Berita Terkini
Trending Tags

DPRD Magetan Setujui KUA-PPAS Perubahan 2026, Anggaran Infrastruktur Naik Hampir Rp. 35 Miliar

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 29
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Anggaran infrastruktur Magetan bertambah hampir Rp35 miliar. Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – DPRD Kabupaten Magetan menyetujui dan menandatangani Kebijakan Umum Anggaran serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Perubahan APBD 2026. Dalam perubahan anggaran tersebut, sektor infrastruktur menjadi salah satu pos dengan tambahan anggaran terbesar, yakni mencapai hampir Rp35 miliar.

Ketua DPRD Magetan Riyin Nur Asiyah mengatakan, pembahasan perubahan APBD telah disesuaikan dengan rencana kerja DPRD serta kebutuhan yang dinilai mendesak. Ia menegaskan, tambahan anggaran untuk infrastruktur jauh lebih besar dibandingkan anggaran pengadaan kendaraan operasional bagi kecamatan yang sebelumnya sempat menjadi sorotan publik.

“Untuk infrastruktur di perubahan ini, penambahan anggarannya Rp34 miliar sekian, hampir Rp35 miliar. Mayoritas untuk jalan,” ujar Riyin.

Menurutnya, tambahan anggaran sekitar Rp6,7 miliar untuk sarana transportasi dan operasional kecamatan hanya sekitar lima persen dari total tambahan anggaran infrastruktur. Riyin menjelaskan, kendaraan tersebut bukan diperuntukkan khusus bagi camat, melainkan sebagai sarana operasional kecamatan dalam mendukung pelayanan dan kegiatan pemerintahan di tingkat desa.

Kebutuhan kendaraan dinilai semakin mendesak karena sebagian besar kendaraan operasional kecamatan telah berusia sekitar 18 hingga 20 tahun. Kondisinya disebut banyak yang sudah tidak layak digunakan.

“Mobil di kecamatan itu yang menggunakan bukan hanya camat. Dipakai untuk akomodasi kegiatan di kecamatan. Yang lama sudah 18 tahun, 20 tahun, rata-rata sudah tidak layak dipakai,” katanya.

Kendaraan operasional tersebut juga diproyeksikan mendukung berbagai agenda pemerintahan desa yang akan berlangsung dalam waktu dekat, termasuk penataan dan pembentukan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) secara serentak serta persiapan pelaksanaan pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak. Riyin menilai mobilitas aparatur kecamatan ke desa-desa akan meningkat sehingga dukungan sarana transportasi menjadi bagian dari kebutuhan operasional pemerintahan.

Riyin juga meluruskan informasi mengenai sejumlah tambahan anggaran yang sebelumnya ramai diperbincangkan. Ia menegaskan, DPRD tidak serta-merta menyetujui seluruh usulan awal eksekutif, melainkan melakukan penyesuaian setelah proses verifikasi.

Image Not Found
DPRD Magetan menyetujui KUA-PPAS Perubahan APBD 2026. Foto : Kus-Sinergia

Untuk sarana dan prasarana sekolah, misalnya, usulan awal yang disebut mencapai sekitar Rp90 miliar kemudian dipangkas menjadi sekitar Rp28 miliar. Dari jumlah tersebut, terdapat sekitar Rp1 miliar yang diarahkan untuk penanganan sarana pendidikan yang kondisinya sangat memprihatinkan. Sementara itu, tambahan anggaran untuk DPRD yang sebelumnya diajukan sekitar Rp3,1 miliar akhirnya disepakati sekitar Rp1,1 miliar. 

Riyin mengatakan, tambahan tersebut berkaitan dengan kebutuhan DPRD dalam menyesuaikan berbagai perubahan regulasi dan kebijakan pemerintah pusat.

“Urgensinya karena banyak aturan yang berubah. Kalau tidak kita ikuti, kita justru berisiko karena tidak mengikuti aturan pusat. Kami harus menyesuaikan dengan kebijakan yang terus berubah,” jelasnya.

Ia mencontohkan adanya agenda koordinasi dengan pemerintah provinsi dan organisasi perangkat daerah terkait sebagai bagian dari tindak lanjut perubahan regulasi. Namun, ia menyebut rincian penggunaan anggaran tersebut masih akan diperiksa dan disesuaikan lebih lanjut.

“Ini baru rumahnya. Setelah ini rinciannya akan dicek lagi, untuk apa saja. Saya juga sudah koordinasi dengan Sekretaris DPRD terkait detail-detailnya,” ujarnya.

Riyin memastikan seluruh fraksi di DPRD Magetan menyetujui kesepakatan KUA-PPAS Perubahan APBD 2026. Persetujuan tersebut ditandai dengan penandatanganan oleh unsur pimpinan DPRD dan seluruh fraksi. Menurutnya, pembagian anggaran dalam perubahan APBD tetap diupayakan berimbang dengan mempertimbangkan kebutuhan mendasar masyarakat, termasuk infrastruktur, pendidikan dan kesehatan.

Terkait pengadaan videotron yang juga menjadi sorotan, Riyin meminta masyarakat melihat rencana tersebut secara proporsional. Ia menilai keberadaan videotron dapat menjadi bagian dari upaya meningkatkan citra dan kualitas tampilan Kabupaten Magetan. Riyin membandingkan kondisi Magetan dengan daerah sekitar seperti Kabupaten Madiun dan Ngawi yang dinilainya telah memiliki sejumlah videotron.

“Magetan sudah layak untuk upgrade seperti kabupaten sebelah. Madiun ada berapa titik, Ngawi ada berapa titik. Kita mau satu saja sudah ramai seperti ini,” katanya.

Ia menegaskan, nilai pengadaan telah disesuaikan dengan Standar Satuan Harga (SSH) dan dalam proses pembahasan nilainya juga mengalami penyesuaian. Riyin memastikan pembahasan anggaran belum sepenuhnya selesai karena masih terdapat tahapan lanjutan. DPRD, kata dia, akan terus melakukan pengawasan agar setiap anggaran yang telah disepakati digunakan sesuai peruntukannya.

“Kita harus bijak dalam segala hal. Setelah ini masih ada tahapan dan rapat-rapat lanjutan. Pengawasan dan semuanya akan kita maksimalkan,” pungkasnya. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Angkat Topi Buat Ikatan Waria Madiun, Demo Potong Rambut Dalam Rangka HDI

    Angkat Topi Buat Ikatan Waria Madiun, Demo Potong Rambut Dalam Rangka HDI

    • calendar_month Rabu, 18 Des 2024
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 164
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Keterbatasan fisik bukanlah penghalang bagi seseorang untuk berkarya dan berguna. Puluhan penyandang disabilitas di Kab Madiun memamerkan kreatifitasnya dalam berbagai hal, termasuk Ikatan Waria Madiun (IWAMA) di acara Hari Disabilitas Internasional (HDI), Rabu (18/12/2024). Para tuna netra ini, meski tak mampu melihat para disabilitas ini mampu menggunakan kedua tanganya untuk […]

    Bagikan
  • AHY Resmikan Koperasi Merah Putih, Dorong Penguatan Ekonomi Kerakyatan

    AHY Resmikan Koperasi Merah Putih, Dorong Penguatan Ekonomi Kerakyatan

    • calendar_month Jumat, 22 Agt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 228
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) meresmikan berdirinya Koperasi Kelurahan Merah Putih di Jalan Merpati, Kelurahan Nambangan Lor, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun, Jumat (22/08/2025). Acara peresmian ditandai dengan pengguntingan pita, dilanjutkan peninjauan berbagai stan yang memamerkan beras, gula, minyak goreng, bawang, serta produk […]

    Bagikan
  • Bupati Madiun Lantik 4 Kepala OPD Strategis, Prosesi Pengucapan Sumpah Janji Berlangsung Sakral

    Bupati Madiun Lantik 4 Kepala OPD Strategis, Prosesi Pengucapan Sumpah Janji Berlangsung Sakral

    • calendar_month Rabu, 17 Sep 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 217
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pelantikan empat pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Madiun berlangsung dengan nuansa sakral di Pendopo Muda Graha, Selasa malam (16/09/2025). Prosesi pengambilan sumpah dan janji jabatan yang dipimpin langsung Bupati Madiun, Hari Wuryanto, dilakukan dalam suasana hening dengan pencahayaan redup dari empat lilin yang ditempatkan di sudut tiang […]

    Bagikan
  • Pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Wilayah Korem 081 Rampung, Warga Rasakan Dampak Ekonomi

    Pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Wilayah Korem 081 Rampung, Warga Rasakan Dampak Ekonomi

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Sinergia — Sejumlah Jembatan Perintis Garuda telah rampung dibangun di wilayah jajaran Korem 081/DSJ. Infrastruktur tersebut kini mulai dimanfaatkan masyarakat dan dinilai mampu meningkatkan aksesibilitas serta aktivitas ekonomi warga di sejumlah daerah. Pembangunan jembatan ini mempermudah mobilitas masyarakat, terutama untuk kegiatan pertanian, pendidikan, hingga akses layanan kesehatan. Sebelumnya, warga harus menempuh jalur lebih jauh dan […]

    Bagikan
  • Empat Penyusup Berkedok Ojol Diamankan Polisi , Aksi di DPRD Ponorogo Batal

    Empat Penyusup Berkedok Ojol Diamankan Polisi , Aksi di DPRD Ponorogo Batal

    • calendar_month Senin, 1 Sep 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 278
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Empat orang diamankan aparat Polres Ponorogo lantaran diduga hendak melakukan aksi huru-hara pada unjuk rasa di depan gedung DPRD Ponorogo yang sedianya digelar, Senin (01/09/2025). Mereka dicurigai karena memakai atribut ojek online (Ojol), meski bukan berprofesi sebagai driver. Kapolres Ponorogo, AKBP Andin Wisnu Sudibyo, mengatakan penangkapan itu berawal dari deteksi dini […]

    Bagikan
  • Koperasi MSI Janji Kembalikan Uang Nasabah, Tetapi Tak Jelas Waktunya

    Koperasi MSI Janji Kembalikan Uang Nasabah, Tetapi Tak Jelas Waktunya

    • calendar_month Selasa, 29 Apr 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 180
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Koperasi Simpan Pinjam dan Pembiayaan Syariah (KSPPS) Mittra Sejahtera Indonesia (MSI) Magetan akhirnya angkat bicara terkait polemik uang nasabah. Ketua Pengurus KSPPS MSI Magetan, Wawan Wandoyo dalam konferensi pers yang digelar di Kantor Pusat Desa Driyorejo, Kecamatan Nguntoronadi, Senin (28/04/2025) menyatakan komitmen untuk mengembalikan seluruh hak nasabah. Hal itu disampaikan […]

    Bagikan
expand_less