Berita Terkini
Trending Tags

Luasan LP2B Magetan Diusulkan Naik Jadi 23 Ribu Hektare

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Senin, 31 Agt 2026
  • visibility 77
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
LP2B diperkuat untuk melindungi lahan pertanian produktif. Foto : Istimewa

Sinergia | Magetan – Luasan lahan pertanian pangan berkelanjutan atau LP2B di Kabupaten Magetan diusulkan mengalami perubahan. Dari sebelumnya sekitar 19.084 hektare sebagaimana ditetapkan dalam Peraturan Daerah Kabupaten Magetan Nomor 8 Tahun 2021, luas LP2B kini diusulkan menjadi sekitar 23.016,51 hektare.

Dengan demikian, terdapat usulan penambahan luasan LP2B sekitar 3.932,51 hektare, atau meningkat sekitar 20,61 persen dibandingkan luasan yang telah ditetapkan dalam perda sebelumnya.

Analis Sarana dan Prasarana Pertanian Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (DTPHP) Kabupaten Magetan, Sofyan Eko Hadi Saputro, mengatakan perubahan luasan tersebut masih dalam tahap pengusulan dan belum menjadi ketetapan final.

Menurutnya, penyesuaian tersebut dilakukan sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat yang mengarahkan setiap daerah untuk menetapkan LP2B sedikitnya 80 persen dari luas lahan sawah yang tersedia.

“Untuk luasan lahan pertanian berkelanjutan Kabupaten Magetan, menurut Perda Nomor 8 Tahun 2021 ditetapkan sekitar 19.084 hektare. Saat ini ada usulan perubahan menjadi 23.016,51 hektare,” ujar Sofyan.

Ia menjelaskan, pengusulan perluasan LP2B menjadi bagian dari upaya mempertahankan keberadaan lahan pertanian agar tidak mudah beralih fungsi. Dengan bertambahnya luasan yang ditetapkan sebagai LP2B, ruang perlindungan terhadap lahan sawah produktif di Magetan diharapkan semakin kuat.

Meski demikian, angka 23.016,51 hektare tersebut belum bersifat final. Pemerintah daerah masih harus melalui tahapan pembahasan dan penetapan sebelum perubahan luasan LP2B resmi diberlakukan.

Sofyan menambahkan, keberadaan LP2B juga membutuhkan pengawasan lintas sektor, terutama terhadap rencana pemanfaatan ruang yang berpotensi bersinggungan dengan lahan pertanian yang telah ditetapkan sebagai kawasan perlindungan.

Pengawasan dilakukan melalui koordinasi dengan sejumlah organisasi perangkat daerah terkait. Setiap rencana pemanfaatan lahan, termasuk yang diajukan masyarakat maupun investor, akan melalui mekanisme perizinan dan penyesuaian dengan tata ruang.

Dalam proses tersebut, DTPHP berperan memberikan informasi mengenai status lahan, termasuk apakah suatu lokasi masuk dalam kawasan LP2B atau tidak.

“Untuk pengawasan, kami tetap berkoordinasi dengan dinas lain yang terkait. Kalau ada masyarakat atau investor yang ingin mengembangkan suatu sektor, status lahannya akan kami informasikan, termasuk apakah masuk LP2B atau tidak,” jelasnya.

Sementara itu, Sofyan menyebut hampir seluruh kecamatan di Kabupaten Magetan memiliki area yang masuk dalam pengusulan LP2B. Namun, ia belum dapat merinci kecamatan mana yang memiliki luasan LP2B terbesar dalam usulan terbaru tersebut.

Penetapan LP2B menjadi penting bagi Magetan karena lahan pertanian tidak hanya berkaitan dengan aktivitas produksi pangan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menjaga ketersediaan lahan sawah secara berkelanjutan di tengah perkembangan wilayah.

Dengan usulan penambahan luasan tersebut, pemerintah daerah diharapkan tidak hanya memperkuat perlindungan terhadap lahan pertanian produktif, tetapi juga memastikan kebijakan tata ruang dan pembangunan tetap berjalan tanpa mengorbankan keberlanjutan sektor pangan. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • 816 Warga Binaan Lapas Kelas I Madiun Terima Remisi HUT ke-81 RI, 10 Langsung Bebas

    816 Warga Binaan Lapas Kelas I Madiun Terima Remisi HUT ke-81 RI, 10 Langsung Bebas

    • calendar_month Senin, 17 Agt 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — Sebanyak 816 warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Madiun menerima remisi dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Dari jumlah tersebut, 10 warga binaan langsung bebas setelah mendapatkan remisi dan memenuhi seluruh persyaratan administratif maupun substantif. Penyerahan remisi dilakukan oleh Plt Wali Kota Madiun F Bagus Panuntun serta […]

    Bagikan
  • Kejari Ponorogo Buka Empat Penyidikan, Kredit Fiktif, Tambang Ilegal, Hingga Bansos Bermasalah

    Kejari Ponorogo Buka Empat Penyidikan, Kredit Fiktif, Tambang Ilegal, Hingga Bansos Bermasalah

    • calendar_month Rabu, 10 Des 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 207
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Menjelang tutup tahun 2025, Kejaksaan Negeri Ponorogo membeberkan empat perkara pidana khusus yang kini tengah dikebut penyidikannya. Pengungkapan itu disampaikan bertepatan dengan peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) sebagai penanda bahwa aparat penegak hukum di daerah masih menghadapi pekerjaan rumah serius terkait kejahatan kerah putih. “Di peringatan Hakordia, kami ungkapkan bahwa […]

    Bagikan
  • Sparta Pena Pesta Gol atas PKDI, Langsung Puncaki Grup D Kapolres Madiun Cup U-40 2026

    Sparta Pena Pesta Gol atas PKDI, Langsung Puncaki Grup D Kapolres Madiun Cup U-40 2026

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 193
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Tim Sparta Pena membuka langkah di Kapolres Madiun Cup U-40 2026 dengan kemenangan meyakinkan. Kesebelasan yang diperkuat para insan media itu menundukkan Persaudaraan Kepala Desa Indonesia (PKDI) Kabupaten Madiun dengan skor 5-3 pada laga Grup D yang berlangsung di Lapangan Tri Brata Polres Madiun, Kamis (4/6/2026). Kemenangan tersebut mengantarkan Sparta Pena […]

    Bagikan
  • Damkar Ponorogo Evakuasi Sarang Tawon Vespa Raksasa Di Pekarangan Warga Babadan

    Damkar Ponorogo Evakuasi Sarang Tawon Vespa Raksasa Di Pekarangan Warga Babadan

    • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 206
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Warga Desa Lembah, Kecamatan Babadan, Kabupaten Ponorogo, digegerkan dengan temuan sarang tawon vespa berukuran besar di kebun belakang rumah milik Bambang Eko Winarto, Selasa (28/10). Sarang tawon yang menempel di atas pohon mangga itu berpotensi membahayakan warga karena berada di lingkungan padat penduduk. Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Ponorogo langsung diterjunkan ke […]

    Bagikan
  • KPU Kabupaten Magetan Butuh 2170 Surat Suara Untuk PSU

    KPU Kabupaten Magetan Butuh 2170 Surat Suara Untuk PSU

    • calendar_month Selasa, 4 Mar 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 114
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – KPU Kabupaten Magetan kini berpacu dengan waktu untuk pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU). Pasalnya, KPU hanya punya waktu sampai tanggal 26 Maret, semenjak amar putusan Pemungutan Suara Ulang yang dibacakan Mahkamah Konstitusi pada Senin (24/2/2025). “Sejak putusan MK, Kami punya waktu hingga 30 hari. Sekarang ini Tengah mempersiapkan kebutuhan untuk […]

    Bagikan
  • Petisi Daring Desak APBD Magetan Lebih Pro Rakyat, DPRD Diberi Tenggat 10 Hari

    Petisi Daring Desak APBD Magetan Lebih Pro Rakyat, DPRD Diberi Tenggat 10 Hari

    • calendar_month Senin, 8 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 169
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Dorongan agar Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Magetan berpihak pada masyarakat kecil semakin nyaring terdengar. Sejak 4 September 2025, sebuah petisi daring bertajuk “Kawal Pembahasan Perubahan APBD Magetan untuk Lebih Pro Rakyat” ramai mendapat perhatian publik. Petisi tersebut digagas oleh Agus Pujiono, anggota Forum Rumah Keterbukaan Informasi dan Transparansi […]

    Bagikan
expand_less