Senin, 19 Okt 2026
Trending Tags

Luasan LP2B Magetan Diusulkan Naik Jadi 23 Ribu Hektare

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Senin, 31 Agt 2026
  • visibility 189
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
LP2B diperkuat untuk melindungi lahan pertanian produktif. Foto : Istimewa

Sinergia | Magetan – Luasan lahan pertanian pangan berkelanjutan atau LP2B di Kabupaten Magetan diusulkan mengalami perubahan. Dari sebelumnya sekitar 19.084 hektare sebagaimana ditetapkan dalam Peraturan Daerah Kabupaten Magetan Nomor 8 Tahun 2021, luas LP2B kini diusulkan menjadi sekitar 23.016,51 hektare.

Dengan demikian, terdapat usulan penambahan luasan LP2B sekitar 3.932,51 hektare, atau meningkat sekitar 20,61 persen dibandingkan luasan yang telah ditetapkan dalam perda sebelumnya.

Analis Sarana dan Prasarana Pertanian Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (DTPHP) Kabupaten Magetan, Sofyan Eko Hadi Saputro, mengatakan perubahan luasan tersebut masih dalam tahap pengusulan dan belum menjadi ketetapan final.

Menurutnya, penyesuaian tersebut dilakukan sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat yang mengarahkan setiap daerah untuk menetapkan LP2B sedikitnya 80 persen dari luas lahan sawah yang tersedia.

“Untuk luasan lahan pertanian berkelanjutan Kabupaten Magetan, menurut Perda Nomor 8 Tahun 2021 ditetapkan sekitar 19.084 hektare. Saat ini ada usulan perubahan menjadi 23.016,51 hektare,” ujar Sofyan.

Ia menjelaskan, pengusulan perluasan LP2B menjadi bagian dari upaya mempertahankan keberadaan lahan pertanian agar tidak mudah beralih fungsi. Dengan bertambahnya luasan yang ditetapkan sebagai LP2B, ruang perlindungan terhadap lahan sawah produktif di Magetan diharapkan semakin kuat.

Meski demikian, angka 23.016,51 hektare tersebut belum bersifat final. Pemerintah daerah masih harus melalui tahapan pembahasan dan penetapan sebelum perubahan luasan LP2B resmi diberlakukan.

Sofyan menambahkan, keberadaan LP2B juga membutuhkan pengawasan lintas sektor, terutama terhadap rencana pemanfaatan ruang yang berpotensi bersinggungan dengan lahan pertanian yang telah ditetapkan sebagai kawasan perlindungan.

Pengawasan dilakukan melalui koordinasi dengan sejumlah organisasi perangkat daerah terkait. Setiap rencana pemanfaatan lahan, termasuk yang diajukan masyarakat maupun investor, akan melalui mekanisme perizinan dan penyesuaian dengan tata ruang.

Dalam proses tersebut, DTPHP berperan memberikan informasi mengenai status lahan, termasuk apakah suatu lokasi masuk dalam kawasan LP2B atau tidak.

“Untuk pengawasan, kami tetap berkoordinasi dengan dinas lain yang terkait. Kalau ada masyarakat atau investor yang ingin mengembangkan suatu sektor, status lahannya akan kami informasikan, termasuk apakah masuk LP2B atau tidak,” jelasnya.

Sementara itu, Sofyan menyebut hampir seluruh kecamatan di Kabupaten Magetan memiliki area yang masuk dalam pengusulan LP2B. Namun, ia belum dapat merinci kecamatan mana yang memiliki luasan LP2B terbesar dalam usulan terbaru tersebut.

Penetapan LP2B menjadi penting bagi Magetan karena lahan pertanian tidak hanya berkaitan dengan aktivitas produksi pangan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menjaga ketersediaan lahan sawah secara berkelanjutan di tengah perkembangan wilayah.

Dengan usulan penambahan luasan tersebut, pemerintah daerah diharapkan tidak hanya memperkuat perlindungan terhadap lahan pertanian produktif, tetapi juga memastikan kebijakan tata ruang dan pembangunan tetap berjalan tanpa mengorbankan keberlanjutan sektor pangan. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Plt Wali Kota Madiun Minta Pasien Diutamakan, Pelayanan Jangan Terkendala Administrasi BPJS Kesehatan

    Plt Wali Kota Madiun Minta Pasien Diutamakan, Pelayanan Jangan Terkendala Administrasi BPJS Kesehatan

    • calendar_month Rabu, 7 Okt 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun F. Bagus Panuntun menegaskan masyarakat yang sedang sakit harus menjadi prioritas dalam mendapatkan pelayanan kesehatan. Urusan administrasi BPJS Kesehatan tidak boleh menjadi alasan pasien tidak tertangani. Hal itu disampaikan Bagus saat menegaskan komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun dalam memberikan jaminan kesehatan kepada masyarakat, Selasa […]

    Bagikan
  • KAI Daop 7 Madiun Tutup Akses Jalan di Stasiun Tulungagung untuk Tingkatkan Keselamatan KA

    KAI Daop 7 Madiun Tutup Akses Jalan di Stasiun Tulungagung untuk Tingkatkan Keselamatan KA

    • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 308
    • 0Komentar

    Sinergia | Tulungagung – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun melakukan sterilisasi jalur dengan menutup akses jalan di emplasemen Stasiun Tulungagung, Kamis (9/4/2026). Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api dan masyarakat di sekitar rel. Penutupan dilakukan di KM 156+5/6 pada petak jalan antara Stasiun Tulungagung (TA) dan Stasiun Sumbergempol […]

    Bagikan
  • Welly Kristanto Dilantik sebagai Sekda Magetan, Bupati Nanik : Akhiri Kekosongan Jabatan Panjang

    Welly Kristanto Dilantik sebagai Sekda Magetan, Bupati Nanik : Akhiri Kekosongan Jabatan Panjang

    • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 287
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Setelah melalui proses seleksi yang panjang, Kabupaten Magetan akhirnya memiliki Sekretaris Daerah (Sekda) definitif. Bupati Magetan, Nanik Endang Rusminiarti, secara resmi melantik Welly Kristanto sebagai Sekda Magetan di Pendopo Surya Graha, Jumat (07/11/2025). Pelantikan berlangsung khidmat dengan dihadiri oleh seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Magetan. Turut menjadi saksi dalam pelantikan […]

    Bagikan
  • 125 Siswa Resmi Jadi Peserta Didik Baru Sekolah Rakyat Ponorogo

    125 Siswa Resmi Jadi Peserta Didik Baru Sekolah Rakyat Ponorogo

    • calendar_month Senin, 14 Jul 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 153
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Sebanyak 125 siswa dari jenjang SD, SMP, dan SMA resmi ditetapkan sebagai peserta didik baru Sekolah Rakyat (SR) Ponorogo. Penetapan itu ditandai dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko yang berlangsung di Pendopo Agung Pemkab Ponorogo, Senin (14/07/2025) siang. SK tersebut menjadi bukti sah bahwa mereka kini tercatat […]

    Bagikan
  • Agus Prayitno Resmi Jadi Wakil Ketua DPRD Kabupaten Madiun Gantikan Ali Masngudi

    Agus Prayitno Resmi Jadi Wakil Ketua DPRD Kabupaten Madiun Gantikan Ali Masngudi

    • calendar_month Senin, 27 Jul 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 102
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Kursi Wakil Ketua DPRD Kabupaten Madiun resmi berganti. Agus Prayitno dari Partai Demokrat dilantik sebagai Wakil Ketua DPRD Kabupaten Madiun melalui mekanisme Pergantian Antar Waktu (PAW) untuk sisa masa jabatan 2024–2029 dalam rapat paripurna yang digelar di Gedung DPRD Kabupaten Madiun, Senin (27/7/2026). Pelantikan tersebut menandai berakhirnya masa jabatan Ali Masngudi […]

    Bagikan
  • PSU Pilkada Magetan, Sujatno – Ida Unggul Mutlak Atas Nanik – Suyatni di TPS Desa Selotinatah

    PSU Pilkada Magetan, Sujatno – Ida Unggul Mutlak Atas Nanik – Suyatni di TPS Desa Selotinatah

    • calendar_month Sabtu, 22 Mar 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 168
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Anggota KPPS TPS 009, Desa Selotinatah, Kecamatan Ngariboyo, Kabupaten Magetan, telah menyelesaikan penghitungan surat suara PSU, Sabtu (22/3/2025) sekitar pukul 15.30 WIB. Berdasarkan Form Model C Hasil KWK Bupati dan Wakil Bupati Magetan, Paslon Nomor Urut 3, Sujatno – Ida Yuhana Ulfa, unggul atas Paslon Nomor Urut 1, Nanik Endang […]

    Bagikan
expand_less