ular Sanca 2,5 Meter yang Mangsa Ayam Warga

    Babinsa Manguharjo Tangkap Ular Sanca 2,5 Meter yang Mangsa Ayam Warga

    • calendar_month Jumat, 21 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 105
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Seekor ular sanca kembang sepanjang sekitar 2,5 meter berhasil ditangkap oleh Babinsa Kelurahan Manguharjo, Peltu Handoko, setelah memangsa seekor ayam jantan milik warga di Perum Bumi Winongo Indah, Kelurahan Manguharjo, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun, Jumat (21/11/2025). Aksi penangkapan tersebut sempat direkam warga dan tersebar luas di media sosial. Peltu Handoko, […]

    Bagikan
  • Upaya Penyelundupan Narkotika Terungkap di Lapas Kelas IIB Ngawi

    Upaya Penyelundupan Narkotika Terungkap di Lapas Kelas IIB Ngawi

    • calendar_month Rabu, 24 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 214
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Penyelundupan barang terlarang menghantui Lapas Kelas IIB Ngawi. Sejumlah paket mencurigakan yang diduga berisi narkotika ditemukan petugas di beberapa titik area lapas pada Selasa (23/12/2025) lalu. Temuan tersebut memunculkan dugaan kuat adanya upaya pelemparan barang terlarang oleh pihak luar yang hingga kini belum teridentifikasi. Kasus ini terungkap saat regu pengamanan melaksanakan […]

    Bagikan
  • Polres Madiun Kota Ungkap 3 Kasus Curanmor, 4 Tersangka Residivis Dibekuk

    Polres Madiun Kota Ungkap 3 Kasus Curanmor, 4 Tersangka Residivis Dibekuk

    • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 237
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Berhati-hatilah saat meninggalkan kendaraan bermotor. Termasuk mengunci ganda agar lebih aman. Polres Madiun Kota dalam kurun waktu April-Mei 2026 berhasil mengungkap sebanyak 3 kasus pencucian kendaraan bermotor (Curanmor). Hal itu disampaikan Kapolres Madiun Kota, AKBP Wiwin Junianto Supriyadi didampingi Kasat Reskrim AKP Agus Riadi bersama Kasi Propam dan Kasi Humas […]

    Bagikan
  • Berangkat Haji, Tiga ASN Dinas Kesehatan Ponorogo Ajukan Cuti

    Berangkat Haji, Tiga ASN Dinas Kesehatan Ponorogo Ajukan Cuti

    • calendar_month Selasa, 6 Mei 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 189
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Tiga aparatur sipil negara (ASN) dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Ponorogo mengajukan cuti untuk melaksanakan ibadah haji. Permohonan cuti disampaikan secara daring melalui aplikasi yang disediakan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) setempat. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Bidang Pembinaan, Penilaian Kinerja, dan Kesejahteraan ASN BKPSDM Ponorogo, Denik […]

    Bagikan
  • Jelang Lebaran, Pemkot Madiun Salurkan Bansos 198 Lansia Ngebrok dan 110 Disabilitas Triwulan I photo_camera 3

    Jelang Lebaran, Pemkot Madiun Salurkan Bansos 198 Lansia Ngebrok dan 110 Disabilitas Triwulan I

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 469
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun melalui Dinas Sosial menyalurkan bantuan sosial (bansos) triwulan pertama bagi warga lanjut usia kategori lansia ngebrok dan penyandang disabilitas, Senin (16/3/2026). Bantuan tersebut diberikan secara serentak kepada ratusan penerima di Kota Madiun. Seperti penyerahan bagi disabilitas di Kelurahan Nambangan Kidul oleh Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun, […]

    Bagikan
  • Sepi Peminat, SDN 1 Setono Ponorogo Akhirnya Ditutup

    Sepi Peminat, SDN 1 Setono Ponorogo Akhirnya Ditutup

    • calendar_month Rabu, 19 Agt 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 175
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — SDN 1 Setono, Kelurahan Setono, Kecamatan Jenangan, Kabupaten Ponorogo, resmi ditutup pada Juli 2026. Penutupan dilakukan setelah jumlah siswa di sekolah tersebut terus mengalami penurunan selama beberapa tahun terakhir. Sebelum ditutup, SDN 1 Setono hanya memiliki enam siswa. Mereka terdiri atas masing-masing dua siswa kelas IV, V, dan VI. Sementara itu, […]

    Bagikan
expand_less