Sabtu, 17 Okt 2026
Trending Tags

Pemkab Magetan Siapkan Rp55 Miliar untuk Infrastruktur Jalan pada 2026

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Selasa, 1 Sep 2026
  • visibility 149
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Perbaikan jalan di Magetan dilakukan bertahap sesuai prioritas. Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan mengalokasikan sekitar Rp. 55 miliar pada 2026 untuk berbagai kegiatan pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur jalan. Anggaran tersebut bersumber dari anggaran induk maupun yang direncanakan melalui Perubahan APBD (P-APBD).

Bupati Magetan Nanik Endang Rusminiarti mengatakan, anggaran tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah menangani kerusakan jalan secara bertahap dengan mempertimbangkan skala prioritas dan kemampuan fiskal daerah.

“Tahun 2026, baik pada anggaran induk maupun yang direncanakan melalui P-APBD, kita anggarkan sekitar Rp. 55 miliar untuk berbagai kegiatan yang terkait dengan infrastruktur jalan,” jelas Nanik.

Menurutnya, besarnya kebutuhan penanganan jalan membuat pemerintah tidak dapat memperbaiki seluruh ruas secara bersamaan. Aspirasi dan keluhan masyarakat tetap menjadi salah satu pertimbangan dalam menentukan lokasi penanganan, namun pelaksanaannya harus disesuaikan dengan tingkat kerusakan, urgensi, serta ketersediaan anggaran.

Nanik menegaskan, pemerintah daerah tidak mengabaikan kondisi jalan yang mengalami kerusakan di sejumlah wilayah. Namun, keterbatasan kemampuan keuangan daerah membuat penanganan harus dilakukan secara bertahap.

“Pemerintah tidak abai terhadap kerusakan jalan di sejumlah titik. Untuk itu, saya meminta maaf jika perbaikan jalan belum bisa dilakukan secepat yang menjadi keinginan warga,” ungkapnya.

Bupati menjelaskan, persoalan infrastruktur jalan merupakan tantangan yang juga dihadapi banyak pemerintah daerah. Tingginya kebutuhan pembangunan harus diimbangi dengan kapasitas fiskal agar program dapat dilaksanakan tanpa mengganggu keberlanjutan pembiayaan pelayanan publik lainnya.

Image Not Found
Pemkab Magetan siapkan Rp55 miliar untuk infrastruktur jalan. Foto : Kus-Sinergia

Selain memperbaiki ruas jalan yang telah mengalami kerusakan, Pemkab Magetan juga menekankan pentingnya pemeliharaan secara berkala. Langkah preventif diperlukan untuk menjaga kualitas jalan sekaligus memperpanjang usia layanan infrastruktur.

Pemeliharaan yang dilakukan sejak dini dinilai dapat mencegah kerusakan berkembang menjadi lebih parah. Dengan demikian, kebutuhan anggaran untuk penanganan kerusakan berat di masa mendatang dapat ditekan.

Di tengah keterbatasan fiskal tersebut, Pemkab Magetan juga mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Penguatan PAD dinilai penting untuk memperbesar ruang fiskal sehingga pemerintah memiliki fleksibilitas lebih besar dalam membiayai pembangunan dan memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Kondisi Magetan dengan berbagai potensi yang ada menjadi tantangan bersama. Kita harus kreatif dalam menggali potensi PAD sehingga ke depan dapat lebih fleksibel dalam menopang pembangunan daerah,” kata Nanik.

Pemkab Magetan memastikan perencanaan pembangunan jalan akan terus dilakukan berdasarkan pemetaan kebutuhan, skala prioritas, kemampuan keuangan daerah, serta aspirasi masyarakat.

Dengan pola tersebut, penanganan infrastruktur jalan diharapkan tidak sekadar mengejar perbaikan kerusakan, tetapi juga membangun sistem pemeliharaan yang berkelanjutan agar kualitas infrastruktur tetap terjaga dan manfaatnya dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hadapi Lonjakan Arus Kendaraan Saat Nataru, PT JNK Tambah Personel di 3 Gerbang Exit Tol  

    Hadapi Lonjakan Arus Kendaraan Saat Nataru, PT JNK Tambah Personel di 3 Gerbang Exit Tol  

    • calendar_month Selasa, 16 Des 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 274
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Arus lalu lintas di Jalan Tol Ngawi–Kertosono–Kediri diprediksi mengalami peningkatan menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. PT Jasamarga Ngawi Kertosono Kediri (JNK) memperkirakan lonjakan kendaraan mulai terjadi pada 18 Desember hingga 28 Desember 2025. Direktur Utama PT JNK, Arie Irianto, mengatakan peningkatan volume kendaraan merupakan tren tahunan yang kerap […]

    Bagikan
  • Hari Otoda ke-29, Sinergi Harmonis Membangun Nusantara Menuju Indonesia Emas 2045

    Hari Otoda ke-29, Sinergi Harmonis Membangun Nusantara Menuju Indonesia Emas 2045

    • calendar_month Jumat, 25 Apr 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 169
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab Madiun – Pemkab Madiun menggelar apel peringatan Hari Otonomi Daerah (Otoda) ke-29 di Lapangan Desa/Kec Jiwan, Kab Madiun, Jum’at (25/04/2025). Tema peringatan menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menghadapi tantangan pembangunan jangka panjang. Kolaborasi yang harmonis diharapkan dapat memperkuat fondasi Indonesia untuk mencapai visi Indonesia Emas 2045, yakni menjadi […]

    Bagikan
  • Hujan Disertai Angin Terjang Magetan, Empat Pohon Tumbang Tutup Akses Jalan

    Hujan Disertai Angin Terjang Magetan, Empat Pohon Tumbang Tutup Akses Jalan

    • calendar_month Sabtu, 18 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 209
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Hujan deras disertai angin kencang  yang mengguyur wilayah Kabupaten Magetan, Jumat (17/10/2025) sore, menimbulkan gangguan lalu lintas di sejumlah titik. Sedikitnya empat pohon berukuran besar tumbang dan menutup ruas jalan utama di empat kecamatan berbeda. Salah satu lokasi terdampak yang cukup parah berada di Desa Gebyog, Kecamatan Karangrejo. Sebuah mobil milik […]

    Bagikan
  • 25 Perlintasan Sebidang di Daop 7 Madiun Belum Terjaga, KAI Lakukan Normalisasi Jalur Bertahap

    25 Perlintasan Sebidang di Daop 7 Madiun Belum Terjaga, KAI Lakukan Normalisasi Jalur Bertahap

    • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 215
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun mencatat terdapat 216 perlintasan sebidang di wilayah operasionalnya. Dari jumlah tersebut, sebanyak 25 titik masih belum terjaga sehingga dinilai memiliki risiko tinggi terhadap keselamatan perjalanan kereta api maupun pengguna jalan. Sebagai upaya meningkatkan keselamatan, KAI Daop 7 Madiun melakukan normalisasi jalur […]

    Bagikan
  • Duh ! Ayah dan Anak di Madiun Kompak Curi Burung

    Duh ! Ayah dan Anak di Madiun Kompak Curi Burung

    • calendar_month Sabtu, 8 Nov 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 200
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Polisi menangkap ayah dan anak yang terlibat kasus pencurian burung di Kabupaten Madiun, Jawa Timur. Aksi keduanya sempat viral di media sosial sebelum akhirnya diungkap jajaran Polres Madiun dalam Operasi Sikat Semeru 2025. Kapolres Madiun AKBP Kemas Indra Natanegara mengatakan, pelaku utama berinisial Eko (58) merupakan warga Kabupaten Madiun yang dikenal […]

    Bagikan
  • Telaga Sarangan Diserbu Wisatawan di Hari Ketiga Lebaran, Kemacetan Panjang Tak Terhindarkan

    Telaga Sarangan Diserbu Wisatawan di Hari Ketiga Lebaran, Kemacetan Panjang Tak Terhindarkan

    • calendar_month Senin, 23 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 643
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Kawasan wisata Telaga Sarangan dipadati ribuan pengunjung pada hari ketiga Lebaran, Senin (23/3/2026). Lonjakan wisatawan yang terjadi sejak dua hari terakhir memicu kemacetan panjang di jalur menuju lokasi wisata unggulan di Kabupaten Magetan tersebut. Antrean kendaraan bahkan mengular sejak kawasan bawah, tepatnya di depan Pasar Plaosan hingga simpang tiga depan kantor […]

    Bagikan
expand_less