Berita Terkini
Trending Tags

Pemkab Magetan Siapkan Rp55 Miliar untuk Infrastruktur Jalan pada 2026

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month 50 menit yang lalu
  • visibility 11
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Perbaikan jalan di Magetan dilakukan bertahap sesuai prioritas. Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan mengalokasikan sekitar Rp. 55 miliar pada 2026 untuk berbagai kegiatan pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur jalan. Anggaran tersebut bersumber dari anggaran induk maupun yang direncanakan melalui Perubahan APBD (P-APBD).

Bupati Magetan Nanik Endang Rusminiarti mengatakan, anggaran tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah menangani kerusakan jalan secara bertahap dengan mempertimbangkan skala prioritas dan kemampuan fiskal daerah.

“Tahun 2026, baik pada anggaran induk maupun yang direncanakan melalui P-APBD, kita anggarkan sekitar Rp. 55 miliar untuk berbagai kegiatan yang terkait dengan infrastruktur jalan,” jelas Nanik.

Menurutnya, besarnya kebutuhan penanganan jalan membuat pemerintah tidak dapat memperbaiki seluruh ruas secara bersamaan. Aspirasi dan keluhan masyarakat tetap menjadi salah satu pertimbangan dalam menentukan lokasi penanganan, namun pelaksanaannya harus disesuaikan dengan tingkat kerusakan, urgensi, serta ketersediaan anggaran.

Nanik menegaskan, pemerintah daerah tidak mengabaikan kondisi jalan yang mengalami kerusakan di sejumlah wilayah. Namun, keterbatasan kemampuan keuangan daerah membuat penanganan harus dilakukan secara bertahap.

“Pemerintah tidak abai terhadap kerusakan jalan di sejumlah titik. Untuk itu, saya meminta maaf jika perbaikan jalan belum bisa dilakukan secepat yang menjadi keinginan warga,” ungkapnya.

Bupati menjelaskan, persoalan infrastruktur jalan merupakan tantangan yang juga dihadapi banyak pemerintah daerah. Tingginya kebutuhan pembangunan harus diimbangi dengan kapasitas fiskal agar program dapat dilaksanakan tanpa mengganggu keberlanjutan pembiayaan pelayanan publik lainnya.

Image Not Found
Pemkab Magetan siapkan Rp55 miliar untuk infrastruktur jalan. Foto : Kus-Sinergia

Selain memperbaiki ruas jalan yang telah mengalami kerusakan, Pemkab Magetan juga menekankan pentingnya pemeliharaan secara berkala. Langkah preventif diperlukan untuk menjaga kualitas jalan sekaligus memperpanjang usia layanan infrastruktur.

Pemeliharaan yang dilakukan sejak dini dinilai dapat mencegah kerusakan berkembang menjadi lebih parah. Dengan demikian, kebutuhan anggaran untuk penanganan kerusakan berat di masa mendatang dapat ditekan.

Di tengah keterbatasan fiskal tersebut, Pemkab Magetan juga mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Penguatan PAD dinilai penting untuk memperbesar ruang fiskal sehingga pemerintah memiliki fleksibilitas lebih besar dalam membiayai pembangunan dan memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Kondisi Magetan dengan berbagai potensi yang ada menjadi tantangan bersama. Kita harus kreatif dalam menggali potensi PAD sehingga ke depan dapat lebih fleksibel dalam menopang pembangunan daerah,” kata Nanik.

Pemkab Magetan memastikan perencanaan pembangunan jalan akan terus dilakukan berdasarkan pemetaan kebutuhan, skala prioritas, kemampuan keuangan daerah, serta aspirasi masyarakat.

Dengan pola tersebut, penanganan infrastruktur jalan diharapkan tidak sekadar mengejar perbaikan kerusakan, tetapi juga membangun sistem pemeliharaan yang berkelanjutan agar kualitas infrastruktur tetap terjaga dan manfaatnya dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dua Calon Jemaah Haji Magetan Meninggal Dunia, Pelimpahan Hak Tunggu Keputusan Provinsi

    Dua Calon Jemaah Haji Magetan Meninggal Dunia, Pelimpahan Hak Tunggu Keputusan Provinsi

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 213
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Dua calon jemaah haji asal Kabupaten Magetan yang tergabung dalam kloter 21 dilaporkan meninggal dunia menjelang keberangkatan musim haji tahun ini. Hal itu menjadi atensi di tengah persiapan yang secara umum telah mencapai sekitar 90 persen. Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Magetan, Ida Dwi Martini, mengungkapkan bahwa satu jemaah yang […]

    Bagikan
  • Polisi Selidiki Tas Berisi 155 Amunisi Ditemukan di Tol Ngawi–Kertosono

    Polisi Selidiki Tas Berisi 155 Amunisi Ditemukan di Tol Ngawi–Kertosono

    • calendar_month Jumat, 15 Agt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 117
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Sebuah tas kain berwarna kuning berisi 155 butir peluru ditemukan di KM 604A Tol Ngawi–Kertosono, tepatnya di wilayah Desa Glonggong, Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun, Jumat (15/08/2025). Polisi segera melakukan penyelidikan untuk melacak pemilik tas dan asal-usul amunisi tersebut. Kanit Pidum Satreskrim Polres Madiun, Ipda Ichsan Novianto, membenarkan penemuan yang pertama […]

    Bagikan
  • Kasus Keji di Madiun, Ayah Diduga Lakukan Kekerasan Seksual Berulang pada Anak Kandung

    Kasus Keji di Madiun, Ayah Diduga Lakukan Kekerasan Seksual Berulang pada Anak Kandung

    • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 212
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Polres Madiun mengamankan seorang pria berinisial H (43), warga Kecamatan Pilangkenceng, Kabupaten Madiun, Jawa Timur. H diringkus polisi lantaran tega memperkosa anak kandungnya sendiri yang masih di bawah umur secara berulang kali. Berdasarkan keterangan kepolisian, kronologi bermula saat tersangka tidur dalam satu kamar bersama korban dan anak laki-lakinya yang masih berusia […]

    Bagikan
  • Panen Tebu di Madiun, Ibas Dukung Petani Wujudkan Swasembada Gula 2026

    Panen Tebu di Madiun, Ibas Dukung Petani Wujudkan Swasembada Gula 2026

    • calendar_month Jumat, 26 Sep 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Wakil Ketua MPR RI, Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas), mendorong petani tebu di Kabupaten Madiun, Jawa Timur, berkontribusi dalam mewujudkan target swasembada gula nasional pada 2026 sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto. Dorongan itu ia sampaikan saat menghadiri panen tebu rakyat di Desa Sambirejo, Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun, Kamis (25/09/2025) sore. Panen […]

    Bagikan
  • Hama Tikus dan Wereng Coklat Dominasi Serangan di Lahan Padi Magetan

    Hama Tikus dan Wereng Coklat Dominasi Serangan di Lahan Padi Magetan

    • calendar_month Kamis, 11 Jun 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Serangan hama tikus dan wereng coklat masih menjadi ancaman utama bagi pertanaman padi di Kabupaten Magetan pada musim tanam tahun ini. Meski luas serangan relatif terkendali dibandingkan total luas tanam padi yang mencapai 62.767 hektare, petani diminta tetap meningkatkan kewaspadaan untuk mencegah kerugian yang lebih besar. Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT) […]

    Bagikan
  • CoE Magetan 2026 Dikecam, Jumlah Event Anjlok, Inovasi Mandek, Komunitas Merasa Dimatikan

    CoE Magetan 2026 Dikecam, Jumlah Event Anjlok, Inovasi Mandek, Komunitas Merasa Dimatikan

    • calendar_month Jumat, 12 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 213
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Peluncuran Calendar of Events (CoE) Magetan 2026 yang digelar meriah di Festival Plaza Ndoyo, Kamis (11/12/2025), justru memicu gelombang kritik dari publik dan pelaku wisata. Di tengah panggung seni, happening art bertema Samata Samapita, hingga parade musik keroncong yang digelar selama tiga hari, substansi kalender event dinilai jauh dari memuaskan. Sorotan […]

    Bagikan
expand_less